Pesan Singkat Quraish Shihab, "Hindari Tamak"


ARTIKEL pendek berjudul “Quraish Shihab: Setelah Kaya, Hindari Ketamakan karena Itu Kemiskinan yang Tiada Tara” yang diposting beberapa media, termasuk hajinews.id hari Sabtu (01/05/2021) lalu mengingatkan kita betapa pentingnya bersyukur dan mensyukuri apa yang sudah diberikan Allah kepada kita. Tanpa cerdas bersyukur akan mengantarkan seseorang ke jalan kufur.

Cendekiawan muslim yang kita dengan Tafsir Al-Misbah, Quraish Shihab mengingatkan bahwa sesunggguhnya kekayaan dapat diraih dengan berbagai usaha selama itu di jalan yang baik dan benar. Dan kekayaan dapat diraih dengan kepuasan setelah dilakukan usaha halal yang maksimal. Pada titik kepuasan inilah pada hakikatnya rasa syukur dan bersyukur kepada Tuhan akan muncul.

Kata Quraish Shihab sesungguhnya kepuasan itulah harta yang tak terbaik dan ternilai jumlahnya. Kepuasan aalah harta yang tidak akan habis-habis sebagai milik kita. Artinya harta yang terbaik itu adalah rasa puas ata kepemilikan harta (materi) yang ada. Oleh karena itu, pesannya, "Setelah meraih kekayaan, hindarilah ketamakan karena ketamakan itu adalah kemiskinan yang tiada taranya." Jadi, rasa tidak puaslah yang akan menjadikan perasaan kita adalah sebagai orang miskin.

Selanjutnya dia mengajak untuk tidak berputus asa, tidak cepat mengalah atas usaha yang dilakukan walaupun merasa gagal atau berhasil memperoleh yang diinginkan. Putus asa jelas akan memutus ikhtiar kita untuk mendapatkan sesuatu.

“Berusahalah, karena seandainya tidak ada manfaatnya (belum juga berhasil) kecuali menanamkan rasa percaya diri dan optimisme, maka itu sudah cukup sebagai pendorong untuk terus berusaha. Motivasi dan optimisme yang ditimbulkan oleh usaha adalah satu pencapaian terbaik juga dari setiap usaha yang dilakukan. Demikian Prof. Quraish Shihab berpesan. (Disarikan M. Rasyid Nur)

SHARE THIS

Author:

M. Rasyid Nur Pensiunan Guru PNS (2017) dan Tetap, Mengabdi di Pendidikan

Facebook Comment

0 Comments: