9 Mei 2024

Nobar Berharap Sebaik-baik Kabar


Catatan M. Rasyid Nur
TERNYATA tidak. Tidak sesuai dengan harapan. Kabar laga antara Garuda Muda Indonesia (Wakil Asia) melawan kesebelasan U23 Guinea (Wakil Afrika) dalam memperebutkan tiket olimpeade Paris 2023 yang tadinya diharapkan berita gembira karena kemenangan yang didaptkan ternyata itu tidak terjadi. Penguasaan bola yang persentasenya lebih tinggi --51%:49%-- tidak cukup memberi kabar gembira. Indonesia tetap kalah 0-1 malam ini.

Saya bersama ratusan penggemar sepakbola yang nobar (nonton bareng) di salah satu kafe di Jalan Raja Usman, Batulipai, Karimun tentu saja berharap kemenangan U23 Tanah Air. Pasti begitu juga harapan kelompok nobar lainnya. Setelah kalah di semifinal dan kalah juga di final memperebutkan juara ketiga di ajang Piala Asia U23 beberapa hari lalu, laga Kamis (09/05/2024) malam inilah harapan terakhirnya untuk dapat ikut bermain di olimpiade Paris tahun ini. Tapi apa boleh buat. Kabar beritanya tidak membuat gembira. Berharap sebaik-baik kabar, ternyata belum cukup ikhtiar.

Ribuan bahkan jutaan pasang mata anak bangsa pasti menyaksikan laga krusial ini, malam ini. Baik nonton sendiri di rumah maupun melalui nobar itu tadi. Tentu saja disertai harapan dan doa untuk kemenangan kesebelasan Indonesia. Ada ratusan kelompok nobar malam ini, tentunya. Di warung-warung kopi, di rumah-rumah penduduk dan yang paling spaktakuler nobar di GBK sana itu. Tentu saja sangat ramai penggemarnya di sana.

Sekali lagi, apa boleh buat, jutaan pasang mata disertai doa untuk kemenangan Garuda Muda tidak cukup mengubah keadaan setelah pada menit ke-29 Indonesia dibobol oleh Guinea melalui sepakan pinalti. Gol semata wayang itu tidak berubah hingga laga usai. Nobar berharap sebaik-baik kabar, ternyata itu tidak kesampaian. Dada tetap geram berdebar karena garuda akhirnya terkapar. Bagaimanapun kita tetap bangga karena mereka telah memberikan semua ikhtiar.***

SHARE THIS

Author:

M. Rasyid Nur Pensiunan Guru PNS (2017) dan tetap, mengabdi di pendidikan serta organisasi sosial, keagamaan dan kemasyarakatan

Facebook Comment

0 Comments:

Silakan Beri Komentar