Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

23 Sep 2022

Catatan Pelatihan Jurnalistik Tim Humas YDM

Catatan Pelatihan Jurnalistik Tim Humas YDM


ADA yang istimewa dua hari ini. Bertempat di Graha Azam YDM (Yayasan Darul Mukmin) Kabupaten Karimun, Kamis-Jumat  (22-23/09/2022) dilaksanakan pelatihan jusrnalistik bagi Tim Humas YDM dan Grup. Ya, benar. Pelatihan menulis dan membuat berita bagi Tim Humas di lingkungan YDM. Tim Humas adalah satu komponen penting di jajaran Manajemen Yayasan Darul Mukmin Kabuaten Karimun. Untuk itu perlu pelatihan ini meskipun dilaksanakan secara mandiri. 

Pelatihan diikuti 8 orang peserta, masing-masing dua orang dari setiap unit sebagai Tim Humas di unit masing-masing. Keenam peserta yang mengikuti pelatihan adalah Yuni Priyanti dan Ilham AP (unit SMPIT), Agus Salim dan Alvina (unit SDIT), Jati Mergi Utama serta Marta Karina (unit TKIT) dan Faiz serta Syafii (TPQ). 

Narasumber pelatihan jurnalistik adalah Abd. Gani, Wartawan Muda yang sehari-hari menjabat sebagai Koordinator Humas YDM dan Grup sekaligus pengelola website radioazam.id. Meskipun baru menduduki status Wartawan Muda, belyau sudah sangat lama berkecimpun di bidang media online dan cetak.

Menurut informasi dan penjelasan Manajer SDM, Pendidikan dan Pengembangan Alquran YDM, Noor Famayani, kegiatan pelatihan ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan kepada Tim Humas Yayasan agar mereka semakin memahami penulisan jurnalistik. 

"Kegiatan pelatihan jurnalistik ini adalah program Humas Yayasan yang diikuti oleh Tim Humas unit, masing-masing dua dari setiap unit. Sifatnya mandiri dan intern saja. Peserta dan mentornya dari dalam," kata Noor Famayani. Kegiatan ini diharapkan menambah pengetahuan dan pengalaman Tim Humas Unit dalam mengelola dan membuat berita di unit masing-masing.

Pelatihan jurnalistik yang akan berlangsung dua hari lebih ditekankan pada aspek praktik dari pada teori. Pak Gani, begitu lelaki yang pernah bekerja di salah satu media cetak dan online sebelum bergabung dengan YDM menjelaskan bahwa kegiatan ini penting bagi yayasan dan juga bagi peserta. Dengan tiga satuan pendidikan formal ditambah satu TPQ dan satu Rumah Tahfiz, lembaga ini perlu selalu menyampaikan informasi kepada masyarakat. Dan Tim Humas adalah ujung tombak dari kegiatan penyampaian informasi itu. Demikian Pak Gani menjelaskan latar belakang program ini.

Harapan inti dari kegiatan ini adalah bahwa Tim Humas di setiap unit YDM dapat menjadi pelopor kreatifitas tulis-menulis di unitnya amsing-masing bahkan secara umum di lingkungan YDM. Harapan ini langsung disampaikan Direktur YDM juga Plt Ketua Yayasan saat memberikan sambutan pengarahan pada acara pembukaan Kamis itu.

Mengutip pernyataan Direktur YDM sebagaimana dimuat pada laman radioazam.id, “Kita ingin para guru dan siswa dari semua unit di di Yayasan Darul Mukmin, punya keterampilan di bidang tulis menulis. Oleh karena itu diharapkan tim humas ini yang sudah ada orangnya, dapat menjadi pelopor,” pintanya. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa yayasan sangat konsen dengan kreatifitas literasi di kalangan yayayasan sendiri. ***

20 Sep 2022

PC IKA UNRI Karimun Resmi Dikukuhkan

PC IKA UNRI Karimun Resmi Dikukuhkan


PENGURUS Cabang (PC) IKA (Ikatan Keluarga Alumni) UNRI Kabupaten Karimun resmi dilantik dan dikukuhkan oleh Gubernur Kepri selaku Ketua Umum PW (Pengurus Wilayah) IKA UNRI Provinsi Kepri, Selasa (20/09/2022) pagi. Pelantikan dan pengukuhan dilangsungkan di Gedung Nasional Karimun yang dihadiri oleh sebagian besar alumni UNRI yang berdomisili di Kabupaten Karimun. Bersama rombongan gubernur juga hadir para pejabat tinggi Provinsi Kepri seperti Kepala Dinas, Kepala Bidang di OPD tertentu. Pejabat Pemerintah Kabupaten Karimun sendiri hadir Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq dan Perwakilan Forkopimda, Sekda dan beberapa pejabat OPD Kabupaten lainnya.

Sesuai undangan Panitia Pelantikan Pengurus PC IKA UNRI Kabupaten Karimun, para alumni UNRI dan Pengurus IKA UNRI sudah hadir di ruang Gedung Nasional sekitar pukul 07.30. Rombongan Gubernur Kepri bersama rombongan Bupati memasuki gedung tepat pukul 08.00, menjelang prosesi acara akan dimulai. Beberapa menit berikutnya acara pun dimulai setelah MC membukanya dengan pantun dan salam untuk semua hadirin. 

Seperti biasa acara diawali dengan menyanyikan bersama Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Diikuti dengan Lagu Mars Karimun sebagai lagu wajib di setiap acara resmi di Kabupaten Karimun. Selanjutnya MC mempersilakan Pak Arnadi Supaat, Ketua IKA UNRI Kabupaten Karimun periode pertama untuk memimpin doa. Semua hadirin tampak khusyuk mengikuti doa yang dipandu Pak Arnadi.

Acara selanjutnya adalah acara utama, pelantikan dan pengukuhan kepengurusan IKA UNRI Kabupaten Karimun masa bakti 2022-2026 yang diawali dengan pembacaan SK oleh Pengurus Wilayah IKA UNRI Provinsi Kepri, Rhitha Hervina Yusma, Bidang Departemen Jaringan Alumni dan Mahasiswa. Ada empat komponen kepengurusan yang tertera di dalam SK yaitu Dewan Penasihat, Dewan Pertimbangan, Dewan Pakar dan Dewan Pengurus. Organisasi ini nantinya akan dijalankan oleh Dewan Pengurus yang duketuai oleh Ibu Hj. Sensissiana didampingi enam orang Wakil Ketua. Ibu Sensis, begitu dia disapa adalah mantan birokrat dengan banyak jabatan di Pemda Karimun sebelum pensiun. 

Setelah pelantikan dan pemberian ucapan selamat kepada para pengurus acara dilanjutkan dengan pidato sambutan antara lain oleh Ketua IKA UNRI sendiri, Bupati dan Gubernur Kepri. Ibu Ketua dalam peidato sambutannya menjelaskan kronologi terbentuknya Kepengurusan IKA UNRI Kabupaten Karimun masa bakti 2022-2026. Katanya, setelah mendapat mandat dari IKA UNRI Provinsi, teman-teman yang mendapat mandat sekaligus sebagai panitia langsung bergerak. Rapat beberapa kali dan berlanjut dengan diselenggarakannya Muscab (Musyawarah Cabang) IKA UNRI yang dibuka resmi oleh Pimpinan IKA UNRI Provinsi. Setelah terpilihnya Tim Formatur di dalam Muscab dan terpilihnya kepengurusan, akhirnya hari ini pengurus ini telah dilantik dan dikukuhkan oleh gubernur.

Bu Sensis berkali-kali menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Karimun yang telah memfasilitasi terbentuknya kepengurusan. Begitu juga kepada Gubernur Kepri, Bu Sensis tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasih. Dia mengajak semua pengurus untuk bekerja keras mewujudkan harapan bersama demi daerah kita. "Kami akan buktikan kontribusi para alumni dalam mewujudkan visi-misi pemerintah daerah," katanya.

Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq dalam sambutannya menyampaikan ucapan tahniah dan selamat atas terbentuknya pengurus IKA UNRI Kabupaten Karimun. Dia menjelaskan salah satu tujuan keberadaan organisasi ini adalah sebagai ajang silaturrahim dan kekeluargaan khususnya bagi sesama alumni, dan sesama masyarakat pada umumnya. IKA UNRI dapat menjadi pemersatu dan memperkuat persatuan di daerah ini.

"Keberadaan IKA UNRI sangat penting di Karimun. Meskipun baru terbentuk tapi sesungguhnya secara personel sudah banyak para alumni UNRI berkiprah di Kabupaten Karimun," kata Bupati. Katanya lebih lanjut, selain ramai yang mengabdi sebagai tenaga guru bahkan ada yang menjadi dosen di UKA, banyak juga yang berkarier di instansi lainnya. Bupati mengajak para alumni untuk terus bahu-membahu dengan Pemerintah dan instansi lainnya dalam usaha membangun Kabupaten Karimun dan Provinsi Kepri pada umumnya.

Sambutan terakhir disampaikan oleh Gubernur Kepri, Pak Ansar Ahmad. Pak Gubernur menyampaikan harapannya, selaku Ketua IKA UNRI agar alumni UNRI yang ada di Kepri, khususnya di Kabupaten Karimun untuk bersama-sama memajukan daerah ini. Katanya, alumni ini akan jadi andalan di daerah kita dengan syarat ada bukti keunggulan kita. "Perlu membuktikan kontribusi agar nantinya testimoni bahwa kita memang mampu. 

Pak Gubernur juga menyinggung Visi-Misi Kepri untuk mensejahterakan masyarakat sekaligus berdaya saing. Untuk itu misi yang direncanakan antara lain adalah percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat untuk kesejahteraan, memanfaatkan posisi geografis yang strategis dengan posisi terbaik yang dimiliki Kepri. Dia menyebut Selat Melaka yang berbatasan dengan Kepri sebagai salah satu jalur terpadat dari empat jalur terpadat di Indonesia. 

"Kepri punya potensi geografi dan alam yang lebih baik, tapi kewenangan memang terbatas," jelasnya. Untuk itu perlu penataan dan peningkatan kompetensi SDM terbaik. IKA UNRI Karimun dapat berperan aktif membangun Kabupaten Karimun khususnya untuk membangun Provinsi Kepri pada umumnya dengan mengambil beberapa peran penting demi kesejahteraan masyarakat di Kepri. Gubernur mengajak seluruh masyarakat terutama alumni UNRI untuk bersama-sama membangun daerah ini.***

18 Sep 2022

PD DMI Kabupaten Karimun Resmi Dilantik

PD DMI Kabupaten Karimun Resmi Dilantik


SABTU (17/09/2022) pagi, di Aula Darunndhwah, Masjid  Agung Kabupaten Karimun, Poros telah dilaksanakan pelantikan Pengurus Daerah (PD) DMI (Dewan Masjid Indonesia) Kabupaten Karimun oleh Ketua Pengurus Wilayah (PW) DMI Provinsi Kepri. Disaksikan oleh pejabat tinggi Kabupaten Karimun seperti Bupati, Pimpinan Forkopimda dan Pimpinan OPD Kabupaten serta undangan lainnya. Hadir juga pimpinan Ketua-ketua Ormas Islam dan pengurus masjid se-Pulau Karimun. Perosesi pelantikan berjalan aman dan lancar.

Prosesi pelantikan diawali pembacaan ayat alquran, menyanyikan lagu kebangsaan dan doa lalu prosesi pelantikan. Setelah pelantikan dan pemberian selamat dilanjutkan sambutan-sambutan antara lain oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepri, Bupati Karimun dan Tokoh Kabupaten Karimun yang juga mantan Gubernur Kepri dan mantan Bupati Karimun, H. Nurdin Basirun. Ketua PW DMI Provinsi Kepri yang juga Wali Kota Batam tidak memberikan sambutan pada acara ini.

Kakanwil Kemenag, H. Mahbub Daryanto dalam sambutannya mengingatkan peranan dan fungsi serta tanggung pengurus DMI. "Saya ingat, jargon Ketua DMI Pusat,  Pak Yusuf Kalla itu, dia mengatakan bahwa DMI itu harus memakmurkan masjid dan dimakmurkan masjid," katanya mengawali sambutan. Lalu dia bertanya, bisa kita sebagai pengelola masjid memakmurkan masjid sekaligus bisa makmur karena mengelola masjid? Katanya, pertanyaan ini penting agar kita lebih memahami fungsi dan tanggung jawab sebagai pengurus DMI.

Lebih jauh Pak Mahbub mengatakan, jika kepengurus dapat berjalan dengan baik, misalnya dengan menggerakkan bidang ekonomi di masjid, tidak mustahil masjid akan makmur sekaligus pengurusnya ikut makmur. Pengurus bisa mengelola zakat, infak dan sedekah jamaah masjid. Jika motivasi berinak dapat digalakkan tentu saja masjid akan maju. Demikian Kakanwil Kemenag Kepri mengingatkan.

Beberapa hal lainnya yang disampaikan oleh Kakanwil adalah masalah moderasi beragama. Katanya, moderasi beragama bukan mengubah agama tapi mengubah kekeliruan umat beragama dalam pengamalan agamanya. Dengan konsep moderasi beragama diharapkan umat beragama tidak menjadi fanatik buta dalam beragama. Dengan moderasi bergama kita mengerti bagaimana mendeteksi dini kekeliruan beragama oleh umat, katanya. "Kepri tertinggi indeks kerukunan umat beragama. Pernah anjlok ke posisi 60. Kini sudah kembali."  

Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq dalam sambutannya, selain menyampaikan hormat dan terima kasih juga mengucapkan tahniah untuk pengurus DMI yang baru dilantik. Semoga pelantikan yang sekaligus Rakerda I DMI berjalan lancar dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat untuk umat. Dengan terbentuknya kepengurusan DMI Tingkat Kabupaten diharapkan pengelolaan masjid di kabupaten ini semakin baik. Bupati kembali mengingatkan perihal pengelolaan zakat, infak, wakaf dan kegiatan lainnya yang sebelumnya sudah disinggung Kakanwil Kemanag. "Banyak kegiatan yang dapat dilakukan oleh DMI, ayo bekerja untuk kemaslahatan umat dan masjid secara khusus." Bupati mengakhir pidatonya dengan membacakan beberapa bit pantun. 

Di bagian akhir acara, memberikan sambutan seorang tokoh masyarakat yang juga mantan Gubernur Kepri dan Bupati Karimu, HH. Nurdin Basirun. Pidato silaturrahim itu lebih banyak memberikan motivasi kepada masyarakat, khususnya kepada pengurus DMI yang baru saja dilantik. Pak Nurdin juga tidak lupa memberikan masukan kepada Pemerintah Provinsi atau Kabupaten. Katanya, jika kita bekerja untuk orang ramai maka kita akan dikenang selamanya. Tidak perlu takut berbuat baik. Begitu antara lain pesannya.***

13 Sep 2022

Pertemuan Bulanan IPHI Kabupaten dan Pengukuhan IPHI Kecamatan

Pertemuan Bulanan IPHI Kabupaten dan Pengukuhan IPHI Kecamatan


ADA yang istimewa pada acara rutin Pertemuan Bulanan Haji, PD IPHI (Pengurus Daerah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia) Kabupaten Karimun edisi September 2022, Ahad (11/09/2022) kemarin. Selain kegiatan rutin pertemuan bulanan seperti biasa, sekaligus disejalankan dengan pelantikan pengurus IPHI Kecamatan, Karimun dan Tebing. Dua kecamatan itu kebetulan sudah melaksanakan musyawarah cabang di kecamatan masing-masing untuk membentuk kepengurusan baru, masa bakti 2022-2027.

Pertemuan Bulanan IPHI kali ini juga berkesempatan dihadiri oleh Bupati Karimun, Dr. H. Aunur Rafiq, S Sos M Si. Dalam kesibukan dan padatnya kegiatan bupati, dia masih menyempatkan hadir pada acara pertemuan bulanan IPHI ini. Begitu padatnya acaranya, dia harus membagi waktu seefektif mungkin. 

Prosesi acara pertemuan diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Mars Kabupaten Karimun dan Mars IPHI dengan dirigen Ibu Hj. Erna. Selanjutnya pembacaan SK (Surat Keputusan) PD IPHI Kabupaten Karimun tentang komposisi dan personalia Pengurus Cabang (PC) IPHI Kecamatan Karimun dan Kecamatan Tebing. Setelah pembacaan SK dan semua pengurus yang disebutkan namanya langsung membentuk barisan di bagian depan Ruangan Balai Haji. Dilanjutkan dengan pelantikan dan pengukuhan oleh Ketua PD IPHI Kabupaten Karimun, H. Haris Fadillah, SAg.

Setelah bupati dan pengurus PD IPHI memberikan selamat kepada seluruh pengurus PC IPHI Kecamatan Karimun dan Tebing, mereka dipersilakan kembali ke tempat duduk yang sudah ditentukan sebelumnya. Acara selanjutnya adalah sambutan dan pengarahan serta tausiah. Sambutan disampaikan oleh Ketua PD IPHI, H. Haris Fadillah, pengarahan disampaikan oleh bupati sementara tausiah disampaikan oleh Al-Ustaz Zulfan Batubara.

Pak Haris Fadillah dalam sambutannya menyampaikan kembali bahwa pertemuan bulanan IPHI adalah setiaphari Ahad pada pekan kedua. Empat kecamatan yang ada di Pulau Karimun secara bergiliran menjadi pelaksana pertemuan ini. Jika ada acara khusus seperti hari ini maka pengurus kabupaten juga terlibat untuk pelaksana. Demikian dia menjelaskan kepada anggota IPHI dan undangan yang hadir di dalam ruangan itu.

Sementara itu Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq dalam pengarahannya menyampaikan beberapa hal. Selain meminta maaf atas keterlambatannya yang disebabkan oleh padatnya kegiatan sebelum sampai di Gedung Balai Haji, Pak Rafiq (demikian dia disapa) menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan kepengurusan PC IPHI Kecamatan Karimun dan Tebing. Dengan terpilih dan dilantiknya pengurus baru ini diharapkan pengelolaan IPHI di kecamatan masing-masing bertambah baik. Pembinaan haji juga semakin mudah. Demikian bupati berharap.

Kepengurus PC Karimun tertuang dalam SK PD IPHI Kabupaten Karimun bernomor 005/S.Kep/PD-IPHI/IX/2022 tanggal 7 September 2022 bersamaan dengan 10 Safar 1444. Ketua Pengurus PC IPHI Kecamatan Karimun diamanahkan kepada H. Aidir yang didampingi H. Syahruddin Bas sebagai Wakilnya. Untuk Sekretaris diperccayakan kepada H. Firman Zulkhaidi didampingi Hj. Nurfitri sebagai Wakil Sekretaris. Sementara untuk bendahara diamanahkan kepada Hj. Hartati dan Hj. Artini Ibrahim sebagai wakilnya. Pengurus Harian ini didampingi 12 seksi bidang tertentu.

Sementara kepengurusan PC IPHI Kecamatan Tebing dengan SK nomor  006/S.Kep/PD-IPHI/IX/2022 tanggal 9 September 2022 bersamaan dengan 12 Safar 1444 terdiri ketuanya H. Wahyu Amirullah yang didampingi oleh H. Muhammad Jahid. Duduk sebagai sekretaris adalah H. Sugito didampingi sebagai wakilnya Hj. Mariani. Untuk bendahara diamanahkan kepada Hj. Rohana dengan Hj. Adriati sebagai wakilnya. Pengurus Harian juga dilengkapi dengan seksi-seksi yang sudah ditentukan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.***

11 Sep 2022

IKA UNRI Kabupaten Karimun Pertama di Kepri

IKA UNRI Kabupaten Karimun Pertama di Kepri


SETELAH sukses melaksanakan Muscab (Musyawarah Cabang) I, IKA UNRI (Ikatan Keluarga Alumni Universitas Riau) hari Sabtu (10/09/2022) lalu di Gedung Nasional Tanjungbalai Karimun, kehadiran IKA UNRI Cabang Kabupaten Karimun akan menjadi IKA UNRI pertama di Provinsi Kepri. "IKA UNRI Karimun akan menjadi IKA UNRI Kepri pertama di provinsi ini." Artinya, IKA UNRI Cabang Kabupaten Karimun merupakan IKA UNRI Kabupaten/ Kota pertama terbentuk di Provinsi Kepri ini. 

Hal itu dikatakan oleh Wakil Ketua IKA UNRI Provinsi Kepri, Dr. Aries Fahriyandy, S Sos M Si ketika membuka Muscab I IKA UNRI Kabupaten Karimun. Aries Fahriyandy yang lebih dikenal dengan sapaan Ujeng hadir sebagai perwakilan IKA UNRI Provinsi Kepri dalam acara Muscab IKA UNRI Karimun. Beberapa orang alumni UNRI yang ada di Karimun ditunjuk dan mendapat mandat dari IKA UNRI Wilayah Kepri untuk membentuk IKA UNRI Cabang Kabupaten Karimun. Arnadi Supaat yang menjadi Ketua IKA UNRI Karimun beberapa waktu lalu sekaligus salah seorang yang mendapat mandat, melaksanakan Muscab Pertama ini bersama beberapa orang panitia lainnya.
 
Sidang Pleno yang dipimpin Arnadi Supaat didampingi Ujeng sebagai perwakilan IKA UNRI Wilayah serta Abdul Gafar sebagai Ketua Panitia Muscab berjalan lancar. Sidang pleno dibuka Arnadi setelah Muscab dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua IKA UNRI Provinsi beragenda antara lain, pengesahan Tatib dan pemilihan Ketua IKA UNRI Kabupaten Karimun periode 2022-2026 yang sekaligus sebagai Ketua Tim Formatur pembentukan kepengurusan IKA UNRI Kabupaten Karimun. 

Setelah Tatib dan mekanisme pemilihan Ketua IKA UNRI disahkan agenda kedua adalah pemilihan ketua yang sekaligus akan menjadi Ketua Tim Formatur pembentukan kepengurusan IKA UNRI Cabang Kabupaten Karimun masa bakti 2022-2026. Ada dua cara yang mengemuka dalam rangka pemeilihan ketua. Pertama diusulkan, kandidat diusulkan oleh Pimpinan Sidang selaku Ketua IKA UNRI awal, Arnadi Supaat. Selanjutnya nama dapat diusulkan oleh peserta Muscab. Kesepakatan akhirnya tercapai, setelah muncul nama Sensissiana sebagai salah satu usul calon ketua. Sekaligus ternyata semua peserta sepakat usul ini. Akhirnya secara aklamasi disepakati calon tunggal ini menjadi Ketua IKA UNRI sekaligus sebagai Ketua Tim Formatur.

Untuk anggota Tim Formatur disepakati selain perwakilan dari IKA UNRI Provinsi, tiga orang dipilih dari peserta dengan membagi tiga kategori anggota, yaitu sebagai pendidik, pejabat (birokrat) dan sebagai perwakilan umum atau swasta. Kriteria ini akhirnya disepakati meskipun ada usul dari salah seorang peserta, agar pembagian keterwakilan itu berdasarkan tahun masuk (angkatan) dengan alasan ini adalah kepengurusan organisasi alumni. Namun sebagian tetap bertahan dengan kriteria pertama. Lalu dipilih satu orang dari pendidik, satu orang dari birokrat dan satu lagi dari perwakilan umum (swasta). Kelima orang Tim Formatur, itu adalah Sensissiana, Aries Fahriyandy, Abd. Gafar, Irwan Rajab dan Muhammad Nsrullah. Mereka diberi waktu selama tujuh hari kerja untuk menyusun kepengurusan Ika Unri Cabang kabupaten Karimun periode 2022-2026.***

5 Sep 2022

PC IPHI Karimun dan Tebing Segera akan Dilantik

PC IPHI Karimun dan Tebing Segera akan Dilantik


SENIN (05/09/2022) siang, bertempat di Ruang Rapat FKUB Kabupaten Karimun dilangsungkan rapat pengurus IPHI Kabupaten Karimun dengan agenda Pembahasan Pertemuan Bulanan IPHI Kabupaten dan Persaiapan Pelantikan Pengurus Cabang (PC) IPHI Kecamatan Karimun dan Tebing. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua PD (Pengurus Daerah) IPHI Kabupaten Karimun, H. Haris Fadillah.

Seperti disampaikan melalui undangan rapat yang ditandatangani oleh Sekretaris PD IPHI, H. Supriadi dan Ketua, H. Haris Fadillah peserta rapat adalah pengurus PD IPHI Kabupaten dan Ketua PC IPHI Kecamatan bersama tiga orang pengurus. "Sesuai undangan, peserta rapat adalah seluruh pengurus PD IPHI dan perwakilan pengurus PC IPHI Kecamatan Karimun dan Tebing." Demikian dijelaskan Sekretaris PD IPHI Kabupaten Karimun, H. Supriadi.

Hasil rapat yang dihadiri sebagian pengurus PD IPHI dan perwakilan PC IPHI Keccamatan Karimun dan Tebing memutuskan beberapa hal, Pertama sepakat membentuk panitia pelantikan PC IPHI Kecamatan Karimun dan Tebing. Kedua menetapkan petugas acara pertemuan bulanan IPHI Kabupaten yang akan disejalankan dengan pelantikan yang akan dilaksanakan pada 11 September 2022. Berkaitan dengan rencana ini juga disepakati akan dilaksanakan gladi bersih pada hari Jumat (09/09/2022) siang.

Keputusan lainnya adalah tentang para undangan yang akan menghadiri acara dimaksud. Selain para anggota IPHI juga ada undangan lainnya seperti para pejabat terkait dengan IPHI Kabupaten dan IPHI Kecamatan yang pengurusnya akan dilantik. Diharapkan acara pertemuan bulanan nanti dihadiri oleh sebagian besar anggota IPHI dan pengurus IPHI sendiri selain para pejabat terkait.

Dalam rapat ini juga dibicarakan rencana melaksanakan kurban pada Idul Ahda 1444 yang akan datang. Sebagaimana sudah disepakati pada rapat pengurus sebelumnya, PD IPHI Karimun pada musim haji yang akan datang merencanakan akan melaksanakan pemotongan hewan kurban. Diharapkan para pengurus atau anggota IPHI menjadi peserta kurban itu nantinya. Daging kurbannya direnancakan akan didistribusikan ke PC IPHI Kecamatan yang di daerahnya tidak ada pemotongan hewan kurban. 

Ketua PD IPHI Kabupaten berharap kegiatan pertemuan bulanan yang disejalankan dengan pelantikan pengurus PC IPHI tersebut akan berjalan dengan aman dan lancar. Indikiasinya, ramainya anggota dan pengurus IPHI yang datang ke acara itu nanti. Demikian disampaikan oleh Ketua PD IPHI Kabupaten, H. Haris Fadillah dalam rapat tersebut.***

1 Sep 2022

FKUB Keluarkan Rekomendasi Pembangunan Wihara Ambara Datta

FKUB Keluarkan Rekomendasi Pembangunan Wihara Ambara Datta


SETELAH melakukan survey lokasi pembangunan Wihara Ambara Datta di Teluk Stimbul, Pasir Panjang, Kecamatan Meral Barat pada Selasa (30/08/2022) lalu, hasil suervey ditindaklanjuti dengan rapat pengurus FKUB, Kamis (01/09/2022) ini. Bertempat di kantor FKUB, Poros, Karimun rapat diadakan dan diikuti oleh hampir semua pengurus. "Beberapa orang minta izin, tidak bisa hadir karena ada pekerjaan lain dalam waktu yang bersamaan," kata Sekretaris FKUB, Endang Sirwahyu saat membuka rapat.

Setelah disampaikan beberapa informasi awal oleh Sekretaris FKUB sebagai pengantar rapat dialnjutkan pengarahan Ketua FKUB yang diwakili seolah salah seorang Wakil FKUB, lalu penyampaian tanggapan dari para pengurus FKUB lainnya. 

Diawali oleh Pak Jonatan, dia menyampaikan harapan agar rekomendasi yang akan diberikan oleh FKUB ini nantinya tidak bermasalah. Oleh karena itu walaupun dia setuju mengeluarkan rekomendasi setuju kalau dokumennya sudah memenuhi syarat. Tapi dia minta agar keputusan memberikan rekomendasi baru diberikan ke Kemenag Karimun sebagai instansi yang akan mengeluarkan rekomendasi setelah satu minggu terhitung hari ini. "Maksud saya agar ada waktu jeda dan memberikan kesempatan masyarakat menanggapi, apakah akan ada keberatan. Jika tidak ada protes misalnya, rekomendasi kita baru diberikan." Begitu dia memberikan saran. 

Giliran berikutnya, Syarkawi yang juga menyatakan setuju dengan alasan, "Ini juga termasuk penyempurnaan manusia di sisi Tuhan," katanya. Lalu kesempatan Suban yang juga menyetujui diberikan rekomendasi pembangunan wihara itu. Berturut-turut memberikan tanggapan antara lain, Bustami, Muhiri, Nurbit dan Setiyono. Pak Setiyono memberikan penjelasan lebih detail perihal pembinaan umat Budha di Pasir Panjang dan Kecamatan Meral Barat pada umumnya. "Umat Budha di sini cukup banyak," jelasnya.  "Sudah tiga tahun yang lalu pembinaan umat Budha dilakukan oleh guru Budha," tambahnya. Guru Budha ini juga menjelaskan bahwa pembangunan wihara ini sudah direspon juga oleh Majelis Agama Pusat." 

Setelah semua anggota diberi kesempatan untuk memberikan tanggapan masing-masing, akhirnya peserta rapat sepakat untuk menyetujui memberikan rekomendasi pembangunan wihara Budha Ambara Datta dengan catatan penyerahannya ditunda satu minggu ke depan. Tanggal suratnya tetap pada hari ini namun baru akan diserahkan seminggu lagi dengan catatan tidak ada masalah yang dapat disimpulkan sebagai keberatan dari masyarakat. Dengan begitu, ada jeda seminggu untuk memberikan ruang kepada masyarakat memberikan respon juga.***

30 Agu 2022

Kunjungan Gubernur Kepri Melihat Percepatan Imunisasi

Kunjungan Gubernur Kepri Melihat Percepatan Imunisasi


KUNJUNGAN kerja Gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad, SE MM dalam rangka Evaluasi dan Percepatan Pelaksanaan BIAN (Bulan Imunisasi Anak Nasional) di Kabupaten Karimun dan Penyerahan Insentif RT-RW se-Kabupaten Karimun berlangsung di dua lokasi. Agenda pertama dilaksanakan di Gedung Nasional,  Tanjungbalai Karimun, penyerahan insentif untuk RT-RW. Acara dihadiri oleh Bupati Karimun dan para undangan lainnya selain rombongan gubernur.

Selesai acara penyerahan insentif RT-RW dilanjutkan acara berikutnya, Evaluasi dan Percepatan Pelaksanaan BIAN di Kabupaten Karimun yang dihelat di Aula Serba Guna SMK Negeri 1 Karimun, Bati Kecamatan Tebing. Acara ini dihadiri oleh para Kepala Sekolah --dari TK hingga SLA-- se-Kabupaten Karimun selain rombongan gubernur dan bupati. Tamap aula dipenuhi para undangan.

Acara di aula Serba Guna diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan doa yang dipandu oleh salah seorang guru. Dilanjutkan dengan sambutan Bupati Karimun, Dr. H. Aunur Rafiq, S Sos M Si dan pengarahan Gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad, SE MM. Acara terakhir presentasi perihal Imunisasi dari Dinas Kesehatan dan Imunisasi menurut MUI yang disampaikan oleh salah seorang pengurus MUI Kabupaten Karimun.

Bupati dalam sambutannya menyampaikan pentingnya imunisasi dan vaksin di kalangan anak-anak sebagai usaha menjaga kesehatan bagi anak-anak. Dia juga memaparkan persentase imunisasi rubella di masyarakat Kabupaten Karimun. "Capaian Kabupaten Karimun sudah di atas capaian nasional, meskipun masih belum tercapai target yang diharapkan," katanya dengan menyebut angka capaian Kabupaten Karimun. Bupati mengucapkan terima kasih kepada gubernur atas perhatian yang sangat besar untuk pelaksanaan imunisasi dan vaksinasi ini.

Sementara Gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad meminta kepada semua pihak untuk saling bahu-membahu untuk mencapai target imunisasi dan vaksinasi di Kepri. "Kita berharap nanatinya bisa mencapai 100 persen atau minimal 95 persen," katanya. Dia berharap Kabupaten Karimun sebagai kabupaten yang sudah cukup maju dapat segera mencapai target provinsi ini. "Kita berharap daerah seperti Batam dan Karimun dengan jumlah penduduk yang cukup besar mampu mencapai target dalam waktu yang tidak lama." Begitu dia meminta kepada semua pihak untuk dapat mewujudkan harapan ini.***

29 Agu 2022

Apel HUT Pramuka ke-61 Kwarcab Karimun

Apel HUT Pramuka ke-61 Kwarcab Karimun


APEL memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka ke-61 Tahun 2022 Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kabupaten Karimun Provinsi Kepri dilaksanakan di Bumi Perkemehan (Buper) Stadion Mini, Tanjungbatu, Kundur. Apel HUT Pramuka tahun ini dilaksanakan di Kecamatan Kundur dengan Kwarran (Kwartir Ranting) Kundur bertindak sebagai tuan rumah sekaligus sebagai panitia pelaksana. Panitia pelaksana ditetapkan oleh Kakwarcab selaku penanggung jawab dalam satu keputusan tentang Panitia Pelaksana dan menunjuk beberpa orang dari Kwarcab untuk menjadi panitia pengarah.

Peringatan HUT Pramuka Kabupaten Karimun diawali dengan Perkemahan Jumat-Sabtu-Minggu (Perjusami) oleh anggota pramuka Kwarran se-Kwarcab Karimun. Tidak semua Kwarran mengirimkan anggota pramuka untuk ikut berkemah. Menurut Kakwarran Kundur, Rahayu Kusrianti, MPd peserta perkemahan hanya berasal dari 6 Kwaran, masing-masing dari Kwarran Kundur, Kundur Barat, Kundur Utara, Belat , Ungar, dan Durai. "Terdiri dari 6 kwarran dengan jumlah peserta sebanyak 617 orang anggota pramuka," jelas Bu Yanti mantan Camat Ungar itu. Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa nama kegiatan perkemahan ini adalah Perkemahan Besar dan Peringatan Hari Pramuka ke-61 Tahun 2022 Kwarcab Karimun yang dibuka secara resmi oleh Ketua Harian Kwarcab karimun, Dr. Moh. Firmansyah, MSi.

Kegiatan perjusami yang dimulai pada hari Jumat (26/08/2022) berlangsung selama tiga hari sampai malam Ahad (28/08/2022) dengan upacara api unggun yang dipimpin oleh Kakwarran Kundur, Kak Rahayu Kusrianti. Apel Memperingati HUT ke-61 Pramuka Kwarcab Karimun dengan Pembina Upacara, Wakil Bupati Karimun yang juga selaku Ketua Umum Kwarcab pramuka Kabupaten Karimun, H. Anwar Hasyim dilaksanakan Ahad pagi. Peserta upacara terdiri dari peserta perjusami ditambah undangan lainnya seperti perwakilan dari Kwarcab dan pewakilan dari beberapa pembina yang ada se-Kabupaten Karimun.

Apel peringatan diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dilanjutkan laporan pemberian piagam penghargaan kepada beberapa orang pembina dan andalan cabang dan ranting yang diberikan oleh Kakwarda (Ketua Kwartir Daerah) Provinsi Kepri. Pembina Upacara juga memberikan amanat dengan membacakan amanat Kakwarnas, Budi Waseso.

Dalam pengarahannya Wakil Bupati mengajak semua anggota pramuka untuk terus mengabdi sesuai kemampuan dan kesempatan kita. Setiap kita tentu ada waktu untuk berbuat kebaikan. Mengabdi tiada henti adalah sikap anggota pramuka yang harus terus dijalankan. Anggota pramuka itu tidak pernah mengeluh dalam mengatasi persoalan. Anggota selalu siap sedia kapan dan dimana saja. Mari kita aktif dan melakukan kebajikan untuk kepentingan bersama. Begitu pesan-pesan Pembina Upacara pada apel HUT Pramuka ke-61 di Buper Stadion Mini, Tanjungbatu.

Acara ditutup dengan penampilan berbagai atraksi oleh para anggota pramuka di beberapa pangkalan se-Kwarran Kundur. Mereka menampilkan berbagai atraksi seperti tari, silat dan beberapa penampilan seni lainnya. Para undangan tampak antusias menyaksikan berbagai atraksi yang dipersembahkan oleh anggota pramuka.***

19 Agu 2022

Rakor Tim Pakem Kabupaten Karimun

Rakor Tim Pakem Kabupaten Karimun


UNTUK menjaga kondusivitas daerah Karimun khususnya dan Indonesia secara umum, Tim Pakem (Pengawas Aliran Kepercayaan dan Keagamaan dalam Masyarakat) Kabupaten Karimun yang diketuai oleh Kejaksaan Negeri Karimun melaksanakan rapat koordinasi hari Kamis (18/08/2022) kemarin. Rapat diikuti oleh anggota Tim Pakem Tingkat Kabupaten antara lain Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Karimun, Badan Intelijen Daerah, Pimpinan Satuan Intel dari Plori dan TNI (AD, AU dan AL) Kabupaten Karimun. Juga hadir mewakili Ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia) dan FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Kabupaten Karimun.

Bertempat di aula Kejaksaan Negeri Karimun Rapat Koordinasi berjalan dengan lancar. Kasi Intel Kejaksaan Negeri Karimun, Pak Rezi yang memimpin rapat membuka dengan menyampaikan agenda rapat dan mengabsen peserta rapat. "Kita chek dulu peserta yang sudah hadir ya Pak," katanya dengan memanggil setiap perwakilan yang diundang, apakah sudah datang atau belum. Lalu menyampaikan agenda dan tujuan rapat dilaksanakan.

Selanjutnya pimpinan rapat memberikan kesempatan setiap perwakilan untuk menyampaikan masalah isu-isu aliran kepercayaan dan keagamaan yang ada di Kabupaten Karimun. Giliran pertama diberikan kepada Kesbangpol sebagai lembaga yang mengurus masalah kesatuan bangsa dan politik di daerah ini.
Menurut penjelasan perwakilan Kesbangpol, di Karimun ada dua yang selalu dipantau yaitu Syiah dan Wahabi Salafi (dalam Islam). "Selain Syiah dan Wahabi/ Salafi boleh jadi juga ada aliran yang lain, tapi kita belum mengetahui. Atau juga ada yang di luar Islam, seperti aliran dalam Kristen," katanya. Dia mengingatkan pentingnya pengawasan ini agar keamanan tetap bisa terjamin.

Tentang Syiah sendiri, menurut penjelasan pimpinan rapat, memang belum ada larangannya. "Nanti Kemenag atau MUI dapat memberikan penjelasan lebih detail," katanya. Selanjutnya berturut-turut pimpinan rapat memberikan kesempatan untuk menyampaikan permasalahan aliran dalam keagamaan ini. Diawali oleh BIN Daerah yang mengatakan, "Sebaiknya kita harus terus waspada dan secara khusus di medsos. Kita banyak membaca tentang aliran dalam Islam yang intoleran karena masih kampanye di medsos tentang khilafah, misalnya." Demikian perwakilan BINDA menjelaskan. 

Berturut-turut pimpinan rapat memberikan kesempatan untuk berbicara antara lain dari Intel AL yang kembali menyebut masalah Syiah. Kata Intel AL, sepertinya mereka ada kebiasaan yang berbeda yang tak sesuai dengan Islam secara umum di daerah ini. Maka harus waspada karena akan menimbulkan keresahan dari masyarakat lainnya. Dia juga menyebut masalah Wahabi yang boleh jadi sudah menyusup ke berbagai lini bahkan ke pendidikan. Sementara dari Intel Polres, juga kembali menyebut tentang Syiah yang setiap tahun selalu ada gejolak. Katanya, MUI belum berfatwa sesat dan belum ada aturan larangan. "Jadi, kita agak susah akan melarangnya."

Perwakilan Disdik Karimun pertama mengusulkan agar perwakilan SLTA yang ada di Kabupaten Karimun juga diikutsertakan dalam tim ini. Kalau Disdik Kabupaten Karimun hanya mengelola Paud, TK, SD dan SMP. "Oleh karena itu sebaiknya libatkan Cabdis Provinsi," usulnya. Yang pasti Disdik akan terus mengawasi peserta didik dari kemungkinan sekolah terbawa aliran penyimpangan. Demikian penjelasan dari perwakilan Disdik. Lalu dari FKUB, dia minta semua orang terutama yang ada di tim Pakem untuk membedakan keagamaan dan kepercayaan. Harus dibedakan yang dilarang dan tidak. Apa tugas kita, pengawasan, tindakankah atau pembinaan. Perlu kejelasan objek pengawas, dan harus ada jadwalnya. Demikian anrara lain disampaikannya.

Di bagian akhir memberikan penjelasan dari Kemenag, yang langsung dihari oleh Kakankemenag, Jamzuri. Kata Kakankemenag, haruslah jelas tugas Tim Bakor Pakem. Tentang Syiah, meskipun belum dinyatakan sesat tapi meresahkan, harus diantisipasi. Tugas awal, pengawasan, lalu pembinaan dan penindakan haruslah dilaksanakan dengan baik. Begitu dia menjelaskan. "Kita ingin daerah kita ini aman dan tenteram khusus dari sisi agama."

16 Agu 2022

Zikir dan Doa Memperingati HUT RI

Zikir dan Doa Memperingati HUT RI


KEMENTERIAN Agama (Kemenag) Kabupaten Karimun Selasa (16/08/2022) satu hari menjelang Peringatan HUT RI (Hari Ulang Tahun Republik Indonesia) melaksanakan acara Zikir dan Doa Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-77 Kabupaten Karimun yang disejalankan juga dengan doa Hari Lahir Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq. Kegiatan Zikir dan Doa dilaksanakan di Aula Kankemenag Kabupaten Karimun. Dihadiri oleh Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq, para tokoh agama, para Ibu-ibu pengajian serta santriwan-santriwati Pulau Karimun serta pegawai Kantor Kemenag sendiri.

Acara diawali dengan zikir yang langsung dipimpin oleh Kepala Kantor Kemenag, H. Zamzuri dengan beberapa orang pegawai Kemenag sebagai pimpinan zikir dan doa. Selama setu jam lebih kegiatan zikir dan doa bergema di aula Kemenag yang dipenuhi oleh Ibu-ibu dan Bapak-bapak serta para santri dari beberapa sekolah yang ada di Pulau Karimun. Di atas panggung dan di lantai aula semua peserta zikir dan doa duduk bersila sambil membaca zikir dengan khusyuk.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun, H. Jamzuri M. Noor memberikan sambutan setelah zikir dan doa selesai. Dalam sambutannya Pak Jam menjelaskan bahwa dilaksanakannya zikir dan doa ini ditujukan untuk mendoakan Bangsa Indonesia yang memperingati kemerdekaan yang ke-77 pada 17 Agustus 2022. "Kita berharap bangsa kita tetap aman, masyarakatnya bersatu dan sejahtera serta kokoh dan kuat menjaga NKRI." 

Lebih jauh Kakankemenag mengatakan bahwa peringatan HUT RI tahun ini adalah peringatan setelah bangsa Indonesia berangsur melewati musibah covid-19. Sesuai tema HUT RI tahun ini, Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat diharapkan semoga Indonesia segera pulih dari serangan covid dan musibah lainnya dan akan menjadi negara yang lebih kuat menahan segala cobaan. "Mari kita doakan bangsa dan negara kita, sekaligus mendaoakan pemimpin kita di Kabupaten Karimun, Bapak Bupati yang pada hari ini adalah peringatan Hari Lahirnya. Semoga Bupati dan keluarga sehat selalu dan sukses dalam melaksanakan tugas," katanya.

Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq dalam sambutannya, pertama-tama mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang menggagas kegiatan Zikir dan Doa dalam rangka HUT RI ke-77 Kabupaten Karimun ini. Secara khusus dia menyampaikan rasa terima kepada Kemenag Kabupaten Karimun yang menyelanggarakan acara ini. "Seingat saya setiap tahun Kantor Kemenag selalu mengadakan acara ini. Terima kasih saya ucapkan yang telah mendoakan bangsa dan negara serta mendoakan kami dan keluarga. Semoga Karimun menjadi daerah yang baldatun thoyyibatun warobbun ghofur," katanya.

Zikir dan Doa memperingati HUT RI ke-77 Kabupaten Karimun berjalan dengan lancar. Seluruh peserta hanyut dengan bacaan-bacaan kalimah thoyyibah dan zikir yang dibaca. Masing-masing mengikuti bacaan yang dibacakan oleh pimpinan doa dan zikir. Dengan khidmat penuh haru semuanya ikut membaca. Selamat HUT RI, semoga segera pulih dari covid dan bangkit dengan penuh kekuatan yang ada.***

10 Agu 2022

Menolak Syiah untuk Mengajak Kembali Bersama

Menolak Syiah untuk Mengajak Kembali Bersama


SENIN (08/08/2022) malam itu dilaksanakan satu acara penting. Tapi mungkin tidak penting bagi semua orang. Apa lagi bagi saudara-saudara kita di sebelah 'sana'. Justeru dianggapnya acara ini buruk. Buruk bagi mereka. Acaranya dibuat di rumah suci, masjid megah kabupaten. Masjid Agung, simbol Islam kabupaten Karimun.

Baik atau tidak baik, bagi muslim Kabupaten Karimun secara umum yang akidah keislamannya adalah menganut faham Ahlussunnah Waljamaah (Aswaja) maka faham yang tidak sesuai ini tidak bisa diterima oleh semua muslim Aswaja. Sangat bertentangan dengan keyakinan yang ada.

Lalu pada sepertiga Muharram setiap tahun, penganut faham di sana itu selalu mengadakan acara. Dengan mendompleng penanggalan Hijriyah, tanggal Asyura mereka melakukan kegiatan. Terkadang tidak hanya melakukan secara intern, tapi mengajak (menginformasikan juga) orang-orang di luar negeri. Inilah yang tidak dapat diterima oleh penentang faham itu.

Maka dihelatlah satu acara pada malam Selasa lalu itu. Dengan titel acara Pernyataan Sikap Menolak Syiah Karimun para pemegang teguh Aswaja melaksanakan magrib bersama di Masjid Agung. Lalu, setelah salat magrib diadakan acara yang sengaja dibuat singkat itu. Hanya menjelang Isya.

Setelah pencerahan oleh beberapa orang tokoh agama tentang bahaya faham Syiah, lalu disampaikan beberapa pernyataan. Diwakili oleh salah seorang ustaz, dibacakanlah beberapa pernyataan sikap yang isinya menentang keberadaan faham Syiah di Bumi Berazam. Pernyataan lainnya adalah pernyataan ucapan terima kasih kepada Pemerintah yang dapat mengendalikan kegiatan Syiah untuk terciptanya rasa aman di Kabupaten Karimun.

Tentu saja, pokok utama dari penentangan ini adalah bagaimana saudara-saudara kita yang dinilai menyimpang itu kembali ke jalan yang sama dengan masyarakat muslim pada umumnya di Kabupaten Karimun. Jika faham itu tetap menjadi potensi akan terjadinya keributan di sini, sebaiknya mereka kembali saja ke akidah awal mereka sebelum mereka menganut faham yang sekarang. Jika tidak, toh mereka boleh mendirikan agama sendiri tanpa menyebut dirinya muslim. Jika masih menyebut dirinya muslim, kembali saja kepada muslim sebenarnya.***
*Juga di mrasyidnur.gurusiana.id

5 Agu 2022

Rapat Koordinasi Antisipasi Kegiatan Syiah

Rapat Koordinasi Antisipasi Kegiatan Syiah


BERTEMPAT di ruang rapat Mawar Merah, Lantai 3 Kantor Bupati Karimun, Poros, Jumat (05/08/2022) pagi dilaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) oleh Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Karimun selaku Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Karimun. Rapat dihadiri oleh Wakil Bupati, sekaligus memimpin rapat. Peserta rapat lainnya, dari perwakilan Pimpinan Forkopimda Kabupaten seperti dari Polres, Kodim dan Lanal Kabupaten Karimun. Hadir juga yang mewakili Kakankemenag Kabupaten serta beberapa ketua ormas.

Agenda Rakor adalah Mengantisipasi Aktivitas Syiah Kabupaten Karimun bersempena peringatan asyura tahun 1444 (2022) yang jatuh pada 8 Agustus ini. Berdasarkan informasi yang diperoleh oleh Intel Polres Karimun, disebutkan bahwa pada 10 Muharam ini akan ada kegiatan di Yayasan Nainawa yang menaungi aliran Syiah Kabupaten Karimun. Dikhawatirkan akan terjadi penolakan kembali oleh masyarakat muslim seperti pernah terjadi beberapa tahun yang lalu.

Wakil Bupati Karimun yang memimpin rapat menjelaskan di awal membuka rapat bahwa aliran Syiah Karimun selalu menimbulkan masalah dan selalu mendapat pertentangan dari masyarakat muslim di sini. "Kita perlu mengantisipasi ini agar Karimun tetap kondusif. Investor akan ragu dan tak mau datang ke sini jika Karimun tidak aman." Demikian Wakil Bupati menjelaskan kepada peserta rapat. Oleh karena itu dia minta dalam rapat ini ada usul-saran peserta, bagaimana sebaiknya kita agar keamanan tetap terjaga. 

Sebelumnya, Kepala Kantor Kesbangpol, Jefridin menjelaskan kepada peserta rapat bahwa Syiah Karimun mulai hadir di sini pada tahun 2006. Sedikit demi sedikit mereka mengembangkan fahamnya dengan membawa nama Islam. "Pada tahun 2018 mereka melaksanakan kegiatan yang mendatangkan orang dari luar Karimun. Kegiatan itu mendapat tentangan dari masyarakat muslim lainnya. Kita ingat beberapa waktu lalu itu terjadi penolakan yang hebat sehingga hampir menimbulkan keos." Begitu Pak Jefridin menjelaskan. 

Dari perwakilan MUI ikut memberikan tamabahan penjelasan, bahwa atas kegiatan-kegiatan Syiah yang menyebut sebagai beragama Islam tapi banyak bertentangan dengan akidah Islam, maka atas usulan ormas Islam, MUI pernah mengusulkan aliran Syiah Karimun adalah aliran sesat. "MUI Kabupaten Karimun sudah pernah mengusulkan untuk minta fatwa sesat ke MUI Provinsi Kepri sekitar tahun 2014 lalu. Tapi fatwa itu tidak pernah dikeluarkan oleh MUI Provinsi." Demikian dijelaskan oleh salah seorang pengurus MUI yang hadir dalam rapat.

Rapat menyepakati bahwa pihak-pihak tertentu seperti Kemenag, MUI dan pihak lainnya agar mengadakan pendekatan kepada pengurus yayasan Nainawa dan penganut Syiah agar tidak melakukan aktifitas yang dapat menimbulkan pertentangan dari masyarakat lainnya. Dijelaskan dalam rapat ini bahwa pada tahun 2019 Ormas Islam yang difasilitasi oleh MUI sudah pernah meminta kepada Bupati Karimun agar Syiah Karimun dalam setiap kegiatannya cukup melaksaakannya di instern saja. Tidak perlu mengundang orang luar, termasuk dari Luar Negeri. Dengan itu, keamanan Karimun tetap dapat terpelihara dan Syiah sendiri dapat melakukan keyakinannya di internnya sendiri.*** (Catatan M. Rasyid Nur)

30 Jul 2022

Ketua PD IPHI Karimun: Pertemuan Bulanan Haji Kita Laksanakan Agustus Nanti

Ketua PD IPHI Karimun: Pertemuan Bulanan Haji Kita Laksanakan Agustus Nanti


INILAH, setelah meredanya covid-19 aktifitas pertemuan bulanan haji akan kita mulai. Sekaligus karena jamaah haji juga sudah kembali, kita sejalankan. Pertemuan bulanan haji akan kembali kita mulai pada Agustus nanti. Demikian antara lain salah satu keputusan Rapat Pengurus IPHI (Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia) Kabupaten Karimun pada rapat pengurus yang dilaksanakan Jumat (29/07/2022) siang di ruang rapat Kantor FKUB Kabupaten Karimun. Rapat yang dihadiri oleh pengurus harian dan ketua-ketua bidang, itu membicarakan beberapa agenda.

Rapat dibuka dan dipimpin oleh Ketua PD IPHI, H. Haris Fadilah yang juga dihadiri Sekretaris Umum, H. Sufriadi dan beberapa orang pengurus harian. Setelah mendata peserta yang hadir, Ketua PD IPHI membuka rapat dengan menyampaikan beberapa agenda yang akan dibahas. "Agenda utama yang akan kita bicarakan adalah rencana pertemuan bulanan haji yang sudah tertunda disebabkan covid-19," jelas Pak Haris. Dia minta untuk pertemuan bulan Agustus 2022 nanti tidak ditunda lagi.

"Untuk pertemuan bulan Agustus kita rencanakan akan dilaksanakan pada Ahad, 14 Agustus 2022," katanya. Pak Ketua sekaligus menjelaskan bahwa yang akan menjadi tuan rumah atau pelaksana adalah PC IPHI Kecamatan Karimun. "Itulah sebabnya Ketua PC Karimun kita undang dalam rapat ini." Pak Haris sekaligus memperkenalkan dua orang pengurus IPHI Kecamatan Karimun yang baru saja dipilih sebagai Penggantian Antar Waktu (PAW) keperngurusan yang kosong.



Untuk acara pertemuan bulan Agustus nanti disejalankan dengan peringatan Tahun Baru Hijriyah 1444 dan penyambutan jamaah haji Kabupaten Karimun musim haji 1443 yang baru saja kembali dari Tanah Suci. "Kita sepakati untuk mengundang semua jamaah haji yang baru kembali. Khusus yang berada di Pulau Karimun diharapkan untuk hadir semuanya yang 55 orang itu. Untuk jamaah di luar Pulau Karimun (21 orang) kita undang tapi tergantung kesempatan dari mereka." Dijelaskannya juga bahwa undangan akan dibuat oleh PD IPHI dan disebarluaskan oleh PC IPHI ke anggota dan pengurusnya.
 
Agenda lainnya yang dibicarakan adalah rencana pemotongan hewan kurban di IPHI. "Sebagian pengurus sudah berkurban di tempat masing-masing. Saya ingin kita juga melaksanakan pemotongan hewan kurban di PD IPHI. Kita laksanakan di Gedung Balai Haji nanti. Dagingnya bisa kita salurkan ke PC IPHI yang mungkin tidak melaksanakan pemotongan hewan kurban." Demikian Ketua menyampaikan perihal rencana pemotongan hewan kurban di kalangan PD IPHI Kabupaten Karimun.



Untuk agenda ini disepakati tahun 1444 nanti pengurus akan mengelola pemotongan hewan kurban. Dihahrapkan pengurus mendaftar di panitia yang akan dibentuk. Uang kurbannya bisa dengan cara cicil atau menabung sejak awal tahun atau bisa juga dengan sekaligus nanti menjelang bulan Zulhijjah. Jika satu lembu untuk tujuh orang dengan perkiraan uangnya 3.6 jt, uang itu bisa diangsur misalnya 300 rb per bulannya. Disepakati juga, jika tabungan kurbannya menjelang akhir tahun belum cukup dapat dilanjutkan untuk tahun berikutnya. ***

27 Jul 2022

Jamaah Haji Kabupaten Karimun Sudah Kembali

Jamaah Haji Kabupaten Karimun Sudah Kembali

SEBANYAK 76 orang Jamaah Haji (JH) asal Kabupaten Karimun sudah kembali dari Tanah Suci setelah menunaikan ibadah haji. Mereka tiba di debarkasi Batam Selasa (26/07/2022) siang sekitar pukul 12.45 WIB. Setelah melalui dan menyelesaikan prosedur kepulangan JH di Bandara dan Asrama Haji Batam, para JH yang tergabung dalam keloter satu, gabungan JH Kabupaten/ Kota se-Provinsi Kepri dilepas pulang ke daerah masing-masing oleh pihak Pemda Provinsi Kepri. JH asal Kabupaten Karimun meninggalkan Batam menuju daerah masing-masing menjelang sore. 

Seperti disampaikan oleh Panitia Penjemputan JH Kabupaten Karimun, kepulangan JH Kabupaten Karimun dari Batam dibagi menjadi dua bagian dengan dua kapal yang akan membawa mereka ke daerah masing-masing. "Sebanyak 55 orang JH akan dibawa oleh kapal Mikonata dengan tujuan Pulau Karimun. Sementara 21 orang lainnya naik kapal Karunia Jaya dengan tujuan Moro, Durai dan Pulau Kundur." Demikian dijelaskan oleh Kakankemenag, Jamzuri selaku Staf Pelaksana Haji Kabupaten Karimun saat menjemput JH Kabupaten Karimun di Batam. "Mereka alhamdulillah dalam keadaan sehat," tambahnya. 

Kepulangan jamaah haji asal Pulau Karimun yang merupakan jamaah dari beberapa kecamatan di Pulau Karimun
disambut langsung oleh Bupati Karimun, H.  Aunur Rafiq, Wakil Bupati Karimun, H.  Anwar Hasyim dan Sekda Karimun, H. Muhammad Firmansyah serta segenap pejabat dan masyarakat Pulau Karimun. Mereka sudah menanti di Pelabuhan Karimun karena sudah tidak sabar menanti kepulangan jamaah terutama keluarga masing-masing. Acara peyambutan sendiri dipusatkan di Masjid Baitul Karim Kecamatan Karimun. Bupati dan masyarakat lainnya menunggu di masjid karena akan ada acara penyambutan khusus dari Pemda.

Pada kesempatan penyambutan itu Bupati Karimun menyatakan rasa syukurnya atas kepulangan 76 orang JH Kabupaten ke pangkuan daerah dengan selamat dan sehat. "Alhamdulillah para jamaah haji asal Karimun sudah kembali dengan selamat dan sehat walafiyat,” ujarnya di depan hadirin yang memenuhi masjid saat pelaksanaan upacara penyambtan. "Saya tahu kalau Bapak-bapak dan Ibu-ibu haji sudah tak sabar. Ingin segera sampai di rumah. Saya tidak akan lama-lama berbpidato," katanya sambil tersenyum. 

Mengingat ketibaan JH sudah hampir mendekati waktu isya maka acara penyambutan dilaksanakan sebenatr menjelang isya, lalu solat berjamaah dan acara penyambutan dilanjutan setelah selesai solat isya. Begitu sampai di Karimun, jamaah haji langsung dibawa ke Masjid Baitul Karim untuk melaksanakan shalat sunah dan Isya secara berjamaah. Para penjemput sendiri juga ikut berjamaah solat isya.

Prosesi acara penyambutan diawali dengan laporan dari Kakankemenag selaku Staf Pelaksana Haji Kaupaten Karimun, dari Pak Jamzuri. Lalu kesan dan pesan dari salah seorang JH yang disampaikan langsung oleh Ketua Rombongan Haji. Mewakili seluruh JH dia menyampaikan terima kasih kepada Pemda Karimun. Termasuk kepada Kemenag dan IPHI Kabupaten Karimun. Di sisi lain dia juga menyampaikan permintaan maaf dari seluruh JH jika ada kesalahan dan kekurangan.

Sementara Bupati dalam pidato pengarahannya juga menyampaikan permintaan maaf Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Karimun jika pelayanan yang diberikan kepada JH masih ada yang kurang. Pemerintah sudah berusaha memberikan yang terbaik untuk kelancaran dan kenyamanan para haji-hajjah untuk berangkat menunaikan haji. "Tapi jika masih ada yang belum memuaskan, Pemerintah mewakili masyarakat meminta maaf. Semoga Bapak-Ibu Haji-Hajjah menjadi haji yang mabrur dan mabrurah," katanya menutup sambutan.***

23 Jul 2022

Wabup Pimpin Rapat Persiapan Penyambutan Jamaah Haji

Wabup Pimpin Rapat Persiapan Penyambutan Jamaah Haji


SABTU (23/07/2022) pagi bertempat di Ruang Rapat Cempaka Putih, Kantor Bupati Karimun dilaksanakan rapat dengan agenda persiapan penyambutan jamaah haji Kabupaten Karimun. Rapat yang dipimpin oleh Asisten II, Sularno dihadiri oleh Wakil Bupati Karimun, H. Anwar Hasyim. Tampak hadir juga Kakankemenag Kabupaten Karimun, H. Jamzuri, Kabag Kesra dan Keagamaan, Baginda Malim Siregar, para Kepala OPD terkait serta para undangan lainnya. 

Sularno di awal membuka rapat mengatakan, setelah Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Karimun berangkat pada 14 Juni lalu, insyaallah mereka akan kembali dan sampai di Batam pada Selasa, 26 Juli 2022 nanti. Katanya, informasi dari Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kankemenag Karimun menjelaskan bahwa kedatangan jamaah haji nanti diperkirakan masih siang. Sekitar pukul 12.15 WIB. Untuk itu mungkin bisa langsung pulang setelah proses kedatangan sudah selesai. 

Wabup dalam pengarahannya di awal rapat mengatakan bahwa kepulangannya ke Karimun tentu melihat keadaan nanti. Apakah bisa langsung pulang ke rumah setelah menyelesaikan urusan di debarkasi Batam, atau boleh jadi harus bermalam, dilihat keadaan nanati. "Saya minta kita buat dua alternatif, langsung pulang atau bermalam untuk persiapan ini." Arahan Wabup jika bisa langsung pulang maka kita harus menyiapkan segala sesuatunya sesuai kebutuhan. Siapa yang menunggu atau menjemput ke Batam, siapa yang menyambut di Pelabuhan Karimun dan menyambut di masjid sebagai tempat upacara penyambutannya. Beitu dia mengarahkan.

Pimpinan rapat menjelaskan bahwa akan dibentuk tiga tim penyambutan, di Batam, di pelabuhan dan di Masjid Baitul Karimun sebagai tempat yang akan dipakai melaksanakan acara penyambutannya nanti. Info akan ada antigen secara acak atau semuanya serta segala prosesi wajib yang mesti dilalui juga akan memakan waktu. Itu juga harus diperhitungkan. Maka perlu diantisiapsi semua itu. Berapa lama diperlukan proses itu dan apakah bisa langsung ke Karimun atau bermalam. Semua kemungkinan harus dipersiapkan. Demikian Wabup mengingatkan. 

Sesuai hasil rapat tempat penyambutan insyaallah di masjid Baitul Karim Kecamatan Karimun. Maka pengaturan parkir diminta Dishub dan Kepolisian untuk mengatur megingat area parkir yang terbatas. Jika perlu rekayasa jalan, maka itu harus dilakukan. Untuk kepulangan jamaah haji Kabupaten Karimun  sebanyak 55 orang dari Batam ke Karimun akan menggunakan kapal Mikonata 89.  Itu jamaah khusus yang berada di Pulau Karimun dan sekitarnya. Sedangkan  jamaah dari Kundur, Moro dan Durai  sebanyak 21orang akan menggunakan kapal tersendiri, Karunia Jaya. Demikian penjelasan dari Kabag Kesra dan Keagamaan, Baginda. Rapat berakhir pukul 11.20 setelah pimpinan rapat memberikan kesempatan semua peserta rapat yang ingin memberikan saran atau masukan.***

15 Jul 2022

Gubernur Kepri Resmi Buka MTQ

Gubernur Kepri Resmi Buka MTQ


BERTEMPAT di Astaka Utama, halaman Masjid Agung Baitul Makmur, Anambas Kamis (14/07/2022) pagi kemarin Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, SE MM telah membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-9 Provinsi Kepri tahun 2022. Dihadiri oleh seluruh Bupati/ Wali Kota --atau wakilnya-- se-Provinsi Kepri serta para undangan, upacara Pembukaan MTQ Provinsi Kepri berlangsung semarak. Menghadirkan juga penyanyi dari Ibu Kota, Jakarta, alumni Indonesian Idol. Pagi sebelum pembukaan resmi, terlebih dahulu dilaksanakan Pawai Taaruf Kafilah se-Provinsi Kepri.

Prosesi acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan, Indonesia Raya. Lalu pembacaan ayat-ayat suci alquran oleh qori, Abdullah Fikri. Dilanjutkan penayangan film pembangunan Kepri dan laporan oleh Panitia Pelaksana MTQ ke-9 Provinsi. Lalu ada juga sambutan Sekapur Sirih dari tuan rumah, Bupati Kepulauan Anambas. Terakhir pengarahan dari Gubernur Kepri, Ansar Ahmad yang sekaligus membuka secara resmi MTQ ke-9 Tingkat Provinsi Kepri tahun 2022.

Dalam pengarahannya Gubernur Kepri mengingatkan bahwa perhelatan MTQ tidak semata mengejar juara. Selain melahirkan para juara juga perlu kualitas penyelenggaraannya. Silaturrahim yang terjalin pada momen MTQ adalah satu hal perlu dijaga. Kata Ansar Ahmad, "Kualitas MTQ selain hasil juga proses." Pernyataan yang disampaikannya saat pelantikan Dewan Hakim, malamnya diingatkannya kembali pagi saat pembukaan ini. 

Dia mengingatkan Dewan Hakim  (DH) adalah bagian proses pelaksanaan yang harus membuat pelaksanaan MTQ ini menjadi berkualitas. Untuk itu dia meminta agar DH dan semua pihak melaksanakan tugas dengan baik dan berftanggung jawab. Terkhusus kepada DH dia meminta untuk berlaku arif, jujur dan bertanggung jawab dalam memberikan penilaian kepada peserta. Panitia yang sudah bekerja keras untuk suksesnya pelaksanaan MTQ kiranya juga melakukan tugas dan tanggung jawabnya dengan sebaik-baiknya. 

Gubernur meminta agar bekerja sebagai sebuah tim. Tidak bekerja sendiri. Pekerjaan berat melaksanakan MTQ seperti ini tentu bukan pekerjaan mudah. Tidak akan selesai oleh satu-dua orang saja. Harus melibatkan banyak orang. Itulah tim yang solid yang akan menjadikan pelaksanaan ini menjadi sukses. Begitu antara lain Gubernur Kepri memberikan pengarahannya.

Berkaitan dengan tugas hakim, dia menyatakan yakin bahwa DH akan mampu melaksanakan tugas dengan baik. DH juga akan memperhatikan kode etik dan peraturan penilaian dalam melaksanakan tugasnya. DH berkualitas, jujur dan bertanggung jawab, adalah syarat dalam melaksanakan tugas ini. Gubernur dengan tegas meminta semua pihak, khususnya DH untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.

Hal lain yang dia ingatkan adalah bahwa tugas DH bersifat final. Oleh karena itu harus cermat dan jujur serta tanggung jawab. Gubernur mengingatkan, LPTQ perlu memberi perhatian penuh untuk pelaksanaan MTQ ini. "Ikuti perkembangan teknologi," tegasnya. Ini tentu berkaitan dengan akuntabilitas hasil pelaksanaannya nanti.***

6 Jul 2022

Ikut HUT Bhayangkara di Polres Karimun dapat Menyimak Amanat Presiden di Jakarta

Ikut HUT Bhayangkara di Polres Karimun dapat Menyimak Amanat Presiden di Jakarta


ADA yang istimewa pada momen peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-76 Tahun 2022 yang digelar di Mapolres Karimun, Selasa (05/07/2022) semalam. Meskipun upacaranya di halaman Mapolres Karimun, Kepri tapi serasa ikut apel di Jakarta. Penyebabnya karena pada acara Apel HUT Bhayangkara dan Syukuran, ini disejalankan secara virtual mengikuti apel HUT yang sama yang dilaksanakan di Ibu Kota Negara sana. Inspekturnya sudah pasti presiden. 

Kegiatannya sendiri diawali dengan apel bersama dengan unsur TNI-Polri, Pemda, pimpinan Ormas dan instansi terkait. Melalui layar lebar peserta upacara di Mapolres Karimun merasakan ikut upacara yang sama yang dilaksanakan oleh jajaran kepolisian di Jakarta. Ketika MC di Jakarta mengatakan 'hadirin dimohon berdiri' maka para undangan yang duduk di kursi undangan saat apel itu juga ikut berdiri. Dan ketika presiden memberikan amanat untuk peserta di Jakarta sekalian peserta apel di Kabupaten Karimun ikut menyimak amanatnya.

Sehabis amanat presiden di Jakarta itulah seluruh peserta upacara di mapolres Karimun dipandu oleh MC-nya untuk melaksanakan tata tertib acara yang sudah disusun di sini pula. Salah satu mata acara yang disampaikan oleh MC adalah pemberian penghargaan kepada personel Polri yang berhasil meraih berbagai prestasi. Berbagai pencapaian yang telah diraih jajaran Polres Karimun itulah yang mendapat apresiasi tidak hanya Kapolres, AKBP Toni Pantano tapi juga datang dari Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq.

Penghargaan itu tentu saja untuk memberikan motivasi dan semangat agar terus berdedikasi memberikan pengabdian kepada masyarakat di Kabupaten Karimun. Itu salah satu pernyataan bupati saat memberikan pengarahan. Pak Rafiq mengatakan bahwa wilayah Kabupaten Karimun yang berada di kawasan perbatasan dan terluar sekaligus berdekatan dengan dua negara tetangga, tentu memerlukan kerja keras untuk menjaganya agar tetap kondusip. Secara jelas bupati menyebut masalah narkoba yang yang selalu menajdi masalah di Negeri Berazam ini. 

Bupati menjelaskan bahwa peluang peredaran narkoba di Karimun cukuplah tinggi. Untuk itu diperlukan kerja keras dan kerja sama semua pihak agar bisa mencegah peredarannya. Sebagai daerah transit narkoba sebelum beredar ke daerah lain, Karimun sudah pasti sangat rentan sebagai daerah yang diincar bandar untuk mengedarkan narkoba. Begitu orang nomor satu itu mengingatkan.

Tentang amanat Presiden yang secara langsung dapat disimak oleh semua peserta apel juga menjadi perhatian tentunya. Ketika presiden mengingatkan Polri yang harus semakin maju dan Presisi dalam mengemban amanat dan tanggung jawab khususnya di bidang keamanan peserta apel tentu saja sangat berharap agar polisi di Karimun dapat mewujudkan amanat presiden itu. Presisi yang berarti prediktif, responsibilitas dan transparansi berarti Polri wajib mampu membuktikan konsep itu dalam tuags dan tanggung jawabnya. Dengan itu jargon 'Indonesia tumbuh, Indonesia tangguh' yang selalu didengungkan presiden segera menjadi kenyataan.***

4 Jul 2022

Catatan Singkat Rapat Kwarcab

Catatan Singkat Rapat Kwarcab


KEMBALI pengurus mengadakan pertemuan. Nama pertemuannya Rapat Kwarcab Pramuka Kabupaten. Pengurus Kwarcab (Kwartir Cabang) Gerakan Pramuka Kabupaten Karimun pekan-pekan ini dapat dikatakan sering mengadakan kegiatan. Kegiatan pertemuan, baik di Kwarcab sendiri maupun kegiatan pertemuan dengan Kwarran (Kwartir Ranting) Gerakan Pramuka Kecamatan. Bulan Juli menjelang Agustus akan selalu banyak kegiatan dan rencana kegiatan. HUR Pramuka yang jatuh di medio Agustus adalah salah satu alasan banyaknya pertemuan.

Rapat hari Sabtu (02/07/2022) kemarin dihadiri langsung oleh Ketua Umum Kwarcab Karimun yang sehari-hari adalah Wakil Bupati Karimun. Artinya kehadirannya itu sangatlah penting bagi peserta rapat mengingat begitu padatnya kegaiatannya sebagai seorang Wakil Bupati. Hadir juga dua orang Wakil Ketua Kwarcab dan Sekretaris Umum serta Bendahara Umum. Selebihnya adalah andalan cabang dan pengurus Dewan Kerja Cabang. 

Rapat dibuka dan dipimpin oleh Kak Abdullah, Sekretaris Umum Kwarcab Karimun yang sehari-hari adalah pejabat juga di kabupaten. Sebagai seorang pejabat di level Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dia pun berkesibukan dalam jabatannya. Tapi karena pentingnya agenda rapat hari ini maka Kak Dol, begitu dia disapa, juga hadir. Harus dipahami para pengurus memang diharapkan hadir setiap ada undangan rapat.  

Agenda rapatnya sendiri antara lain, 1) Persiapan Jambore Nasional 2022; 2) Persiapan Upacara HUT Pramuka ke-61 Kabupaten Karimun Tahun 2022; 3) Rencana Melaksanakan KMD (Kursus Mahir Dasar) dan agenda tambahan lainnya. Daftar agenda itu seperti tercantum di layar LCD yang ditayangkan di hadapan peserta rapat. Hanya saja, dalam pembahasannya, Kakwarcab, Kak Anwar minta agenda HUT didahulukan untuk dibahas.

Beberapa keputusan yang dihasilkan dalam rapat ini adalah, 
1) Peringatan HUT (Hari Ulang Tahun) Pramuka akan dilaksanakan di Kwaran Kundur. Panitia HUT akan dikeluarkan SK-nya oleh Kwarcab dengan personel secara proporsional akan diisi oleh Kwarran Kundur sesuai kebutuhan. Apel HUT akan dilaksanakan sesuai hari H peringatan dengan diawali kegiatan pekemahan pada 12, 13 dan 14 Agustus sekaligus apel dengan peserta pekermahan dari Gudep-gudep di Kwarran Kundur dan sekitar. Gudep di Kwarran lainnya dibolehkan tapi tidak diwajibkan. 

2) Persiapan Jambore Nasional Kwarcab sudah menetapkan pesertanya yang dipilih oleh Kwarran dengan catatan akan dichek terakhir oleh Kwarcab sebelum didaftarkan secara online sebagai peserta jambore. Peserta akan didampingi oleh pembina (Pa/ Pi) dan petugas lain yang ditentukan Kwarcab sesuai fungsi dan tanggung jawabnya. 
 
3) Persiapan rencana kegiatan KMD akan diteruskan. KMD akan tetap dilaksanakan minimal satu gelombang/ angkatan (30 orang) baik bersubsidi atau tidak. Jika anggaran Kwarcab tidak memungkinkan maka kegiatannya dapat dilakukan dengan biaya secara patungan antara pelaksana dengan peserta. 

Beberapa pesan penting dari Kakwarcab antara lain, 1) Para pengurus Kwarcab hendaklah netral dalam bersikap kepada Kwarran; 2) Semua Kwarran yang kepengurusannya belum dikukuhkan agar segera ditindaklanjuti untuk pengukuhannya; 3) Meskipun menjadi pengurus itu bersifat keikhlasan karena tidak ada gajinya, namun setiap pengurus wajib loyal dan bekerja keras untuk kemajuan pramuka di Kabupaten Karimun ini. Dan beberapa pesan lainnya yang secara umum mengajak semua pengurus untuk bahu-membahu dan tetap menjaga kekompakan.***

30 Jun 2022

Melihat Pelaksanaan Manasik Gladi Posko JCH Karimun (tiga seri)*

Melihat Pelaksanaan Manasik Gladi Posko JCH Karimun (tiga seri)*


Catatan M. Rasyid Nur
1)
SETELAH dua tahun, tahun (1443) inilah kembali Pemerintah Indonesia mengirimkan JCH (Jamaah Calon Haji) ke Tanah Suci. Setiap daerah (provinsi/ kabupaten) mendapatkan jatah sesuai porsi seat yang ditentukan oleh Siskohaj. Sesuai dengan masa tunggu pendaftaran masing-masing calon. Nama-nama yang saat ini ada itulah nama-nama JCH yang akan berangkat sesuai urutuannya.

Para JCH musim haji 1443 (2022) sekarang, ini sesungguhnya adalah peserta yang namanya sudah keluar pada tahun 2020 lalu. Dan karena covid-19 sedang merebak di dunia maka keberangkatan tahun itu ditiadakan. Termasuk peserta tahun berikutnya (2021) juga tidak bisa diberangkatkan karena situasi yang sama. Dua tahun berturut-turut para JCH Indonesia harus tertunda keinginannya disebabkan masalah yang ama. Hingga pada tahun ini, barulah kembali Pemerintah memberangkatkan JCH kita. 
 
Kita ketahui kuota Indonesia tahun pertama pasca 'terhenti karena covid-19' itu hanya setengah dari kuota normal tahun-tahun sebelumnya. Maka porsi di setiap daerah juga setengah dari biasanya. Setiap provinsi, setiap kabupaten atau kota di seluruh Indonesia mendapatkan porsi yang disesuaikan dengan masa pendaftaran JCH bersangkutan. Oleh karena itu tidak akan sama jumlah JCH per daerah karena pendaftaran itu bersifat sentral se-Indonesia.

Pada musim haji tahun 1443 ini Kabupaten Karimun, misalnya mendapatkan porsi seat JCH sebanyak 76 orang, seperti disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun, H. Jamzuri dalam satu rapat bersama Pemda Kabupaten Karimun, beberapa waktu lalu. Mereka berasal dari tujuh kecamatan se-Kabupaten Karimun. Hanya dari tujuh kecamatan yang muncul dari 14 kecamatan yang ada di Kabupaten Karimun. Kata Pak Jam, "Selain haji reguler (sesuai pendaftaran) juga ada para JCH yang bertugas. Ada petugas dari Negara dan ada pula petugas yang ditetapkan oleh daerah seperti Tim Kesehatan dan petugas lainnya. Mereka akan menunaikan tugas yang diamanahkan sambil menunaikan ibadah haji."

Saat ini pemberangakatan JCH secara nasional sudah dimulai dengan dilepasnya keloter pertama oleh Menteri Agama pada hari Sabtu (04/06/2022) lalu di Jakarta. Setiap daerah (kabupaten/ kota bahkan kecamatan) lazimnya juga akan melaksanakan berbagai kegiatan sebagai persiapan keberangakatan atau acara pelepasan JCH di daerah masing-masing. Bentuknya pelepasan dan doa selamat untuk keberangkatan JCH di tempat masing-masing.*

2)
Selain acara seremoni pelepasan keberangakatan yang biasanya dilaksanakan oleh Pemda (kabuapen/ kecamatan) di Kabupaten Karimun ada satu kegiatan yang merupakan program Pemerintah Daerah melalui PD IPHI (Pengurus Daerah Ikatan Persaudaaraan Haji Indonesia) Kabupaten dalam usaha memberikan pengetahuan dan pengalaman kepada JCH. Program ini bagian dari manasik haji yang sudah ada. Baik manasik yang diselenggarakan oleh Kantor Urusan Agama (KUA Kecamatan) maupun yang dilaksanakan olek Kantor Kementerian Agama (Kankemenag Kabupaten) Karimun. Kegiatan ini disebut Manasik Gladi Posko JCH. Setiap tahun keberangkatan JCH oleh IPHI Kabupaten Karimun setelah melaksanakan manasik resmi, selalu diadakan kegiatan Manasik Glada Posko ini sebagai manasik terakhirnya. Semacam praktik lapangan pelaksanaan haji bagi seluruh JCH Kabupaten. 

Kegiatan manasik Gladi Posko JCH Kabupaten Karimun adalah satu kegiatan prakatik manasik haji yang dilaksanakan oleh satu panitia bentukan PD IPHI Kabupaten Karimun dan diikuti oleh seluruh JCH se-Kabupaten Karimun. Begitu dijelaskan oleh Ketua PD IPHI Kabupaten Karimun, Pak H. Haris Fadillah. Kegiatannya dipusatkan di Ibu Kota Kabupaten, Karimun. Jika karena lokasi atau tempat tinggal JCH yang jauh dari Ibu Kota Kabupaten karena terpisah oleh pulau-pulau yang jauh maka JCH bersangkutan boleh tidak ikut manasik Gladi Posko. Biasanya semuanya ikut.

Bentuk kegiatannya adalah praktik melaksanakan haji sesuai teori manasik haji yang sudah diajarkan sebelumnya. Intinya, para JCH diajarkan dan dipandu untuk seolah-olah melaksanakan haji yang sebenarnya. Dipraktikkan semua atau sebagian besar kegiatan haji sejak berangkat dari Tanah Air hingga ke Tanah Suci dan mempraktikkan pelaksanaan di semua tempat selama melaksanakan kegiatan haji.

Untuk haji tahun ini, kebetulan JCH Kabupaten Karimun akan berangkat di keloter awal (pertama) yang berarti dari Tanah Air akan langsung ke Madinah untuk melaksanakan kegiatan ibadah --arba'in-- di sana sebelum berangkat ke Mekkah untuk melaksanakan wukuf, sebagai puncak haji. Seluruh JCH Kabupaten Karimun dipandu untuk seolah-olah melakanakan perjalanan dan praktik haji tamattu' itu. Panitia menyiapkan miniatur Madinah (nabawi), Bier Ali (miqat) hingga Masjid Haram (Mekkah) dengan miniatur ka'bah dan mas'a. Juga ada lokasi Padang Arafah, Muzdalifah dan Mina. Kesemua tempat-tempat yang menjadi rukun dan wajib haji itu dikunjungi atau dipraktikkan dalam kegiatan manasik Gladi Posko ini.

Hari Ahad (05/06/2022) lalu adalah hari manasik Gladi Posko JCH Kabupaten Karimun sesuai jadwal yang sudah ditetapkan PD IPHI Kabupaten Karimun. JCH Kabupaten Karimun sendiri akan berangkat pada 15 Juni nanti ke Madinah melalui embarkasi Batam. Artinya, pada 14 Juni sudah berangkat dari Karimun. Bermalam satu malam di Asrama Haji Batam, keesokannya langsung terbang. Itulah sebabnya pelaksanaan manasik Gladi Posko dibuat tidak terlalu jauh dari tanggal keberangkatan ke Batam.*

3)
Untuk keperluan manasik Gladi Posko, panitia menetapkan beberapa lokasi sebagai miniatur lokasi di Tanah Suci. Rumah Kediaman (Rumah Dinas) Bupati, misalnya ditetapkan sebagai Madinah (Nabawi dan Hotel) tempat para JCH bergerak ke Mekkah setelah dibayangkan para JCH sudah berada di sini selama 8-9 hari. Pagi Ahad itu, setelah seremoni acara pelepasan oleh Wakil Bupati, H. Anwar Hasyim mewakili Bupati yang beralangan, panitia memberikan pengarahan kepada JCH. Pengarahan, itu antara lain menjelaskan para JCH saat ini sudah keluar dari hotel dengan berpakaian ihram setelah sebelumnya di hotel melaksanakan beberapa amalan seperti mandi, solat sunat, memotong kuku, dll. Sebentar lagi akan masuk ke mobil (bus) yang sudah disediakan panitia. Tentu saja akan menuju ke Mekkah dengan mengambil miqatnya di Bir Ali nantinya. 

Lokasi miqat (Bier Ali) sendiri ditetapkan di Masjid Baiturrahman, sebuah masjid setara Masjid Agung yang dikelola oleh Pemda Kabupaten. Masjid ini adalah satu diantara tiga masjid yang dikelola dan dibiayai operasionalnya oleh Pemda Karimun. Dua lainnya adalah Masjid Agung (masjid kabupaten) dan Masjid Hijir Ismail di Pulau Kundur yang juga setara Masjid Agung. Masjid Baiturrahman berjarak kurang lebih satu setengah km dari Rumah Dinas Bupati. Empat buah bus yang akan mengangkut para JCH yang akan bergerak ke sana sudah stanbay di halaman depan rumah kediaman bupati. Setiap satu bus diisi dua regu JCH dengan didampingi oleh dua orang panitia (seolah-olah sebagai petugas haji) yang memberikan arahan dan bimbingan kepada JCH selama dalam perjalanan. Diingatkan untuk membaca niat naik kendaraan hingga mengingatkan ihram yang benar.

Di Masjid Baiturrahman para JCH langsung masuk masjid dan di sini ada nara sumber yang ditentukan untuk memberikan pengarahan dan penjelasan tentang kegiatan-kegiatan apa saja yang harus dan akan dilaksanakan di Bier Ali. Seperti di rumah kediaman (miniatur nabawi/ hotel) ada seorang yang menjadi pemandu (narasumber), maka di Bier Ali (Masjid Baiturrahman) juga ada pengurus IPHI yang diamanahkan menjadi narasumber. Dan di setiap titik (di Arafah, Muzdalifah, Mina, dll) juga ada narasumber yang akan memberikan pengarahan. Mereka semua adalah pengurus PD IPHI yang diberi amanah untuk itu selama Manasik Gladi Posko.

Selesai penjelasan di Masjid Baiturrahman, perjalanan dilanjutkan ke Gedung Balai Pertemuan Haji Kabupeten yang diminiaturkan menjadi Mekkah (Alharam, Ka'bah dan Mas'a). Para JCH diberi bimbingan untuk melaksanakan kegiatan 'umroh wajib' berupa thowaf, sa'i dan tahallul. Tentu saja, ketika bus akan masuk kawasan Balai Pertemuan Haji yang ditetapkan sebagai kawasan Mekkah, maka pada batas tertentu dalam bus para JCH diingatkan untuk membaca doa masuk Mekkah. Lalu ada doa ke Masjid Haram serta doa ketika pertama kali melihat kabah. Semua itu dipraktikkan sebagaimana nanti akan dilaksanakan di Tanah Suci.

Prkatik berikutnya adalah bersiap untuk wukuf. Dari hotel di Mekkah (masih di sekitar Balai Haji) para JCH akan dibawa ke lokasi Padang Arafah menggunakan bus yang sama. Tahun ini panitia menetapkan lokasi Pesantren Mutawally yang tidak terlalu jauh dari Balai Haji sebagai miniatur Padang Arafah. Duduk dalam ruang aula pesantren tersebut, para JCH diberi pengarahan oleh narasumber lainnya. Apa dan bagaimana seharusnya di Arafah, itulah yang diarahkan. Seperti apa Padang Arafah dengan tenda-tendanya, suka-dukanya, semuanya dijelaskan kepada calon haji ini. Dan setelah praktik khutbah dan lainnya, perjalanan diteruskan ke Muzdalifah yang mengambil tempat di halaman Kantor KUA Tebing. Kebetulan di halamannya ada banyak batu kerikil, para JCH diminta memungut batu sejumlah yang sudah ditentukan untuk melontar nantinya di Mina. Pemberi arahan juga mengingatkan bahwa saat di sini para JCH tengah berada di Muzdalifah.

Bagian terakhir dari manasik haji Gladi Posko ini adalah kembali ke Mekkah pasca melontar di Mina. Miniatur Mina juga di Balai Haji yang memang memiliki sarana pendukung seperti ka'bah dan mas'a. Masih ada rukun dan wajib haji yang harus diselesaikan di Masjid Haram dan di sekitarnya, yakni thowaf, sa'i dan lainnya sebagaimana sudah diajarkan pada saat manasik secara teori. Kesemua itu diingatkan dan dipraktikkan pada saat manasik Gladi Posko ini. 

Bagi panitia (pengrus IPHI) yang nota bene sudah melalui semua itu, tentu saja akan terbayang kembali pengalamana yang pernah dilalui waktu itu. Sementara bagi para JCH semoga saja pengalaman melaksanakan Manasik Gladi Posko ini memudahkan mereka untuk mengingat apa yang nanti akan dilakukan di Tanah Suci selama menunaikan ibadah haji.***
*Catatan ini sudah diposting sebelumnya secara bersambung