Koreksi Berita Jamaah Haji 2021, Dubes RI Meluruskan


BERITA-berita yang menyebutkan bahwa Kerajaan Arab Saudi sudah menetapkan sebanyak 60.000 (enam puluh ribu) orang jamaah untuk musim haji tahun 2021 (1442), ini diluruskan oleh Dubes RI Agus Miftuh Abegebriel. Seperti diberitakan oleh situs hajinews.id pada hari Senin (24/05/2021) lalu dalam judul berita Dubes RI Luruskan Kabar Arab Saudi Izinkan 60 Ribu Jamaah untuk Haji menjelaskan bahwa berita-berita yang beredar itu tidak akurat dengan istilah ghair mu'tamadah alias bukan informasi resmi.

Tentang koreksi berita-berita itu dapat dilihat sebagaimana ditulis oleh hajinews.id dalam tulisan di atas. Hajinews.id menulis, “Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel merespon soal kabar mengenai jumlah Jemaah Haji 1442H/ 2021M dengan mengatakan bahwa saat ini telah beredar di berbagai media massa nasional di Indonesia bahwa Pemerintah Arab Saudi telah menetapkan jumlah jemaah haji 1442 H/ 2021 M berjumlah 60 ribu orang saja.

Kata hajinews lagi, media-media tersebut menyatakan bahwa sumber informasinya adalah Surat Edaran Kemenkes Saudi terkait protokol ibadah haji 1442H yang dikutip dari media Arab Saudi.

Menanggapi hal ini, kata Dubes, dapat kami sampaikan KBRI telah memperoleh salinan dokumen dengan ekstensi pdf Edaran dengan kop Kemenkes Saudi berjumlah 10 halaman dimaksud dan mengkonfirmasikannya ke Kementerian Kesehatan Kerajaan Arab Saudi. KBRI mendapat jawaban bahwa dokumen tersebut adalah “ghair mu’tamadah” yakni bukan dokumen resmi yang sah dan dapat dijadikan pegangan,” kata hajinews.id dengan melansir Sindonews, Minggu (23/5/2021).

“Dengan demikian kami mengajak umat Islam dan publik di Indonesia untuk menunggu pengumuman resmi dari Pemerintah Arab Saudi. Kita memahami bahwa Pemerintah Arab Saudi sedang dan terus mempersiapkan skenario terbaik pelaksanaan ibadah haji tahun ini dengan mempertimbangkan segala aspek dan mengutamakan kekhusyuan & kelancaran beribadah serta keselamatan jiwa Jemaah.” Kutipan dari berita hajinews.id juga.

Tentang berita-berita itu, lebih tepat kita menanti saja berita resmi Arab Saudi yang secara resmi akan disampaikan juga oleh Pemerintah RI pada saatnya nanti. Jika pun ada berita-berita yang beredar namun belum pasti akurasinya, sebaiknya kita cukup sekadar membaca saja. Ini tentu agar kita tidak sesat info dan tidak pula membuat orang lain (pembaca) terbawa sesat info juga.

Doa dan harapan kita semoga jamaah haji tahun ini bertambah ramai bernanding tahun sebelumnya. Dengan demikian kuota jamaah haji Indonesia juga bisa lebih ramai juga, amin.***

SHARE THIS

Author:

M. Rasyid Nur Pensiunan Guru PNS (2017) dan Tetap, Mengabdi di Pendidikan

Facebook Comment

0 Comments: