Ustaz Adi Hidayat : Aktif Membaca Alquran, tapi Tak Dapat Ridho Allah


USTAZ Adi Hidayat sudah sama-sama kita kenal. Seorang muballigh kondang yang memberikan pencerahan (ceramah) di banyak tempat. Seperti para ustaz lainnya, Ustaz Adi Hidayat banyak dikutip pengajiannya baik di youtobe maupun di media cetak atau media online. 

Sebuah situs, hajinews.id mengutip salah satu pengajian Adi Hidayat yang membahas perihal orang-orang yang rajin dan aktif membaca alquran tapi tidak mendapatkan ridho dari Allah Swt. Dalam tulisan berjudul Hikmah Pagi : 3 Golongan Ini Rajin Baca Al-Qur’an Tapi Tidak Diridhoi Allah yang dimuat hajinews.id pada hari Selasa (26/10/2021) menjelaskan terdapat tiga golongan orang yang tidak mendapatkan ridho dari Allah meskipun dia adalah pembaca alquran yang rajin.

"Ternyata tidak semua orang yang rajin membaca Al-Qur’an akan diridhoi oleh Allah Swt. Hanya orang-orang terpilih saja yang Allah ridhoi," katanya dalam satu ceramah. Memperkuat alasannya dikutip firman Allah dalam surah Fathir ayat 32 yang artinya, "Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri dan di antara mereka ada yang pertengahan dan diantara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang amat besar."

Kata Ustaz Adi Hidayat, seperti dijelaskan tulisan itu, antara lain,

1) Suka Zholim;

Meskipun kita rajin membaca Al-Qur’an tapi suka atau selalu berbuat zholim atau menzholimi orang maka orang seperti ini tidak akan mendapatkan ridho Allah. Ustaz Adi Hidayat menyentil dengan mengatakan, “Ada orang yang senang baca Al-Qur’an tapi zholim orangnya, tidak mampu menempatkan ayat qur’an sesuai dengan tempatnya maka dia tidak akan mendapat ridho dari Allah Swt,” jelas Ustadz Adi Hidayat sebagaimana dilansir dari chanel Youtube Ceramah Pendek belyau.

2) Hanya untuk Dirinya;

Golongan kedua yang dijelaskan Ustadz Adi Hidayat adalah orang yang hafalan Al-Qur’annya banyak dan bagus tapi tidak bermanfaat untuk orang lain. Hanya dirinya sendiri saja. Katanya, “Ada golongan yang kedua, perilakunya nampak sehari-hari sering mojok di mesjid misalnya baca ulang-ulang hafalan, tapi kalau diminta, Mas bisa ngimamin? ‘Ah, yang lain saja’. Dia hanya hebat untuk dirinya saja.” Yang begini juga tidak akan mendapatkan ridho dari Allah. 

3) Perilaku Tidak Berubah Baik;

Golongan ketiga yang dijelaskan Ustadz Adi Hidayat adalah orang yang senang membaca Al-Qur’an bahkan hafal 30 juz namun perilakunya tidak berubah semakin baik, bahkan paling berbahaya jika perilakunya semakin buruk. Katanya, “Jangan bangga anak Anda hafal 30 juz tapi tidak merubah perilakunya. Yang paling bahaya itu hafalan banyak tapi perilaku semakin buruk, ada yang salah itu dalam hafalannya, ada yang keliru.” Kata ustaz, orang seperti ini tidak akan mendapatkan ridho dari Allah.

Bagi kita bukan ingin mempersoalkan hafalan alquran atau aktivitas membaca alquran seseorang. Bahwa membaca alquran itu sesungguhnya akan mendapat pahala dan ridho dari Allah, itu adalah janji Allah sendiri. Hanya saja jika dalam kenyataannya rajinnya membaca alquran tidak diikuti dengan etika dan akhlak alquran itu sendiri, maka itu akan sia-sia di mata Allah. Semoga kita tidak termasuk ke dalam golongan yang disebutkan Ustaz Adi Hidayat itu.***

SHARE THIS

Author:

M. Rasyid Nur Pensiunan Guru PNS (2017) dan Tetap, Mengabdi di Pendidikan

Facebook Comment

0 Comments: