Waspadalah, Hipnotis Ada di Sekitar Anda

PENGALAMAN seorang Bapak yang diceitakan anaknya, SS (ibu ini tidak ingin nama terangnya ditulis) tentang peristiwa hipnotis yang dialami orang tuanya, MS(juga minta nama bapaknya cukup inisial saja)  perlu menjadi perhatian. Kasus ini selain harus menjadi PR pihak kepolisian, juga harus menjadi kewaspadaan masyarakat.

Seperti diceritakan Ibu SS, bapaknya, MS, Jumat pekan lalu akan pergi solat Jumat. Tujuannya ke Masjid Nurul Islam, Kampung Baru, Meral. Karena jarak dari rumahnya tidak terlalu jauh, bapak ini hanya berjalan kaki saja ke masjid. 

Baru beberapa meter keluar dari gang, sampai di jalan besar dia ditawarkan oleh seseorang untuk naik mobilnya. Karena menurut perasaan bapak itu dia kenal dan sangat cam dengan muka sopir yang menawarkan tumpangan, diapun masuk mobil Toyota Agya berwarna putih itu. Tentu saja tidak ada rasa was was di hatinya.

Sehabis solat dia kembali ke rumah. Saat kembali itulah dia baru teringat kalau tadi waktu pergi ke masjid dia membawa uang yang direncanakan untuk membeli belanjaan, entah ikan atau apa saja. "Bapak biasa begitu, bawa uang untuk belanja ketika pergi ke masjid," kata ibu yang sama-sama membayar pajak kendaraan di Samsat, siang Rabu (21/08/19) itu.

Kini orang tuanya sadar kalau di dalam mobil tadi bahunya sempat ditepuk saat dia akn duduk dalam mobil. Dan di situlah uangnya sejumlah Rp 350.000 (tiga ratus lima puluh ribu rupiah) itu raib. Artinya bapak tua itu terkena hipnotis dari orang yang mengajaknya naik mobil itu.

Harap menjadi perhatian masyarakat. Ternyata kasus hipnotis yang menimbulkan kerugian bagi yang terkena hipnotis itu sudah banyak sekali terjadi di Karimun ini. Tak ada kata lain, kecuali waspada dan berhati-hati terhadap kemungkinan terkena hipnotis pada saat kita lengah.***

SHARE THIS

Author:

M. Rasyid Nur Pensiunan Guru PNS (2017) dan Tetap, Mengabdi di Pendidikan

Facebook Comment

0 Comments: