Puisi-puisi Wahyu Nurhalim, S Pd I, M Pd

PERGINYA PAHLAWAN

Sedih pahlawan Ir soekarni pergi dan Drs. Moh.Hatta
Aku hanya titipkan doa
Agar diampuni segala dosa
Dianugerahi pandai ibadah
Dan dalam alam barzakh
Mereka bahagia
Putra dan putri Indonesia
Selalu setia dan Cinta Negara

Indragiri Hulu, Riau 18 Agustus 2020


GOOD BYE INDONESIA AKU KECEWA

Rupanya engkau mengajak dipertengahan peta indonesai umpatanmu dan dalam koridor murahan
Mengetuk pintu ku saat ku beranjak kekamar.. saat kami pasukan perang.. Tanpa disadari memunculkan diri sebagai tanda kau berpacuan
Aneh datang pergi tanpa pamit dan salam sebagai adab muslim
Apakah layak sebagai imam dan makmumku?

Ya ya ya
Kau tak layak menjelma temanku sembari pilu di kaki gunung
Menjauh pula dari suara laut yang menggumam
Tak perlu berpijak diri di depan anggrek dan pohon randu
Jika kau datang mencuri bunganya saja dan kau hembus lalu mawar malah kau pilih
Untuk kepuasanmu semata demi hasratmu yang tinggi

Benar kata mereka 
Jangan hanya datang untuk menyolek dan menyobek
Karena sakitnya tanpa berdarah lebih sakit ditebas pedang samurai
Jika kau tau sebuah pist lebih berbahaya dari sebuah samurai

Indragiri Hulu,  Riau, 20 Agustus 2020


MUHARRAM 1442 H 

selamat tahun baru matahari, nyala apimu setia pada semesta yang sudah hampir tua ini 2020 M tepatnya

selamat tahun baru embun bening, kejernihan alam dalam bulirmu dan setiap nafas kita bertasbih

selamat tahun baru cericit burung, kucing, dan kuterima persembahan simfonimu

selamat tahun baru wajah di cermin yang baru, semeriah apakah sudah  mimpimu mimpi kita twrwujud malam kemarin tahun muharram kemarin?

selamat tahun baru puisi, gemerlap makna di tubuh penyair dan pembaca karya

selamat tahun baru santriku, masihkah semangat belajar belajar dalam menuntut ilmu?

Demak, 20 Agustus 2020



SHARE THIS

Author:

M. Rasyid Nur Pensiunan Guru PNS (2017) dan Tetap, Mengabdi di Pendidikan

Facebook Comment

0 Comments: