Pak Kapolsek itu Telah Pergi untuk Selamanya: Semoga Syahid untuk Belyau

Catatan M. Rasyid Nur
BERITA itu tentu mengejutkan. Khususnya bagi kami, bagi kita warga (kecamatan) Kundur khususnya serta Kabupaten Karimun dan (provinsi) Kepri umumnya. Seorang Kapolsek telah meninggalkan kita untuk selamanya, malam tadi. Tepatnya Kapolsek Kundur, Kabupaten Karimun, Pak Kompol Endi Endarto. Belyau berpulang dalam posisi sedang dirawat di Rumah Sakit Awal Bros, Batam.

Berita itu pertama terbaca melalui postingan di WA Grup, siang kemarin. Beredar bagaikan halilintar beredar begitu cepat dari satu grup ke grup lainnya. Tentu saja pada awal membacanya kita tidak langsung perccaya, ada seorang anggota Polri yang menjabat Kapolsek dikatakan terpapar virus corona. Siang hingga sore kemarin, itu beritanya masih membuat pembaca ragu, antara percaya dengan tidak percaya. Sebagaimana seharusnya, masyarakat berusaha mencari informasi yang sebenarnya. Khawatir, itu hoax. Dan berita itu semakin banyak bahkan sudah dimuat di beberapa portal berita online di kabupaten ‘berazam’ ini. Percayalah kita, itu benar adanya. 

Portal berita Radioazam.id, misalnya membuat dua tulisan hingga sorenya, masing-masing Seorang Kapolsek Dikabarkan Terpapar Covid 19, Ini Penjelasan Kapolres Karimun dan satunya lagi Dikabarkan Terpapar Covid Beberapa Hari Kemarin, Kapolsek Kundur Meninggal Dunia dalam waktu yang hampir berdekatan. Beberapa portal berita lainnya juga menulis informasi yang sama. Masayrakat semakin yakin itu benar-benar telah terjadi sebagaimana diberitakan.

Pak Endi Endarto adalah sosok pria yang dikenal sangat dekat dengan masyarakat dan bersahaja. Dia selalu ikut terlibat dan bersama dalam berbagai kegiatan dengan masyarakat, khsusunya di Tanjungbatu dan Kecamatan Kundur, umumnya.

Kini dia telah menghembuskan nafas terakhrinya di Rumah Sakit Awal Bross – Batam, pada Rabu malam (29/7) sekitar pukul 20.27 WIB. Begitu berita yang beredar. Tentu informasi meninggaldunianya Pak Endi Endarto menyebar di berbagai media sosial. Berbagai ucapan belasungkawa dari berbagai pihak juga mengalir dan menghiasi beranda medsos.

Tulisan inipun meluncur di hadapan pembaca, sebagai bentuk belasungkawa saya dan kita atas kepergianya yang rasanya mendadak. Semoga dia menjadi salah satu syahid yang akan mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Itulah doa dan hafrapan kita.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, selamat jalan Bapak, Saudara dan Sahabat serta Pejabat kita yang telah mengabdikan hidupnya untuk Bangsa dan Negara kita selama ini. Semoga husnul khotimah.***
Diposting juga di www.mrasyidnur.gurusiana.id

SHARE THIS

Author:

M. Rasyid Nur Pensiunan Guru PNS (2017) dan Tetap, Mengabdi di Pendidikan

Facebook Comment

0 Comments: