Puisi-puisi: Wahyu Nurhalim, S Pd I, M Pd




SEPASANG DAN SERUMPUN DOA


Kemarin barusan sang imam lewat
Kami akan siap bergegas menuju mushola
Lalu dibiarkan para jamaah itikaf?
Duduk berdzikir dan terus berharap
Hanya nikmat dan harapan
Dengan sepasang agar jodoh tak kan pergi
Dan serumpun doa agar segera dikhitbah dan berdua dalam istana

Indragiri Hulu, 4 agustus 2020.


LUMPUHNYA

Ajal...
Ajal...
Ajal...

Selalu mengintai derasnya darah merah
Meronta ronta dan bergemuruh dengan jantung yang berdenyut sangat cepat...

Lumpuh...
Saat aku tak mampu lagi menegadah akibat ulahnya yang sangat liar...

Lumpuh ...
Karena nya aku menjadi sufi dan kaum sunni yang setia dengan ajaran nabi

Indragiri Hulu, 4 agustus 2020



MERDEKA UMMAT

Ummat terjajah saat runtuhnya khilafah
Ummat mencari sang Imam Mahdi
Di kota Syam banyak sudah yang terjajah

Diam kah kita?
Wahai penguasa...!!!
Mari bela yang terzalimi
Mari angkat para ummat muslim dan merdekakan
Agar kami?

Beribadah ?
Dengan tenang dan khusyuk
Dengan ridho illahi
Usir tentara zionis?

Indragiri Hulu, 4 Agustus 2020



PRAMUKA


Praja yang sangat kuat 
Siaga..

Sifat yang selalu akan menata

Penegak
Sifat yang selalu akan
Menegakkan patriotisme bangsa

Pandega
Sifat yang selalu akan mengarahkan tujuan daei jiwa jiwa ksatria..

Salam pramuka
Salam pramuka

Dari kakak riau
Dari sini untuk disana
Dalam satu jiwa
Diikat oleh pramuka

Indragiri Hulu, 4 Agustus 2020

SHARE THIS

Author:

M. Rasyid Nur Pensiunan Guru PNS (2017) dan Tetap, Mengabdi di Pendidikan

Facebook Comment

1 Comments:

Wahyu Nurhalim (Mirror Noor) mengatakan...

Alhamdulillah akhirnya di publish.Terima kasih.