Perjalanan Literasi, Pramuka Berbakti Tiada Henti (1)


HARI pramuka ke-60 yang diperingati pada 14 Agustus 2021 lalu, bertema Berbakti Tiada Henti. Di setiap kwartir pramuka diperingati dan dirayakan. Di Kwarran (Kwartir Ranting/ Kecamatan), Kwarcab (Kwartir Cabang/ Kabupaten - Kota) atau di Kwarda (Kwartir Daerah/ Provinsi) seluruh Indonesia lazimnya diperingati hari lahirnya Gerakan Pramuka Indonesia. Di Kwarnas juga diperingati. Tema peringatan tahun ini pun ditetapkan oleh Pengurus Pusat (Kwarnas).

Di Kwarcab Karimun, misalnya, sudah dilaksanakan peringatan Hari Pramuka tahun 2021. Bertempat di halaman Kantor Bupati Karimun, menjadi Pembina Upacara adalah Ketua Kwarcab Karimun, H. Anwar Hasyim yang juga adalah Wakil Bupati Karimun. Dalam amanatnya waktu itu Wakil Bupati berharap agar Pramuka selalu bermanfaat bagi masyarakat serta bisa terus berbakti tanpa henti.

Untuk merealisasikan tema itulah, pada Ahad (22/08/2021) ini Ketua Kwarcab bersama pengurus mengadakan kunjungan ke beberapa Kwarran di Kabupaten Karimun. Tujuannya adalah untuk menyampaikan sembako kepada masyarakat di daerah Kwarran berada. 

Saya kebetulan berkesempatan mengikuti perjalanan rombongan pengurus Kwarcab. Saya menyebut perjalanan ini sebagai Perjalanan Literasi, Pramuka Berbakti Tiada Henti. Dalam HUT Hari Pramuka ke-60 tahun 2021, ini di Kwarcab Karimun diputuskan ada dua progam kegiatan sebagai realisasi mengabdi tiada henti tersebut. Keduanya adalah donor darah dan pembagian paket sembako. Keduanya dimaksudkan untuk membantu masyarakat terkhusus di saat pandemi covid 19. 

Pukul 09.00 para peserta perjalanan kunjungan sudah diminta hadir dan berkumpul di Pelabuhan Pinang Sebatang, Tanjungbalai Karimun. Ada beberapa persiapan yang harus diselesaikan sebelum berangkat. Tujuan pertama dari tiga sasaran yang akan dilaksanakan adalah Kwarran Durai. Selanjutnya akan ke Kwarran Ungar dan sasaran ketiga adalah Kwarran Buru. Sesuai jadwal yang ditentukan sebagian pengurus sudah hadir di lokasi keberangkatan.

Kurang lebih satu jam saling menunggu di pelabuhan, barulah speed boat Pemda Karimun 1 bergerak meninggalkan pelabuhan. Ada 20-an orang pengurus yang ikut. Speed boat berjalan lancar karena siang ini memang cuacanya sangat mendukung. Tidak ada angin yang biasanya menimbulkan gelombang laut. Kurang dari satu jam rombongan sudah merapat di Pelabuhan Durai. Kami langsung menuju Gedung Serbaguna Durai, tempat pertemuan akan dilaksanakan. Camat Durai dan beberapa orang pejabat kecamatan sudah menyambut di ponton pelabuhan. Termasuk pengurus Kwarran pramuka Durai.

Dalam acara penyerahan sembako Wakil Bupati memberikan sambutan pengarahan. Dalam sambutan pengarahannya di berpesan  agar masyarakat, khususnya yang hadir dalam ruangan pertemuan itu untuk menjaga kesehatan. "Saat ini covid-19 belum hilang dari Negara kita, termasuk di daerah kita. Maka laksanakanlah dan patuhilah selalu protokol kesehatan." Pak Anwar Hasyim yang sudah dua periode mendampingi Bupati Karimun sangat menekankan pentingnya menjaga kesehatan. Dia meminta masyarakat untuk berdisiplin dalam hidup. "Dengan disiplin semoga covid hilang di daerah kita." Begitu dia menekankan pentingnya seccara bersama melawan covid-19.

Sebelum membagi-bagikan paket semabko, acara didahului dengan doa yang dipandu oleh salah seorang pengurus Kwarcab Karimun yang ikut mendampingi Ketua Kwarcab pada acara kunjungan kerja yang disejalankan dengan pembagian sembako ini. Setelah doa, enam orang masyarakat yang telah ditunjuk oleh pengurus Kwarran bersama Pemerintah Kecamatan hadir ke depan untuk menerima paket sembako. Keenam orang itu menjadi perwakilan dalam penyerahan secara simbolis itu. 

Informasi dari salah seorang pengurus jumlah paket sembako yang dibagikan di Kwarran Durai sebanyak 40 paket. Sembako yang belum dibagikan pada acara resmi, itu akan dibagikan langsung oleh pengurus Kwarran Durai bersama aparat kecamatan nantinya. Pak Wabup mengingatkan agar pembagian sisa sembako harus segera. Tidak diharapkan menunggu lama karena sembako itu sedikit-banyak akan dapat membantu meringankan beban hidup masyarakat  yang terimbas oleh covid-19 ini.

Setelah acara resmi di Gedung Serbaguna, rombongan Wabup langsung menuju masjid yang jaraknya tidak seberapa jauh dari lokasi acara. Saat itu, pukul 11.55 kenetulan sudah mendekati waktu zuhur. Semua rombongan mengabmbil wudhuk sambil menunggu waktu. Selanjutnya, setelah solat zuhur rombongan Kwarcab dijamu makan siang di rumah Camat Durai. Durai yang terkenal dengan udang dan ikan segarnya, oleh Pak Camat memang dijamu dengan  lauk ikan lengser dan ikan masak asam pedas selain goreng udang segar. Nikmatnya makan siang itu.*** (bersambung)


SHARE THIS

Author:

M. Rasyid Nur Pensiunan Guru PNS (2017) dan Tetap, Mengabdi di Pendidikan

Facebook Comment

0 Comments: