Pesan Corona Ketika Bersama Kita

Catatan M. Rasyid Nur
 
TERNYATA ada juga nilai-nilai yang baik dan positif atas kehadiran wabah corona bersama atau di sekitar kita. Nauzubillah kita berlindung, janganlah terkena. Namun, walaupun bukan kita yang terjangkit corona tapi mungkin saja saudara kita, sahabat kita atau tetangga kita yang terkena virus yang mudah menyebar itu sehingga kita harus waspada dan berhati-hati karena corona sangat menakutkan.

Para ahli, para guru dan orang-orang yang mau berpikir lebih lengkap tentang keberadaan corona, tetap melihat sisi-sisi baik dari kehadiran corona saat ini. Tidak harus semuanya jelek gara-gara corona. Lihat jugalah bagian-bagian tertentu yang mungkin bernilai baik tersebab corona ada. Apa saja itu? Berikut, dirangkum dari beberapa catatan yang beredar luas di  Media Sosial, antara lain:

1) Corona memberi pesan agar kita hati-hati dan selektif dalam memilih makanan. Konon, virus corona bermula dari hewan liar yang semestinya tidak dikonsumsi, tapi masih ada orang yang mau memakannya. Konon lagi, dari sini muncul virus corona yang akhirnya menjangkiti orang. Tapi isu ini, konon tidak akurat. Maksudnya, virus corona bukan dari binatang yang disebut-sebut itu. Wallohu a'lam. Bahwa kita harus selektif dalam memakan sesuatu, saya kira itu perlu. Janganlah memakan sesuatu yang memang tidak patut dimakan. Ini pesan pentingnya.

2) Pesan lain adalah agar orang berpakaian dengan baik dan benar. Maksudnya, agar menutup aurat dengan benar. Jangan suka membiarkan anggota badan terbuka. Pesan yang terkandung ketika orang harus memakai masker. Ingat, anjuran memakai penutup hidung dan mulut serta pakaian pelindung diri yang benar adalah disebabkan adanya corona. Maka, anggap saja pesan utamanya adalah agar kita berpakaian dengan baik, yang menutup hal-hal penting yang memang harus ditutup.

3) Jangan ada lagi pergaulan bebas yang tanpa batas.  Pesan dari mana? Saat ini tengah digalakkan oleh Pemerintah melakukan Sosial Distancing dan Physical Distancing yang kongketnya adalah menjaga jarak. Pastikan batas aman dari setiap kita dengan orang lainnya.

4) Hendaklah aktif dan rajin berdoa kepada Tuhan. Covid-19 ternyata telah mendidik kita, bagaimana sedih dan stressnya orang jika tidak ada Zat Maha Kuasa tempat mengadu dan berdoa. Masjid yang saat ini terpaksa dikosongkan untuk solat jumat, benar-beanr membuat orang sedih. Kesadaran akan pentingnya Tuhan begitun terasa.

5) Pesan penting lainnya adalah menjauhi rasa angkuh dan sombong.Corona ternyata menyadarkan orang bahwa manusia itu sama sekali bukanlah pemilik kuasa tertinggi. Pada saat wabah merambah kemana-mana, manusia sama sekali tidak berdaya menahannya. Bahkan obat virus corona juga belum ditemukan oleh manusia. Hanya Allah jua akhirnya tempat mengadu manusia sambil terus berikhtiar untuk menemukan obatnya.

6) Wajib menjaga kebersihan. Pesannya, jaga kebersihan dan ketertiban. Corona telah mendidik manusia agar selalu menjaga kebersihan badan, pakaian, barang dan lingkungan dengan rajin mandi, mencuci tangan, semprot antiseptik dan disinfektan. Satu hal lagi, tidak sembarangan membuang sampah.

Subhanallah, sesungguhnya masih begitu banyak nilai-nilai positif yang dapat disampaikian oleh kehadiran coron bersama kita, meskipun di sini hanya dicatatkan beberapa itu saja. Di Medsos begitu banyak kita temukan penjelasan tentang nilai-nilai positif dari kehadiran corona bersama kita. Tinggal kita saja, apakah akan mengambil hikmah dari keberadaan corona, atau kita akan acuh tak acuh saja atas segala hal yang berlaku dengan kehadiran corona? Tepuk dada, tanya selera.***

SHARE THIS

Author:

M. Rasyid Nur Pensiunan Guru PNS (2017) dan Tetap, Mengabdi di Pendidikan

Facebook Comment

0 Comments: