Puisi: SETITIK NILA MEMBUATNYA SIA-SIA


Karya M. Rasyid Nur
Dengan setitik nila yang tercecer di bibir merah
kau boleh saja mengatakan itu tidak seberapa
itu tidak sengaja tertumpah menyiram rasa
menusuk dada
tapi semua sudah nyata warna berubah
susu ikatan yang begitu mulia rapuh jua
kita genggam bersama seperti janji kita
kini rusak jua di ujungnya
binasa dan kentara bedanya di antara kita

Dengan setitik nila yang sebelumnya tiada berada
kita jadi berbeda di antara batas yang bukan tercipta
sejak semula
janji yang terkemas dalam ikatan yang kita katakan kuat
karena digenggam berdua begitu erat
sebenarnya tak mampu juga kita menghambat
apapun yang membuat palsu bisu bersuara pilu
haruskah buhul itu dibiarkan terlepas
terlepas karena kita tiada kuat bersepakat
nila setitik telah membuat janji kita tak berdiri kuat
Tbk,27062020


SHARE THIS

Author:

M. Rasyid Nur Pensiunan Guru PNS (2017) dan Tetap, Mengabdi di Pendidikan

Facebook Comment

0 Comments: