Tampilkan postingan dengan label Catatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Catatan. Tampilkan semua postingan

10 Nov 2022

Hari Pahlawan 10 November 2022 Bukan Hari Libur

Hari Pahlawan 10 November 2022 Bukan Hari Libur


SETIAP tahun di setiap 10 November kita mengenang dan memperingati Hari Pahlawan. Di masyarakat atau di sekolah lazim pula dibuat aneka acara. Apakah tahun ini juga? Ada juga pertanyaan begini, "Hari Pahlawan 10 November 2022 yang jatuh hari Kamis, ini adakah termasuk hari libur atau tidak? Boleh pertanyaan itu banyak kita baca di media.

Agar tidak ragu kita lihat saja SKB (Surat Keputusan Bersama) 3 Menteri yang mengatur itu. Mengutip Kompas.com Rabu (09/11/2022) kemarin, inilah Daftar Hari Libur Nasional untuk Tahun 2022:
1) 1 Januari: Tahun Baru 2022 Masehi 
2) 1 Februari: Tahun Baru Imlek 2573 Kongzili 
3) 28 Februari: Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 
4) 3 Maret: Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1944 
5) 15 April: Wafat Isa Al Masih/Wafat Yesus Kristus 
6) 1 Mei: Hari Buruh Internasional 
7) 2-3 Mei: Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah 
8) 16 Mei; : Hari Raya Waisak 2566 BE 
9) 26 Mei: Kenaikan Isa Al Masih/Kenaikan Yesus Kristus 
10) 1 Juni: Hari Lahir Pancasila 
11) 10 Juli: Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah 
12) 30 Juli: Tahun Baru Islam 1444 Hijriah 
13)17 Agustus: Hari Kemerdekaan Republik Indonesia 
14) 8 Oktober: Maulid Nabi Muhammad SAW 
15) 25 Desember: Hari Raya Natal

Mengikuti SKB 3 Menteri, yaitu Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 678, 2, 2 Tahun 2022, itu berarti 10 November 2022 tidak termasuk Hari Libur Nasional. Kita tetap ke sekolah atau ke kantor seperti biasa.

Tentang acara dan berbagai acara, termasuk Upacara Bendera untuk mengenang Hari Pahlawan tentu saja tetap harus kita laksanakan. Kita tetap akan terus mengenang peristiwa Surabaya, 10 November 1945 itu sebagai Hari Pahlawan yang akan terus menjadi ispirasi kita untuk meneruskan perjuangan pahlawan kita.***

9 Nov 2022

Mari Belajar Sambil Berpantun

Mari Belajar Sambil Berpantun

Oleh Siti Nurbaya AZ

Kesibukan sehari – hari sebagai tenaga pendidik (guru) mengharuskan diri kita untuk selalu berimprovisasi khususnya dalam proses pembelajaran. Memadupadankan (sinkronisasi) semua aspek yang bisa membantu siswa dalam menyerap materi perlu dan harus sering dilakukan.

Menggunakan metode pembelajaran sudah menjadi keharusan. Mencari model pembelajaran yang sesuai bukan pekerjaan baru lagi dan itu sudah menjadi makanan sehari–hari seorang pendidik. Yang namanya motede dan model tentu sudah biasa untuk para pendidik. Tapi untuk peserta didik ini merupakan barang baru, apalagi menyisipkan beberapa hal baru tentu proses pembelajaran akan menjadi lebih menarik.

Dengan cara menggunakan beberapa pantun boleh jadi bisa menjadi variasi baru dalam pembelajaran. Itu bisa disisipkan dalam pembelajaran sehingga ada sedikit improvisasi dalam pembelajaran itu sendiri. Berikut saya menyajikan beberapa pantun sebagai salah satu cara untuk menyajikan pembelajaran.

Pantun pertanyaan ( Siti Nurbaya AZ)

Pergi ke pasar membeli makanan

Membeli makanan bersama ikannya

Tolong jelaskan materi kebutuhan

Dalam bentuk pantun jawabanya



Pergi ke pasar membeli ubi

Beli ubi, ubi mentega

Apa maksud dengan konsumsi

Jika bijak tolong beri jawabanya



Di pagi hari ayam berkokok

Itu tandanya mencari makan

Berikan contoh dari kebutuhan pokok

Salah satunya adalah papan


Tiga pantun di atas adalah soal pemantik setelah mereka diberikan materi kebutuhan secara naratif. 


Pantun jawaban (Sofia Khalisa/X.2)

Pergi ke pasar membeli ubi

Jangan lupa membeli bunga

Apa yang dimaksud dengan konsumsi

Menggunakan barang dan jasa jadi contohnya



Beli mainan untuk adik ani

Tapi Si Adik banyak maunya

Berikan contoh kebutuhan rohani

Rekreasi kepantai salah satunya.



Pantun jawaban (Elsa Suryani/X.2)

Pergi berjalan bersama ronal

Singgah di warung membeli korek

Salah satu contoh tindakan irrasional

Membeli barang mahal karena merek



Belajar kelompok di rumah susi

Sambil mengerjakan tugas bahasa

Apa yang dimaksud dengan distribusi

Menyalurkan barang dan jasa



Jalan – jalan ke balik papan

Singgah sebentar di rumah camer

Kebutuhan sandang, pangan, da papan

Bagian dari kebutuhan primer



Meminum kopi sambil makan bolu lumer

Sambil duduk santai di terus rumahnya

Berikan contoh kebutuhan primer

Rumah tinggal yang layak salah satunya



Pantun jawaban (Putri Apriani/X.2)

Jalan – jalan ke rumah Sisi

Singah sebentar ke rumah Sasa

Apa yang di maksud dengan produksi

Menghasilkan barang dan jasa



Pantun jawaban (Sita Sara Wina/X.2)

Inti Pancasila sila kedua

Sikap arogan harus dihindari

Kebutuhan skunder ini contohnya

Perabot rumah seperti lemari



Inti Pancasila sila kedua

Harkat manusia junjung tinggi

Kebutuhan tersier ini maksudnya

Kebutuhan setelah sekunde terpenuhi



Tahan diri ego pribadi

Inti Pancasila sila kedua

Kebutuah tersier contohnya ini

Mobil mewah, pesawat serta villa



Pantun jawaban (Kamilatun Zakiyyah/X.2)

Pergi jalan – jalan sama Pak Kade

Sebelum berjalan singgah ke kantor

Berikan contoh kebutuhan sekunder

Dengan memakai sepeda motor



Pergi ke Bali sama Pak Leman

Sebelum pergi singgah ke terminal

Membeli barang hanya tren

Itu disebut tindakan irrasional



Inti Pancasila sila ke dua

Junjung tinggi nilai kemanusian

Kebutuhan primer ini contohnya

Makanan sandang dan pangan



Pantun jawaban (Khayla/X.2)

Pergi ke pasar membeli kripik

Kripik dibuat dari papaya

Kebutuhan jasmani kebutuhan fisik

Makan, minum jadi contohnya



Bikin rujak dari babal

Jangan pedas nanti berbahaya

Salah satu conton tindakan rasional

Belajar sungguh itu tandanya



Pergi berjalan bersama Suhender

Berjalan bersama hendak ke Sememal

Berikan contoh kebutuhan Sekunder

Dengan memakai handphone mahal



Pantun jawaban (Nurul Cahaya N/X.2)

Pergi berjualan bersama camer

Jangan lupa dengan anaknya

Berikan contoh kebutuhan primer

Sandang pangan papan jadi contohnya


Mungkin ini contoh dari pembelajaran yang memasukkan unsur muatan lokal, dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung. Karena berada di Bumi Berazam tidak salah kiranya sambil mengajar memperkenalkan pantun pada peserta didik. Inilah catatan kecil berpantu bersama mereka, siswa-siswi saya di kelas.

*Sudah diposting di https://nyakbaye.blogspot.com/2022/10/belajar-sambil-berpantun-bersama-mereka.html#more

2 Nov 2022

Peringatan Maulid Nabi Bersama Tabligh Akbar Derry

Peringatan Maulid Nabi Bersama Tabligh Akbar Derry


SORE Ahad, 30 Oktober 2022, waktu itu tepat pukul 16.50. Tali pengikat kapal Karunia Jaya sudah dilepas. Rombongan Pemda Kabupaten bersama toga-tomas yang membawa bintang tamu yang akan mengisi acara peringatan Maulid Nabi di Tanjungbatu, Kundur yaitu Ustaz Derry Sulaiman meninggalkan pelabuhan Tanjungbalai Karimun. Rombongan akan mengisi acara Nada dan Dakwah Bersama Derry Sulaiman bersempena Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw.

Setelah satu jam mengharungi laut Tanjungbalai-Kundur, tepat pukul 17.50 kapal yang membawa 50-an orang dari Kabupaten merapat di Pelabuhan Tanjungbatu Kundur. Semua penumpang langsung naik ke dermaga dan di atas pelabuhan telah berjejer mobil panitia kegiatan menanti. Bupati dan pejabat kabupaten, Ustaz Derry dan rombongan serta seluruh rombongan berangkat menuju lokasi Islamic Center, Tanjungbatu, Masjid Hijir Ismail. Mengingat waktu magrib sudah akan masuk, tidak ada yang menyianyiakan waktu. Semuanya langsung ke Masjid Kabupaten itu.

Setelah solat magrib, dilanjutkan makan malam bersama di Aula Islamic Center Masjid Hijir Ismail. Sebagian rombongan menduduki kursi-kursi dengan meja bulat yang di atasnya sudah terhidang nasi dan lauk-pauknya. Sebagian lainnya mengambil nasi dan lauknya pada meja parasmanan yang disediakan panitia. Menu asam pedas dan beberapa menu lainnya membuat selera makan malam itu meningkat. 

Selepas makan malam, sambil menunggu waktu isya sebagian rombongan duduk di kantin di sebelah timur aula. Merokok atau minum kopi dan atau teh adalah aktifitas yang dibuat di sini. Tapi sebagian rombongan bercengkerama dengan tuan rumah, masyarakat Tanjungbatu. Hingga masuklah waktu solat isya. Isya di tempat yang sama, Masjid Hijir Ismail. Imam yang sama dengan bacaan yang begitu fasih dan lagu yang mendayu, membuat makmum bertambah khusyuk. Setelah isya dilanjutkan ke Balai Pemuda untuk acara pokok. Di sinilah acara Tablig Akbar dengan label Nada dan Dakwah Derry Sulaiman bersama rombongannya. 

Ada catatann menarik malam ini. Menjelang akan dimulai acara, sekitar pukul 20.00 hujan tiba-tiba turun. Mula-mula gerimis. Lalu kian lebat dan benar-benar lebat menderu menyiram tenda acara. Masyarakat yang tadinya berdiri di luar tenda harus masuk ke tenda. Undangan VIP yang melihat masyarakat kian padat di bawah tenda, lalu naik ke pentas agar masyarakat bisa ke bawah tenda. Bupati dan rombongan undangan dari Karimun semuanya duduk di atas pentas. Kursi-kursi mereka diisi oleh masyarakat lainnya. 

Setelah sedikit hujan mereda acarapun dimulai dengan dengan bacaan Alquran. Lalu laporan panitia. Setelah laporan selesai, saat akan diteruskan tepat pukul 20.25 tiba-tiba lampu mati. Gelap terasa pentas dan di bawah tenda itu. Spontan jamaah dan  semua yang hadir membawakan Solawat Busyro. Solawat yang saat ini disebuat sebagai Solawat Kabupaten Karimun karena diijazahkan oleh Syeh Habib beberapa waktu lalu kepada Pemda Karimun. Bupatipun sudah mencanangkannya menjadi solawat resmi di Kabupaten Karimun. 

Kurang lebih 15 menit Solawat Busyro berkumdang lampu masih mati. Kumandang solawat pun berhenti. Boleh jadi sudah terasa begitu lama. Dan setelah 20 menit barulah lampu PLN itu hidup kembali.  Hebatnya masyarakat tetap sabar menunggu acara dilanjutkan. Pukul 20.45 dilanjutkan dengan pembacaan SK pemenang lomba berzanji dll. Kata panitia dalam laporannya, lomba berzanji dilaksanakan dalam rangka peringatan Maulid Nabi 1444. 

Acara selanjutnya adalah pidato Sambutan Bupati. Dalam sambutannya bupati mengajak masyarakat untuk bersyukur kepada Allah Swt. "Dengan adanya hujan yang turun inilah sebagai rahmat dari Allah kepada kita." Bupati tidak berpidato terlalu lama mengingat masyarakat yang sudah tidak sabar mendengar dan menyaksikan Ustaz Derry yang selama ini sudah dikenal masyarakat melalui media masa seperti televisi, You Tobe dan media lainnya. Dengan mengucapkan terima kasih kepada panitia dan masyarakat Kundur pada umumnya, Bupati Karimun, Aunur Rafiq menutup pidatonya. 

Kini, giliran Ustaz Derry Sulaiman memegang mick. Dengan suaranya yang khas, Ustaz Derry menyampaikan beberapa pesan agama. Salah satu yang diingatkannya adalah makhluk bernama iblis yang tugasnya menggoda umat untuk melawan Tuhan. Iblis akan menggoda manusia, khususnya akan merusak iman seseorang. Begitu dia mengurikan. 

Katanya, "Iblis tidak akan mencuri harta kita tapi akan mencuri iman kita, agar kita mati tanpa iman," jelasnya. Kita tahu betapa tingginya harga iman. Ingat, harga iman itu akan mengantarkan kita untuk masuk syurga yang besarnya syurga itu adalah 10 kali dunia," katanya melanjutkan ceramahanya. Kata Ustaz Derry, yang berkuasa hanya Allah, lailaha illallah. Ingat, dunia sementara akhirat selama-lamanya. Maka hendaklah mengutamakan akhirat berbanding dunia.

Selain itu Ustaz Derry juga menguraikan perihal kriteria orang baik di sisi Allah. Pertama, hatinya terpaut pada Allah saja; Kedua, kehidupannya dihiasi sunnah Rasulullah. Teladannya hanya Rasulullah. Ketiga, solatnya adalah solat yang benar. Tempatnya juga benar, yaitu di masjid bagi laki-laki. Keempat, haus akan ilmu dan cinta ulama. Sedangkan yang kelima adalah tawadhuk. Untuk tawaddhuk, ada kalimat yang perlu dicamkan di hati, yaitu,  Sebaik-baik saya lebih baik lagi orang, dan seburuk-buruk orang lain lebih buruk saya. Kalimat ini dimaksudkan agar kita tidak sombong atas kelebihan yang Allah berikan***

31 Okt 2022

Pertemuan Bulanan Haji untuk Perkuat Silaturrahmi

Pertemuan Bulanan Haji untuk Perkuat Silaturrahmi


Ahad, 30 Oktober 2022, sekitar pukul 13.15. Sinar matahari lebih tajam siang ini berbanding beberapa hari belakangan. Sejak hampir satu bulan ini hujan memang terus mengguyur bumi di sini. Jika tak hujan, setidaknya mendung menyejukkan bumi.

Hari ini ternyata langit cerah. Awan lebih menjauh dari sang surya. Anggota kelompok haji angkatan tahun 2018 yang dulu sama-sama satu rombongan menunaikan ibadah haji tengah berkumpul di rumah salah seorang anggota, Bu Hajjah Naisa, Komplek Timah, PN Tebing. Hari ini, sesuai jadwal yang sudah disepakati adalah pertemuan bulanan kelompok haji ini.

Meskipun di luar panas, dalam rumah Bu Hajjah Naisa dan Pak Haji Jailani tetap terasa adem. Ada kipas angin berputar di loteng rumah persis di atas kepala anggota kelompok haji ini. Disuguhi minuman sejuk alpukat terasa suasna seemakin sejuk segar. Tinggal beberapa orang saja anggota yang belum hadir.

Mengingat sudah 15 menit waktu berlalu, salah seorang anggota bertanya, apakah sudah bisa dimulai acaranya? Sambil menunggu teman-teman yang belum hadir, dimulai saja. Begitu saran anggota yang bertanya itu. Anggota lainnya setuju. "Sudah, kita mulai saja sambil menunggu teman-teman kita," kata seorang anggota.

Selanjutnya, Pak H. Khairi membuka acara. Setelah menanyakan ke tuan rumah, apakah ada acara tertentu, Pak H. Khairi membukanya setelah mendapat jawaban. "Hanya minta doa saja. Doa selamat untuk kita semua," kata Pak H, Zailani selaku sohibul hajat.

Saya, oleh Pak H. Khairi selaku pembawa acara diminta memandu doa. Sayapun membukanya dengan mengajak istighfar tiga kali terlebih dahulu. Lalu bersama-sama membaca umul quran dan berturut-turut surah Al-Ikhkas, Alfalq, Al-Nas dan kembali alfatihah. Dilanjutkan membaca albaqoroh bagian awal, ayat kursiy dan langsung membacakan doa.

Setelah doa bersama, acara selanjutnya adalah makan bersama. Dua menu makanan berat, gado-gado dan roti prata telah tersedia. Masing-masing mengambil sesuai prosi perut masing-masing juga. Saya sendiri memilih menyantap roti prata. Dengan gulai ayam campur kentang, rasanya begitu nikmat hidangan makanan Ibu Hj. Naisah. Sebelum makanan berat, ini kami juga sudah disuguhkan kue-mueh dan jus alpukat itu tadi. Betapa nikmatnya.

Apapaun suasananya, pada hakikatnya pertemuan bulanan haji ini dilaksanakan untuk usaha tetap terjalinnya silaturrahim antara anggota yang pada musim haji 2018 lalu 40-an hari bersama-sama di Tanah Suci Mekkah-Madinah. Menyambut dan memperkuat silaturrahmi itulah fungsi utama pertmeuan bulanan ini.***

18 Okt 2022

FKUB Bintan Wisata Religi ke Kabupaten Karimun

FKUB Bintan Wisata Religi ke Kabupaten Karimun


KABUPATEN Karimun, khususnya FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Kabupaten Karimun hari Jumat (14/10/2022) mendapat kunjungan dari pengurus FKUB Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Sebanyak 14 orang pengurus FKUB Kabupaten Bintan dan satu orang pejabat Kesbangpol Kabupaten Bintan ikut dalam rombongan yang bertajuk Kunjungan Wisata Religi di Kabupaten Karimun itu. Selama tiga hari rombongan yang menginap di Hotel 21 Coastal Area, itu berada di Karimun.

Sekitar pukul 10.00, Jumat, rombongan sudah menginjakkan kakinya di Bumi Berazam setelah menempuh perjalanan laut dari Tanjungpinang hampir empat jam. Disambut oleh pengurus FKUB Kabupaten Karimun mereka langsung menuju hotel untuk istirahat. Sesuai jadwal yang sudah disusun oleh kedua belah pihak, bakda Jumat dilaksanakan pertemuan silaturrahim antara pengurus FKUB kedua kabupaten dengan Pemerintah Kabupaten Karimun.

Pada pertemuan yang dilaksanakan di ruang rapat Cempaka Putih Kantor Bupati Karimun dihadiri oleh Wakil Bupati Karimun, H. Anwar Hasyim, M Si dan Asisten I Bidang Keagamaan dan Kesejahteraan, Dr. Sularno. Hadir juga Kepala Kesbangpol, Jefridin, M Si dan beberapa pejabat Kesbangpol lainnya. Selain itu juga hadir atas nama Kakankemenag Kabupaten Karimun, Kabag TU, Tugiatno dan tentu saja para pengurus FKUB kedua daerah.

Dalam petemuan yang berlangsung hampir dua jam memberikan sambutan silaturrahim Ketua FKUB Kabupaten dak Ketua FKUB Kabupaten Bintan. Masing-masing dalam sambutannya lebih menekankan kepada pentingnya pertemuan silaturrahim ini. Pihak Karimun menyatakan menyambut dengan senang hati kehadiran pengurus FKUB Bintan. Begitu juga sebaliknya.

Wakil Bupati Karimun dalam pengarahannya, selain menyambut baik kehadiran FKUB Kabupaten Bintan di Karimun juga menyampaikan beberapa harapan, kiranya para pengurus yang hadir sebagai perwakilan dari masyarakat dapat menjadi jembatan untuk kokohnya hubungan antara Karimun dengan Bintan. "Bintan dapat memberikan berbagai informasi tentang Kabupaten Bintan, begitu pula sebaliknya," kata Pak Wabup, H. Anwar Hasyim. Dia berharap kedua belah pihak bisa saling memberi informasi tentang keadaan kehidupan beragama di kedua daerah.

Hari kedua, Sabtu (15/10/2022) besoknya kegiatannya adalah mengunjungi beberapa rumah ibadah yang ada di Pulau Karimun. Ada tujuh rumah ibadah yang menjadi lokasi kunjungan, antara lain, Masjid Baiturrahman, Masjid Al-Mubarak dan Masjid Agung. Sementara gereja yang dikunjungi antara lain gereja HKBP dan Gereja katolik, Imanuel. Satu vihara adalah Vihara Dieva dan Kelenteng Ngoh Gag Ong. Peretemuan ditutup dengan makan bersama di salah satu Rumah Makan di Coastal Area Ujung. Hari Ahad besoknya, rombongan berangkat kembali ke Bintan melalui Tanjungpinang.***