Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Penjelasan Visi-Misi Arah 2020-2024

Penjelasan Visi-Misi Arah 2020-2024



VISI-misi Kabupaten Karimun 2020-2024 disebut juga visi-misi ARAH jilid II. Pemerintah yang saat ini berkuasa adalah pasangan Aunur Rafiq- Anwar Hasyim yang dalam pencalonannya menggunakan singkatan ARAH. Dan ARAH saat ini adalah pasangan yang sama pada periode sebelumnya. Mari kita ulang-ulang baca visi-misi mereka sebagai bagian kontribusi kita (baca: masyarakat Kabupaten Karimun) untuk berpartisipasi dalam pembangunan. Dan utama dari catatan singkat ini adalah memahaminya dengan membaca penjelasan visi-misi tersebut. 

Visi
Berdasarkan analisis keadaan, memahami isu strategis pembangunan yang potensial dihadapi pada periode 2020-2024, arahan RPJPD Kabupaten Karimun 2006-2025, serta arahan visi dan misi RPJMN 2020-2024, maka visi pembangunan daerah Kabupaten Karimun Tahun 2020-2024 adalah: “Terwujudnya Kabupaten Karimun Sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Berkeadilan Berlandaskan Iman dan Taqwa”
 
Pengertian dari masing-masing kata kunci yang terkandung dalam Visi tersebut adalah: 
“Pusat Pertumbuhan Ekonomi"; memiliki arti bahwa Kabupaten Karimun sebagai kawasan strategis nasional di bidang ekonomi, nantinya diharapkan memiliki pertumbuhan ekonomi dengan intensitas tinggi yang ditandai dengan banyak dan beragamnya aktivitas perekonomian yang ada didalamnya. Kegiatan/aktivitas yang ada dapat berupa industri, kegiatan UMKM dan ekonomi kreatif, perikanan dan kelautan, pertanian, pariwisata dan perdagangan maupun jasa, dengan memanfaatkan seluruh potensi lokal yang ada secara optimal. Sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, Kabupaten Karimun memerankan dirinya sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi bagi wilayah lain di sekitarnya. 

“Berkeadilan”; memiliki arti bahwa pembangunan dilakukan berdasarkan kebutuhan sesuai dengan letak geografis dan sumber daya yang ditandai dengan terdistribusinya hasil pembangunan secara merata, tepat sasaran di seluruh wilayah, sehingga menghilangkan kesenjangan antar wilayah/pulau dan menghilangkan diskriminasi serta berbagai bentuk ketidakadilan dalam masyarakat. Pada akhirnya tingkat kesejahteraan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Karimun.

“Pusat Pertumbuhan Ekonomi Berkeadilan”; menyatakan bahwa ke depannya diharapkan Kabupaten Karimun memiliki pusat-pusat pertumbuhan ekonomi yang berada di beberapa titik di luar Pulau Karimun, sehingga aktivitas perekonomian penduduk dirasakan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Karimun. Kabupaten Karimun berusaha untuk membangun pertumbuhan ekonomi yang dilandasi nilai-nilai kebenaran, tidak bersifat sewenang-wenang, bersifat proporsional, namun tetap memiliki keberpihakan terhadap pihak yang lemah. Artinya masyarakat Kabupaten Karimun mendapat kesempatan yang luas dan setara dalam memperoleh kesejahteraan kehidupan, antara lain melalui pemberdayaan masyarakat miskin, peningkatan partisipasi masyarakat untuk memaksimalkan produktivitas/kapasitas dan pemberdayaan koperasi dan UMKM yang dapat memberikan kesinambungan dan kemerataan ekonomi.

“Berlandaskan Iman dan Taqwa”; memiliki arti bahwa membangun daerah dilakukan dengan tetap mengedepankan upaya untuk membangun manusianya, khususnya dari sisi akhlak dan moral yang bersumber pada nilai-nilai agama. Membangun manusia yang sehat, cerdas, dan terampil adalah perlu tetapi belum cukup untuk mewujudkan manusia seutuhnya jika tidak diiringi dengan membangun akhlak yang baik dan moral yang terjunjung. Upaya ini menjadi semakin menemukan konteksnya ketika interaksi antar bangsa dan budaya menjadi semakin intens, pertukaran informasi menjadi semakin terbuka, sehingga nilai-nilai agama diharapkan dapat menjadi penapis dari berbagai pengaruh negatif, sekaligus memperkukuh insan yang berakhlakul karimah.
 
Itulah penjelasan visi sebagaimana kita bisa baca pada dokumen yang disiarkan Pemerintah Kabupaten Karimun melalui beberapa media.

Misi
Adapun misi yang dirumuskan oleh Pemerintah adalah,
1) Meningkatkan perekonomian daerah yang mandiri berbasis sumber daya dan kearifan lokal;
2) Melanjutkan pembangunan infrastruktur yang berkeadilan dalam rangka mempercepat pertumbuhan ekonomi wilayah;
3) Mengembangkan Sumber Daya Manusia yang kuat, kompetitif dan berbudaya berlandaskan iman dan taqwa;
4) Meningkatkan fungsi dan kelestarian lingkungan hidup;
5) Mewujudkan birokrasi yang profesional dan unggul.

Penjelasan konsep dari masing-masing misi: 
(1) Meningkatkan Perekonomian Daerah yang Mandiri Berbasis Sumber Daya dan Kearifan Lokal. (BERKEADILAN DALAM BIDANG EKONOMI) 
 
1) “Meningkatkan perekonomian daerah yang mandiri” 
Kebijakan pembangunan Kabupaten Karimun untuk masa depan diarahkan menjadi Kabupaten yang memiliki kemandirian dalam bidang perekonomian. Misi ini dimaksudkan bahwa perekonomian daerah terbentuk dengan landasan dan struktur yang kokoh berbasis pada sumber daya yang didukung dengan kearifan lokal. Kemandirian dengan melakukan kegiatan dibidang industri, kegiatan UMKM dan ekonomi kreatif, perikanan dan kelautan, pertanian, pariwisata dan perdagangan maupun jasa, dengan memanfaatkan seluruh potensi lokal yang ada secara optimal. Perekonomian masyarakat yang mandiri bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat berbasis sumber daya dan kearifan lokal dengan memprioritaskan pembangunan berdasarkan potensi daerah melalui pemberdayaan masyarakat dengan mensinkronkan berbagai aspek pembangunan sehingga mampu mandiri dan menghasilkan produksi yang bernilai ekonomis dan mampu bersaing untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. 
 
2) “Berbasis sumber daya dan kearifan lokal” 
Sebagai aktivitas ekonomi yang berkelanjutan dengan menggunakan/memanfaatkan potensi dan sumber daya yang tersedia pada wilayah/pulau di Kabupaten Karimun, meliputi sumber daya pesisir, perikanan dan kelautan, pertanian, pariwisata, industri serta perdagangan dan jasa. Sumber daya yang dimanfaatkan dapat dalam bentuk barang (seperti ikan hasil tangkapan dan hasil pertanian), ataupun dalam bentuk jasa (seperti transportasi dan pariwisata). Mengembangkan dan menggerakkan industri, perdagangan dan ekonomi kreatif dengan memanfaatkan kondisi geografis Kabupaten Karimun yang berada di jalur perdagangan dunia. 
 
(2) Melanjutkan Pembangunan Infrastruktur yang Berkeadilan dalam Rangka Mempercepat Pertumbuhan Ekonomi Wilayah. 
(BERKEADILAN DALAM INFRASTRUKTUR) 
 
1) “Pembangunan infrastruktur yang berkeadilan” 
Kabupaten Karimun yang terdiri dari pulau dan memiliki laut yang cukup luas berdampak pada pelaksanaan pembangunan infrastruktur. Infrastruktur diperlukan untuk membuka aksesibilitas suatu daerah menjadi lebih mudah dijangkau, sehingga dapat mengurangi disparitas harga barang/logistik, meningkatkan produktivitas daerah dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi. Oleh sebab itu penyediaan infrastruktur pelayanan publik dan bernilai ekonomi yang tersedia secara merata antar pulau dan antar wilayah dalam satu pulau sesuai dengan kebutuhannya perlu dilanjutkan. Dengan pemerataan itu, maka dapat menghilangkan kesenjangan pemberian pelayanan publik karena faktor letak geografis. 
 
2) “Pertumbuhan ekonomi wilayah” 
Pembangunan infrastruktur yang berkeadilan akan menumbuhkan sentra-sentra pertumbuhan ekonomi baru. Infrastruktur yang akan dibangun terintegrasi dengan sentra-sentra pertumbuhan ekonomi daerah sehingga bisa 55 memberi nilai tambah bagi pengembangan wilayah dan juga berdampak pada UMKM. Pembangunan infrastruktur bisa mendorong peningkatan konektivitas menjadi lebih maju. Konektivitas dimaksudkan sebagai segala sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk memperlancar arus pergerakan orang dan distribusi barang, jasa dan informasi. Untuk itu, sarana dan prasarana yang utama dikembangkan adalah pada sektor perhubungan, transportasi, dan komunikasi. Konektivitas yang kuat adalah konektivitas tanpa kendala yang pada gilirannya akan meningkatkan perekonomian wilayah. 
 
(3) Mengembangkan Sumber Daya Manusia yang Kuat, Kompetitif dan Berbudaya Berlandaskan Iman dan Taqwa. 
(BERKEADILAN DALAM PEMBANGUNAN SUMBER DAYA MANUSIA) 
 
1) Sumber daya manusia yang “kuat” 
Sumber daya manusia yang secara fisik jasmani sehat dan memiliki daya tahan tubuh yang kuat, serta memiliki penguasaan ilmu pengetahuan dan keterampilan. Untuk mewujudkan itu perlu dijamin ketersediaan pelayanan dan sarana prasarana dibidang pendidikan dan bidang kesehatan yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat Kabupaten Karimun. 
 
2) “Kompetitif” 
Dimaksudkan sebagai sumber daya manusia yang memiliki daya saing dari segi pengetahuan, keterampilan, serta dapat mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal ini diperlukan dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang lebih terbuka. Untuk itu dibutuhkan upaya peningkatan proses pembelajaran sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang sejalan dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kebutuhan pasar kerja. 
 
3) “Berbudaya” 
Adalah masyarakat yang tidak meninggalkan identitas luhurnya sebagai warga dari kebudayaan setempat, senantiasa menjaga dan mengamalkan kearifan-kearifan tradisional yang diturunkan dari generasi ke generasi, mengekspresikan kekayaan budayanya melalui aktivitasaktivitas dan benda- benda budaya. Budaya setempat yang dimaksud adalah budaya Melayu yang menjadi karakter, namun dengan tetap menghargai keberadaan budayabudaya lain yang hadir, sebagai perwujudan akan pluralisme dan heterogenitas masyarakat Kabupaten Karimun. 
 
4) “Berlandaskan iman dan taqwa” 
Sebagai upaya untuk meletakkan nilai-nilai agama sebagai landasan dalam kehidupan masyarakat. Landasan iman dan taqwa ini tercermin dari sikap dan perilaku masyarakat yang berakhlak mulia, suasana kehidupan yang agamis dan kehidupan antar umat beragama yang harmonis. Masyarakat yang berbudaya berlandaskan iman dan taqwa ini diharapkan menjadi filter dan benteng terhadap arus masuk informasi dan budaya dari luar yang bersifat negatif, sehingga masyarakat Kabupaten Karimun tetap teguh dan menjadi masyarakat yang berkarakter. 
 
(4) Meningkatkan Fungsi dan Kelestarian Lingkungan Hidup. 
(BERKEADILAN DALAM MELESTARIKAN LINGKUNGAN HIDUP) 
 
1) Bahwa Kabupaten Karimun tidak melaksanakan upaya-upaya konservasi secara ekstrem, namun dalam melaksanakan pembangunan selalu diselaraskan dengan 57 upaya-upaya pelestarian lingkungan hidup, dalam upaya melaksanakan pembangunan yang berkelanjutan (sustainable development) maka fungsi lingkungan hidup harus terus dijaga dan ditingkatkan. 
 
2) Upaya tetap menjaga fungsi-fungsi dari lingkungan hidup : a. menyediakan ruang-ruang terbuka hijau b. melakukan ekploitasi sumber daya secara terukur dan berkelanjutan. 
 
3) Dalam upaya melestarikan fungsi ini, termasuk diantaranya adalah memastikan bahwa semua jenis aktivitas ekonomi pada sektor industri, perikanan dan kelautan, pertanian, pariwisata dan perdagangan maupun jasa adalah aktivitasaktivitas ekonomi yang ramah lingkungan dengan dampak yang terkelola. 
 
4) Pembangunan tidak akan bisa dilaksanakan secara berkelanjutan tanpa melestarikan fungsi-fungsi lingkungan hidup, ditambah lagi karakteristik Kabupaten Karimun yang terdiri dari pulau-pulau kecil memiliki kerentanan ekologis yang lebih dibandingkan pulau-pulau besar. 
 
(5) Mewujudkan Birokrasi yang Profesional dan Unggul. 
(BERKEADILAN DALAM PELAYANAN PUBLIK) 
 
1)“Birokrasi yang profesional” 
a. terciptanya pemerintahan yang baik dan efektif serta mampu melayani kebutuhan masyarakat secara optimal dengan mengembangkan potensi yang dimiliki oleh birokrat sehingga dapat menciptakan inovasi-inovasi didalam pelayanan publik dan dapat menyampaikan pelayanan kepada masyarakat secara tepat serta cepat. 
b. Penguatan peran birokrasi pemerintahan dalam perwujudan visi pemerintah Kabupaten Karimun adalah melalui pembenahan, perbaikan dan penguatan administrasi dan manajemen kepegawaian. 
c. Perubahan dan pembenahan tersebut diharapkan mampu membawa perubahan terhadap mindset dan culturset birokrasi pemerintah Kabupaten Karimun sehingga menghasilkan aparatur yang berintegritas, kompeten, capable, profesional, berkinerja tinggi dan sejahtera yang pada akhirnya membentuk profil birokrasi pemerintah Kabupaten Karimun yang profesional dalam rangka mendukung visi Kabupaten Karimun Sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Terdepan yang Berkeadilan Berlandaskan Iman dan Taqwa. 
 
2) “Birokrasi yang unggul”
Adalah pengembangan sumber daya aparatur dengan melakukan peningkatan skill (keterampilan) yang adaptif dan memiliki kemampuan menguasai teknologi, kemampuan berpikir, beraktualisasi, memiliki kapasitas inovatif dan kreatif dengan melakukan pembenahan dalam sisi birokrasi yang bersifat melayani masyarakat sehingga terwujudnya percepatan transformasi birokrasi melalui pengembangan sistem kinerja pelayanan dan sistem organisasi yang modern serta peningkatan kualitas sumber daya aparatur melalui peningkatan kompetensi secara agresif.

Untuk melaksanakan slogan tersebut maka telah ditetapkan pula 4 (empat) azam sebagai motor penggerak pembangunan yaitu: 

1) Azam Peningkatan Iman dan TaqwaDimaksudkan sebagai upaya untuk menanamkan sikap mental berbudi luhur dan berakhlak mulia serta memiliki sandaran vertikal yang kokoh sehinggga pelaksanaan pembangunan akan lebih terarah dan bertanggung jawab. 

2) Azam Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia; Dimaksudkan sebagai upaya untuk menyiapkan SDM yang berkualitas, sehingga mampu menggali dan mengembangkan asset dan potensi yang ada. 

3) Azam Pembangunan Ekonomi yang Berdimensi Kerakyatan; Dimaksudkan sebagai upaya untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, antara lain melalui peningkatan sarana dan prasarana produksi, sehingga pertumbuhan ekonomi berlangsung secara sinergis dengan pemerataan pendapatan. 

4) Azam Pengembangan Seni dan Budaya; Dimaksudkan sebagai upaya menggali khazanah budaya Melayu yang merupakan ciri khas daerah sehingga mampu mempertahankan kepribadian dengan nilai luhur bangsa dari pengaruh dan tantangan yang datang dari luar.***

*Dari Berbagai Sumber

Pesan Ustaz, Usah Menantang agar Hidup Menjadi Tenang

Pesan Ustaz, Usah Menantang agar Hidup Menjadi Tenang


HIDUP dengan hati yang tenang atau sakinah adalah sesuatu yang selalu didamba. Tenang dan nyaman adalah sebuah harapan. Setiap orang menginginkan. Sebaliknya tidak ada orang yang ingin hidup gundah. Penuh kekhawatiran dan ketakutan. Karena itu pula kita akan berdoa untuk sebuah pasangan suami-isteri yang baru menikah dengan doa samawa, sakinah, mawaddah warohmah. Hidup tenang, berbahagia berbalut rohmah-Nya.

Salah satu yang membuat orang tenang bisa karena terwujudnya harapannya. Dan sebaliknya bkisa tidak tenang tersebab tidak atau belum tercapainya harapan. Saat sebuah harapan atau rencana tidak berjalan sesuai keinginan, tidak jarang orang jatuh silap. Terperosok ke jurang keputusasaan. Celakanya ada pula yang menyalahkan Allah, misalnya. Keluhannya, Allah tidak mengabulkan keinginannya.

Benarlah apa yang disinyalir oleh Allah dalam salah satu firman-Nya yang menjelaskan ada di antara manusia yang kecewa atau tidak suka atas sesuatu padahal boleh jadi itu baik baginya. Begitu pula sebaliknya. Kita baca ayat alquran di Albaqoroh ayat 216 yang terjemahannya begini, 

“Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah Maha mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” 

Kata Tuhan apa-apa yang terkadang kita benci, jangan-jangan itu sesungguhnya baik bagi kita. Sebaliknya apa-apa yang kita suka, jangan-jangan itu tidak baik bagi kita. Hanya Allah yang tahu pada hakikatnya terhadap sesuatu. Artinya, manusia di hadapan Allah sejatinya tidak menyatakan ketidaksukaannya terhadap sesuatu yang sepintas tidak menyenangkan. Begitu pula sebaliknya.

Kalau begitu sikap seperti apa yang diperlukan? Agar kita hidup tenang maka solusinya jangan bersikap menantang. Maksud jangan pagi-pagi sudah menyatakan perlawanan terhadap apa yang didapatkan dikarenakan tidak sesuai dengan harapan. Jadi, pernyataan Allah di atas memesankan kepada untuk bertawakal atau mempercayai ketetapan Allah. Sekali lagi, jangan menantangnya. 

Pesan para ustaz atau para ulama sebagai penyambung anbiya, seseorang yang bertawakal kepada Allah, maka dia tidak akan menggugat ketetapan Allah kepadanya. Dia tidak akan sampai mengucapkan kalimat-kalimat yang mengarah kepada putus asa atau melawan takdir-Nya. Dia akan menerima dan akan berusaha menyesuaikan keadaan itu dengan apa yang dia terima. Pernyataan Allah, bahwa 'Allah Maha Mengetahui' pada ayat itu juga menyiratkan kepada kita penyerahan diri secara total kepada-Nya adalah cara terbaik untuk mengusir putus asa dan gundah. 

Kita percaya bahwa ketika kita menerima ketentuan (kadar) Allah Swt maka paling tidak kita akan mendapatkan satu ketenangan (sakinah) di satu sisi dan Allah akan senang kepada kita karfena kita tidak sedang menggugat ketetapannya kepada kita. di balik itu semua kita juga berkeyakinan bahwa Allah pasti akan menolong kita terhadap kesulitan kita itu. Bukankah Allah yang menegaskan bahwa di balik kesulitan akan ada kemudahan.***
Saling Menolong Saling Meringankan

Saling Menolong Saling Meringankan


SALING tolong adalah ajaran utama dalam agama. Agama menganjurkan agar sesama manusia hendaklah saling menolong terutama dalam kesulitan. Bagi orang miskin untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari termasuk salah satu kesulitan dalam hidupnya. Bagi orang kaya kelebihan harta adalah kesempatan untuk membantu dan meringankan kesulitan orang miskin. 

Menyitir tulisan yang diposting Mas Ruhi, Rabu (17/11/2021) pada laman hajinews.id dalam judul Membebaskan Utang Si Miskin dijelaskan betapa harta kekayaan yang dimiliki orang kaya pada hakikatnya tidak semata memudahkan si kaya sendiri tapi juga dapat memudahkan orang miskin. Lebih dari itu, kekayaan itu sekaligus dapat menjadi asbab terbukanya pintu surga bagi si kaya.

Menurut tulisan singkat itu, bagi orang yang kaya harta, ada satu amalan yang jika ia amalkan, maka dosa-dosanya akan diampuni oleh Allah Swt, yaitu senang memberi utang kepada orang miskin, dan sekaligus membebaskan tanggungan utang orang-orang miskin itu kepadanya.

Di saat orang miskin datang meminjam uang kepada orang kaya, sesungguhnya si miskin itu pasti sedang kesulitan dalam ekonominya. Maka di saat itu pula, hakikatnya Allah sedang membukakan pintu syurga bagi si kaya. Bagaimana terbukanya pintu syurga? Adalah dengan cara si kaya membantu si miskin secara cuma-cuma. Diberi pinjaman tapi tidak mesti meminta kembalian.

Dalam salah satu hadits, Nabi bersabda: “Seseorang di antara umat sebelum kalian, menjalani perhitungan amal perbuatan, ternyata ia tidak memiliki amal kebaikan barang sedikit pun kecuali (mendapat amal kebaikan) karena ia seorang yang kaya dan gemar bergaul dengan orang banyak, ia selalu memerintahkan kepada semua pelayannya agar memaafkan atau membebaskan orang-orang miskin (yang berutang kepadanya). Maka Allah Swt berfirman kepada para malaikat-Nya, “Kami lebih berhak untuk melakukan hal tersebut dari padanya, kalian harus memaafkannya.” (HR. Imam Bukhari).

Dari pemahaman hadits itu artinya barang siapa yang memaafkan orang yang tidak mampu membayar utang kepadanya, maka dosa-dosanya diampuni oleh Allah Swt. Inilah hikmah terbesar dari sikap orang kaya yang tidak meminta dibayar kembali utang-utang orang miskin yang pernah meminjam uang kepadanya. Maka mari, jika adalah orang yang berkemampuan untuk melakukan amalan ini, kiranya Allah membimbing kita untuk mau dan mampu melakukannya.***


Jibril dan 3 Nasihatnya untuk Selamat Dunia-Akhirat

Jibril dan 3 Nasihatnya untuk Selamat Dunia-Akhirat


ADA sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ath-Thobari yang mengisahkan kedatangan Malaikat Jibril kekepada Rasulullah. Nabi bersabda, yang maknanya, “Jibril mendatangiku. Lalu ia berkata, ‘Wahai Muhammad, hiduplah sesukamu karena sesungguhnya kamu akan mati; cintailah apa yang kamu suka karena sesungguhnya engkau akan berpisah dengannya dan berbuatlah sesukamu karena sesungguhnya engkau akan diberi balasan karenanya’. Dari hadits ini ada tiga nasihat Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad. Dan nasihat itu pada hakikatnya adalah untuk umat Nabi Muhammad juga.

Seperti diulas dalam tulisan berjudul Tiga Nasehat Malaikat Jibril Agar Selamat Dunia dan Akhirat yang diposting oleh Sitha di website hajinews.id pada hari Kamis (04/11/2021) kemarin dijelaskan bahwa ada tiga hal penting yang wajib menjadi perhatian oleh umat Muhammad, meskipun nasihat itu oleh Jibril disampaikan kepada Nabi Muhammad saja. Dari makna hadits iti dapat diketahui bahwa kematian merupakan hal yang pasti dan tidak mungkin makhluk hidup seperti kita dapat menghindar darinya.

Kita juga sudah memahami dan hafal makna ayat Alquran yang ditegaskan Allah dalam alquran yang maknanya, "Setiap yang bernyawa akan mengalami kematian." Pada firman-Nya yang lain Allah mengatakan,  “Dimana saja kamu berada kematian akan mendapatkan kamu kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh.” Hal pentingnya dari sebuah kematian adalah bahwa dari situlah akan bermula kehidupan baru sebagai masa abadi yang menjadi tempat dimintanya pertanggungjawaban kehidupan di dunia ini. Kebaikan dan keburukan yang dilakukan akan berbalas persis sama seperti yang dilakukan. Buruk dibuat (sekarang) maka buruk;ah balasnya nanti (di akhirat). Begitu juga sebaliknya.

Kalau demikian berarti jalan hidup kita saat ini merupakan suatu pilihan kita karena kitalah yang akan mempertanggungjawabkannya. Akankah kita menjadi buruk atau baik itu jadinya adalah pilihan kita. Dalam artikel di atas dijelaskan akankah kita menjadi pendosa atau bertakwa itulah pilihan kita. Akankah kita menjadi hina atau mulia itu juga merupakan suatu pilihan kita. Apapun dan bagaimanapun jalan hidup yang kau pilih, ingatlah satu hal engkau akan mati dan tentunya mati bukanlah akhir. Mati adalah awal-awal dimana kita menjalani dunia baru yang tentu sangat berbeda dari kehidupan dunia saat ini. Ini nasihat pertama yang dapat dipetik dari hadits di atas.

Nasihat kedua, “Cintailah siapa yang kamu suka karena sesungguhnya engkau akan berpisah dengannya." Kadarullah, manusia sebagai makhluk sosial tidak bisa hidup dengan sendiri saja. Atas takdir Allah pula manusia diberikan hati untuk saling berkasih sayang baik kepada sesama manusia maupun kepada makhluk lainnya.

Namun sebesar apapun cinta kepada makhluk, kita diingatkan bahwa kita akan tetap berpisah. Hanya satu cinta yang abadi yakni cinta kepada Allah Swt. Kata Allah dalam alquran, “Katakanlah jika kamu benar-benar mencintai Allah ikutilah aku niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” Inilah nasihat kedua yang perlu menjadi perhatian kita. Jangan sampai cinta sesama makhluk membuat kita lupa diri sehingga tidak ingat bahwa saatnya kita akan berpisah.

Sedangkan nasihat ketiga, bahwa setiap kebaikan ataupun keburukan amal kita semua akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah. Allah akan membalasnya baik secara langsung ataupun tidak langsung.  Oleh karena itu perlu kita ingat bahwa tidak ada perbuatan yang sia-sia di muka bumi ini melainkan akan menjadi catatan yang akan dipertanggungjawabkan kelak di yaumil akhir.

Kita percaya bahwa semua itu akan ada perhitungannya atas apa yang kita lakukan, Allah Swt mentatakan, “Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan (meskipun) sebesar zarah pun niscaya dia akan melihat balasannya dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan (meskipun) sebesar zarah pun niscaya dia akan melihat balasannya. Artinya tidak perbuatan dan tindakan kita yang akan luput dari catatan Allah. Semoga tiga pesan ini menyadarkan kita untuk waspada agar kita selamat hidup di dunia dan selamat pula kelak di akhirat.***

Tiga Tips Sederhana untuk Cegah Kanker Prostat

Tiga Tips Sederhana untuk Cegah Kanker Prostat


MUNCULNYA berita mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dikabarkan menderita penyakit kanker prostat memicu pula munculnya berita dan info-info kesehatan, khususnya perihal penyakit kaker prostat. Di beberapa laman berita online para dokter dan ahli kesehatan memberikan tip bagaimana menghindari penyakit ini. 

Kata dokter, kanker prostat merupakan penyakit yang banyak diderita pria di Indonesia. Dikatakan, penyakit ini akan sangat berbahaya bahkan bisa menyebabkan kematian apabila terlambat  menanganinya.

Website hajinews.id, misalnya menurunkan artikel singkat berjudul Ingin Terhindar dari Penyakit Kanker Prostat Seperti yang Diderita SBY, Lakukan 3 Cara Sederhana Ini yang memberikan tiga tips sederhana agar seseorang dapat terhindar dari penyakit kanker prostat. 

Ketiga tips sederahan itu adalah, 

1. Konsumsi Makanan yang Bernutrisi;

Mengonsumsi makanan yang bernutrisi bisa jadi cara untuk melindungi tubuh dari berbagai jenis kanker termasuk kanker prostat. Ini berarti makan itu tidak semata kenyang atau memakan makanan yang mengenyangkan saja. Tapi harus bernutrisi. Kata ahlinya, makanan bernutrisi yang dimaksud adalah buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian. Buah dan sayur memang mengandung banyak vitamin, nutrisi, serta serat yang memang baik untuk kesehatan tubuh.

2. Olahraga Rutin;

Dengan olahraga rutin dan teratur maka itu bisa menjaga berat badan tetap ideal. Berat badan ideal dan tidak berlebih juga bisa mencegah terjadinya kanker prostat. Berolahraga secara rutin, minimal 30 menit per hari atau 150 menit per minggu disebutkan dapat mengurangi risiko berbagai penyakit seperti kardiovaskular, jantung, obesitas, dan lain sebagainya. Termasuk kanker porstat.

3. Jaga Berat Badan;

Sebagai informasi, obesitas atau kelebihan berat badan merupakan salah satu dari faktor risiko orang mengidap kanker prostat selain dapat menimbulkan penyakit lainnya. Untuk itu mempetahankan dengan memilih diet sehat dan berolahraga hampir setiap hari, bisa menjadi pilihan dalam mencegah kanker prostat ini. Bagi kita yang terlanjur gemuk terkadang memang tidak mudah untuk mengurangi berat badan. Tapi ini penting agar berat badan tidak berlebihan.

Itulah tiga cara sederhana untuk mencegah kanker prostat dan atau berbagai penyakit lainnya. Sesungguhnya pola hidup sehat, itulah yang akan mengantarkan seseorang hidup sehat. Jauh dari penyakit. Semoga kita senantiasa sehat.***