Pembinaan Peserta MTQ Ditutup Resmi

TANAIKARMUN.COM - SETELAH dibuka resmi pada hari Jumat (22/11/19) pagi oleh Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq, kegiatan Pembinaan Cabang-cabang MTQ dan Peserta MTQ Tingkat Kabupaten Karimun Tahun 2020 ditutup resmi hari Ahad (24/11/19) ini oleh Ketua Harian LPTQ Kabupaten Karimun, H. M. Rasyid Nur. Acara penutupan dilaksanakan di Aula Darunnadhwah, Masjid Agung Karimun.

Ketua Harian LPTQ dalam pengarahannya mengingatkan betapa pentingnya kegiatan ini. Pembinaan yang diikuti oleh 63 orang peserta hasil seleksi dari 12 kecamatan se-Kabupaten Karimun, Juli-September lalu. Seperti sudah diberitakan sebelumnya bahwa peserta yang mengikuti pembinaan ini merupakan hasil seleksi 400-an orang peserta di Kabupaten Karimun. Setelah diseleksi oleh LPTQ Kabupaten Karimun, maka didapatkan sebanyak yang ikut ini. Artinya hanya kurang lebih 15 persen saja yang dinyatakan lulus. Itulah sebabnya ini dianggap penting bagi peserta.

Lebih jauh dikatakan oleh Rasyid Nur bahwa para peserta ini nanti diharapkan akan mewakili kecamatannya masing-masing pada MTQ Tingkat Kabupaten Karimun Tahun 2020. "Insyaallah MTQ Tingkat Kabupaten Karimun akan dilaksanakan sekitar akhir Februari atau awal Maret tahun depan." Untuk itu diingatkan kepada seluruh peserta pembinaan supaya melanjutkan latihan-latihan di rumah atau di tempat masing-masing setelah selesai pembinaan ini. Ketua Harian mengingatkan kembali pesan pembina dari provinsi saat memberikan pembinaan. "Kita wajib istiqomah jika ingin sukses dalam membaca dan memahami alquran," katanya.

Rasyid Nur menjelaskan bahwa sukses dalam MTQ itu bisa secara lahir dan bisa pula secara batin. Secara lahir maksudnya para peserta MTQ mampu menjadi terbaik yang boleh jadi mendapatkan berupa penghargaan atau hadiah dari penyelenggara MTQ. Tapi sukses lainnya, secara batin adalah ketika peserta mampu juga menjadi pembaca atau memahami alquran secara baik walaupun tidak sampai menjadi juara di setiap momen MTQ atau STQ. "Kelak, ketika dia mampu mengembangkan alquran kepada orang lainnya dan dia juga diminta mengajar atau melatih, otomatis dia juga akan menghasilkan sesuatu secara materi," jelas Ketua Harian LPTQ.

Untuk itu, tidak harus kecewa jika dalam even MTQ kita tidak bisa juara meskipun hasil capaian nilai kita tidaklah terlalu jauh dengan juara. "Insyaallah suatu saat Anda akan menghasilkan sesuatu juga dari pembinaan dan pengembangan alquran." Ketua Harian mengingatkan betul agar hasil pembinaan yang hanya tiga hari ini dapat membantu peserta untuk mengembangkan dirinya dalam memahami dan membaca alquran.

Setelah penutupan secara resmi oleh Ketua Harian dan diakhiri dengan pembacaan doa oleh salah seorang pelatih, H. Khozin kegiatan dipungkas dengan penampilan satu regu Fahmil Quran, dari Kundur Barat. Regu puteri itu membawakan materi syarahan tentang pentingnya menjaga keutuhan bangsa. Para pesrta pembinaan yang mendengar syarahan mereka tampak terpukau oleh penampilan tiga orang peserta syarhil quran itu.***

SHARE THIS

Author:

M. Rasyid Nur Pensiunan Guru PNS (2017) dan Tetap, Mengabdi di Pendidikan

Facebook Comment

0 Comments: