Very Recent Posts

22 Jun 2024

Rapat Persiapan Pelaksanaan PEU MUI Provinsi Kepri di Karimun

Rapat Persiapan Pelaksanaan PEU MUI Provinsi Kepri di Karimun


RAPAT terbatas pengurus MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kabupaten Karimun dengan agenda persiapan rencana satu kegiatan MUI Provinsi Kepri di Karimun. Kegiatan dimaksud adalah kegiatan Pembinaan Ekonomi Umat (PEU) MUI Provinsi Kepri yang akan dilaksanakan pada hari Kamis (27/06/2024) yang akan datang. Kegiatan ini merupakan salah satu program Komisi Ekonomi Umat, MUI Provinsi Kepri tahun 2024.

Rapat yang diikuti oleh pengurus harian MUI Kabupaten Karimun, antara lain Wakil Ketua Umum, HM. Rasyid Nur (mewakili Ketua Umum yang tidak bisa hadir), Sekretaris Umum, H. Endang Sriwahyu, Bendahara Umum, Mulyadi dan salah seorang Ketua Komisi, H. Samsudin. Dua orang Wakil Ketua juga tidak bisa hadir karena ada kegiatan lain dalam waktu yang sama. "Ini memang rapat terbatas," jelas Sekretaris yang memimpin rapat ini.

Sesuai surat pemberitahuan dari MUI Provinsi Kepri bahwa kegiatan PEU akan diikuti oleh 40 orang peserta. Mereka terdiri dari utusan beberapa Ormas Islam antara lain dari Baznas Kabupaten Karimun, PMKK Kabupaten Karimun, BWI Kabupaten Karimun, BKMT Kabupaten dan Kecamatan di Pulau Karimun serta dari Penyuluh Agama Islam di empat kecamatan Pulau Karimun. Termasuk di dalamnya wakil dari MUI Kabupaten Karimun sendiri.

Kegiatan satu hari penuh itu akan dilaksanakan di Gedung PLHUT Kemenag Kabupaten Karimun. Narasumbernya dua orang dari MUI Provinsi Kepri dan satu orang dari MUI Kabupaten Karimun sendiri. Panitia pelaksana terdiri dari Pengurus MUI Provinsi dan Pengurus MUI Kabupaten Karimun.***

21 Jun 2024

Idul Adha, Bupati Salat di Ibadurrahman (Catatan Tersisa)

Idul Adha, Bupati Salat di Ibadurrahman (Catatan Tersisa)


Catatan M. Rasyid Nur
INILAH sedikit catatan (tesisa) dari pelaksanaan salat Idul Adha tahun 1445 (2024) "enegeri Berazam' ini. Salat Idul Adha yang dilaksanakan Senin (17/06/2024) bersamaan 10 Zulhijjah 1445 di Kabupaten Karimun yang dilaksanakan Pemerintah Daerah, Bupati Karimun selaku Kepala Pemerintahan Daerah (Pemda) Kabupaten Karimun melaksanakannya di Masjid Jamik Ibadurrahman, Tanjungbalai Karimun. 

Jika lazimnya bupati sebagai representasi Pemda atas nama rakyat melaksanakan di Masjid Agung Kabupaten Karimun selain di Masjid Baiturrahman (Teluk Air) atau di Masjid Hijir Ismail (Kundur) kini salat Idul Adha 1445 dilaksanakan di Masjid Kecamatan. Masjid Jamik Ibaadurrahman yang berlokasi di Kelurahan Sungai Lakam, Kecamatan Karimun. Bupati sendiri sekaligus yang bertindak menjadi khatib. Itu catatan pertama, bahwa khatib langsung oleh Kepala Pemerintahan Daerah kita itu.

Masyarakat yang kebetulan ikut bersama salat di sini menyaksikan betapa terasa khidmat dan khusyuk jamaah salat Id pagi ini. Jika salat dua hari raya selama ini cenderung diidentikkan dengan salat yang riuh-rendah dan sedikit ribut oleh --terutama-- anak-anak, kini justeru terasa lebih tenang. Ini catatan kedua. 

Lalu tentang pesan-pesan agama yang disampaikan khatib pada salat Id ini juga terasa menyintuh hati jamaah. Jamaah tampak menyimak dengan seksama khutbah yang disampaikan Aunur Rafiq. Tentu saja bukan karena status khatib yang adalah bupati di kabupaten kita. Tapi tentu saja tersintuh oleh isi dan materi khutbanya. Ini juga menjadi catatan tersendiri pada momen salat Idul Adha kali ini.

Tentang pemotongan hewan kurban di Kabupaten Karimun, Bupati Aunur Rafiq menjelas bahwa tahun ini terdapat 891 ekor hewan kurban yang disembelih di Karimun. Bupati mengingatkan pesan-pesan yang terkandung dalam ibadah kurban, seperti perlunya saling membantu. Orang yang mampu dan mau berkurban artinya dia sudah membantu saudara-saudara lainnya.

Sementara bagi orang berkurban sendiri juga akan mendapatkan pahala dan berkah dari Allah. Hewan kurban yang dipotong di dunia, kelak akan membantu kita di akhirat.  Untuk itu, perlu terus kita berkurban karena selain akan dapat membantu orang lain terlebih-lebih akan membantu diri sendiri kelak di yaumil akhir.

Menyinggung pelaksanaan Idul Adha tahun yang terasa lebih sederhana berbanding tahun-tahun sebelumnya karena kita masih dalam suasana duka atas musibah angin puting beliung yang menimpa sebagian keluarga kita. Demikian Bupati Karimun, aunur Rafiq menjelaskan.*** (dari beberapa sumber)

20 Jun 2024

Polres dan LPTQ Kabupaten Karimun Laksanakan MTQ Internal Polri

Polres dan LPTQ Kabupaten Karimun Laksanakan MTQ Internal Polri


ADA yang baru dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-78 tahun 2024 Polres Karimun. Tahun ini panitia peringatan Hari Kepolisian RI itu melaksanakan kegiatan MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran) khusus di kalangan internal Polres selain melaksanakan kegiatan-kegiatan lainnya. 

"Tahun ini Polres Karimun melaksanakan MTQ khusus untuk anak-anak anggota Polres Karimun," jelas salah seorang pejabat utama Polres Karimun saat melaksanakan rapat teknis pelaksanaan MTQ, Rabu (19/06/2024) di lantai II Ruang Pelayanan Polres. Pesertanya untuk anak-anak polisi, ASN Polri dan anak-anak pensiunan polisi du Polres Karimun. Demikian dijelaskan di depan peserta rapat yang terdiri pengurus LPTQ Kabupaten Karimun serta beberapa pejabat utama Polres Karimun bersama beberapa orang anggota sebagai panitia pelaksana MTP.

Untuk melaksanakan kegiatan bernuansa Islami, itu pihak Polres Karimun bekerja sama dengan LPTQ (Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran) Kabupaten Karimun. Artinya untuk teknis pelaksanaan pihak Polres sepenuhnya menyerahkan kepada LPTQ Kabupaten Karimun. Baik untuk Dewan Hakim MTQ maupun panitia sepenuhnya melibatkan LPTQ Kabupaten Karimun.

Ketua Harian LPTQ Kabupaten Karimun, H. Muhammad Syamsul Arif, SHi membenarkan pelaksanaan MTQ Internal Polri ini diserahkan teknisnya pelaksanaannya kepada LPTQ Kabupaten Karimun. "Kita yang menentukan Dewan Hakimnya, menentukan maqorknya serta teknis lainnya," jelas Syamsul Arif pada kesempatan yang sama saat rapat tersebut.

Laporan dari panitia pelaksana, sebanyak 31 orang anak-anak Polri, ASN Polri di Polres Karimun menjadi peserta dalam MTQ ini. Mereka akan dibagi menjadi dua golongan, murottal anak-anak dan murottal remaja. Sementara kategori laki-laki dengan perempuan tidak dibedakan. Juaranya nanti adalah yang terbaik pada kategori anak-anak dan terbaik kategori remaja di cabang murottal.

Kegiatan MTQ dilaksanakan satu hari penuh, Kamis (20/06/2024) ini. Direncanakan selesai menjelas sore harinya. Pelaksanaannya di lantai dua Ruang Pelayanan Mapolres Karimun. Pihak Polres menyediakan uang pembinaan untuk para pemenang, masing-masing Rp 1,5 juta, Rp 1 juta dan Rp 500 ribu untuk juara pertama, kedua dan ketiga masing-masing kategori. Selain itu diberikan juga piagam.***

19 Jun 2024

Catatan Idul Adha di Masjid Al-Ubudiyah

Catatan Idul Adha di Masjid Al-Ubudiyah


IDUL Adha tahun 1445 (2024) ini di kampung saja. Biasanya selalu keluar. Keluar kampung karena selalu mendapat amanah, bertugas di luar kampung, Wonosari. Tahun ini justeru diberi amanah menyampaikan khutbah di Masjid Al-Ubudiyah, masjid yang berhampiran dengan rumah kami.

Meskipun di kampung sendiri, berjamaah bersama orang kampung yang sehari-hari juga berjamaah di tempat yang sama untuk lima waktu salat wajibnya, tentu saja bersama di Idul Adha akan berbeda rasanya. Setidak-tidaknya jumlah jamaah Idul Adha ini jauh lebih banyak. Memenuhkan masjid, ruang depan dan ruang belakang. Berbeda dengan jamaah harian yang umumnya maksimal hanya dua shaf saja. Terkadang tiga shaf jika ramai anak-anak dan para remaja. Itupun salat magrib. Kalau subuh, maksimal hanya dua shaf.

Peserta Kurban

Catatan penting lainnya adalah bahwa salat pagi ini juga karena imamnya yang menyamankan kita sebagai makmum. Suaranya merdu, lagunya enak dan bacaannya fasih. Dia seorang hafizh. Imam ini sengaja didatangkan khusus seorang hafizh meski hanya untuk salah Id ini saja. Kabarnya, pengurus masjid ingin memberikan suasana lain kepada jamaah masjid dengan imam baru ini. Selama ini memang ada imam yang rutin setiap hari raya, Idul Adha maupun Idul Fitri. Selalu dia menjadi imam. Kini, pengurus ingin suasana baru.

Hal lainnya, saya dan isteri serta cucu cukup berjalan kaki saja ke masjid. Jika hari-hari sebelumnya saya naik scutter untuk berjamaah kali ke Masjid Al-Ubudiyah, ini tapi pagi ini kami berjalan kaki saja. Jarak rumah kami memang sangat dekat, tidak membuat kami penat berjalan kaki ke masjid. Kurang dari 6 menit kami sudah sampai. Alhamdulillah, salat kali ini menyenangkan. Amanah yang dipikul sebagai khatib juga berjalan dengan aman dan lancar.

Daging Siap Dibagikan

Catatan terakhir kami beridul-adha di Al-Ubudiyah adalah dapat juga menyaksikan pemotongan hewan kurban. Tahun ini ada empat ekor sapi dan empat ekor kambing yang dipotong oleh panitia pemotongan hewan kurban masjid. Dengan bergotong royong sesama masyarakat kampung, pelaksanaan pemotingan dan pembagian dagingnya berjalan lancar dalam waktu relatif singkat. Begitulah catatan pentingnya di Idul Adha tahun ini.*** (Catatan M. Rasyid Nur)

18 Jun 2024

IPHI Kabupaten Karimu Kembali Laksanakan Pemotongan Hewan Kurban

IPHI Kabupaten Karimu Kembali Laksanakan Pemotongan Hewan Kurban


SEPERTI Idul Adha tahun lalu, tahun 1445 (2024) ini PD (Pengurus Daerah) IPHI (Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia) Kabupaten Karimun kembali melaksanakan pemotongan hewan kurban. Tahun ini ada dua ekor sapi yang dipotong. Pelaksanaan pemotongan bertempat di BPH (Balai Pertemuan Haji) Tebing, Kabupaten Karimun hari Selasa (18/06/2024) pagi. Pelaksanaan kegiatan pemotongan dikerjakan langsung oleh pengurus IPHI Kabupaten.

Ketua PD IPHI Kabupaten Karimun, H. Haris Fadillah menjelaskan melalui rilis di grup WA Pengurus IPHI bahwa kedua ekor hewan kurban ini merupakan hewan kurban dari Pengurus PD IPHI sendiri. "Para pengurus melaksanakan pemotongan hewan kurbannya di PD IPHI," kata Haris menjelaskan perihal hewan kurban tersebut.

Sebanyak 14 orang pengurus ikut berkurban untuk kedua sapi tersebut, masing-masing,
Kelompok Sapi I adalah,
1. H. HARRIS FADILLAH BIN M. DRUS 
2. HJ. SUHARTINI BINTI ISMAIL 
3. HJ. NELDA YULI BINTI BAKHTIAR SALEH 
4. HJ. JUMADIAH BINTI ZUBIR 
5. HJ. RIZA KURNIATI BINTI H. JUMAT 
6. H.M. RASYID NUR BIN NURDIN 
7. MUHAMMAD ADIL MALIKI BIN H. ABDUL GAFAR

Kelompok Sapi II adalah,
1. H. SUFRIADI BIN H. MOHD. ALI 
2. H. SUPARDI BIN MUHAMMAD SAID 
3. H. MUHAMAD SAMSUL ARIF BIN H. SYAMSURI 
4. SYAMSIDAR BINTI KECIK 
5. HJ. HAFSAH BINTI H. ABU BAKAR H. NAFI 
6. HJ. PONILAWATI BINTI SUKANDAM 
7. HJ. NILMA BINTI H. MUHAMMAD SAHAR

Menurut Ketua PD IPHI lagi, selain untuk peserta kurban dan pengurus yang hadir daging hewan kurban ini akan diberikan kepada masyarakat di sekitar Balai Pertemuan Haji yang berhak menerimanya.

"Ada 40 kantong untuk dibagikan kepada para masyarakat yang berada di sekitar BPH," kata Ketua IPHI. Selain itu, para pengurus yang berkurban juga dapat memberikan daging kepada fakir-miskin atau siapa saja di sekitar tempat tinggalnya karena untuk peserta kurban, dagingnya dilebihkan. Demikian dijelaskan Ketua IPHI. ***

Foto-foto saat pemotongan:













17 Jun 2024

Dua Ibadah Istimewa di Idul Adha (Konsep)

Dua Ibadah Istimewa di Idul Adha (Konsep)


ASALAMUALAIKUM warahmatullahi wabarakatuh,
(...muqoddimah...)

Jamaah Salat Idul Adha yang dirahmati Allah Swt,
Marilah kita memanjatkan puji dan rasa syukur kita kehadirat Allah Swt atas limpahan rahmat dan nikmat-Nya kepada kita. Pagi ini kita diberi kelapangan untuk hadir di masjid, rumah Allah ini. Kemudian mari pula berdoa salawat dan salam kepada junjungan alam, Rasulullah, Muhammad Saw yang kita harapkan syafaatnya kelak di yaumil akhir.

Mengawali khutbah, khatib mengingatkan kita semua termasuk khatib sendiri, marilah selalu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah. Hanya dengan keimanan dan bertakwa kepada-Nya, jalan menuju kebahagiaan di dunia dan di akhirat akan terbuka, amin.

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar
Di bulan Zulhijjah, ini umat Islam di seluruh dunia termasuk kita di sini, di Wonosari, dianjurkan untuk menjalankan dua amalan ibadah, selain ibadah wajib yang kita lakukan setiap harinya. Itulah Ibadah Haji dan Ibadah Kurban selain berpuasa.

Tentang ibadah haji; pagi, 10 Zulhijjah ini, umat Islam yang berkemampu sedang berduyun-duyun dari Muzdalifah menuju Mina untuk melempar Jumrah Aqobah dan tahallul awal, setelah mulai kemarin siang tanggal 9 Zulhijjah melaksanakan ibadah wukuf di Arofah. Kumandang talbiyah, labbaika allahumma labbaik, labaika.... memenuhi kawasan mas'aril haram.

Secara hukum, ibadah haji merupakan hal yang wajib bagi yang mampu sesuai sesuai dengan firman Allah Swt dalam Al-Qur'an Surah Ali Imron ayat 97 yang berbunyi, 


Artinya, Dan (diantara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, yaitu bagi orang-orang yang mampu.

Jamaah Salat Id Rahimakumullah,
Anjuran ibadah yang kedua yakni ibadah kurban. Ibadah ini hukumnya adalah sunnah 'ain bagi individu dan sunnah kifayah bagi anggota keluarga. Hal ini memiliki kaitan dengan ibadah haji yang bersumber dari ajaran Nabi Ibrahim AS.

Pada hari ini, lebih 3000 tahun yang lalu, Nabi Ibrahim As menjalankan manasik keagamaan yang mengandung nilai-nilai ke-Ilahi-an, ketauhidan, kesabaran dan pengorbanan manusia kepada Tuhannya. Pada saat itu Nabi Ibrahim As diuji Allah dengan ujian yang sangat luar biasa beratnya. Sebagaimana sudah kita ketahui, Nabi Ibrahim  melalui mimpinya diperintah Allah Swt untuk menyembelih (mengurbankan) putra tercintanya, Ismail As. Hal ini sebagaimana yang disebutkan dalam al Quran surat As Shofat : 100-111

Yang artinya: "Ya Tuhanku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh. Maka Kami beri dia khabar gembira dengan seorang anak yang amat sabar. Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: "Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!" Ia menjawab: "Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar. Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya ). Dan Kami panggillah dia: "Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu, sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik, Sungguh dia termasuk hamba Kami yang beriman."

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar
Selain itu, yang lebih penting adalah bagaimana memetik pelajaran dari perintah Allah tersebut dalam kehidupan saat ini. Ibadah Haji merupakan ibadah mahdlah dan bersifat fisik. Apa pelajarannya?Pelajaran yang bisa diambil dari ibadah ini adalah bahwa saat kita berkumpul dengan jutaan orang di tanah yang luas, kita merasa betapa kecilnya kita. Dalam kondisi seperti itu, tidak pantas bagi kita untuk sombong. Kita membutuhkan orang lain agar bisa membantu kita, dan agar orang lain tidak menyakiti kita.

Tolong menolong dan saling pengertian dibutuhkan dalam upaya kita beribadah kepada Allah. Karena kita tidk bisa beribadah dengan baik,tanpa ada sikap tolong menolong.

Sedangkan secara spiritual apa yang bisa kita rasakan, alami dan refleksikan di tanah suci, saat kita betul-betul merasa dekat kepada Allah, hendaknyalah bisa berpengaruh kepada sikap dan perilaku kita terutama dalam kehidupan bermasyarakat saat kita kembali ke kampung halaman, daerah kita. Dengan begitu, ibadah haji akan memompa kita untuk lebih giat lagi dalam berjuang demi tegaknya kesejahteraan dan keadilan di tengah-tengah masyarakat dan bangsa, termasuk di kampung kita, Wonosari atau Karimun ini .

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar Allahu Akbar wa LillahiIlhamdu

Tentang pelajaran yang mesti kita ambil dari ibadah kurban adalah bahwa dalam kehidupan ini kita tidak semata-mata berpatok ke material, tapi lebih dari itu, itulah spiritual. Dalam kitab-kitab Fiqih disebutkan bahwa daging hewan kurban harus disedakahkan dan tidak boleh dijualbelikan. Karena itu, dalam berkurban kita diajarkan bahwa, dalam hidup ini semuanya tidak bisa sekadar material atau harta, tidak sekadar dihitung dengan uang saja. Ada nilai spiritual yang menjadi pertimbangan dan ukuran.

Spiritual, yang berasal dari kata spirit yang berarti semangat, artinya ada semangat untuk beribadah, semangat untuk berkurban, berjuang untuk kebenaran, melakukan sesuatu kebaikan, dan lain-lain. Kita melakukan pekerjaan tidak sekadar mencari harta benda. Saat bekerja seseorang tidak semata-mata mengejar uang, tapi juga berkah, pahala dan kebersamaan untuk saling menolong. Itulah nilai-nilai spiritual dalam beragama, khususnya berkaitan dengan Idul Adha yang kita rayakan, lebih khusus dalam ibadah kurban itu sendiri..

Jamaah salat Id rahimakumullah,
Demikian khutbah yang sempat disampaikan, semoga ibadah yang sedang dijalankan oleh para jamaah haji di Tanah Suci bisa menjadi haji yang mabrur dan ibadah kurban yang akan kita lakukan sebentar lagi dihitung Allah sebagai amal yang bisa membawa kita menjadi manusia yang tidak hanya sekadar bersikap materialis, tetapi juga memiliki jiwa spiritualis yang tinggi. 
*Dari berbagai sumber
*Dibawakan di Al-Ubudiyah, 1445/ 2024

Wirid Bulanan dan Malam Takbiran Pemda Karimun

Wirid Bulanan dan Malam Takbiran Pemda Karimun


SESUAI keputusan Pemerintah Indonesia, Senin (17/06/2024) adalah 10 Zulhijjah 1445 setelah penetapan awal Zulhijjah pada 8 Juni lalu. Artinya, Inonesia melaksanakan Idul Adha 1445. Malam ini, Ahad (16/06/2024) adalah malam Idul Adha setelah magrib tadi masuk tanggal 10 Zulhijjah 1445. Disebut juga Malam Takbiran bagi daerah yang melaksanakan kegiatan takbiran untuk menyambut Idul Adha dimaksud.

Di Kabupaten Karimun, tepatnya di Ibu Kota Kabupaten Karimun, Tanjungbalai Karimun, malam ini Pemda Kabupaten Karimun melaksanakan malam takbiran yang disejalankan dengan wirid bulanan Pemda. Di spanduk di atas pentas, itu tertulis 'Wirid Bulanan dan Malam Takbiran Idul Adha 1445 Pemda Kabupaten Karimun' yang terbentang rapi sebagai nama kegiatan malam ini.

Selain Bupati Karimun, Dr. H. Aunur Rafiq dan Wakil Bupati H. Anwar Hasyim, M Si serta Sekda Kabupaten Karimun, Dr. H. Muhammad Firmansyah, M Si hadir juga para pimpinan Forkopimda. Pejabat Kabupaten lain yang juga hadir adalah Kakankemenag Kabupaten Karimun, Drs. H. Jamzuri, para pimpinan OPD Pemda Kabupaten Karimun serta para ketua ormas dan tokoh masyarakat. Masyarakat lainnya juga meramaikan malam takbiran tahun ini.

Hadirin Malam Takbiran

Kegiatan wirid bulanan dan malam takbiran dilaksanakan di halaman rumah dinas Bupati Karimun menggunakan pentas rakyat yang memang sudah permanen dibangun di bagian kanan halaman Rumah Dinas Bupati Karimu. Pentas rakyat yang berhampiran dengan Musalla Al-Busyro itu sudah dilengkapi beberapa bedug yang nanti akan dipukul bupati sebagai menyambut Idul Adha 1445.

Prosesi acara diawali dengan praacara berupa kumandang solawat oleh para santri salah satu pesnatren di Karimun. Acara pokok diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci alquran yang dibawakan oleh Ustaz Alimuddin. Belyau adalah salah seorang pengurus LPTQ Kabupaten Karimun. Selanjutnya pidato sambutan menyambut malam Idul Adha oleh Bupati Karimun, Dr. H. Aunur Rafiq, S Sos M Si.

Zulfan Memberi Muhasabah dan Doa

Dalam sambutan dan pengarahannya bupati berharap kehadiran malam ini sebagai bukti bahwa kita antusias dengan kegiatan-kegiatan keagamaan. Sebagai muslim, kehadiran Idul Adha yang lebih disebut sebagai hari raya kurban adalah satu momen kita menyadari betapa berkurban untuk agama dan ketakwaan itu sangatlah penting. Kurban yang berarti juga mendekatkan diri kepada Allah dapat dilakukan dengan berhaji, berkurban atau sekurang-kurangnya berpuasa di bulan Zulhijjah ini. Demikian antara lain pidato  bupati.

Acara terakhir adalah muhasabah sekaligus doa yang dibawakan oleh Ustaz Zulfan Batubara, Imam Masjid Agung sekaligus Kepala DKM Masjid Agung Kabupaten Karimun. Pak Zulfan kembali mengisahkan betapa beratnya ujian dan pengurbanan Nabi Ibrahim bersama anak dan isterinya dalam memenuhi perintah Allah. Tapi mereka mampu menjalankannya. Sehabis doa, acara ditutup oleh pembawa acara, Fahrurazi.***