Tampilkan postingan dengan label Karimun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Karimun. Tampilkan semua postingan

25 Jan 2023

Rakor Pakem Kabupaten Karimun

Rakor Pakem Kabupaten Karimun


BERTEMPAT di aula Kejaksaan Negeri Karimun, Rabu (25/01/2023) pagi menjelang siang dilaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pakem (Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan Masyarakat) Kabupaten Karimun. Tim Pakem kabupaten diketuai oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) dan beberapa orang pejabat utama Kejaksaan Negeri. Beranggotakan Kapolres, Kakankemeag, Ketua MUI, Ketua FKUB dan unsur intel di beberapa instansi Tim Pakem bertugas untuk menampung dan menyampaikan informasi perihal aliran-aliran keagamaan yang ada di tengah-tengah masyarakat.

Rapat ini merupakan kegiatan rutin yang dijadwalkan oleh Kasi Intel Kejaksaan Negeri selaku pelaksana Tim Pakem Kabupaten. Jadwal Rakor ini sudah diatur secara rutin dengan tujuan untuk mendapatkan informasi terbaru tentang aliran kepercayaan dan keagamaan yang ada di Kabupaten Karimun. Kondusivitas daerah salah satu indikatornya adalah terkelolanya berbagai perbedaan keyakinan di tengah-tengah masyarakat dengan baik. Itulah sebabnya pertemuan rutin seperti ini diperlukan. Begitu antara lain disampaikan Kajari Karimun, Pak Firdaus.

Hadir pada Rakor kali ini, selain Kajari Karimun, juga hadir Kapolres Karimun. Tentu saja dari kedua instansi ini hadir pula beberapa orang pejabat, khususnya bagian intelnya. Selain itu hadir juga pejabat intel dari Lanal Karimun, intel dari Kodim, Kakankemenag, Ketua MUI, Ketua FKUB, Kesbangpol dan pejabat dari BINDA Provinsi Kepri perwakilan Kabupaten Karimun. 

Diskusi dalam rapat ini lebih kepada penyampaian informasi aliran dan faham keagamaan yang ada di Karimun. Dari Kemenag, misalnya Pak Samsudin yang mewakili Kakankemenag menjelaskan bahwa di Karimun ada faham Syiah, Ahmadiyah dan Wahabi. Ini aliran atau paham di dalam Islam. Dalam agama lain sebenarnya juga ada perbedaan paham itu. Namun tidak menonjol seperti Syiah dalam Islam. Begitu perwakilan Kemenag itu memberikan penjelasan.

Setiap perwakilan memnerikan laporan. Intinya, masing-masing instansi memberikan informasi tentang aliran yang ada di Karimun sesuai yang diketahui. Dan semuanya sepakat untuk mengelola dan mewaspadai itu semua untuk terjaganya keamanan dalam kehidupan masyarakat. Ketenangan dalam bermasayarakat diperlukan oleh masyarakat sekaligus oleh daerah untuk memudahkan melaksanakan pembangunan suatu daerah.***

20 Jan 2023

LPTQ Kabupaten Ditunjuk Sebagai Pelaksana STQ Kabupaten 2023

LPTQ Kabupaten Ditunjuk Sebagai Pelaksana STQ Kabupaten 2023


KEPALA Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Karimun, Baginda Malim Siregar dalam rapat khusus di ruang kerjanya, Rabu (18/01/2023) menyampaikan kembali tentang pelaksanaan STQ (Seleksi Tilawatil Quran) Tingkat Kabupaten Karimun  tahun 2023 kepada peserta rapat. Hadir Ketua Harian LPTQ, Samsul Arif dan Wakilnya, Kepala Dewan Kemakmuran Masjid Agung Karimun, Zulfan Batubara. Kabag Kesra sendiri didampingi Kasubag Keagamaan, Aprizal dan seorang staf Kesra yang juga Sekretaris LPTQ Kabupaten, Fahrul Rozi.

Agenda utama rapat terbatas ini adalah menyusun draf susunan Panitia Pelaksana STQ dan menyusun draf Surat Keputusan Bupati tentang Penunjukan LPTQ Kabupaten Karimun sebagai pelaksana STQ ke-15 Tingkat Kabupaten Karimun tahun 2023. Draf surat ini akan diserahkan ke Bagian Hukum Setda Kabupaten Karimun sesuai prosedur untuk disempurnakan menjadi surat penunjukan oleh Bupati kepada LPTQ Kabupaten Karimun sebagai pelaksana STQ ke-15 Tingkat Kabupaten Karimun tahun 2023.

STQ tahun ini merupakan STQ kedua kali setelah tahun 2022 lalu menggantikan MTQ yang sejak 2014 dilaksanakan secara terus-menerus. Kabupaten Karinu sejak tahun 2014 lalu sudah menetapkan bahwa setiap tahun dilaksanakan MTQ. Tidak ada lagi STQ di Kabupaten Karimun, baik tingkat kecamatan atau kelurahan sampai ke tingkat kabupaten. Sementara di tingkat provinsi dan nasional pelaksanaan MTQ dan STQ masih tetap digilirkan setiap tahun. Pada tahun genap dilaksanakan MTQ sementara pada tahun ganjil dilaksanakan STQ.

Perbedaan MTQ dan STQ terletak pada jumlah cabang dan golongan musabaqah yang dilaksanakan. Pada MTQ semua cabang dan golongan dilaksanakan sementara pada STQ hanya beberapa cabang saja. Sejak covid muncul pelaksanaan MTQ disederhanakan kembali menjadi STQ. Namun, boleh jadi untuk sementara. Kemungkinan ke depannya akan kembali ke MTQ setiap tahunnya.

Lazimnya kegiatan MTQ atau STQ tingkat kabupaten dilaksanakan oleh Pemda Karimun bersama LPTQ jika LPTQ tidak mendapatkan dana hibah. Namun jika mendapatkan dana hibah maka pelaksanaan MTQ atau STQ dilaksanakan oleh LPTQ atas penunjukan oleh Bupati. Untuk keperluan itu maka bupati mengeluarkan surat resmi penunjukan LPTQ sebagai pelaksana STQ. Dengan begitu semua OPD dapat dan wajib ikut bersama LPTQ untuk melaksanakan STQ. Untuk persiapan teknis itulah rapat di ruang kerja Kabag Kesra dilaksanakan.***

18 Jan 2023

Rapat Terbatas Persiapan STQ Kabupaten

Rapat Terbatas Persiapan STQ Kabupaten


HARI Kamis (12/01/2023) lalu, di ruang kerja Wakil Bupati Karimun dilaksanakan rapat khusus membahas persiapan STQ (Seleksi Tilawatil Quran) Tingkat Kabupaten Karimun tahun 2023. Rapat ini bersifat terbatas karena hanya diikuti oleh beberapa pejabat terkait STQ saja. Rapat diikuti oleh Asisten I, Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Sularno, Kabag Kesra, Baginda Malim Siregar dan Kasubag Keagamaan, Aprizal. Hadir juga Ketua Harian LPTQ, Samsul Arif dan Wakilnya, M. Rasyid Nur serta Sekretaris dan Bendahara (Fahrul Razi dan Evayani). Setengah jalan hadir juga Asisten, Junaidi dan Kabag Umum Setda Kabupaten Karimun.

Rapat langsung dipimpin oleh Wakil Bupati Karimun selaku Ketua Umum LPTQ, Anwar Hasyim. Masalah pertama yang disampaikannya adalah segera mengonsep kepanitiaan STQ Tingkat Kabupaten yang jadwal pelaksanaannya direncanakan pada tanggal 25 Februari s.d. 2 Maret 2023. Diperkirakan waktu itu adalah saat sebelum puasa. Tentang jadwal ini oleh Wakil Bupati juga dikaitkan dengan rencana pelaksanaan STQ Tingkat Provinsi Kepri yang tuan rumahnya adalah Kabupaten Karimun.

Tentang tempat pelaksanaan STQ direncanakan di Masjid Agung Kabupaten Karimun. Tempat lain yang disiapkan juga adalah Aula Kemenag Kabupaten Karimun. "Hal penting adalah bahwa pelaksanaan nanti diusahakan hemat dan efektif tanpa mengabaikan kualitas hasilnya." Begitu pesan Wakil Bupati. "Untuk astaka tidak usah terlalu mewah karena akan menyedot dana yang besar. Sesederhana mungkin tapi hasil pesertanya tetap berkualitas," pesan Pak Anwar.

Untuk hadiah peserta yang menang diminta Wakil Bupati supaya ditingkatkan berbanding MTQ atau STQ tahun sebelumnya. Lagi pula jumlah peserta dalam STQ tidak terlalu banyak sebagaimana pelaksanaan MTQ." Begitu Wakil Bupati mengarahkan, khusus bendahara LPTQ yang bertugas mengelola uang LPTQ. 

Hal lain yang juga penting adalah SK (Surat Keputusan) panitia pelaksana STQ. Karena akan melibatkan instansi lain seperti Dinas Kesehatan, Kabag Umum, Diskominfo dan beberapa OPD Kabupaten yang lain artinya SK itu harus dari Bupati selaku Kepala Daerah. Sementara anggaran yang akan dipakai adalah dana hibah Pemda Karimun kepada LPTQ Kabupaten Karimun. Untuuk itu perlu SK Bupati perihal penyelenggaraan STQ oleh LPTQ Kabupaten Karimun. SK Bupatu itulah yang akan menjadi rujukan Ketum LPTQ untuk mengeluarkan SK Panitia Pelaksana. Atau langsung bupati yang mengeluarkan SK-nya. Dan masih beberapa hal lain yang juga dibahas, termasuk persiapan STQ Provinsi Kepri nanti.*** 

16 Jan 2023

Gerak Jalan Kerukunan HAB Kemenag

Gerak Jalan Kerukunan HAB Kemenag


HARI Sabtu (14/01/2023) pagi itu cuaca sangat baik. Teduh tanpa angin seperti biasanya. Juga terasa sejuk berembun pertanda cuaca akan terang hingga siang. Tidak akan ada hujan seperti beberapa hari dalam bulan-bulan belakangan. Ratusan bahkan ribuan manusia sudah mulai memenuhi halaman depan Kankemenag (Kantor Kementerian Agama) Kabupaten Karimun. Pada umumnya mereka adalah keluarga besar Kemenag Kabupaten Karimun dan pegawai Kemenag Kabupaten/ Kota di luar Karimun serta undangan lain.

Hari itu Kankemenag ada acara. Hari itu adalah puncak peringatan HAB (Hari Amal Bakti) Kemenag RI ke-77 Tahun 2023. HAB sendiri sesungguhnya diperingati berkaitan peringatan lahirnya Kementerian (Departemen) Agama yang jatuh pada tanggal 3 Januari. Tanggal ini berkaitan dengan ditetapkannya Menteri Agama untuk pertama kali pada tahun 1946. Setiap tahun di awal tahun selalu diperingati dengan sebutan Hari Amal Bakti Kementerian Agama Republik Indonesia. 

Pada kegiatan peringatan HAB Kemenag Kabupaten Karimun tahun ini sekaligus merupakan peringatan HAB tingkat Provinsi Kepri yang dipusatkan di Kemenag Karimun. Pada peringatan HAB tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan sebagaimana dilaporkan oleh Kakankemenag Kabupaten Karimun pada puncak acara bersamaan peresmian pemakaian Gedung PLHUT (Pelayanan Haji dan Umroh Terpadu) Kemenag Kabupaten Karimun. 

Salah satu kegiatan HAB ini adalah gerak jalan sehat yang diberi titel Gerak Jalan Kerukunan untuk Indonesia Hebat selain beberapa kegiatan lainnya seperti sudah diberitakan sebelumnya di halaman ini.  Oleh panitia HAB Karimun, gerak jalan ini disebuat Gerak Jalan Sehat Kerukunan karena diikuti juga oleh berbagai penganut agama. Sekaligus itu menjadi tema peringatan HAB tahun ini. Dan Gerak Jalan Sehat Kerukunan ini hanyalah satu kegiatan dari banyak kegiatan yang dihelat Kemenag Karimun tahun ini.

Menurut salah seorang panitia, Drs. H. Samsudin, HAB ini merupakan HAB Tingkat Kemenag Provinsi Kepri yang dipusatkan di Kemenag Karimun. Jadi, para pegawai Kemenag se-Provinsi Kepri hadir di Karimun saat ini. "Menurut Pak Kakanwil, ada 200-an pegawai Kemenag se-Provinsi Kepri yang berasal dari Kemenag Kabupaten/ Kota luar Karimun yang hadir dalam memeriahkan acara ini." Demikian Pak Sam menjelaskan. 

Gerak jalan kerukunan sendiri akan diikuti oleh ribuan masyarakat yang sudah memenuhi halaman kantor sejak pukul 06.30 pagi. “Ini adalah Gerak Jalan Sehat Kerukunan untuk Indonesia Hebat,” kata Pak Samsudin menjelaskan berkaitan tema peringatat HAB pada tahun ini. Menurut sumber lain ada 4000-an lembar kupon disediakan panitia untuk cabutan doorprize dalam gerak jalan ini. Hadiah-hadiah pun cukup banyak disedikan oleh sponsor. Ada telvisi 42 inch, mesin cuci, sepeda dan banyak hadiah lainnya.

Setelah dilepas oleh Kakanwil Kemenag Kepri bersama Gubernur Kepri dan didampingi juga oleh Bupati dan Wakil Bupati Karimun peserta pun bergerak berjalan sesuai rute yang sudah ditentukan.  Menurut panitia peserta gerak jalan diperkirakan berjumlah 4000-an orang yang mengikuti gerak jalan sehat ini. Kakankemenag sendiri secara tidak langsung menyebut angka itu karena semua kupon habis. "Saya mudah saja menghitung jumlah peserta, berdasarkan jumlah kupon yang habis," jelasnya. 

Rute jalannya di sepanjang jalan di lingkungan Kompleks Bupati Karimun menuju jalan Poros dan kembali ke halaman Kankemenag. Diperkirakan 4-5 km jarak yang akan ditempuh peserta. Kupon dibagi-bagikan kepada peserta gerak jalan setelah akan memasuki garis finish. Secara keseluruhan gerak jalan ini berlangsung aman dan lancar hingga ke pencabutan hadiah doorprize.***


7 Jan 2023

Peluncuran Buku Syairan Kerinduan dan Ketuhanan Karya Iwan Kurniawan

Peluncuran Buku Syairan Kerinduan dan Ketuhanan Karya Iwan Kurniawan


BUKU puisi berjudul Syairan Kerinduan dan Ketuhanan, Renungan Iwan Kurniawan karya H. Iwan Kurniawan, SPd hari Jumat (06/01/2022) kemarin diluncurkan. Bertempat di halaman SMA Negeri 4 Karimun, Bati, acara peluncuran buku Seri ke-2, dihadiri oleh Sekda Kabupaten Karimun, Dr. H. Muhammad Firmansyah, MSi yang hadir sekaligus selaku Ketua LAM (Lembaga Adat Melayu) Provinsi Kepri, Kabupaten Karimun. Iwan Kurniawan sendiri adalah selah seorang pengurus di LAM Kecamatan Tebing.

Tampak juga hadir salah seorang anggota DPRD Kabupaten Karimun, Sumardi yang sehari-hari menjadi Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPRD Kabupaten Karimun. Ada juga pejabat dari Danlanal Kabupaten Karimun, dari Dandim, KSOP, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun mewakili Kepala Dinas dan beberapa pejabat lainnya. Sebagai tuan rumah, acara peluncuran dihadiri para guru dan beberapa siswa SMA Negeri 4 Karimun.

Prosesi acara peluncuran diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan puisi dengan gaya (lagu) syair oleh salah seorang siswa. Acara berikutnya sambutan oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Kepri yang diwakili oleh Zulfriadi. Sambutan berikutnya dari Sekda yang sekaligus menyatakan secara resmi peluncuran buku puisi berukuran 21x29,7 cm dengan tebal 159 halaman.


Dalam sambutannya, Sekda Karimun menyatakan apresiasi Pemerintah Kabupaten Karimun atas diluncurkannya buku karya Iwan Kurniawan. "Teruslah berkarya karena akan menjadi catatan sejarah," katanya. Firmansyah juga menghimbau para guru dan siapa saja yang suka literasi untuk menulis buku. Dengan menulis dan menerbitkan buku berarti kita sudah mengembangkan literasi di daerah ini. Kurang lebih begitu dia memberi motivasi agar menulis buku.

Iwan Kurniawan sendiri menyatakan rasa gembiranya karena dapat menulis buku dan menerbitkannya. "Saya pertama menulis pada saat saya sakit. Pakai kursi roda, tapi saya tetap bersemangat. Kini untuk buku saya ini, alhamdulillah saya sudah sehat. Saya akan terus menulis, terutama sastra dan budaya Melayu." Demikian Iwan mengatakan dalam sambutannya saat peluncuran.

Di bagian akhir acara, Sekda berkenan membagi-bagikan buku Iwan kepada beberapa orang yang hadir termasuk kepada pengelola Perpustakaan SMA Negeri 4 Karimun. Semoga buku ini beredar luas dan akan menjadi salah satu bahan bacaan oleh guru dan siswa serta masyarakat pada umumnya.*** (Catatan M. Rasyid Nur)

4 Jan 2023

Kepengurusan FKUB 2022-2027 Resmi Terbentuk

Kepengurusan FKUB 2022-2027 Resmi Terbentuk


SETELAH menunggu sekitar dua bulan, kepengurusan FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Kabupaten Karimun periode 2022-2027 resmi terbentuk. Sesuai Surat Keputusan (SK) Bupati Nomor 949 Tahun 2022 tanggal 9 November 2022 tentang Pembentukan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Karimun kepengurusan yang nama-namanya direkomendasikan oleh Kankemenag dan Kesbangpol berdasarkan usul dari Majelis Agama masing-masing agama resmi ditetapkan. Pada SK tertera nama-nama ketua, wakil ketua dan anggota FKUB yang baru. Pengurus periode sebelumnya, 2017-2022 sudah berakhir masa baktinya pada November 2022.

Penjelasan itu disampaikan pada rapat pertama pengurus FKUB Masa Bakti 2022-2027 hari Rabu (04/01/2022) di ruang rapat Kantor FKUB Kabupaten Karimun, Poros, Karimun. Hadir pada rapat itu hampir semua pengurus yang tertera namanya pada SK, kecuali beberapa orang karena sakit atau tidak berada di Karimun.

Menurut Sekretaris FKUB, H. Endang Sriwahyu ada beberapa kawan-kawan pengurus minta izin tidak bisa hadir pada rapat perdana ini, seperti Pak Sarkawi, Pak Muhiri, Pak Abd. Salam dan lainnya itu. Demikian disampaikiannya pada saat membuka rapat. Pak H. Jamzuri selaku Ketua FKUB Masa Bakti 2017-2022 sekaligus sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karimun yang dalam struktur kepengurusan adalah penasehat juga hadir dan memberikan sambutan dalam rapat ini.

Di awal rapat Kakankemenag menyampaikan beberapa hal selaku Ketua FKUB sebelumnya. "Saya ingin kepengurusan baru ini tetap solid. Terus menjaga keharmonisan pengurus. Utamanya, saya ingatkan agar berhati-hati dalam sikap keseharian termasuk dalam bermedsos," katanya. Dia menyinggung bahwa tahun ini dan tahun depan itu adalah tahun-tahun politik. Sebagai pengurus yang berfungsi memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya dari sisi agama, maka pengurus ini harus berhati-hati. Jangan terbawa arus politik. Demikian inti pesan belyau pada rapat ini.

Setelah panjang-lebar Pak Jam pengarahan Kakankemenag, rapat selanjutnya dipimpin oleh Ketua FKUB Masa Bakti 2022-2027, M. Rasyid Nur. Setelah mengulas sedikit penyampaian Kakankemenag selaku penasehat, pimpinan rapat menyampaikan rencana program ke depan dengan diawali pembahasan rencana pelantikan. Dikatakan bahwa pelantikan pengurus adalah proses penting dalam keberadaan pengurus, meskipun secara hukum pengurus sudah terbentuk dengan ditandatanganinya SK pengurus ini oleh bupati.

Ketua FKUB menawarkan, apakah sebaiknya meminta pelantikan oleh bupati pada waktu dekat, sebelum bupati berangkat umroh yang diperkirakan akan berangkat di pekan pertama Februari 2023, atau disepakati setelah bupati kembali saja. Rapat menyepakati, pertama meminta untuk dilantik sebelum dia berangkat kecuali jika bupati tidak ada waktu untuk itu. Maka pelantikan disepakati setelah belyau kembali.

Kesepakatan lainnya adalah tentang pakaian saat pelantikan. Mengingat kesepakatan mengusulkan ke bupati untuk pelantikan, jika pakaian belum ada yang seragam maka disepakati juga menggunakan jaz masing-masing dengan harapan warnanya sama, warna hitam. Jika pakaian yang direncanakan akan dijahit dapat selesai sebelum pelantikan, maka pengurus akan menggunakan pakaian baru tersebut.

Rapat juga membahas tentang program kerja ke depan. Untuk ini disepakati akan dibahas dalam waktu lainnya. Diharapkan pada pembahasan program tersebut sudah ada gambaran anggaran dari Kesbangpol untuk kegiatan FKUB selama tahun 2023. Sekretaris FKUB kembali menjelaskan bahwa kejelasan anggaran akan memudahkan menetapkan rencana kegiatan ke depan. Hal ini disepakati bersama. Untuk itu diharapkan ada komunikasi dengan bupati perihal anggaran FKUB yang melekat di Kesbangpol tersebut.

Adapun kepengurusan FKUB 2022-2027 adalah sebagai berikut,
DEWAN PENASEHAT: 
1) Bupati Karimun (Pengarah);
2) Wakil Bupati Karimun (Ketua);
3) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun (Wakil Ketua);
4) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Karimun (Sekretaris);
5) Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Karimun (Anggota).

DEWAN PENGURUS:
1) Drs. H. M. Rasyid Nur, MM; (Ketua)
2) H. Bustami Dt. Rajo Marah (Wakil Ketua); 
3) Setiyono, M. Pd (Wakil Ketua);
4) H. Endang Sry Wahyu, M. M. Pub (Sekretaris);
5) Tugiatno, M. M. Pd (Wakil Sekretaris);
6) Drs. Nurbit Siman (Anggota);
7) Harry Dwiputra, S. STP (Anggota);
8) H. Zailani (Anggota);
9) H. Abd. Salam (Anggota);
10) Zuraimi (Anggota);
11) H. Khairi, SPd I (Anggota);
12) H. Samsudin (Anggota); 
13) H. Abdurrahman Nurani (Anggota);
14) Muhiri, M. Pd (Anggota);
15) Pdt. Amri Purba, S. Th (Anggota);
16) Dr. Vandarones Purba, ST (Anggota);
17) Js. Sarkawi, S. Kom. (Anggota)***

28 Des 2022

Seminar Penyuluhan KUB Kabupaten Karimun

Seminar Penyuluhan KUB Kabupaten Karimun


Catatan M. Rasyid Nur
BERTEMPAT di Gedung Nasional Karimun, Selasa (27/12/2022) pagi menjelang siang dilaksanakan seminar berjudul Penyuluhan Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Karimun. Kegiatan ditaja oleh Pengurus Daerah (PD) Among Mitro Kabupaten Karimun. Diikuti oleh para perwakilan pengurus  organisasi masyarakat dan tokoh agama serta tokoh masyarakat.

Menjadi narasumber pada acara ini adalah Huzrin Hood, tokoh Provinsi Kepri, Zamzami A. Karimun, seorang dosen yang menyandang banyak jabatan serta Rohadi, dosen UIN Suska Pekanbaru. Mereka didampingi oleh Dr. Abdullah, salah seorang Asisnten di Sekda kabupaten Karimun sebagai moderator.

Prosesi kegiatan diawali dengan seremoni pembukaan yang dimulai pukul 10.00. Acaranya memang terlambat kurang lebih satu jam dari undangan yang disebarkan karena beberapa sebab. Acararanya diawali dengan Menyanyikan Lagu Kebangsaan, Indonesia Raya dilanjutkan dengan lagu Mars Kabupaten Karimun. Untuk pelengkapnya juga dikumandangkan Solawat Busyro yang sudah menjadi Solawat Kabupaten Karimun. Setelah itu pembacaan doa yang dipandu oleh Ustaz Ahmad. 

Meneruskan acara adalah sambutan oleh Ketua Panitia dan sambutan Bupati. Bupati Karimun, Aunur Rafiq dalam sambutannya mengatakan, perlunya kebersamaan untuk memperkuat persatuan dan kesatuan. Karimun dengan keberagaman dalam usia 23 tahun akan semakin kuat dengan kebersamaan yang terjaga. Lebih jauh dia menyatakan bahwa banyaknya keragaman kita, baik suku, agama dan lainnya adalah kekuatan bagi kita untuk memperkuat daerah kita khususnya dan bangsa serta negara kita pada umumnya.

Bupati juga meminta kepada semua peserta yang hadir agar mengikuti seminar ini dengan sebaik-baiknya. "Mari kita ikuti seminar ini untuk mendapat ilmunya. Begitu juga pengalaman para narasumber adalah penting bagi kita," katanya. Dia juga meminta agar hasil seminar ini disampaikan kepada Pemerintah Daerah sebagai masukan. Katanya, "Hasil seminar tidak ada salahnya disampaikan kepada Pemda sebagai rekomendasi untuk masukan dan perbaikan demi kemajuan daerah kita." Pembukaan seminar secara resmi ditandai dengan pemukulan gong dan penyerahan piagam dan pelakat kepada dua orang peserta sebagai perwakilan oleh bupati. Dan setelah istirahat sejenak, seminar dimulai dengan dipandu oleh Dr. Abdullah sebagai moderator.

Tampil pertama adalah Huzrin Hood yang dikenal sebagai salah seorang pejuang Provinsi Kepri. Dalam pemaparannya yang singkat dia mengatakan bahwa kesan pertama dalam hidupnya adalah ketika dia berprofesi sebagai guru agama SD di Karimun ini. Dengan menjelaskan tempat lahirnya di Karimun (Tanjungbatu Kundur) dia menjelaskan bahwa dia menapak karier itu dimulai dari Karimun ini. Malang-melintang hingga dia pernah menjadi Bupati Kepri sebelum lahirnya Provinsi Kepri. Suka-duka itu dia jelaskan sebagai bukti bahwa jika kita bersatu maka cita-cita kita akan tercapai. 

Tampil pada sesi kedua adalah Zamzami A. Karim yang memberikan motivasi pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di antara masyarakat yang berbeda suku, agama dan keyakinan ini. Perbedaan itu tidak boleh menjadi perpecahan bagi kita. Begitu dia mengingatkan berkali-kali. 

Zamzami juga memberikan pujian bahwa orang Karimun itu patut berbangga karena dimana pun di Kepri selalu orang Karimun tampil di depan. Katanya juga bahwa Karimun dengan penduduk terbanyak sesudah Batam, masyarakatnya yang plural dan pertumbuhan ekonomi yang cukup laju hendaklah menjadi kekuatan kita untuk membangun daerah kita. 

Sebagai pejabat yang mengawasi jurnalistik di Kepri, Zamzami juga mengeaskan bahwa kita harus memahami begitu masifnya berita di tengah-tengah kita. Selain berita resmi juga ada berita di medsos yang terkadang sudah semacam berita resmi pula. "Kita harus bisa menjaga kawarasan kita dalam menanggapi banyak berita itu. Pun kita harus menjaga kewarasan publik dalam menerima informasi," katanya.

Tampil terakhir adalah dosen UIN Suska yang juga memperkuat tentang perlunya menjaga kebersamaan. Saat catatan ini ditulis, pemaparan dosen Perguruan Tinggi di Pekanbaru itu baru saja dimulai. Bagi kita, keragaman yang ada memang perlu dijaga dan harus menjadi kekuatan kita dalam membangun bangsa dan daerah.***

14 Des 2022

Musda V MUI Kabupaten Dibuka Bupati Karimun. H. Afrizal Terpilih Menjadi Ketua

Musda V MUI Kabupaten Dibuka Bupati Karimun. H. Afrizal Terpilih Menjadi Ketua


BERTEMPAT di Aula Darunnadhwah, Masjid Agung Kabupaten Karimun Rabu (14/12/2022) telah dilangsungkan Musyawarah Daerah (Musda) V MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kabupaten Karimun tahun 2022. Musda yang sempat tertunda dibuka langsung oleh Bupati Karimun, Dr. H. Aunur Rafiq, S Sos MSi. Hadir pada acara pembukaan antara lain Wakil Bupati Karimun, H. Anwar Hasyim dan Forkopimda selain pimpinan Pimpinan OPD, tokoh masyarakat dan pimpinan beberapa Ormas Islam.

Acara pembukaan diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Karimun serta Solawat Busyro yang sudah menjadi Solawat Kabupaten Karimun. Dilanjutkan dengan pembacaan ayat-ayat suci alquran oleh H. Muhammad Abdul Wahid, salah seorang pengurus MUI Kabupaten Karimun. 

Rangkaian acara berikutnya adalah Pidato Iftitah oleh Ketua MUI Kaupaten Karimun periode 2017-2022, Drs. H. Kholif Ihda Rifai. Lalu pidato sambutan Ketua MUI Provinsi Kepri, K H. Bambang Maryono. Pidato terakhir berupa sambutan dan pengarahan sekaligus pembukaan secara resmi oleh Bupati Karimun, Dr. H. Aunur Rafiq sebelum doa oleh H. Zulfan Batubara. 


Ketua MUI Kholif dalam Pidato Iftitahnya menjelaskan beberapa hal berkaitan MUI. Selain itu juga tentang keberadaan Musda sebagai forum menyampaikan LPJ, penyusunan program dan pemilihan kepengurusan MUI masa bakti 2022-2027. Kholif yang akan segera mengakhiri kepemimpinannya juga menyampaikan beberapa pesan penting tentang keberadaan MUI itu seneiri. Katanya, MUI itu adalah wadah tempat para ulama menunjukkan dan membuktikan fungsinya sebagai pewaris nabi. Untuk itu katanya, para ulama wajib memberikan pelayanan kepada umat dalam usaha memberi pencerahan kepada umat. Untuk lengkapnya pidato iftitah dapat dibaca di sini.

Sementara KH Bambang saat memberikan sambutan mengingatkan para ulama, khususnya ulama yang berada di wadah MUI Kabupaten Karimun bahwa peran ulama itu selain memelihara agama juga masyarakat itu sendiri dan bangsa. "Kita wajib memperhatikan pelayanan umat dari sisi agama tapi juga wajib memelihra persatuan dalam berbangsa dan bernegara." Dia ingatkan agar pengurus yang nanti terpilih mampu menjadi tumpuan umat dalam mengawal akidah sekaligus memperkuat persatuan dan kesatuan dalam berbengsa dan bernegara.

Bupati dalam pengarahannya tidak banyak memberikan pesan-pesan. "Apa yang disampaikan Ketua MUI Kabupaten dan Provinsi tadi, itu juga yang akan saya sampaikan. Jadi untuk tidak terlalu lama karena waktu yang singkat saya hanya berharap, pertama, ikutilah Musda ini dengan baik. Semoga berjalan dengan aman dan lancar," katanya. Acara terakhir adalah doa yang dipandu oleh Ketua Kemakmuran Masjid Agung Karimun, H. Zulfan Batubara.

Musdanya sendiri juga berjalan dengan baik dan lancar sejak dibuka dan pada sidang-sidang berikutnya. Partisipasi peserta Musda membuat jalannya sidang untuk mengambil keputusan berjalan dengan lancar. Sejak sidang pleno penentuan pimpinan sidang, (pleno pertama) lalu pleno pertanggungjawaban ketua serta sidang-sidang komisi semuanya berjalan dengan lancar. Setelah terpilih 11 orang Tim Formatur pada sidang pleno pemilihan ketua MUI dan tim formatur bersidang kurang lebih 30 menit, terpilih Drs. H. Afrizal, mantan Kakankemenag Kabupaten Karimun sebagai Ketua MUI Kabupaten Karimun masa khidmat 2022-2027. Hasil sidang tim formatur disampaikan pada sidang pleno terakhir menjelang ditutupnya Musda. Penutupan Musda langsung oleh Ketua MUI Provinsi Kepri, KH. Bambang Maryono.***

13 Des 2022

Ketika Hujan Tidak Menjadi Alangan (Catatan Gerak Jalan PGRI)

Ketika Hujan Tidak Menjadi Alangan (Catatan Gerak Jalan PGRI)


PARA guru dan tenaga administrasi sekolah yang bernaung di bawah payung PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun hari Selasa (13/12/2022) pagi melaksanakan Gerak Jalan Sehat dengan pusat kegiatan di halaman Panggung Kemuning Coastal Area, Tanjungbalai Karimun. Semua guru (pendidik) dan tenaga kependidikan sekolah-sekolah di Kecamatan Karimun mengikuti kegiatan ini.

Sebelum pukul 07.00 WIB para anggota PGRI Cabang Kecamatan Karimun sudah hadir di lokasi kegiatan. Sesuai jadwal yang sudah disampaikan ke sekolah-sekolah tepat pukul 07.30 diharapkan gerak jalan sehat sudah dapat dimulai. Namun karena turunnya hujan menyebabkan kegiatan tertunda. Para peserta harus berteduh menghindari guyuran hujan.

Meskipun hujan lumayan lebat, panitia bertekad agar gerak jalan dalam rangka memeriahkan HUT PGRI ke-77 dan Hari Guru Nasional 2022 itu tetap dilaksanakan. Selain hadiah berupa doorprize yang begitu banyak disediakan juga sebagai bagian semangat guru memperingati hari Guru itu sendiri. Panitia melalui pengeras suara mengumumkan bahwa gerak jalannya ditunda sejenak menunggu reda atau berkurangnya curahan hujan.

Akhirnya setelah sedikit berkurang turunnya hujan para guru dan pegawai administrasi itu kembali membentuk barisan di jalan depan Panggung Komuning itu. Melalui pengeras suara MC mengatakan bahwa kegiatan segera dimulai. Dan setelah barisan rapi kembali seperti sebelum turunnya hujan, acara dimulai dengan seremoni Pelepasan.

Diawali dengan sambutan (laporan) panitia dilanjutkan dengan doa dan pengarahan Wakil Bupati Karimun, H. Anwar Hasyim akhirnya gerak jalan sehat ini dilepas secara resmi. Start dari depan Panggung Kemuning ke arah jembatan satu, lalu berbelok menuju arah tugu alquran. Namun tidak sampai ke batas tugu itu sudah kembali berbelok ke halaman Panggung Kemuning. 

Satu hal yang menarik dalam kegiatan ini adalah karena begitu banyak hadiah menanti peserta yang hadir dan ikut melakukan gerak jalan. Jika namanya terdaftar tapi tidak hadir maka hadiah yang didapatkan dianggap hangus. Panitia membuat aturan, hadiah harus diambil oleh orangnya langsung. Tidak boleh diwakilkan.***

12 Des 2022

Rapat FKUB nan Kilat Tapi Padat

Rapat FKUB nan Kilat Tapi Padat


INILAH rapat pengurus FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Kabupaten Karimun yang paling ringkas. Begitu cepat tapi padat. Tidak perlu waktu berlama-lama. Padahal agendanya lumayan berat. Membahas rencana keberangakatan pengurus FKUB Kabupaten Karimun ke FKUB Bintan, Kepulauan Riau. Undangan rapat tertulis pukul 09.00. Bertempat di ruang rapat Kantor FKUB Kabupaten Karimun. Di samping kiri-depan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun.

Sebelum pukul 09.00 ternyata sudah ada pengurus yang hadir, Pak H. Zailani. Saya sendiri tiba di depan kantor pukul 09. 03. Agak terlambat tiga menit. Saya melihat Pak H. Zailani menuju Kantor Kementerian Agama. Harusnya ke Kantor FKUB. "Mau kemana, Pak?" Saya tanya, mengapa tidak ke Kantor FKUB. Pak Jai (begitu saya biasa menyapa) menjelaskan kalau rapat pengurus FKUB dipindahkan ke lantai dua Kantor KementerianAgama. Tepatnya di ruang kerja Kepala Kantor, Pak Jamzuri. Saya ikut mengubah haluan langkah ke Kankemenag.

Ternyata di ruang Pak Kemanag sudah ada salah seorang pengurus FKUB, Pak Muhiri. Dia lagi ngobrol dengan Kepala Kantor, Pak Jamzuri. Saya dan Pak Jai akhirnya sama-sama masuk. Kami duduk berempat di sofa ruang kerja Kakankemenag itu. Sambil menunggu pengurus lainnya kami ngobrol-ngobrol 'kesana-kemari'.

Setelah beberapa orang pengurus lainnya juga hadir beberapa menit berikutnya, kami sepakat memulai saja rapat. Tepat pukul 09.15 kami mulai. Pak Kakankemenag meminta persetujuan semua yang hadir untuk memulai rapat. Dia sendiri yang memimpin rapat. "Kita mulai saja, ya? Sambil menunggu teman-teman," tanya Pak Jam ke kami.

Setelah menjelaskan agenda rapat, tentang rencana kunjungan ke FKUB Bintan, Pak Jam menjelaskan keuangan yang sudah diberi Pemda. Pak Jam juga mengatakan bahwa semua pengurus wajib berangkat karena sudah dianggarkan. "Hari ini kita memastikan siapa saja yang akan berangkat." Begitu Kakankemenag itu menjelaskan. Dia menjelaskan jumlah uang yang ada dan rencana kegiatan yang akan dilakukan di sana.

Jadwal kegiatan juga sudah dibuat oleh Sekretaris, Pak H. Endang. Tercantum di file yang dikirimkan Pak Endang ke grup WA perihal jadwal keberangkatan dan urutan kegiatan yang akan dilalui selama kunjungan. Dalam pembicaraan juga disampaikan rencana tempat menginap selama di Bintan. Intinya penjelasan perihal awal berangkat sampai jadwal kembali sudah dibuat. Itulah yang disampaikan Pak Jam.

Karena tidak ada yang memerlukan pembahasan berat maka rapat pun selesai dalam waktu kurang dari setengah jam. Kecuali salah seorang anggota yang menyatakan tidak bisa ikut, disimpulkan semua pengurus akan berangkat. Rapat pun ditutup. Inilah rapat kita tapi dengan agenda berat dan padat.***

3 Des 2022

Musda MUI Kabupaten Ditunda

Musda MUI Kabupaten Ditunda

Rapat Pengurus Persiapan Musda

HASIL rapat pengurus MUI Kabupaten Karimun dua pekan lalu memutuskan awal Desember 2022 dilaksanakan Musda (Musyawarah Daerah) ke-5 MUI Kabupaten Karimun. Musda untuk laporan pertanggungjawaban pengurus dan pemilihan pengurus baru. Meskipun semula Musda diusulkan akan dihelat di medio November sesuai periodisasi (SK) pengurus namun karena beberapa pertimbangan, diundur menjadi Desember. "Kebetulan ada pengurus MUI yang akan ikut Muktamar Muhammadiyah, jadi kita sepakati di awal Desember." Demikian pernyataan pimpinan rapat waktu itu sesuai dengan kesepakatan rapat itu.

Berdasarkan hasil rapat itu Musda akan dilaksanakan di Aula Darunnadhwah, Masjid Agung Karimun pada tanggal 3 Desember 2022. Segala persiapan harus digesa mengingat waktu yang relatif singkat sejak rapat hingga jadwal Musda. Lalu Kamis (24/11/2022) siang kemarin dilaksanakan rapat teknis panitia pelaksana. Hingga rapat selesai semua sepakat untuk Musda pada 3 Desember.

Satu hari menjelang Musda, panitia mendapat informasi kalau Musda belum akan dilaksanakan pada hari Sabtu sesuai rencana itu. Pemerintah Daerah meminta ditunda untuk beberapa pertimbangan. Menurut panitia pelaksana, segala sesuatunya sudah siap. Jika pemerintah merestui maka Musda akan dilaksanakan. Namun karena harus ditunda, maka panitia bersiap diri untuk menyesuaikan dengan rencana Musda ke depan itu.

Belum dapat dipastikan kapan persis Musda akan dilaksanakan karena Ahad (4/12/2022) malam utusan pengurus MUI Kabupaten akan menhadap langsung ke Bupati. "Di situlah nanti akan dipastikan jadwal Musda yang tertunda ini. Semoga saja tidak terlalu lama penundaannya," kata Ketua Umum MUI, Pak Kholif Ihda Rifai. ***

1 Des 2022

Pemilihan Ketua Pengurus Masjid Al-Ubudiyah Sengit

Pemilihan Ketua Pengurus Masjid Al-Ubudiyah Sengit


SETELAH masa bakti kepengurusan Masjid Al-Ubudiyah, Wonosari di bawah kepemimpinan H. Supardi berakhir pada November 2022 ini maka pengurus ini langsung membentuk panitia pemilihan pengurus baru untuk masa bakti 2022-2025. Abdullah, Sekretaris Pengurus diamanahkan sebagai ketua panitia. Segala persiapanpun dibuat sejak sepekan lalu.

Rabu (30/11/2022) malam adalah waktu pemilihan ketua yang ditetapkan panitia. Maka berkumpullah masyarakat Wonosari, Kelurahan Baran Barat, Kecamatan Meral di Masjid Al-Ubudiyah Wonosari. Kata panitia, ada 90-an orang yang diundang sebagai representasi masyarakat Wonosari. Mereka adalah perwakilan dari tiga RT dalam RW 07, Wonosari.

Sesuai rencana dan ketentuan awal, setiap RT harus mengajukan satu nama kandidat calon ketua pengurus. Ternyata hanya RT 02 saja yang mengajukan kandidat calon malam ini. Dua RT lainnya (RT 01 dan RT 03) tidak mengajukan dengan alasan kebanyakan tokoh yang diharapkan menolak untuk menjadi Ketua Pengurus Masjid.

Akhirnya satu nama itulah yang dibahas malam pemilihan itu. Perdebatan menjadi sengit karena di luar dugaan, tidak cukup calonnya. Tadinya akan dilakukan pemilihan langsung secara demokratis dari tiga calon. Hanya saja, karena satu calon saja yang ada, maka disepakati aklamasi dengan sebelumnya terjadi perdebatan agak sengit.

Punca perdebatannya adalah karena ada yang berharap ada calon lain selain satu calon ini. Bahkan ada RT yang malah meminta ketua lama dicalonkan kembali. Lalu ditanyakan, apakah ketua lama bersedia? Pak Supardi tidak bersedi kalau harus melalui pemilihan berhadapan dengan calon yang sudah ada. Dia bersedia menjadi ketua untuk ketiga kali jika ditunjuk. Bukan dipilih.

Sementara calon yang ada malah mengatakan kalau kesediaannya dicalonkan karena skenario awal itu setiap RT ada calon. Dia sudah menyimpulkan bahwa dua calon dari dua RT lainnya pasti orang yang kualitasnya di atas dia. Begitu dia berpikir. Sehingga dia tidak akan terpilih. Dan tidak akan menjadi ketua. Tapi karena ternyata tidak ada calon lain, dia malah menjadi serba salah. Ditolak tdak enak, kalau diterima berarti berbeda dengan pikiran awalnya.

Akhirnya, setelah perdebatan yang mengarah ke debat kusir, Mas Sukemi, sang calon tunggal bersedia. Dan sebgian besar peserta rapat sepakat menerima dia sebagai Ketua Pengurus yang baru menggantikan Pak H. Supardi. Terpilihlah dia secara aklamasi. Tidak harus melalui pemilihan dengan bersaing dengan calon lain. Kepadanya diberi waktu 14 hari ke depan untuk menyusun kepengurusan baru, Pengurus Masjid Al-Ubudiyah Wonosari masa bakti 2022-2025.***

29 Nov 2022

Catatan dari Lomba Baca Puisi Tingkat SLTP-SLTA Karimun

Catatan dari Lomba Baca Puisi Tingkat SLTP-SLTA Karimun


MASIH dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November, Koridor Seni Sastra Karimun (KOSKA) dengan dukungan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Karimun, Pemda Kabupaten Karimun melalui Dinas Pendidikan Kabupaten melaksanakan Lomba Membaca Puisi Tingkat SLTP dan SLTA se-Kabupaten Karimun. Kegiatan dihelat di Gedung Nasional Karimun, Sabtu (26/11/2022) pagi hingga siang.

Pada acara pembukaan tampak hadir Asisten III Karimun Bidang Administrasi Umum, Dr. Junaidi, MSi mewakili Bupati yang beralangan hadir. Hadir juga yang mewakili Kapolres dan beberapa pejabat lain. Asisten III, Pak Junaidi memberikan sambutan pengarahan sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut. Dalam sambutan pengarahannya, Pak Junaidi mengatakan bahwa lomba baca puisi bertemakan “Pahlawan” sudah jarang dilaksanakan. Katanya, “Semoga saja ke depan nanti, KOSKA bisa berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk lebih sering melaksanakan event seperti ini.” 

Ikut memberikan sambutan pada acara pembukaan adalah Ketua KNPI, Ganar Septiadi. Dalam sambutannya antara lain dia menjelaskan, “KNPI sebagai induk organisasi kepemudaan serta wadah bagi para generasi muda tentunya akan senantiasa mendukung KOSKA dalam melaksanakan kegiatan kesusasteraan. Seperti lomba puisi ini yang sangat banyak memberikan dampak positive untuk pemuda serta pelajar perlu kita dukung.”

Dari Ketua KOSKA, Tengku Junizar diperoleh penjelasan bahwa peserta lomba membaca puisi ini terdaftar sebanyak 33 orang, terdiri dari siswa SLTP (SMP dan sederajat) serta siswa SLTA (SMA sederajat). Semua yang hadir tampil membawakan puisi ciptan mereka. Keluar sebagai juara untuk tingkat SLTA adalah Anisha Febriana Ismi Nursa Putri dari SMAN 2 Karimun. Sedangkan juara kedua dan ketiga adalah Gita Safitri siswi SMAN 4 Karimun, dan Sarah siswi SMAN 1 Karimun.

Untuk tingkat SLTP juaranya adalah Rhegyt Cahya Primadina dari SMPN 1 Karimun. Juara kedua dan ketiga adalah Cinthia Aerda Sari dari SMP Negeri 3 Meral dan Win Roland Gempita Alam juga dari SMP Negeri 1 Karimun. Kata salah seorang Dewan Juri ketika mengumumkan pemenang, semua peserta adalah pemenang karena mereka merupakan peserta terbaik dari sekolahnya masing-masing. Jadi, tidak perlu bersedih jika di sini belum berhasil. Begitu dikatan oleh juri.  Tiga orang juri yang diberi amanah menilai dalam lomba ini adalah M. Rasyid Nur (penyuka literasi), Dedi Wahyudi (Kasek/ penulis puisi) dan Irfan (penyair) Karimun.***

14 Nov 2022

Pesan Ketua IPHI: Tingkatkan Kerjasama untuk Kemaslahatan Ummat

Pesan Ketua IPHI: Tingkatkan Kerjasama untuk Kemaslahatan Ummat


INILAH pesan Ketua PD IPHI (Pengurus Daerah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia) Kabupaten Karimun pada saat memberikan sambutan bersempena pengukuhan pengurus MTP (Majelis Taklim Perempuan) IPHI Kecamatan Karimun, Meral dan Tebing pada hari Ahad (13/11/2022) kemarin. Berita pelantikan dan pengukuhan dimaksud dapat dibaca di sini

Ketua PD IPHI yang diwakili H.Samsudin selaku Ketua I berpesan kiranya Pengurus Cabang (PC) MTP kecamatan yang baru dilantik untuk dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya. Ada tiga pesan dalam sambutan tersebut belyau sampaikan. 

1. Kepada PC MTP IPHI yang baru  saja dilantik diucapkan selamat  dan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, khususnya dalam memberikan pembinaan kepada masyarakat muslim dan memenuhi lima ikrar yang diucapkan saat pelantikan tadi itu.

2. Alhamdulillah, dari 14 Kecamatan yang ada di Kabupaten, PC MTP IPHI yang sudah terbentuk dan dilantik MTP-nya sudah 6 Kecamatan, yaitu PC MTP IPHI Kecamatan Kundur, Kecamatan.Kundur Utara, Kecamatan Ungar, dan hari ini 3 Kecamatan lagi. Sisa 8 Kecamatan lagi, jika sudah terbentuk PC IPHI-nya diharapkan kepada PC IPHI untuk segara membentuk PC MTP IPHI-nya. 

3. Mari kita tingkatkan kerja sama yang baik untuk kemaslahatan ummat dan mewujudkan Haji Mabrur Sepanjang Hayat dan menjalin kebersamaan yang baik dengan pihak-pihak lainnya. Kita juga harus saling mendukung dalam melaksanakan program-program kerja dan tugas pengurus yang sudah diamanahkan.

4. Jadikan IPHI ini sebagai wadah yang aktif dalam mewujudkan haji yang mabrur sepanjang hayat sebagai visi keberadaan IPHI itu sendiri. Mari kita laksanakan visi Mabrur Sepanjang Hayat ini dengan sebaik-baiknya. Untuk hal itu kita harus melaksanakan konsep hablumminallah dan hablumminannas yang sudah diperintah di dalam Alquran.

Selain pesan-pesan itu Ketua IPHI juga menjelaskan bahwa dalam kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan MTP IPHI dananya bersumber dari infaq para pengurus sendiri. Kegiatan bagi-bagi sembako dilaksanakan dalam setiap bulan, misalnya itu sepenuhnya bersumber dari infaq pengurus. Setiap bulan para pengurus memberikan infaq dan berapa uang terkumpul setiap bulannya itulah yang langsung dibelikan sembako untuk dibagikan kepada kaum dhuafa dan menyantuni anak tidak mampu atau anak yatim yang bersekolah di daerah ini.***

13 Nov 2022

Pengurus MTP IPHI Tiga Kecamatan Dikukuhkah

Pengurus MTP IPHI Tiga Kecamatan Dikukuhkah


BERSEMPENA  Pertemuan Bulanan IPHI (Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia) Kabupaten Karimun edisi November 2022 Pengurus Daerah (PD) IPHI Kabupaten Karimun sekaligus melaksanakan pengukuhan kepengurusan MTP (Majelis Taklim Perempuan) IPHI Kecamatan. Tiga PC (Pengurus Cabang) IPHI Kecamatan yang baru saja melaksanakan pemilihan pengurus MTP masing-masing Kecamatan Karimun, Meral dan Tebing kepengurusannya dikukuhkan oleh Ketua MTP IPHI Kabupaten, Dra. Hj. Khairiyah.

Ketua PD IPHI Kabupaten Karimun, H. Haris Fadillah yang diwakili oleh Ketua I, Drs. H. Samsudin menjelaskan, bahwa pada pertemuan bulanan edisi November ini ada tambahan kegiatan selain kegiatan rutin, pengajian (tausiah) agama. Sesuai hasil rapat pengrus IPHI sebelumnya bahwa pada pertemuan bulanan kali ini akan dilakukan pengukuhan pengurus tiga MTP dari tiga kecamatan, Karimun, Meral dan Tebing. Demikian disampaikannya dalam sambutan mewakili Ketua PD IPHI.

Prosesi pertemuan dan pengukuhan berjalan dengan lancar. Hadir pada pertemuan kali ini Bupati Karimun yang diwakili Asisten I, Dr. Sularno, MSi dan Kakankemenag Kabupaten Karimun, Drs. H. Jamzuri M. Noor. Hadir juga camat dari kecamatan yang pengurus MPT-nya dikukuhkan. Sesuai hasil rapat Senin (07/11/2022) lalu, bertindak selaku tuan rumah atau penanggung jawab kegiatan adalah PC IPHI Kecamatan Meral.

Pak Sularno yang mewakili Bupati Karimun, memberikan sambutan setelah Ketua PD IPHI. Dalam sambutannya, Pak Larno menyatakan apresiasi kepada PD IPHI Kabupaten Karimun yang melaksanakan Pertemuan Bulanan anggota IPHI secara rutin. Sebelumnya dia menyampaikan salam dan maaf Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq yang tidak bisa hadir karena ada acara lain dalam waktu yang bersamaan. Pada kesempatan sambutan, Pak Larno juga memohon doa kepada hadirin untuk diijabah Allah niatnya untuk menunaikan haji.

Acara pertemuan dan pengukuhan diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Alquran oleh salah seorang anggota IPHI Kabupaten Karimun. Dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Kabupaten Karimun dan Mars IPHI. Selanjutnya pembacaan SK (Surat Keputusan) Ketua MTP PD IPHI Kabupaten tentang kepengurusan MTP IPHI Kecamatan Karimun, Meral dan Tebing diikuti dengan pengukuhan pengurus oleh Ketua MTP IPHI Kabupaten Karimun.

Setelah pembacaan ikrar oleh seluruh pengurus dengan dipandu oleh salah seorang Ketua MTP Kecamatan dan penyerahan SK Pengurus dilanjutkan dengan berfoto bersama antara seluruh pengurus MTP Kecamatan dengan pejabat yang hadir. Setelah itu dilanjutkan dengan pidato sambutan dan tausiah.

Ketua PD IPHI yang diwakili H. Samsuddin mengatakan bahwa pertemuan bulanan IPHI memang penting sebagai ajang silaturrahim sesama anggota IPHI. Dijelaskan bahwa pertemuan bulanan ini rutin dilaksanakan sebulan sekali. Pak Sam tidak banyak berpidato. Lebih kepada laporan kepada Pak Sularno sebagai mewakili Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq. Selanjutnya sebagai acara terakhir adalah tausiah agama oleh Ustaz Azwardi yang sekaligus memandu doa.

Beberapa pesan Ustaz Azwardi dalam tausiahnya antara lain, mengingatkan jamaah bahwa nanti di yaumil akhir ada tiga amalan yang tidak akan ditimbang oleh Allah. Artinya amalan ini tidak masuk hitungan. Amalan model begini, kata akan sia-sia saja bagi yang melakukannya. Pertama solat yang dilaksanakan dengan tegesa-gesa; Kedua, zikir kategori lalai. Maksudnya tidak tepat bacaannya; Ketiga, bersolawat kepada Nabi tapi tidak dengan hormat dalam arti tidak untuk mengagungkan Nabi Muhammad Saw. Oleh karena itu, Ustaz mengingatkan jamaah haji untuk tidak termasuk kepada kelompok amalan seperti ini.***

11 Nov 2022

Rapat Pengurus MUI untuk Persiapan Musda MUI

Rapat Pengurus MUI untuk Persiapan Musda MUI


DIHADIRI oleh pengurus harian dan beberapa orang Ketua Komisi, Rabu (09/11/2022) siang menjelang petang, di Kantor MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kabupaten Karimun dilaksanakan rapat pengurus MUI Kabupaten dengan agenda utama rencana Musda (Musyawarah Daerah) MUI tahun 2022. Sebanyak 13 orang hadir pada rapat khusus persiapan Musda ke-5 MUI Kabupaten Karimun tahun 2022.

Sesuai arahan Ketua Umum, Pak Kholif Ihda Rifai yang kebetulan tidak bisa ikut rapat awal ini bahwa untuk persiapan Musda cukup mengundang pengurus harian dan ketua-ketua komisi saja. Agenda utamanya adalah membentuk Panitia Pengarah (SC= Stering Comitee) dan Panitia Pelaksana (OC = Organizing Comitee) yang nanti akan ditindaklanjuti dengan rapat lengkap, seluruh pengurus. Selain membentuk panitia sekaligus pada rapat awal ini memasukkan agenda menyiapkan tema dan penetapan jadwal Musda.

Hasil dan kesepakatan rapat yang berlangsung hampir dua jam, diusulkan untuk duduk di SC beberapa orang pengurus harian dengan Ketua SC adalah Ketua Umum MUI Kabupaten Karimun didampingi beberapa pengurus harian lainnya. Oleh rapat ditetapkan sebanyak lima orang sebagai Panitia Pengarah (SC) tersebut.

Untuk Panitia Pelaksana (OC) juga sudah disepakati dengan komposisi lebih lengkap. Selain memilih Ketua Panitia, Wakil Ketua dan Sekretaris serta Bendahara juga disepakti personel yang akan duduk sebagai koordinator bidang tertentu dan anggotanya. Ada bidang kesekretariatan, acara, perlengkapan dan beberapa bidang lainnya. Mereka inilah nantinya akan menjadi panitia pelaksana Musda ke-5 MUI yang waktunya disepakati pada 3 Desember 2022 yang akan datang.

Duduk sebagai Ketua Panitia Pelaksana adalah H. Wahyu Amirullah didampingi H. Samsuddin sebagai Wakil Ketua. Sekretaris adalah Abdullah didampingi Yuri Hariyadi sebagai Wakil Sekretaris. Untuk bendahara diamanahkan kepada dr. H. Ade Kristiawan. Selain itu ada beberapa bidang sebagai kelengkapan kepanitiaan, antara lain Bidang Kesekretariatan, Bidang Acara, Bidang Perlengkapan, Bidang Transportasi, Akomodasi dan Dokumentasi, Bidang Konsumsi dan Bidang Penyambutan Tamu. Setiap bidang ada koordinator dan anggota.

Disepakati juga, jika jadwal yang disepakati rapat ini tidak sesuai dengan jadwal yang diputuskan Pemda atau Bupati maka jadwal itu juga dapat berubah sesuai dengan arahan Bupati, nantinya. Diharapkan Musda itu nantinya dihadiri dan dibuka oleh Bupati Karimun. 

"Itu perlu nanti kita berkoordinasi dengan Bupati tentang jadwal waktu yang sudah kita sepakati ini." Begitu pimpinan rapat menyampaikan kepada peserta rapat perihal rencana jadwal ini. Tidak tertutup kemungkinan tanggal itu sudah ada jadwal kegiatan Bupati, sehingga bisa saja ada perubahannya nanti.***

8 Nov 2022

Penegasan Ulang Sewa Gedung Balai Haji (Daftar Sewa Gedung)

Penegasan Ulang Sewa Gedung Balai Haji (Daftar Sewa Gedung)


KEPUTUSAN rapat hari Senin (07/11/2022) kemarin selain tentang persiapan dan pelaksanaan Pertemuan Bulanan IPHI Kabupaten dan rencana Pelantikan Pengurus MTP (Majelis Ta'alim Perempuan) IPHI (Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia) tiga Kecamatan  rapat tersebut juga membicarakan perihal sewa gedung Balai Haji, Tebing, Karimun. Gedung Balai Haji sesuai keputusan rapat sebelumnya disepakati dapat disewa oleh masyarakat untuk keperluan tertentu seperti untuk tempat pesta nikah, rapat dan lain sebagainya. Besaran sewa itu sudah ditetapkan sebelumnya.

Mengacu kepada Surat Edaran PD IPHI Kabupaten Karimun sebagaimana disepakati dalam rapat-rapat sebelumnya, itulah yang dalam rapat kemarin itu kembali ditegaskan. Sebagaimana dilaporkan oleh salah seorang pengurus PD IPHI yang membidangi Ekonomi, HM Yusuf bahwa masih ada masyarakat yang bertanya dan meminta pengurangan harga sewa gedung. Jadi, perlu penegasan kembali, katanya.

Meskipun ada usul untuk menaikkan harga sewa karena dianggap murah, peserta rapat sepakat untuk tetap menggunakan acuan yang saat ini berlaku. Jika ada rencana untuk naik, akan dibicarakan di awal tahun 2023 nanti.

Adapun rincian sewa gedung Balai Haji yang saat ini berlaku adalah, 
1. Untuk Pelaksanaan Pesta Pernikahan dengan fasilitas kursi sesuai ketersediaan, kipas angin ceiling dibagi tiga kategori: a. Untuk Masyarakat Umum @ Perhari, Rp. 2.500.000; b. Untuk Jamaah Haji @ Perhari, Rp. 2.300.000; c. Untuk Pengurus IPHI @ Perhari Rp. 2.000.000. 

2. Untuk Pelaksanaan Rapat dengan fasilitas kursi sesuai ketersediaan, kipas angin ceiling, soundsystem a. Untuk instansi Pemerintah dan Organisasi @ Perhari Rp. 700.000. 

3. Untuk Pelaksanaan Perpisahan dan Acara Lainnya dengan fasilitas kursi sesuai ketersediaan, kipas angin ceiling a. Untuk Sekolah dan Madrasah serta Umum @ Perhari Rp. 1.500.000. 

Ketentuan ini ditetapkan berdasarkan rapat pengurus dan sudah disampaikan kepada seluruh pengurus dan jamaah haji di lingkungan IPHI Kabupaten dan Kecamatan.

7 Nov 2022

Rapat Pengurus IPHI Kabupaten untuk Persiapan Pertemuan Bulanan dan Pelantikan MTP

Rapat Pengurus IPHI Kabupaten untuk Persiapan Pertemuan Bulanan dan Pelantikan MTP


BERTEMPAT di ruang  rapat Kantor FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Kabupaten Karimun, Poros, siang Senin (07/11/2022) telah dilaksanakan Rapat Pengurus Daerah (PD) IPHI (Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia) Kabupaten. Karimun dengan agenda persiapan pertemuan bulanan IPHI untuk bulan November dan rencana pelantikan pengurus MTP (Majelis Ta'lim Perempuan) IPHI Kecamatan Karimun, Meral dan Tebing. 

Rapat yang dimulai tepat pukup 13.30, itu dihadiri oleh Pengurus Harian PD IPHI Kabupaten dan Ketua-ketua Bidang PD IPHI Kabupaten Karimun. Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua II PD IPHI, H. Samsuddin. Menurut informasi Ketua PD IPHI Kabupaten Karimun, H. Haris Fadhillah beralangan hadir. Rapaat berjalan lancar sesuai agenda yang sudah ditentukan. 

Rapat diawali dengan pengantar oleh Sekretaris Umum PD IPHI Kabupaten Karimun, H. Supriadi, S Hi dengan menyampaikan agenda rapat pada hari ini. Selanjutnya rapat dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II, H. Samsuddin. "Salam dan izin dari ketua kita, Pak Haris karena tidak bisa hadir," jelas H. Samsuddin di awal rapat. "Pak Ketua menugaskan kepada saya untuk mewakili belyau." Dia  menjelaskan kalau Ketua Umum PD IPHI kebetulan tidak bisa hadir. Dia mengirimkan salam untuk kita semua yang hadir. Begitu Pak H. Samsuddin menyatakan.

Pembahasan pertama mengenai rencana pertemuan rutin IPHI Kabupaten Karimun. Rapat memutuskan bahwa pertemuan bulanan untuk edisi November 2022 dilaksanakan pada hari Ahad, 13 November 2022 yang akan datang. Bertindak sebagai tuan rumah atau sebagai penanggung jawab adalah PC IPHI Kecamatan Meral. Pimpinan rapat juga menjelaskan bahwa untuk pertemuan bulanan kali ini akan disejalankan dengan pelantikan pengurus MTP IPHI Kecamatam yang pengurusnya baru saja dilantik beberapa waktu lalu. Ada tiga kecamatan yang pengurus MTP-nya akan dikukuhkan nantinya, yaitu Kecamatan Karimun, Meral dan Tebing. 

Untuk kelancaran pertemuan, terutama untuk pelaksanaan pelantikan, disepakati pula pembebtukan panitia. Personel kepanitiaan ditunjuk para pengurus IPHI Kabupaten. Ketua Panitia disepakati Pak Samsudin sementara Sekretaris ditetapkan Sekretaris IPHI, yaitu H. Supriadi yang dilengkapi dengan bendahara yang juga bendahara IPHI Kabupaten, Hj. Jumadiah. Rapat juga menyepakati akan melengkapi kepanitiaan untuk tugas-tugas khusus dengan memilih pengurus IPHI yang ada.***

30 Okt 2022

Pelantikan MWCNU Kecamatan se-Kabupaten Berjalan Aman

Pelantikan MWCNU Kecamatan se-Kabupaten Berjalan Aman


DI AULA Darunnadhwah, Masjid Agung Karimun. Pagi menjelang siang, Sabtu (29/10/2022) itu dilaksanakan Pelantikan Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdhatul Ulama (MWCNU) Kecamatan se-Kabupaten Karimun. Tampak spanduk berlatar hijau dengan tulisan berwarna kuning kombinasi putih. Hadir di ruang ber-AC itu para pengurus MWCNU Kecamatan dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Karimun.

Undangan sesungguhnya adalah pukul 09.00. Pada jam itu acara baru berupa nlatihan-latihan untuk pelantikan. Belum acara sebenarnya. Sambil menunggu bupati yang akan hadir panitia dan peserta pelantikan menerskan latihan. Tampak Pak Jamzuri, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun yang pada acara ini hadir selaku Ketua Pengurus Cabang NU Kabupaten Karimun terlibat langsung dalam latihan ini. Dialah yang akan melantik para pengurus MWCNU itu nantinya.

Menjelang pukul 10.00 hadir Pak Abdullah, Asisten II. Ternyata dia hadir mewakili bupati yang tidak jadi dapat hadir karena ada acara lain yang tidak dapat ditinggalkan. Acarapun dimulai. Diawali dengan pengantar MC (Pembawa Acara) dan menyanyikan Lagu Indonesia Raya. Berturut-turut setelah lagu kebangsaan dikumandangkan adalah lagu Mars NU dan Solawat Busyro yang belakangan selalu dibawakan pada acara-acara resmi.

Acara selanjutnya adalah pembacaan ayat-ayat suci Al-Quran oleh Fahrurazi, SE lalu pembacaan Surat Keputusan (SK) tentang Pengurus Majelis Wakil Cabang NU Kecamatan se-Kabupaten Karimun oleh Sekretaris NU Kabupaten Karimun, Pak Fery. Bersamaan itu para pengurus yang namanya disebutkan dalam SK hadir dan berdiri di depan hadirin.

Prosesi selanjutnya adalah pelantikan oleh Ketua NU Kabupaten Karimun, Pak Jamzuri. Dengan mengutip ayat dan hadits Pak Jamzuri membacakan teks pelantikan dan diikuti oleh para pengurus yang dilantik. Prosesi pelantikan ini tidak terlalu lama. Pelaksanaan pelantikan berjalan lancar dan aman. Lalu peserta kembali ke kursi masing-masing setelah sebelumnya mendapatkan ucapan selamat dan berfoto bersama.

Acara berikutnya adalah sambutan-sambutan yang diawali dengan sambutan Ketua NU Kabupaten. Lalu sambutan bupati yang diwakili oleh Pak Dr. Abdullah, Asisten II Setda Kabupaten Karimun. Sambutan terakhir adalah dari Pak Dr. Nurdin Basirun, mantan Gubernur Kepri yang berkesempatan hadir pada pelantikan ini. Acara ditutup dengan doa yang dipandu oleh Pak Khozin. Selanjutnya berfoto bersama para pejabat dan beberapa orang hadirin lainnya. Menjelang zuhur, acarapun selesai.***

26 Okt 2022

Sekda, Kini Menjadi Datok Wira Utama

Sekda, Kini Menjadi Datok Wira Utama




SETELAH dikukuhkan menjadi pucuk pimpinan LAM (Lembaga Adat Melayu) Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, Sekda Kabupaten Karimun, Dr. H. Muhammad Firmansyah resmi pula bergelar Datok Wira Setia Utama. Pengukuhan Pak Firman langsung oleh Ketua LAM Provinsi Kepri selaku Datok Sri Setia Utama, Datok Abdul Razak. Demikian catatan setelah prosesi pelantikan dilangsungkan di Gedung Nasional Rabu (26/10/2022) lalu. Informasi yang sama juga dapat kita baca pada beberapa media, khususnya media online.

Pengukuhan Pak Firman menjadi Ketua LAM Kabupaten Karimun bersama pengukuhan kepengurusan LAM Kabupaten Karimun masa bakti 2022-2027 berlangsung khdmat layaknya prosesi pengukuhan pengelola adat. Pengukuhan dihadiri oleh orang nomor satu Kabupaten Karimun, Bupati Karimun, Dr. H. Aunur Rafiq, S Sos M Si, Ketua DPRD Kabupaten Karimun, HM Yusuf Sirat, S IP serta pejabat teras Kabupaten Karimun lainnya.


Dapat juga disaksikan, setelah pengukuhan sebagai Ketua LAM bahwa kepada Pak Sekda dipasangkan tanjak, selempang dan keris oleh Ketua LAM Provinsi Kepri sembari menyematkan secara simbolik gelar Datok Wira Setia Utama sebagai gelar Ketua LAM Kabupaten. 

Setelah pengukuhan Pak Firman menjelaskan bahwa dalam menjalankan tanggung jawab yang diamanahkan sebagai Ketua Umum LAM Provinsi Kepri, Kabupaten Karimun dia berharap adanya dukungan dari semua pihak. Pastinya, tentu saja tidak bisa bekerja sendiri dalam mengemban tugas ini. Bagaimanapun, amanah ini adalah tugas dan tanggung jawab yang berat. Hanya dengan bersama tugas dan tanggung jawab dapat dilaksanakan dengan baik.

Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq dalam pernyataannya mengatakan bahwa Pemkab Karimun mengucapkan selamat atas dikukuhkannya pengurus LAM Kabupaten Karimun masa khidmat 2022-2027. Katanya, kerja sama yang baik sebagaimana selama ini sudah terjalin, semoga tetap dapat dijalankan ke depan. Begitu dia menyampaikan harapan kepada Pak Firman yang sehari-hari adalah Sekda Kabupaten Karimun.***