Merasa Lemah Artinya Menutup Kemahakusaan Allah

Oleh: ust. Monas (Mochamad Nasrudin)

SEBAGIAN orang merasa sangat berat sekali untuk bisa sampai ke Baitullah. Seakan-akan tidak pernah sampai, bahkan tidak berani memikirkan sama sekali. Bahkan kadang diajak bilang amin saja terasa berat saat orang lain mendoakannya agar segera sampai. 

Sesungguhnya itu adalah perasaan takut dan perasaan lemah untuk menuju rumah Allah. Maka sebaiknya berhentilah merasa lemah untuk menuju Allah, karena itu  artinya menutup kemahakuasaan Allah atas diri kita.

Sikap pesimistis dan ketidak yakinan utk bisa sampai ke baitullah inilah sebagai faktor utama. Allah sesuai prasangka hamba-hamba-Nya. Kalau hamba-Nya, punya keyakinan, optimisme untuk bisa sampai apapun keadaannya saat ini,niscaya, dia bakalan sampai cepat atau lambat. Dan sebaliknya,jika dia tidak yakin, pesimistis, masa bodoh, Allah pun akan menutup rapat kekuasaan Nya utk orang orang yang tidak mempercayai kekuatan Allah yang mahakuasa atas segala sesuatu.

Bukannya Allah tidak menghendaki anda yang belum sampai ke Baitullah untuk segera sampai ke sana. Allah senantiasa memanggil kita sejak 14 abad yg lalu hingga saat ini melalui wali wali Nya, wakil wakil Nya. Tapi kita yang belum mampu sampai ke Baitullah, yang terus menerus menutup kemahakuasaan Allah SWT utk bekerja pada diri kita, dengan ketidak yakinan,ketidak percayaan, dan pesimistis yang tentu akan dijawab Allah sesuai prasangka nya.

Mental blok ini adalah penyakit. Inilah keyakinan palsu, perasaan palsu yang tdk yakin terhadap diri sendiri dan tanpa disadari membuatnya tidak yakin atas kemahakuasaan Allah atas segala sesuatu.ini adalah dosa besar tanpa kita sadari karena menganggap Allah tidak memiliki kekuasaan dan kekuatan di luar dugaan dan anggapan nya.

Kita mungkin tahu teori bahwa Allah mahakuasa atas segala sesuatu,. Tapi kita belum meyakini nya sampai ke hati akan kemahakuasaan Allah atas segala sesuatu dan segala ketidak mungkinan atas perubahan diri kita.

Inilah penyakit yang nyata di keyakinan hati kita, yang pasti akan di hisab kelak...bisakah keyakinan palsu ini diobati?
Insyaallah bisa. Asal anda mau, dan anda niat, saya bisa bantu melalui teknik hipnoterapi ataupun NLP yang akan membongkar mental blok dan keyakinan palsu dalam diri kita.

Jadilah manusia merdeka seutuhnya. Yang hanya menyerahkan diri kepada Allah semata. Bukan menyerahkan diri kepada selain Allah, baik kepada cinta harta, cinta dunia, atupun kepada penjara perasaan diri yg tdk yakin atas kemahakuasaan Allah sang pencipta.

Monas Inspire
Mochamad Nasrudin.

SHARE THIS

Author:

M. Rasyid Nur Pensiunan Guru PNS (2017) dan Tetap, Mengabdi di Pendidikan

Facebook Comment

0 Comments: