Suguhan Ubi Jalar dari Isteri: Enak Tenan


SORE Ahad (29/08/2021) ini dapat suguhan rebus ubi jalar. Ternyata isteri saya membeli ubi berwarna ungu itu kemarin. Hari ini direbusnya. Sayapun menyantapnya. Saya ingat saat kecil-kecil dulu, di kampung selalu mendapatkan suguhan ubi seperti ini. Juga ubi kayu yang warnanya putih. Di kampung, tahun 70-an, itu ubi kayu dan ubi jalar menjadi makanan pokok mendampingi nasi.

Karena tidak selalu dapat nasi, tapi justeru selalu mendapatkan suguhan makanan empuk ini maka rasa ubi menjadi terbiasa di lidah. Tentu saja waktu itu saya belum tahu khasiat dan kesehatan yang diperoleh dari memakan ubi jalar. Pastinya, ubi kayu, ubi jalar, jagung selalu menjadi makanan tambahan yang diperlakukan sama dengan makanan pokok seperti beras. Bahkan untuk sarapan pagi hanya ada ubi dan jagung. Tidak ada nasi.

Ternyata manfaat ubi jalar bagi kesehatan tidak hanya sebatas membuat kenyang.  Ubi jalar ternyata memiliki kandungan nutrisi yang dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi kita. Tak hanya itu, ubi jalar juga memiliki gula alami yang lebih banyak dari kentang. Mengutip situ https://hellosehat.com/ pada ubi jalar terkandung antara lain, Air 61.9 gram, Energi: 151 kalori, Protein: 1.6 gram, Lemak: 0.3 gram, Karbohidrat: 35.4 gram, Serat: 0.7 gram, Kalsium: 29 gram, Fosfor: 74 gram, Zat besi: 0.7 gram, Natrium: 92 miligram (mg), Kalium: 565.6 mg, Tembaga: 0.30 mg, Seng: 0.5 mg, Karoten total: 1.208 mikrogram (mcg), Thiamin (Vitamin B1): 0.13 mg, Riboflavin (Vitamin B2): 0.08 mg, Niasin: 0.7 mg dan Asam askorbat (Vitamin C): 11 mg. Luar biasa, ternyata kandungannya.

Kita tahu bahwa ubi jalar merupakan salah satu makanan kesukaan masyarakat Indonesia.  Selain rasanya yang manis, ubi jalar termasuk makanan yang mudah cara pengolahannya.  Bagi saya, sore ini memang bukanlah suguhan pertama dengan menu ubi jalar. Sudah sering. Tapi khusus soe ini terasa lebih nikmat karena dimakan saat perut memang lagi kosong. Disantap berdua, menambah lezat rasanya. Meskipun ada kue lain, ternyata godaan ubi jalar lebih kuat. Enak tenan. Terima kasih, isteriku.***

:




SHARE THIS

Author:

M. Rasyid Nur Pensiunan Guru PNS (2017) dan Tetap, Mengabdi di Pendidikan

Facebook Comment

0 Comments: