Keutamaan Puasa Ramadhan

BEBERAPA hari lagi kita akan memasuki bulan mulia, bulan suci, Ramadhan. Sebagaimana sudah diperintahkan Allah di Albaqarah 183, kita akan melaksanakan kewajiban Rukun Islam keempat satu bulan penuh. Tentu saja kita ingin mendapatkan berkah dan hikmah dari berpuasa di bulan Ramadhan itu.

Seperti sudah banyak diulas dan dishare, termasuk dimuat hajinews.id pada hari Rabu (07/04/2021) ini bahwa puasa itu mempunyai beberapa keutamaan. Keutamaan puasa Ramadhan adalah karena bulan Ramadhan sebagai bulan penuh pengharapan dan permohonan maaf atas segala dosa yang telah dilakukan maka tentu saja begitu pentingnya bulan Ramadhan bagi kita sebagai muslim.

Dengan mengutip buku Berbagai Permasalahan Wanita dalam Islam buah karya Aqis Bil Qisthi setidak-tidaknya ada tujuh keutamaan berpuasa di bulan Ramadhan.

1. Bau Mulut Orang Berpuasa Sangat Harum di Sisi Allah; Bau mulut yang keluar dari orang yang berpuasa itu lebih harum disisi Allah dibandingkan bau mulut kasturi. Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Puasa itu perisai. Apabila seorang dari kalian berpuasa, hendaklah ia tidak berkata keji dan membodohi diri. Jika ada seseorang memerangi dan mengumpatnya, maka hendaklah ia mengatakan: ‘Sesungguhnya aku sedang berpuasa.

Demi dzat yang jiwaku berada ditangannya, sesungguhnya bau mulut yang keluar dari orang yang berpuasa itu lebih harum di sisi Allah dibandingkan bau mulut kasturi. Orang yang berpuasa meninggalkan makanan dan minuman untuk diriku (Allah) yang akan memberikan pahala kebaikan dibalas dengan sepuluh kali lipat.” (HR. Bukhari)

2. Dibuka Pintu Syurga, Ditutup Pintu Neraka; Dibukanya pintu surga dan ditutup pintu neraka serta semua syetan dibelenggu adalah kepastian dan ketentuan dari Allah. Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Apabila datang bulan Ramadhan, maka dibukalah pintu-pintu surga dan ditutup pintu-pintu neraka serta semua setan dibelenggu.” (HR. Muslim)

Maksudnya, dibukanya pintu surga oleh Allah Swt bagi para hambanya adalah agar senantiasa berbuat taat pada bulan Ramadhan, karena kesempatan ini tidak datang pada bulan yang lain. Seperti sholat tarawih, tadarus Alquran serta amal kebaikan lainnya. Semua itu merupakan fungsi sekaligus pintu untuk dapat memasuki surga Allah. Sedangkan ditutupnya seluruh pintu neraka dan dibelenggunya setan, supaya manusia menghindari berbagai macam kemaksiatan dan hal buruk lainnya sebagai pelanggaran.

3. Puasa Amalan yang Tidak Ada Tandingannya; Dari Abu Umamah, ia menceritakan: “Aku pernah mendatangi Rasulullah SAW seraya berkata: Perintahkanlah kepadaku suatu amalan yang dapat memasukkan aku ke surga. Beliau menjawab, Hendaklah kamu berpuasa karena puasa itu merupakan amalan yang tidak ada tandingannya. Kemudian aku mendatangi beliau untuk kedua kalinya dan beliau pun berkata dengan nasihat yang sama.” (HR. Ahmad, Nasa’i dan Al hakim)

4. Mendapat Pintu Syurga Bernama Ar-Rayyan; Dari Sahal bin Sa’ad ia berkata bahwa Rasulullah Saw berkata, “Sesungguhnya surga itu mempunyai pintu yang disebut babu Ar rayyan. Pada hari kiamat nanti pintu tersebut akan bertanya: dimana orang-orang yang berpuasa? Apabila yang terakhir dari mereka telah masuk, maka pintu itu pun akan tertutup.” (HR. Mutafaqun Alaih)

5. Dijauhkan dari Api Neraka pada Wajahnya Selama 70 Musim; Dari Abu Sa’id Al Khudri, ia berkata bahwa Rsulullah SAW telah bersabda, “Tidaklah seorang hamba berpuasa pada suatu hari di jalan Allah, melainkan dengan hari itu Allah akan menjauhkan dari api neraka, dari wajahnya selama 70 musim.” (HR. Jamaah, kecuali Abu Daud)

6. Berpuasa di Bulan Ramadhan Dapat Sayafaat; Jika berpuasa di bulan Ramadhan disertai dengan memperbanyak amalan maka akan mendapat syafaat. Dari Abdullah bin Amr bin Al’Ash, ia berkata bahwa Rasulullah SAW berkata, “Berpuasa dan membaca Alquran akan memberikan syafaat kepada seorang hamba pada hari kiamat kelak. Amalan puasanya akan berkata, "Ya Allah aku telah melarangnya dari makan, minum dan hawa nafsu sahwat pada siang hari, sehingga ia telah menetapkan syafaat dan berkata: aku telah melarangnya tidur pada malam hari, sehingga ia menitipkan syafaat kepadaku di dalamnya. Maka keduanya pun memberikan syafaat.” (HR. Ahmad dengan Sanad Sohih)

Begitulah sebagian hikmah dan keutamaan berpuasa di bulan Ramadhan. Marilah kita sambut hadirnya Bulan Suci Ramadhan yang tinggal beberapa hari saja lagi. Dengan kegembiraan yang kita tunjukkan juga akan kita dapatkan keutamaan Ramadhan, yakni akan diharamkannya kulit kita disentuh api neraka. Semoga.***

SHARE THIS

Author:

M. Rasyid Nur Pensiunan Guru PNS (2017) dan Tetap, Mengabdi di Pendidikan

Facebook Comment

0 Comments: