STQ Virtual Pertama Dibuka Gubernur


INILAH pertama kali STQ (Seleksi Tilawatil Quran) dilaksanakan secara daring atau virtual. Tahun 2021 ini, adalah tahun STQ karena tahun ganjil. Setiap tahun genap dilaksanakan MTQ (Musbaqah Tilawatil Quran) sedangkan tahun ganjil dilaksanakan STQ. Dan tahun ini adalah tahun STQH, maksudnya ada cabang hadits selain quran. Jadinya, Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits disingkat STQH. 

Disebabkan sebaran covid-19 yang cukup tinggi di Provinsi Kepri maka helatan STQH Tingkat Provinsi ini tidak bisa dilaksanakan secara langsung sebagaimana biasanya. Gubernur Kepri memutuskan untuk melaksanakan STQH secara daring setelah jadwal tertunda beberapa kali disebabkan covid yang tidak kunjung mereda. Gubernur menetapkan STQH dilaksanakan selama lima hari, 27 s.d. 31 Juli 2021.

Pada hari ini, Selasa (27/07/2021) siang secara resmi telah dibuka oleh Gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad STQH secara virtual. Seluruh Dewan Hakim dan panitia provinsi berada di Ibu Kota, Tanjungpinang di satu gedung atau aula. Sedangkan para hakimnya berada di hotel Aston. Lalu seluruh peserta (kafilah) kabupaten atau kota berada di daerah masing-masing. Tentu saja di ruang (aula) yang sudah disiapkan oleh bupati/ wali kota masing-masing.

Inilah untuk pertama kali lomba membaca alquran dan hadits tingkat provinsi dilaksanakan secara daring atau online. Bahkan di Indonesia pun yang saya tahu belum ada pelaksanaan STQ/ MTQ secara daring. Kepri melakukannya disebabkan covid yang begitu luas penyebarannya di satu sisi, sementara di sisi lain pelaksanaan STQ Tingkat Nasional sudah semakin dekat. Maka suka-tidak suka provinsi 'segantang lada' harus melakukan lomba yang salah tujuannya adalah untuk menyiapkan perwakilan Provinsi Kepri di ajang STQH Tingkat Nasional nanti

Prosesi pembukaan berjalan lancar. Tepat pukul 14.25 acara pembukaan STQH ke-9 Prov Kepri 2021 dimulai. Sebagai kegiatan resmi yang dilaksanakan Pemerintah maka acara pertama diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Kelihatannya hanya menggunakan kaset atau rekaman saja. Tidak lagu dengan langsung oleh penyanyi. Acara kedua adalah penampilan tari persembahan, Tari Melayu sebagai adat daerah di sini. Lalu doa oleh salah seorang pengurus LPTQ provinsi Kepri, Mahadi Rahman.

Acara berikutnya adalah Pembacaan Alquran oleh Zunnia, seorang qoriah yang pada tahun lalu menjadi juara kedua pada MTQH Tingkat Provinsi Kepri. Dengan suaranya yang mendayu dan indah membuat seisi ruangan tenang dan khusyuk menyimak bacaan qorian yang pernah menjadi bagian kafilah Kabupaten Karimun. Acara berikutnya adalah laporan Ketua Umum LPTQ Provinsi yang juga adalah Wakil Gubernur, Marlyn Agustina. Banyak hal disampaikan oleh Ibu Wagub dalam rangka kelancaran jalannya STQH ini.

Acara terakhir adalah sambutan dan pengarahan oleh Gubernur Kepri yang sekaligus membuka secara resmi STQH ke-9 ini. Banyak pesan dan ajakan dari Pak Gubernur dalam sambutannya sekitar 20-an menit itu. Intinya, dia mengajak seluruh masyarakat Kepri untuk menjaga kekompakan dan kebersamaan. Apapun sukunya, agamanya dan dari kabupaten manapun, marilah kita bahu-membahu membangun daerah ini. Begitu dia menghimbau seluruh masyarakat. Setelah mengucapkan salam penutup, barulah dia menyatakan pembukaan secara STQH ke-9 Provinsi Kepri tahun 2021.***

SHARE THIS

Author:

M. Rasyid Nur Pensiunan Guru PNS (2017) dan Tetap, Mengabdi di Pendidikan

Facebook Comment

0 Comments: