Catatan Harian: Tiga Rapat dalam Satu Hari


Oleh M. Rasyid Nur

JUMAT, 11/09/2020. Mungkin inilah hari terberat. Eh, bukan. Hari terpenting. Ah, bukan juga begitu, saya pikir. Mungkin lebih tepatnya hari terpadat. Itu istilah yang lebih ntepat. Maksudnya terpadat dengan kegiatan. Hari-hari yang lalu, paling-paling hanya satu kali kegiatan dalam satu hari. Tapi hari Jumat  ini  sampai tiga kali. Tiga kali berkegiatan. Walaupun kegiatannya hanya berbentuk mpertemuan. Rapat. Tapi tidak di satu tempat. Tidak pula di satu waktu. Baiknya, itu saya berbahagia menjalaninya..

Saya ingin mengatakan bahwa di hari mulia, akhir pekan kedua di bulan September ini adalah hari terbanyak saya mengikuti aktifitas harian. Dan tidak bisa diwakilkan. Harus tetap mengikutinya secara langsung. Menyesal? Tidak. Merasa kelelahan? Janganlah. Lebih baiknya merasa bangga dan berbahagia saja. Bangga dan senang karena Allah izinkan berkegiatan hingga begitu padat. Alhamdulillah, begitu saja yang paling bijak sebaiknya saya ucapkan.

Jumat berkah, aneka kegiatan berjalan mudah. Begitu saja kalimat indah ingin saya katakana untuk menyusun perasaan bahagia saya. Saya bagikan catatan ini  ke umum seperti inipun sebagai bentuk rasa bangga dan bahagianya saya. Syukur, jika ada yang menganggap pesannya ada pada tulisan ini.

Kegiatan pertama saya. Pagi-pagi, tepatnya pukul 07.30 saya harus memimpin rapat di sekolah. Maksud saya di Yayasan Darul Mukmin, tempat bernaungnya empat sekolah (satuan pendidikan) yang saya diberi amanah di situ untuk menerajuinya. Bahkan, oleh pemilik yayasan saya juga diberi amanah di dua institusi lainnya yang juga milik belyau, Pak Muhammad Hasbi. Kedua institusi itu adalah Radio Azam di bawah perusahaan PT. Mitra Umat dan Rumah Tahfiz di bawah Yayasan Fathur Heikal.

Untuk pagi ini saya melaksanakan Rapat Koordinasi dengan keempat Kepala Sekolahnya, TKIT, SDIT, SMPIT dan TPQ Darul Mukmin. Ikut juga dalam rapat ini Unit lain serta para pengurus yang khusus menangani SDM, Pendidikan dan Keuangan Yayasan serta pimpinan krewu Radioa Azam dan Kepala Rumah Tahfiz.. Tentu saja ini rapat penting. Rapat di musim pendemi covid-19. Maaf, tidak harus saya sampaikan hasil atau jalannya rapat ini.

Kurang dari dua jam  rapat ini harus saya tinggalkan. Meskipun begitu, rapatnya tmasih etap dilanjutkan oleh teman-teman untuk membahas masalah lain yang tidak harus memerlukan kehadiran saya. Sebelum pukul 09.00  saya izin. Saya harus pergi ke Ruang Rapat Mawar Merah, Kantor Bupati Karimun. Dari Kantor Yayasan Darul Mukmin di Sidorejo Kecamatan Karimun ke Kantor Bupati di Poros memang tidak jauh. Hanya perlu 10 menit dengan kecepatan sedang berkendaraan. jarak itu kurang-lebih 5-6 km saja.

Inilah rapat kedua, saya ikuti. Pukul 09.05 rapat dengan agenda Persiapan Keberangkatan Kafilah MTQ Kabupaten Karimun ke MTQ ke-8 Tingkat Provinsi Kepri 2020, ini dibuka (MC) oleh Kabag Kesra Setda Kabupaten Karimun, Irwan Dinovri, SSTP, MH. Rapat yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Karimun, H. Anwar Hasyim, MSi selaku Ketua Umum LPTQ Kabupaten Karimun dihadiri oleh Asisten I Bupati Karimun, Muhammad Tang dan Kakankemenag Kabupaten Karimun, Drs. H. Jamzuri, M. Noor serta beberapa pejabat kabupetan terkait keberangkatan kafilah. Pejabat terkait itu antara lain adalah Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Karimun, Kepala Pelabuhan, Kepala Kesehatan Pelabuhan serta beberapa pejabat lainnya. Kedis Kesehatan dihadirkan tentu saja kaitannya dengan pandemic covid-19 ini.

Banyak hal yang dibahas di sini. Tentu saja rapat lebih lama. Wakil Bupati dalam rapat itu menekankan betul perlunya koordinasi dan kerja sama yang baik antar instansi yang terlibat dalam keberangkatan dan pelaksanaan MTQ dua tahunan ini. Sebagai kabupaten yang selalu berprestasi terbaik –sebagai juara umum—di setiap MTQ dan juga STQ, Pak Anwar Hasyim tidak ingin periode dia menjadi Ketua LPTQ prestasi itu menurun. Maka perlu persiapan yang matang. Begitu dia memesankan kepada peserta rapat.

Menjelang pukul 11.10 rapat ditutup. Pak Wabup sendiri bahkan sudah duluan meninggalkan ruang rapat sebelum rapat ditutup resmi karena ada agenda lain yang harus dia laksanakan. Dia minta izin duluan keluar untuk pergi ke satu acara. Kami peserta rapat dapat memahami kesibukan belyau.

Rapat ketiga. Itulah rapat teknis di kepengrusan LPTQ Kabupaten Karimun yang harus saya laksanakan sebagai tindak-lanjut rapat siang tadi. Beberapa keputusan rapat bersama Wabup perlu ada penjelasan teknis dan pembagian tugasnya. Maka dilaksanakanlah rapat khusus di LPTQ, khusus membahas pelaksanaan TC peserta MTQ. TC sendiri sudah dijadwalkan akan dilaksaakan satu pekan sebelum kenerangkatan.

Sesuai jadwal, MTQ ke-8 Tingkat provinsi Kepri akan dilaksanakan pada 18-23 September nanti. Maka jadwal TC peserta MTQ Kafilah Kabupaten Karimun dilaksanakan dari 14-17 September 2020. Akan bertempat di Hotel Karimun City, persiapan TC tentu saja perlu persiapan matang. Rapat persiapan TC itulah yang harus saya laksanakan pada siang bakda Jumat. Rapatnya sendiri tuntas menjelasng Asar.

Itulah sebabnya catatan ini harus pula menyesuaikan waktunya dengan selesainya ketiga rapat tersebut. Jadi, tiga rapat dalam satu hari, itu juga biasa saja. Saya bersyukur karena dapat mengikuti kesemuanya. Hanya Yang Maha Tahu yang tahu kesibukan itu. Dan Dia pula yang saya harapkan memberi berkah terhasdap kegiatan itu.***

Juga di www.mrasyidnur.gurusiana.id


SHARE THIS

Author:

M. Rasyid Nur Pensiunan Guru PNS (2017) dan Tetap, Mengabdi di Pendidikan

Facebook Comment

0 Comments: