Istisqo Setelah Hujan, Masihkah Perlu?*


PADA hari Jumat (06/03/2020) ini ada dua tempat yang berencana akan melaksanakan solat sunat Istisqo atau solat sunat 'minta hujan'. Keduanya adalah Pemerintah Kabupaten Karimun melalui dan di Masjid Agung Kabupaten Karimun dan satunya lagi adalah SD IT Darul Mukmin. Pengumumannya sudah beredar pada hari sebelumnya. 

Hujan yang sudah lama tidak turun di Kabupaten Karimun dan beberapa daerah lainnya di Tanah Air membuat masyarakat sudah mulai resah. Kemarau terasa sudah lama dan air semakin sulit diperoleh. Di Kabupaten Karimun, khususnya di Pulau Karimun misalnya masalah kemarau telah menimbulkan beberapa kasus seperti kebakaran hutan atau kebun kekeringan sumber air seperti sumur atau bak-bak penampung air.
Atas keadaan seperti itu masyarakat ingin ada solat istisqo. Beberapa jamaah menyampaikan usulan kepada pengurus masjid. Lalu Dewan Kemakmuran Masjid Agung mengajukan permintaan itu kepada Pemda Karimun. Dan direncanakanlah solat itu pada hari Jumat ini. Sementara Sekolah Islam Terpadu, SD IT Darul Mukmin juga beencana melaksanakan solat yang sama di lingkungan Yayasan Darul Mukmin sendiri. Disepakatilah pelaksanaannya pada pagi Jumat kafena Masjid Agung akan melaksanakan pada siang, bakda solat Jumat.

Alhamdulillah, sesungguhnya pagi tadi, sejak tengah malam hingga bersamaan waktu subuh hujan turun. Hanya saja hujan kecil alias semacam gerimis saja. Walaupun cukup lama durasi turunnya, tapi tidak lebat dan belum memadai. Hujan ini hanya bagaikan menghilangkan debu saja. Tidak atau belum menambah air sumur warga.

Akhirnya, SD IT memutuskan tetap melaksanakan solat istisqo sementara Masjid Agung pun tetap akan melaksanakannya. Hujan yang turun yang disimpulkan belum mencukupi untuk keperluan minimal yang diharapkan oleh agama tidak membatalkan rencana melaksanakan solat istisqo.***
*Juga di www.mrasyidnur.gurusiana.id/

SHARE THIS

Author:

M. Rasyid Nur Pensiunan Guru PNS (2017) dan Tetap, Mengabdi di Pendidikan

Facebook Comment

0 Comments: