15 Juni, 2022

Pelepasan JCH Untuk ke Bandara


BAGI Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Karimun, acara Pelepasan JCH di halaman rumah kediaman bupati menjelang ke pelabuhan adalah acara yang paling ditunggu. Sekaligus paling berkesan dan akan meninggalkan kesan bagi yang akan pergi dan yang akan tinggal. Inilah seremoni pelepasan haji terakhir yang akan dialami JCH sebelum berangkat meninggalkan daerah menuju Bandara.
 
Lazimnya acara pelepasan haji dialami beberapa kali oleh seorang JCH. Mulai dari kenduri yang diadakan sendiri, di rumah sendiri dengan mengundang tetangga dan kerabat lainnya sampai kepada acara pelepasan haji yang diadakan oleh instansi atau lembaga tempat dia mengabdi. Biasanya ada pelepasan oleh Pemerintah Kecamatan untuk para JCH yang ada di dalam satu kecamatan. Dilaksanakan oleh camat. 
 
Jika dia seorang pegawai instansi tertentu seperti guru atau pegawai kantor, misalnya maka instansi atau kantornya akan mengadakan juga seremoni yang sama. Dia akan menjadi orang penting di dalamnya. Lalu sampailah kepada acara yang sama yang diadakan oleh Pemerintah Kabupaten. Pelaksananya adalah bupati melalui Bagian Kesra Setda kabupaten. Pesertanya adalah semua JCH dalam satu kabupaten. 

Di Kabupaten Karimun sudah ada tradisi atau budaya pelepasan haji oleh bupati atau oleh Pemda Kabupaten setiap tahunnya. Sekurang-kurangnya ada dua kali kegiatan. Pertama pada malam akan berangkat ke Batam untuk menuju Bandara Hang Nadim dan pelepasan kedua kedua keesokan harinya beberapa saat menjelang akan turun ke pelabuhan untuk menuju Batam itu.
 
Tahun 2022 atau musim haji 1443, ini Pemda Kabupaten Karimun melaksanakan pelepasan haji malam menjelang berangkat. Tepatnya dilaksanakan pada hari Senin (13/06/2022) malam di rumah dinas kediaman bupati. Acara malam kemarin itu diberi label Malam Silaturrahim dan Pelepasan JCH Kabupaten Karimun yang diisi dengan pidato dari perwakilan peserta serta pengarahan dari bupati. Lalu ada doa dan zikir yang dipandu oleh seorang imam masjid kabupaten. Acaranya sendiri berdurasi sejak magrib (dengan solat berjamaah di rumah dinas bupati) hingga menjelang isya. Lalu solat berjamaah lagi. Selepas isya adalah acara makan malam bersama dan beberapa acara tambahan lainnya.
 
Sebelum acara pelepasan tingkat Pemda Kabupaten, ini sesungguhnya juga da acara pelepasan yang sama yang diadakan oleh PD IPHI yang disejalankan pula dengan acara Halal Bihalal anggota IPHI Kabupaten Karimun. Hadir juga bupati dan pejabat setingkat kabupaten waktu itu. Dan besoknya (Selasa) pagi di halaman rumah kediaman --pakai tenda-- sekali lagi diadakan acara pelepasan JCH yang merupakan acara terakhir sebelum para JCH masuk kapal untuk berangkat ke Batam.
 
Acara pelepasan pagi ini memang singkat saja. Diawali dengan bacaan ayat-ayat suci, lalu pidato Laporan oleh Kakankemenag selaku pejabat penyelenggara haji. Laporannya berisi tentang jumlah JCH, baik reguler maupun sebagai petugas, tentang pelaksanaan persiapan sebelumberangkat dan informasi lainnya yang perlu diketahui bupati. Pak Zamzuri selaku Kakankemenag memberikan laporan lengkap perihal pelaksanaan persaiapan hingga keberangkatan.

Acara selanjutnya adalah pidato sambutan dan pengarahan bupati yang juga disampaikan secara singkat. Banyak harapan, nasihat dan ajakan disampaikan Bupati, H. Aunur Rafiq. Setelah pidato sambutan dilanjutkan dengan acara tepuk tepung tawar, acara budaya Melayu yang turun-temurun dilakukan. Setiap ada helatan penting maka acara tepuk tepung tawar akan dilaksanakan. Ini lambang harapan dan doa yang disampaikan kepada Tuhan agar keselamatan menyertai setiap langkah dan kegiatan.

Inilah acara terakhir dan selanjutnya para JCH dipersilakan bergerak menuju pelabuhan Tanjungbalai Karimun yang tidak jauh dari Rumah Dinas Kediaman Bupati. Menggunakan KM Mikonatalia semua JCH dan pengantar masuk ke dalam kapal. Dari pelabuhan Tanjungbalai Karimun menuju Pelabuhan Sekupang, Batam. Bermalam satu malam di Asrama Haji, Batam dan keesokan harinya akan menuju Bandara Hang Nadim, Embarkasi Batam. Selamat jalan, JCH Karimun dan JCH dari Kabupaten Bintan, Batam Tanjungpinang yang akan bergabung dalam satu keloter. Semoga lancar dan mudah dalam ibadah.***

SHARE THIS

Author:

M. Rasyid Nur Pensiunan Guru PNS (2017) dan Tetap, Mengabdi di Pendidikan

Facebook Comment

0 Comments: