Angin, Hujan dan Banjir di Armina: Ujian Keimanan Kita

BERITA-berita yang beredar di medsos (WA, FB, dll) satu-dua hari ini adalah tentang turunnya angin dan hujan disertai banjir di lokasi para haji/ hajjah --saudara/ ri-- kita berhimpun saat ini. Dimulai dari Arafah untuk proses wukuf pada 9 Zulhijjah lalu, lalu mereka berpindah ke Muzdalifah untuk bermalam sejenak. Dan dari sini mereka terus ke Mina. Beramalam beberapa hari di sini untuk prosesi jamarat.

Info-info melalui FB, WA, Instagram, dll setiap hari atau setiap jam membuat kita di Tanah Air serasa tetap bersama mereka. Mereka adalah keluarga kita. Beberapa orang jamaah yang mau berbagi informasi, senantiasa memberikan laporan atau informasi melalui Medsos tentang apa yang mereka lakukan. Dan secara mudah kita di sini pun mengikutinya.

Tapi berita-berita dua hari terakhir ini sungguh merisaukan kita. Jika tahun lalu (musim haji 1439) kita juga tahu ada peristiwa yang sama yang oleh semua orang itu sangat diterima dengan ikhlas sebagai penguat iman dan ketabahan, tahun ini pun kejadian yang sama juga diturunkan-Nya. Melalui foto-foto, video (youtobe) kita melihat betapa angin dan hujan membuat para jamaah begitu teruji imannya. Dalam angin dan hujan diserta banjir, mereka masih berihram karena saat itu adalah masih menanti dan dalam masa akan melontar jumrah.

Kita terus berdoa sebagaimana mereka semua juga berdoa dalam zikirnya, kiranya Allah akan memberikan kemudahan kepada semua jamaah haji yang ada di sana. Berita yang menyatakan bahwa jamaah kita (Karimun) adalah dalam keadaan aman, tentulah menenangkan hati kita. Dan kita ingin semua jamaah kita (Indonesia) adalah dalam dalam keadaan aman dan selamat walaupun diterpa ujian yang cukup dahsyat.***

SHARE THIS

Author:

M. Rasyid Nur Pensiunan Guru PNS (2017) dan Tetap, Mengabdi di Pendidikan

Facebook Comment

0 Comments: