31 Jan 2024

Pembinaan Dewan Hakim Nasional

Pembinaan Dewan Hakim Nasional


DIBUKA pukul 14.30 WIB, Senin (30/01/2024) di Room Meeting Aston Hotel, Batam oleh Direktur Jenderal Ditjen Bimbingan Masyarakat Islam, Kemenag RI kegiatan Pembinaan Dewan Hakim Nasional Angkatan I akan berlangsung hingga Kamis (01/02/2024) lusa. Peserta pembinaan adalah para Dewan Hakim Kabupaten/ Kota se-Provinsi Kepri sebanyak 80 orang plus 420 orang peserta yang ikut secara zoom. Demikian dijelaskan panitia pelaksana Pembinaan Dewan Hakim Nasional Angkatan I tahun 2024 di Batam.

"Selain peserta yang hadir secara langsung di ruangan ini ikut juga sebagai peserta secara virtual sebanyak 420 orang dari seluruh Indonesia. Jadi peserta pembinaan ini ada sebanyak kurang lebih 500 orang peserta," katanya lagi. Untuk narasumber pembinaan ini didatangkan dari Jakarta. Mereka adalah para pakar di bidang alquran. Sebutlah Dr. Muhsin Salim atau Dr. Romlah dosen di PTIQ itu. Masih ada beberapa narasumber lainnya, khusus di cabang khat dan tafsir.

Pembinaan Dewan Hakim selama tiga hari itu terbagi tiga bidang, bidang qiroat, tafsir dan khat. Para Dewan Hakim peserta pembinaan, ini nantinya akan disiapkan untuk menjadi Dewan Hakim pada MTQ baik di provinsi masing-masing maupun di Tingkat Nasional. Tergantung hasil pembinaan ini. Bagi peserta yang dinilai memenuhi syarat untuk Hakim Nasional maka yang bersangkutan akan diberi tugas sebagai Dewan Hakim pada MTQ Tingkat Nasional. 

Pada saat memberikan pengarahan sebelum membuka secara resmi, Dirjen Bimas Islam meminta kepada para peserta yang 500-an ini untuk mengikuti kegiatan pembinaan dengan baik. Dengan demikian hasilnya diharapkan akan menjadi hakim yang lebih baik dari pada sebelumnya. Katanya, dari sekian ribu kebutuhan hakim secara nasional, LPTQ baru dapat memberikan pembinaan kepada sejumlah yang yang terbatas ini. Nanti juga akan dilaksanakan beberapa kali lagi untuk Dewan Hakim lainnya. Demikian dia mengatakan.*** 

30 Jan 2024

Bisa Tenang Walaupun Laut Bergelombang

Bisa Tenang Walaupun Laut Bergelombang


SEMULA sedikit merasa kesal karena saya tertinggal. Teman-teman sudah berangkat duluan sementara saya ketinggalan. Dengan menggunakan KM Dumai Line sebanyak 11 (sebelas) orang peserta Pembinaan Dewan Hakim Nasional Angkatan I utusan LPTQ Kabupaten Karimun sudah duluan berangkat. Mereka duluan berangkat ke Batam pada pukul 07.30 Selasa (30/01/2024) pagi itu. Saya sendiri sesungguhnya sudah berangkat dari rumah (Wonosari) menuju pelabuhan untuk ikut berangkat bersama. Sudah hampir sampai ke Pelabuhan Tanjungbalai Karimun pada pukul 07.10 itu. Namun ada sedikit masalah.

HP saya tertinggal di rumah, ternyata. Saya baru menyadari tertinggal di rumah pada saat sudah akan sampai di pelabuhan. Sesuai arahan Ketua Harian LPTQ, Mas Arif kami harus sudah berkumpul sebelum pukul 07.30 itu. Dan saya, jika bukan karena HP yang tertinggal pun sudah akan sampai sebelum jam itu. Tapi karea saya harus kembali lagi ke Wonosari, baru kembali lagi ke Pelabuhan, otomatis saya terlambat. Saya tidak bisa berangkat bersama mereka.

Meskipun rasa kesal itu masih ada hingga trayek kapal berikutnya, pukul 09.45 yang akan saya tumpangi, tapi saya berusaha tenang saja. Sambil menunggu waktu, saya sempatkan sarapan pagi di kedai kopi pelabuhan itu. Dan setelah waktunya tiba, saya pun masuk kapal Dumai Line lainnya. Saya berusaha tenang saja. Saya duduk di kursi bagian tengah kapal yang sangat besar itu.

Justeru kini ada rasa risau lain yang menggeluti perasaan saya. Tadi, sebelum masuk kapal dikatakan seorang teman bahwa saat ini angin di laut lumayan kencang. Itu berarti akan ada gelombang. Inilah sesungguhnya yang membuat saya galau. Perihal keterlambatan itu saya sudah dapat menerimanya dengan senang hati. Tapi gelombang yang akan menerpa kapal ini menjelang ke Batam, itulah masalahnya.

Sekali lagi, sejak meninggalkan pelabuhan Tanjunglai Karimun hingga ke Pelabuhan Sekupang Batam, saya dapat duduk tenang di dalam kapal. Walaupun di laut gelombang menghempas keras, tapi kapal ini terasa begitu nyaman saja. Tidak terasa gelombang yang menerjang. Alhamdulillah, terima kasih, ya Allah. Kami selamat sampai ke Batam.***

29 Jan 2024

Kapolda Kepri Kunker ke Karimun, Merasa Jua Menyambutnya

Kapolda Kepri Kunker ke Karimun, Merasa Jua Menyambutnya


Catatan M. Rsyid Nur
KEPALA Kepolisian Daerah (Kapolda) Provinsi Kepri (Kepulauan Riau) Senin (29/01/2024) ini melaksanakan Kunker (Kunjungan Kerja) ke Kepolisian Resor (Polres) Karimun khususnya, ke Kabupaten Karimun pada umumnya. Kapolda didampingi oleh Irwasda, Kabid Propam, Dir Resnarkoba, Dir Intelkam dan Dir Krimsus Polda Kepri serta beberapa anggota kepolisian dari Polda Kepri. 

Bersama beberapa teman --Ketua MUI, Ketua Bakomubin, Ketua Baznas dan lainnya-- saya berkesempatan ikut bersama mendampingi beberapa Kepala OPD dan pejabat utama Pemda Karimun untuk menyambut Kapolda Kepri, Irjen Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah, M.H. dan rombongan di Pelabuhan Tanjungbalai Karimun. Bupati Karimun, Dr. H. Aunur Rafiq menyambut Kapolda tampak didampingi oleh pimpinan Forkopimda seperti Kapolres Karimun, Dandim 0317 Tbk, Danlanal Tbk dan beberapa pejabat teras lainnya. Kami adalah bagian dari tokoh masyarakat yang diajak bupati ikut membersamai menyambut Kapolda.

Dijamu sarapan pagi

Dari pelabuhan sudah disambut secara adat dengan pemasangan tanjak dan tabuhan kompang. Rombongan kapolda diarak hingga ke ruman dinas Bupati Karimun. Di sini Kapolda menemui pejabat kabupaten dan para tokoh masyarakat dan tokoh agama yang kebetulan hadir. Sambil bersilaturrahim rombongan Kapolda dijamu sarapan pagi oleh bupati. Selanjutnya langsung menuju Mapolres Karimun untuk melaksanakan kunkernya.

Dalam acara khusus di Mapolres Karimun Kapolda Kepri, Irjen Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah, M.H. memberikan pengarahan. Dia menjelaskan bahwa tujuan kunker ini tidak hanya sebatas pemantauan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Karimun, tetapi juga bertujuan untuk mengevaluasi kesiapan Polres Karimun menghadapi pelaksanaan Pemilu yang akan berlangsung pada 14 Februai 2024 yang akan datang. Katanya, pemantauan ini menjadi bagian penting dari upaya kepolisian untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama proses pemilihan umum berlangsung.

Satu kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Karimun adalah bahwa Kapolda yang baru saja menjabat sebagai orang nomor satu di Polda Kepri menjadikan Kabupaten Karimun sebagai salah satu kunkernya menjelang Pemilu ini.***

28 Jan 2024

Ginting Akhirnya Terpelanting

Ginting Akhirnya Terpelanting

Foto Detik Sport

SABTU (27/01/2024) malam ini kebetulan saya tidak kemana-mana. Lazimnya, bersama isteri pergi ke rumah mertua, Ibundanya isteri saya, Zuhrijah di Kampung Bukit sana. Setelah ayah 'berangkat' setahun lalu, kini tinggal emaknya yang setiap Sabtu malam dikunjungi. Terkadang bersama adik-adiknya yang lain. Isteri saya punya lima orang adik. Empat orang ada di sini (Karimun) sedangkan satu orang ada di Jepang bersama suaminya. Adik-adik yang di sini, itulah yang sering bertandang bersama ke rumah emak yang tinggal bersama adik bungsunya, Era.

Karena kami di rumah saja, malam ini saya menyimak, mamskdunya menyaksikan laga demi laga bulutangkis Indonesia Masters yang malam ini memasuki babak semifinal. Tentu saja nonotn via layar kaca, televisi. Sejak dua hari lalu saya memang selalu mengikuti pertandingan bulutangkis yang mempertemukan para bintang sedunia. Lumayan sebagai hiburan malam, kata saya meskipun tidak semua bintang top bulutangkis turun di turnamen kelas 500 ini.

Harapan saya malam ini adalah menangnya Antoni Sinisuka Ginting melawan Brian Yang, pemain Kanada berkebangsaan China yang akan dihadapinya di babak semifinal ini. Setelah para pemain Indonesia lainnya bertumbangan di babak sebelumnya, Ginting masih bertahan hingga semifinal, jadilah salah satu tumpuan harapan untuk membanggakan Negara kita yang satu saat dulu adalah raja bulutangkis dunia. Tentu saja kita berharap dia masuk final, untuk menambah koleksi juaranya. Bagi kita tidak semata juara pribadi Ginting, tapi juara membawa harum bangsa.

Tapi apa boleh buat. Pemain tunggal kita itu gagal untuk menambah gelar juaranya di Indonesia Masters ini. Artinya gagal pula mengibarkan bendera saat pemberian hadian nanti di final. Ginting tunduk dan harus mengakui ketangguhan pemain Kanada, Brian Yang dengan angka 21-13, 17-21 dan 19-21. Sungguh menyesakkan dada. Akhirnya Ginting terpelanting, kata saya dalam hati. Saya tahu, Ginting sudah berusaha maksimal memenangkan laga. Tapi Yang cerdik menundukkan Ginting. Semoga nanti Ginting bisa sukses lagi.***

27 Jan 2024

Bupati Tutup MTQ Desa Sungai Ungar

Bupati Tutup MTQ Desa Sungai Ungar


MUSABAQOH Tilawatil Quran Tingkat Desa Sungai Ungar Kecamatan Kundur setelah berjalan selama tiga malam, Kamis (25/01/2024) malam ini secara resmi ditutup oleh Bupati Karimun, Dr. H. Aunur Rafiq, S Sos M Si. Bupati didampingi oleh anggota DPRD Provinsi Kepri Dapil Karimun, Ery Suwandi, anggota DPRD Kabupaten Karimun Dapil Kundur, Kundur Utara dan Barat, H. Anwar Hasan dan beberapa anggota DPRD Kabupaten Karimun lainnya. Hadir juga beberapa tokoh masyarakat dan tokoh agama dari Kabupaten Karimun sebagai bagian dari rombongan bupati.

Rombongan bupati sendiri bergerak dari Tanjungbalai Karimun sebelum magrib. Merapat di Pelabuhan Tanjungberlian rombongan meneruskan perjalanan menggunakan mobil. Rombongan melaksanakan salat magrib di Masjid Daruttaqwa Sungai Ungar. Selepas magrib perjalanan dilanjutkan menuju Desa Sungai Ungar untuk makan malam.

Setelah makan malam di rumah salah seorang masyarakat yang sudah ditentukan Kades rombongan menuju Masjid Baiturrahim Parit Pacitan, Desa Sungai Ungar yang tidak jauh dari rumah tempat rombongan makan malam. Setelah makan malam barulah rombongan bupatu meneruskan perjalanan ke lokasi acara penutupan MTQ.

Prosesi malam penutupan Musabaqoh Tilawatil Quran Desa Sungai Ungar di Dusun Parit Pacitan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Kabupaten Karimun dan Solawat Busyro sebagai Solawat Kabupaten Karimun. berturut-turut pembacaan ayat-ayat suci Alquran, doa oleh Kepala KUA Kecamatan Kundur dan dilanjutkan Laporan Ketua Panitia yang menjelaskan cabang dan golongan yang di-MTQ-kan antara serta ucapan terima kasih kepada beberapa pihak yang telah membantu terlaksananya MTQ Desa Sungai Utara itu.

Sebelum sambutan bupati yang sekaligus akan menutup kegiatan MTQ ada penyampaian pidato Sekapur Sirih oleh Kepala Desa Sungai Ungar Kecamatan Kundur, H. Mukhlis. Kepala Desa menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Karimun dan semua pihak yang telah turut andil dalam suksesnya pelaksanaan MTQ Desa Sungai Ungar, Keccamatan Kundur. 

"Apresiasi ke kita masyarakat Desa Sungai Ungar karena bupati kita ini adalah terakhir akan hadir sebagai Bupati dalam arena MTQ karena akan berakhir masa jabatannya," kata Kades. Kata Kades lagi, mengabdi 10 tahun sebagai Wakil Bupati lalu menjelang 10 tahun pula sebagai bupati, Pak Aunur Rafiq sangatlah banyak hasil kerjanya di kabupaten ini. "Saya mewakili masyarakat Desa Sungai Ungar mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati. Berdoa semoga Bupati dapat mengabdi di level Provinsi Kepri setelah berakhirnya tugas sebagai bupati," kata Kades disambut tepuk tangan hadirin.

Sambutan dan pengarahan Bupati sekaligus menutup secara resmi disampaikan di bagian akhir acara. Bupati dalam pidatonya mengajak untuk bersyukur atas nikmat dan rahmat dari Allah, terima kasih atas undangan panitia melalui Kades, dan menyampaikan apresiasi dan selamat kepada masyarakat Desa Sungai Utara. 

"Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Karimun menyampaikan selamat dan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat atas kegiatan ini." Bupati juga mengingatkan untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan di darah kita ini.***

26 Jan 2024

Dari Kapal Lalu Masjid ke Masjid Magrib dan Isya

Dari Kapal Lalu Masjid ke Masjid Magrib dan Isya


KAMIS (25/01/2024) ini saya dan beberapa orang teman yang sering diajak bupati mendampinginya dalam satu kunjungan ke daerah kembali ikut bersama rombongan Bupati Karimun, Dr. H. Aunur Rafiq yang melaksanakan kunjungan ke Pulau Kundur. Sebelah pagi hingga siang, bupati berkunjung ke Kecamatan Kundur Barat (Sawang dan sekitarnya). Kembali ke Karimun menjelang pukul tiga sore, pada pukul lima kembali dia akan berkunjung ke Pulau Kundur, tepatnya di Kecamatan Kundur Utara, Desa Sungai Ungar.

Berangkat sekitar pukul lima sore, kapal Pemkab yang kami tumpangi tiba di Pelabuhan Tanjungberlian (dulu bernama Urung) menjelang pukul enam. Dari kapal rombongan disambut Camat Kundur dan beberapa orang pegawai kecamatan dan Desa Sungai Ungar yang hadir di pelabuhan. Dari kapal rombongan masuk ke mobil yang sudah menunggu di pelabuhan dan langsung tancap gas mengingat waktu magrib sudah tidak lama lagi.

Kami berhenti di Masjid Daruttaqwa Sungai Ungar. Masjid ini berada di tepi jalan besar. Sebagian berwudhuk untuk memperbaharui wudhuknya dan sebagian lagi langsung masuk masjid untuk melaksaakan salat sunat Tahiyat Masjid. Sesaat berikutnya, oleh salah seorang anggota rombongan dikumandangkan azan magrib karena waktu magrib sudah masuk. Lalu diteruskan salat magrib dengan imam salah seorang anggota rombongan bupati. Kalau yang azan adalah Kabag Kesra, Baginda Malim Siegar maka yang menjadi imam adalah Ustaz Nanda.

Bupati dan rombongan makan malam

Sehabis magrib rombongan bupati melanjutkan perjalanan ke rumah penduduk yang oleh Kades sudah ditunjuk untuk menyiapkan hidangan makan malam. Kurang lebih 20 menit kami sampai di rumah dimaksud. Kami makan malam di sini. Hidangan bertalam sudah tersedia. Lapar dan menu yang menggiurkan membuat kami makan lumayan lahap. Hanya bupati yang kelihatan tidak makan nasi. Dia sepertinya hanya makan sayur dan lauk plus kue. 

Tidak lama  sehabis makan, mengingat waktu isya sudah hampir masuk, kami bergerak ke Masjid Baiturrahim, Parit Pacitan yang lokasinya di seberang rumah tempat kami makan malam. Kembali sebagian kami berwudhuk bagi yang merasa wudhuknya diragukan. Tapi ada juga yang langsung masuk masjid.

Kami melaksanakan salat Isya di sini. Muazzinnya dari jamaah masjid sementara imam kami masih tetap Ustaz Nanda. Jadi, malam ini, sebelum kami sampai ke lokasi acara penutupan MTQ kami sudah memasuki dua masid. Dari masjid ke masjid, kami melaksanakan kewajiban malami ni.  

25 Jan 2024

Subhanalloh, Elo Tanpa Tangan Diwisuda Sebagai Seorang Sarjana

Subhanalloh, Elo Tanpa Tangan Diwisuda Sebagai Seorang Sarjana


SIANG Kamis (25/01/2024) ini saya menyaksikan berita seperti biasa kalau pas sedang di rumah. Aneka berita saya saksikan. Terutama berita-berita politik terkini. Bahkan berpindah-pindah dari satu chanel ke chanel lainnya jika televisinya menyiarkan iklan. Biasanya penayangan iklan tidak persis sama waktunya, maka sering ketika iklan di salah satu televisi, chanelnya diganti ke televisi lainnya.

Satu hal yang membuat saya kaget sekaligus kagum siang ini bukan karena berita paslon Capres-Cawapres yang kian gencar disiarkan televisi. Saya terkagum-kagum menyimak satu berita tentang viralnya seorang distabilitas (tanpa tangan sama sekali) yang baru saja diwisuda oleh sebuah Perguruan Tinggi ternama. Namanya Elo, wisudawan penyandang distabilitas yang tidak memiliki tangan sama sama sekali, itu diwisuda sebagai sarjana di Universitas Brawijaya. 

Perihal dia berhasil menyelesaikan sarjananya, itu adalah satu hal. Hal lainnya, ternyata dia sudah bekerja di dua perusahaan sekaligus. Hebat, kan? Betapa kagumnya kita. Dan pada prosesi wisuda itu digambarkan kalau Elo ketika menerima ijazahnya dia membawa dengan dijepitnya dengan dagunya sebagai pengganti tangannya. Dan sebelum dia meninggalkan podium setelah mengambil map itu dia bersalaman dengan rektor dengan menggunakan kakinya. Subhanalloh.

Kita kagum tidak hanya kepada Elo yang tidak sempurna anggota tubuhnya tapi kagum juga kepada sang rektor yang bersalaman dengan Elo meskipun Elo menggunakan kakinya. Subhanalloh.***