Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Penjelasan Visi-Misi Arah 2020-2024

Penjelasan Visi-Misi Arah 2020-2024



VISI-misi Kabupaten Karimun 2020-2024 disebut juga visi-misi ARAH jilid II. Pemerintah yang saat ini berkuasa adalah pasangan Aunur Rafiq- Anwar Hasyim yang dalam pencalonannya menggunakan singkatan ARAH. Dan ARAH saat ini adalah pasangan yang sama pada periode sebelumnya. Mari kita ulang-ulang baca visi-misi mereka sebagai bagian kontribusi kita (baca: masyarakat Kabupaten Karimun) untuk berpartisipasi dalam pembangunan. Dan utama dari catatan singkat ini adalah memahaminya dengan membaca penjelasan visi-misi tersebut. 

Visi
Berdasarkan analisis keadaan, memahami isu strategis pembangunan yang potensial dihadapi pada periode 2020-2024, arahan RPJPD Kabupaten Karimun 2006-2025, serta arahan visi dan misi RPJMN 2020-2024, maka visi pembangunan daerah Kabupaten Karimun Tahun 2020-2024 adalah: “Terwujudnya Kabupaten Karimun Sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Berkeadilan Berlandaskan Iman dan Taqwa”
 
Pengertian dari masing-masing kata kunci yang terkandung dalam Visi tersebut adalah: 
“Pusat Pertumbuhan Ekonomi"; memiliki arti bahwa Kabupaten Karimun sebagai kawasan strategis nasional di bidang ekonomi, nantinya diharapkan memiliki pertumbuhan ekonomi dengan intensitas tinggi yang ditandai dengan banyak dan beragamnya aktivitas perekonomian yang ada didalamnya. Kegiatan/aktivitas yang ada dapat berupa industri, kegiatan UMKM dan ekonomi kreatif, perikanan dan kelautan, pertanian, pariwisata dan perdagangan maupun jasa, dengan memanfaatkan seluruh potensi lokal yang ada secara optimal. Sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, Kabupaten Karimun memerankan dirinya sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi bagi wilayah lain di sekitarnya. 

“Berkeadilan”; memiliki arti bahwa pembangunan dilakukan berdasarkan kebutuhan sesuai dengan letak geografis dan sumber daya yang ditandai dengan terdistribusinya hasil pembangunan secara merata, tepat sasaran di seluruh wilayah, sehingga menghilangkan kesenjangan antar wilayah/pulau dan menghilangkan diskriminasi serta berbagai bentuk ketidakadilan dalam masyarakat. Pada akhirnya tingkat kesejahteraan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Karimun.

“Pusat Pertumbuhan Ekonomi Berkeadilan”; menyatakan bahwa ke depannya diharapkan Kabupaten Karimun memiliki pusat-pusat pertumbuhan ekonomi yang berada di beberapa titik di luar Pulau Karimun, sehingga aktivitas perekonomian penduduk dirasakan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Karimun. Kabupaten Karimun berusaha untuk membangun pertumbuhan ekonomi yang dilandasi nilai-nilai kebenaran, tidak bersifat sewenang-wenang, bersifat proporsional, namun tetap memiliki keberpihakan terhadap pihak yang lemah. Artinya masyarakat Kabupaten Karimun mendapat kesempatan yang luas dan setara dalam memperoleh kesejahteraan kehidupan, antara lain melalui pemberdayaan masyarakat miskin, peningkatan partisipasi masyarakat untuk memaksimalkan produktivitas/kapasitas dan pemberdayaan koperasi dan UMKM yang dapat memberikan kesinambungan dan kemerataan ekonomi.

“Berlandaskan Iman dan Taqwa”; memiliki arti bahwa membangun daerah dilakukan dengan tetap mengedepankan upaya untuk membangun manusianya, khususnya dari sisi akhlak dan moral yang bersumber pada nilai-nilai agama. Membangun manusia yang sehat, cerdas, dan terampil adalah perlu tetapi belum cukup untuk mewujudkan manusia seutuhnya jika tidak diiringi dengan membangun akhlak yang baik dan moral yang terjunjung. Upaya ini menjadi semakin menemukan konteksnya ketika interaksi antar bangsa dan budaya menjadi semakin intens, pertukaran informasi menjadi semakin terbuka, sehingga nilai-nilai agama diharapkan dapat menjadi penapis dari berbagai pengaruh negatif, sekaligus memperkukuh insan yang berakhlakul karimah.
 
Itulah penjelasan visi sebagaimana kita bisa baca pada dokumen yang disiarkan Pemerintah Kabupaten Karimun melalui beberapa media.

Misi
Adapun misi yang dirumuskan oleh Pemerintah adalah,
1) Meningkatkan perekonomian daerah yang mandiri berbasis sumber daya dan kearifan lokal;
2) Melanjutkan pembangunan infrastruktur yang berkeadilan dalam rangka mempercepat pertumbuhan ekonomi wilayah;
3) Mengembangkan Sumber Daya Manusia yang kuat, kompetitif dan berbudaya berlandaskan iman dan taqwa;
4) Meningkatkan fungsi dan kelestarian lingkungan hidup;
5) Mewujudkan birokrasi yang profesional dan unggul.

Penjelasan konsep dari masing-masing misi: 
(1) Meningkatkan Perekonomian Daerah yang Mandiri Berbasis Sumber Daya dan Kearifan Lokal. (BERKEADILAN DALAM BIDANG EKONOMI) 
 
1) “Meningkatkan perekonomian daerah yang mandiri” 
Kebijakan pembangunan Kabupaten Karimun untuk masa depan diarahkan menjadi Kabupaten yang memiliki kemandirian dalam bidang perekonomian. Misi ini dimaksudkan bahwa perekonomian daerah terbentuk dengan landasan dan struktur yang kokoh berbasis pada sumber daya yang didukung dengan kearifan lokal. Kemandirian dengan melakukan kegiatan dibidang industri, kegiatan UMKM dan ekonomi kreatif, perikanan dan kelautan, pertanian, pariwisata dan perdagangan maupun jasa, dengan memanfaatkan seluruh potensi lokal yang ada secara optimal. Perekonomian masyarakat yang mandiri bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat berbasis sumber daya dan kearifan lokal dengan memprioritaskan pembangunan berdasarkan potensi daerah melalui pemberdayaan masyarakat dengan mensinkronkan berbagai aspek pembangunan sehingga mampu mandiri dan menghasilkan produksi yang bernilai ekonomis dan mampu bersaing untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. 
 
2) “Berbasis sumber daya dan kearifan lokal” 
Sebagai aktivitas ekonomi yang berkelanjutan dengan menggunakan/memanfaatkan potensi dan sumber daya yang tersedia pada wilayah/pulau di Kabupaten Karimun, meliputi sumber daya pesisir, perikanan dan kelautan, pertanian, pariwisata, industri serta perdagangan dan jasa. Sumber daya yang dimanfaatkan dapat dalam bentuk barang (seperti ikan hasil tangkapan dan hasil pertanian), ataupun dalam bentuk jasa (seperti transportasi dan pariwisata). Mengembangkan dan menggerakkan industri, perdagangan dan ekonomi kreatif dengan memanfaatkan kondisi geografis Kabupaten Karimun yang berada di jalur perdagangan dunia. 
 
(2) Melanjutkan Pembangunan Infrastruktur yang Berkeadilan dalam Rangka Mempercepat Pertumbuhan Ekonomi Wilayah. 
(BERKEADILAN DALAM INFRASTRUKTUR) 
 
1) “Pembangunan infrastruktur yang berkeadilan” 
Kabupaten Karimun yang terdiri dari pulau dan memiliki laut yang cukup luas berdampak pada pelaksanaan pembangunan infrastruktur. Infrastruktur diperlukan untuk membuka aksesibilitas suatu daerah menjadi lebih mudah dijangkau, sehingga dapat mengurangi disparitas harga barang/logistik, meningkatkan produktivitas daerah dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi. Oleh sebab itu penyediaan infrastruktur pelayanan publik dan bernilai ekonomi yang tersedia secara merata antar pulau dan antar wilayah dalam satu pulau sesuai dengan kebutuhannya perlu dilanjutkan. Dengan pemerataan itu, maka dapat menghilangkan kesenjangan pemberian pelayanan publik karena faktor letak geografis. 
 
2) “Pertumbuhan ekonomi wilayah” 
Pembangunan infrastruktur yang berkeadilan akan menumbuhkan sentra-sentra pertumbuhan ekonomi baru. Infrastruktur yang akan dibangun terintegrasi dengan sentra-sentra pertumbuhan ekonomi daerah sehingga bisa 55 memberi nilai tambah bagi pengembangan wilayah dan juga berdampak pada UMKM. Pembangunan infrastruktur bisa mendorong peningkatan konektivitas menjadi lebih maju. Konektivitas dimaksudkan sebagai segala sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk memperlancar arus pergerakan orang dan distribusi barang, jasa dan informasi. Untuk itu, sarana dan prasarana yang utama dikembangkan adalah pada sektor perhubungan, transportasi, dan komunikasi. Konektivitas yang kuat adalah konektivitas tanpa kendala yang pada gilirannya akan meningkatkan perekonomian wilayah. 
 
(3) Mengembangkan Sumber Daya Manusia yang Kuat, Kompetitif dan Berbudaya Berlandaskan Iman dan Taqwa. 
(BERKEADILAN DALAM PEMBANGUNAN SUMBER DAYA MANUSIA) 
 
1) Sumber daya manusia yang “kuat” 
Sumber daya manusia yang secara fisik jasmani sehat dan memiliki daya tahan tubuh yang kuat, serta memiliki penguasaan ilmu pengetahuan dan keterampilan. Untuk mewujudkan itu perlu dijamin ketersediaan pelayanan dan sarana prasarana dibidang pendidikan dan bidang kesehatan yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat Kabupaten Karimun. 
 
2) “Kompetitif” 
Dimaksudkan sebagai sumber daya manusia yang memiliki daya saing dari segi pengetahuan, keterampilan, serta dapat mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal ini diperlukan dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang lebih terbuka. Untuk itu dibutuhkan upaya peningkatan proses pembelajaran sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang sejalan dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kebutuhan pasar kerja. 
 
3) “Berbudaya” 
Adalah masyarakat yang tidak meninggalkan identitas luhurnya sebagai warga dari kebudayaan setempat, senantiasa menjaga dan mengamalkan kearifan-kearifan tradisional yang diturunkan dari generasi ke generasi, mengekspresikan kekayaan budayanya melalui aktivitasaktivitas dan benda- benda budaya. Budaya setempat yang dimaksud adalah budaya Melayu yang menjadi karakter, namun dengan tetap menghargai keberadaan budayabudaya lain yang hadir, sebagai perwujudan akan pluralisme dan heterogenitas masyarakat Kabupaten Karimun. 
 
4) “Berlandaskan iman dan taqwa” 
Sebagai upaya untuk meletakkan nilai-nilai agama sebagai landasan dalam kehidupan masyarakat. Landasan iman dan taqwa ini tercermin dari sikap dan perilaku masyarakat yang berakhlak mulia, suasana kehidupan yang agamis dan kehidupan antar umat beragama yang harmonis. Masyarakat yang berbudaya berlandaskan iman dan taqwa ini diharapkan menjadi filter dan benteng terhadap arus masuk informasi dan budaya dari luar yang bersifat negatif, sehingga masyarakat Kabupaten Karimun tetap teguh dan menjadi masyarakat yang berkarakter. 
 
(4) Meningkatkan Fungsi dan Kelestarian Lingkungan Hidup. 
(BERKEADILAN DALAM MELESTARIKAN LINGKUNGAN HIDUP) 
 
1) Bahwa Kabupaten Karimun tidak melaksanakan upaya-upaya konservasi secara ekstrem, namun dalam melaksanakan pembangunan selalu diselaraskan dengan 57 upaya-upaya pelestarian lingkungan hidup, dalam upaya melaksanakan pembangunan yang berkelanjutan (sustainable development) maka fungsi lingkungan hidup harus terus dijaga dan ditingkatkan. 
 
2) Upaya tetap menjaga fungsi-fungsi dari lingkungan hidup : a. menyediakan ruang-ruang terbuka hijau b. melakukan ekploitasi sumber daya secara terukur dan berkelanjutan. 
 
3) Dalam upaya melestarikan fungsi ini, termasuk diantaranya adalah memastikan bahwa semua jenis aktivitas ekonomi pada sektor industri, perikanan dan kelautan, pertanian, pariwisata dan perdagangan maupun jasa adalah aktivitasaktivitas ekonomi yang ramah lingkungan dengan dampak yang terkelola. 
 
4) Pembangunan tidak akan bisa dilaksanakan secara berkelanjutan tanpa melestarikan fungsi-fungsi lingkungan hidup, ditambah lagi karakteristik Kabupaten Karimun yang terdiri dari pulau-pulau kecil memiliki kerentanan ekologis yang lebih dibandingkan pulau-pulau besar. 
 
(5) Mewujudkan Birokrasi yang Profesional dan Unggul. 
(BERKEADILAN DALAM PELAYANAN PUBLIK) 
 
1)“Birokrasi yang profesional” 
a. terciptanya pemerintahan yang baik dan efektif serta mampu melayani kebutuhan masyarakat secara optimal dengan mengembangkan potensi yang dimiliki oleh birokrat sehingga dapat menciptakan inovasi-inovasi didalam pelayanan publik dan dapat menyampaikan pelayanan kepada masyarakat secara tepat serta cepat. 
b. Penguatan peran birokrasi pemerintahan dalam perwujudan visi pemerintah Kabupaten Karimun adalah melalui pembenahan, perbaikan dan penguatan administrasi dan manajemen kepegawaian. 
c. Perubahan dan pembenahan tersebut diharapkan mampu membawa perubahan terhadap mindset dan culturset birokrasi pemerintah Kabupaten Karimun sehingga menghasilkan aparatur yang berintegritas, kompeten, capable, profesional, berkinerja tinggi dan sejahtera yang pada akhirnya membentuk profil birokrasi pemerintah Kabupaten Karimun yang profesional dalam rangka mendukung visi Kabupaten Karimun Sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Terdepan yang Berkeadilan Berlandaskan Iman dan Taqwa. 
 
2) “Birokrasi yang unggul”
Adalah pengembangan sumber daya aparatur dengan melakukan peningkatan skill (keterampilan) yang adaptif dan memiliki kemampuan menguasai teknologi, kemampuan berpikir, beraktualisasi, memiliki kapasitas inovatif dan kreatif dengan melakukan pembenahan dalam sisi birokrasi yang bersifat melayani masyarakat sehingga terwujudnya percepatan transformasi birokrasi melalui pengembangan sistem kinerja pelayanan dan sistem organisasi yang modern serta peningkatan kualitas sumber daya aparatur melalui peningkatan kompetensi secara agresif.

Untuk melaksanakan slogan tersebut maka telah ditetapkan pula 4 (empat) azam sebagai motor penggerak pembangunan yaitu: 

1) Azam Peningkatan Iman dan TaqwaDimaksudkan sebagai upaya untuk menanamkan sikap mental berbudi luhur dan berakhlak mulia serta memiliki sandaran vertikal yang kokoh sehinggga pelaksanaan pembangunan akan lebih terarah dan bertanggung jawab. 

2) Azam Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia; Dimaksudkan sebagai upaya untuk menyiapkan SDM yang berkualitas, sehingga mampu menggali dan mengembangkan asset dan potensi yang ada. 

3) Azam Pembangunan Ekonomi yang Berdimensi Kerakyatan; Dimaksudkan sebagai upaya untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, antara lain melalui peningkatan sarana dan prasarana produksi, sehingga pertumbuhan ekonomi berlangsung secara sinergis dengan pemerataan pendapatan. 

4) Azam Pengembangan Seni dan Budaya; Dimaksudkan sebagai upaya menggali khazanah budaya Melayu yang merupakan ciri khas daerah sehingga mampu mempertahankan kepribadian dengan nilai luhur bangsa dari pengaruh dan tantangan yang datang dari luar.***

*Dari Berbagai Sumber

Pesan Ustaz, Usah Menantang agar Hidup Menjadi Tenang

Pesan Ustaz, Usah Menantang agar Hidup Menjadi Tenang


HIDUP dengan hati yang tenang atau sakinah adalah sesuatu yang selalu didamba. Tenang dan nyaman adalah sebuah harapan. Setiap orang menginginkan. Sebaliknya tidak ada orang yang ingin hidup gundah. Penuh kekhawatiran dan ketakutan. Karena itu pula kita akan berdoa untuk sebuah pasangan suami-isteri yang baru menikah dengan doa samawa, sakinah, mawaddah warohmah. Hidup tenang, berbahagia berbalut rohmah-Nya.

Salah satu yang membuat orang tenang bisa karena terwujudnya harapannya. Dan sebaliknya bkisa tidak tenang tersebab tidak atau belum tercapainya harapan. Saat sebuah harapan atau rencana tidak berjalan sesuai keinginan, tidak jarang orang jatuh silap. Terperosok ke jurang keputusasaan. Celakanya ada pula yang menyalahkan Allah, misalnya. Keluhannya, Allah tidak mengabulkan keinginannya.

Benarlah apa yang disinyalir oleh Allah dalam salah satu firman-Nya yang menjelaskan ada di antara manusia yang kecewa atau tidak suka atas sesuatu padahal boleh jadi itu baik baginya. Begitu pula sebaliknya. Kita baca ayat alquran di Albaqoroh ayat 216 yang terjemahannya begini, 

“Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah Maha mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” 

Kata Tuhan apa-apa yang terkadang kita benci, jangan-jangan itu sesungguhnya baik bagi kita. Sebaliknya apa-apa yang kita suka, jangan-jangan itu tidak baik bagi kita. Hanya Allah yang tahu pada hakikatnya terhadap sesuatu. Artinya, manusia di hadapan Allah sejatinya tidak menyatakan ketidaksukaannya terhadap sesuatu yang sepintas tidak menyenangkan. Begitu pula sebaliknya.

Kalau begitu sikap seperti apa yang diperlukan? Agar kita hidup tenang maka solusinya jangan bersikap menantang. Maksud jangan pagi-pagi sudah menyatakan perlawanan terhadap apa yang didapatkan dikarenakan tidak sesuai dengan harapan. Jadi, pernyataan Allah di atas memesankan kepada untuk bertawakal atau mempercayai ketetapan Allah. Sekali lagi, jangan menantangnya. 

Pesan para ustaz atau para ulama sebagai penyambung anbiya, seseorang yang bertawakal kepada Allah, maka dia tidak akan menggugat ketetapan Allah kepadanya. Dia tidak akan sampai mengucapkan kalimat-kalimat yang mengarah kepada putus asa atau melawan takdir-Nya. Dia akan menerima dan akan berusaha menyesuaikan keadaan itu dengan apa yang dia terima. Pernyataan Allah, bahwa 'Allah Maha Mengetahui' pada ayat itu juga menyiratkan kepada kita penyerahan diri secara total kepada-Nya adalah cara terbaik untuk mengusir putus asa dan gundah. 

Kita percaya bahwa ketika kita menerima ketentuan (kadar) Allah Swt maka paling tidak kita akan mendapatkan satu ketenangan (sakinah) di satu sisi dan Allah akan senang kepada kita karfena kita tidak sedang menggugat ketetapannya kepada kita. di balik itu semua kita juga berkeyakinan bahwa Allah pasti akan menolong kita terhadap kesulitan kita itu. Bukankah Allah yang menegaskan bahwa di balik kesulitan akan ada kemudahan.***
Saling Menolong Saling Meringankan

Saling Menolong Saling Meringankan


SALING tolong adalah ajaran utama dalam agama. Agama menganjurkan agar sesama manusia hendaklah saling menolong terutama dalam kesulitan. Bagi orang miskin untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari termasuk salah satu kesulitan dalam hidupnya. Bagi orang kaya kelebihan harta adalah kesempatan untuk membantu dan meringankan kesulitan orang miskin. 

Menyitir tulisan yang diposting Mas Ruhi, Rabu (17/11/2021) pada laman hajinews.id dalam judul Membebaskan Utang Si Miskin dijelaskan betapa harta kekayaan yang dimiliki orang kaya pada hakikatnya tidak semata memudahkan si kaya sendiri tapi juga dapat memudahkan orang miskin. Lebih dari itu, kekayaan itu sekaligus dapat menjadi asbab terbukanya pintu surga bagi si kaya.

Menurut tulisan singkat itu, bagi orang yang kaya harta, ada satu amalan yang jika ia amalkan, maka dosa-dosanya akan diampuni oleh Allah Swt, yaitu senang memberi utang kepada orang miskin, dan sekaligus membebaskan tanggungan utang orang-orang miskin itu kepadanya.

Di saat orang miskin datang meminjam uang kepada orang kaya, sesungguhnya si miskin itu pasti sedang kesulitan dalam ekonominya. Maka di saat itu pula, hakikatnya Allah sedang membukakan pintu syurga bagi si kaya. Bagaimana terbukanya pintu syurga? Adalah dengan cara si kaya membantu si miskin secara cuma-cuma. Diberi pinjaman tapi tidak mesti meminta kembalian.

Dalam salah satu hadits, Nabi bersabda: “Seseorang di antara umat sebelum kalian, menjalani perhitungan amal perbuatan, ternyata ia tidak memiliki amal kebaikan barang sedikit pun kecuali (mendapat amal kebaikan) karena ia seorang yang kaya dan gemar bergaul dengan orang banyak, ia selalu memerintahkan kepada semua pelayannya agar memaafkan atau membebaskan orang-orang miskin (yang berutang kepadanya). Maka Allah Swt berfirman kepada para malaikat-Nya, “Kami lebih berhak untuk melakukan hal tersebut dari padanya, kalian harus memaafkannya.” (HR. Imam Bukhari).

Dari pemahaman hadits itu artinya barang siapa yang memaafkan orang yang tidak mampu membayar utang kepadanya, maka dosa-dosanya diampuni oleh Allah Swt. Inilah hikmah terbesar dari sikap orang kaya yang tidak meminta dibayar kembali utang-utang orang miskin yang pernah meminjam uang kepadanya. Maka mari, jika adalah orang yang berkemampuan untuk melakukan amalan ini, kiranya Allah membimbing kita untuk mau dan mampu melakukannya.***


Jibril dan 3 Nasihatnya untuk Selamat Dunia-Akhirat

Jibril dan 3 Nasihatnya untuk Selamat Dunia-Akhirat


ADA sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ath-Thobari yang mengisahkan kedatangan Malaikat Jibril kekepada Rasulullah. Nabi bersabda, yang maknanya, “Jibril mendatangiku. Lalu ia berkata, ‘Wahai Muhammad, hiduplah sesukamu karena sesungguhnya kamu akan mati; cintailah apa yang kamu suka karena sesungguhnya engkau akan berpisah dengannya dan berbuatlah sesukamu karena sesungguhnya engkau akan diberi balasan karenanya’. Dari hadits ini ada tiga nasihat Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad. Dan nasihat itu pada hakikatnya adalah untuk umat Nabi Muhammad juga.

Seperti diulas dalam tulisan berjudul Tiga Nasehat Malaikat Jibril Agar Selamat Dunia dan Akhirat yang diposting oleh Sitha di website hajinews.id pada hari Kamis (04/11/2021) kemarin dijelaskan bahwa ada tiga hal penting yang wajib menjadi perhatian oleh umat Muhammad, meskipun nasihat itu oleh Jibril disampaikan kepada Nabi Muhammad saja. Dari makna hadits iti dapat diketahui bahwa kematian merupakan hal yang pasti dan tidak mungkin makhluk hidup seperti kita dapat menghindar darinya.

Kita juga sudah memahami dan hafal makna ayat Alquran yang ditegaskan Allah dalam alquran yang maknanya, "Setiap yang bernyawa akan mengalami kematian." Pada firman-Nya yang lain Allah mengatakan,  “Dimana saja kamu berada kematian akan mendapatkan kamu kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh.” Hal pentingnya dari sebuah kematian adalah bahwa dari situlah akan bermula kehidupan baru sebagai masa abadi yang menjadi tempat dimintanya pertanggungjawaban kehidupan di dunia ini. Kebaikan dan keburukan yang dilakukan akan berbalas persis sama seperti yang dilakukan. Buruk dibuat (sekarang) maka buruk;ah balasnya nanti (di akhirat). Begitu juga sebaliknya.

Kalau demikian berarti jalan hidup kita saat ini merupakan suatu pilihan kita karena kitalah yang akan mempertanggungjawabkannya. Akankah kita menjadi buruk atau baik itu jadinya adalah pilihan kita. Dalam artikel di atas dijelaskan akankah kita menjadi pendosa atau bertakwa itulah pilihan kita. Akankah kita menjadi hina atau mulia itu juga merupakan suatu pilihan kita. Apapun dan bagaimanapun jalan hidup yang kau pilih, ingatlah satu hal engkau akan mati dan tentunya mati bukanlah akhir. Mati adalah awal-awal dimana kita menjalani dunia baru yang tentu sangat berbeda dari kehidupan dunia saat ini. Ini nasihat pertama yang dapat dipetik dari hadits di atas.

Nasihat kedua, “Cintailah siapa yang kamu suka karena sesungguhnya engkau akan berpisah dengannya." Kadarullah, manusia sebagai makhluk sosial tidak bisa hidup dengan sendiri saja. Atas takdir Allah pula manusia diberikan hati untuk saling berkasih sayang baik kepada sesama manusia maupun kepada makhluk lainnya.

Namun sebesar apapun cinta kepada makhluk, kita diingatkan bahwa kita akan tetap berpisah. Hanya satu cinta yang abadi yakni cinta kepada Allah Swt. Kata Allah dalam alquran, “Katakanlah jika kamu benar-benar mencintai Allah ikutilah aku niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” Inilah nasihat kedua yang perlu menjadi perhatian kita. Jangan sampai cinta sesama makhluk membuat kita lupa diri sehingga tidak ingat bahwa saatnya kita akan berpisah.

Sedangkan nasihat ketiga, bahwa setiap kebaikan ataupun keburukan amal kita semua akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah. Allah akan membalasnya baik secara langsung ataupun tidak langsung.  Oleh karena itu perlu kita ingat bahwa tidak ada perbuatan yang sia-sia di muka bumi ini melainkan akan menjadi catatan yang akan dipertanggungjawabkan kelak di yaumil akhir.

Kita percaya bahwa semua itu akan ada perhitungannya atas apa yang kita lakukan, Allah Swt mentatakan, “Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan (meskipun) sebesar zarah pun niscaya dia akan melihat balasannya dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan (meskipun) sebesar zarah pun niscaya dia akan melihat balasannya. Artinya tidak perbuatan dan tindakan kita yang akan luput dari catatan Allah. Semoga tiga pesan ini menyadarkan kita untuk waspada agar kita selamat hidup di dunia dan selamat pula kelak di akhirat.***

Tiga Tips Sederhana untuk Cegah Kanker Prostat

Tiga Tips Sederhana untuk Cegah Kanker Prostat


MUNCULNYA berita mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dikabarkan menderita penyakit kanker prostat memicu pula munculnya berita dan info-info kesehatan, khususnya perihal penyakit kaker prostat. Di beberapa laman berita online para dokter dan ahli kesehatan memberikan tip bagaimana menghindari penyakit ini. 

Kata dokter, kanker prostat merupakan penyakit yang banyak diderita pria di Indonesia. Dikatakan, penyakit ini akan sangat berbahaya bahkan bisa menyebabkan kematian apabila terlambat  menanganinya.

Website hajinews.id, misalnya menurunkan artikel singkat berjudul Ingin Terhindar dari Penyakit Kanker Prostat Seperti yang Diderita SBY, Lakukan 3 Cara Sederhana Ini yang memberikan tiga tips sederhana agar seseorang dapat terhindar dari penyakit kanker prostat. 

Ketiga tips sederahan itu adalah, 

1. Konsumsi Makanan yang Bernutrisi;

Mengonsumsi makanan yang bernutrisi bisa jadi cara untuk melindungi tubuh dari berbagai jenis kanker termasuk kanker prostat. Ini berarti makan itu tidak semata kenyang atau memakan makanan yang mengenyangkan saja. Tapi harus bernutrisi. Kata ahlinya, makanan bernutrisi yang dimaksud adalah buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian. Buah dan sayur memang mengandung banyak vitamin, nutrisi, serta serat yang memang baik untuk kesehatan tubuh.

2. Olahraga Rutin;

Dengan olahraga rutin dan teratur maka itu bisa menjaga berat badan tetap ideal. Berat badan ideal dan tidak berlebih juga bisa mencegah terjadinya kanker prostat. Berolahraga secara rutin, minimal 30 menit per hari atau 150 menit per minggu disebutkan dapat mengurangi risiko berbagai penyakit seperti kardiovaskular, jantung, obesitas, dan lain sebagainya. Termasuk kanker porstat.

3. Jaga Berat Badan;

Sebagai informasi, obesitas atau kelebihan berat badan merupakan salah satu dari faktor risiko orang mengidap kanker prostat selain dapat menimbulkan penyakit lainnya. Untuk itu mempetahankan dengan memilih diet sehat dan berolahraga hampir setiap hari, bisa menjadi pilihan dalam mencegah kanker prostat ini. Bagi kita yang terlanjur gemuk terkadang memang tidak mudah untuk mengurangi berat badan. Tapi ini penting agar berat badan tidak berlebihan.

Itulah tiga cara sederhana untuk mencegah kanker prostat dan atau berbagai penyakit lainnya. Sesungguhnya pola hidup sehat, itulah yang akan mengantarkan seseorang hidup sehat. Jauh dari penyakit. Semoga kita senantiasa sehat.***
Maya Jadi Muallaf Tersebab Lumpia

Maya Jadi Muallaf Tersebab Lumpia


MAYA Wallece, wanita Skotlandia yang tadinya membenci agama Islam kini menjadi mualaf sejak 2009 lalu. Kisah Maya menjadi mualaf dikatakan terbilang cukup unik. Sebagai orang yang tidak memiliki agama karena hidup dan tumbuh dalam lingkungan keluarga yang tidak menganut agama apapun sehingga tidak ada kitab suci di rumahnya. Namun saat SMA, Maya dikatakan ingin lebih mengenal agama.

Seperti ditulis oleh Sitha dalam tulisan berjudul Kisah Mualaf, Bule Jadi Mualaf Gegara Lumpia yang diposting pada laman hajinews.id hari Selasa (02/11/2021) dijelaskan bahwa saat Maya memiliki hasrat untuk mendapatkan beberapa jawaban dari keinginannya terhadap usahanya mengenal agama namun itu bukan karena ingin memeluk sebuah agama. Dikatakan bahwa itu bukan karena ingin menjadi pemeluk kristen, sikh, atau katolik. Dia hanya ingin tahu saja.

Saat SMA, Maya belum mengenal Islam karena di sekolahnya tidak ada pengajar yang memiliki pengetahuan tentang Islam. Hal ini tidak masalah bagi Maya karena menurutnya Islam bukan ajaran yang benar. Maya bahkan menganggap Islam sebagai agama biadab dan para penganutnya dianggap gila. Dalam pikrian Maya kala itu, penganut Islam gemar meneror orang tak berdosa dan suka meledakkan bangunan. Maya memandang orang Islam itu sebagai teroris.

Kebencian Maya terhadap Islam tentunya tidak pernah sedikitpun membuat Maya berpikir untuk masuk Islam. Perjalanan Maya menuju Islam dimulai pada tahun 2005. Maya yang bekerja di sebuah call center dipertemukan dengan pegawai mayoritas orang Pakistan beragama Islam.

Persahabatan Maya dan teman-teman muslimnya mulai terjalin. Maya melihat mereka tidak seperti apa yang ia bayangkan sebelumnya mengenai Islam. Jika dahulu ia memandang Islam sebagai agama yang biadab dan penganutnya dianggap teroris, Maya tidak melihat hal tersebut pada diri teman-temannya.

Mereka bergaul layaknya persahabatan pada umumnya, seperti ke bioskop dan lain-lain. Seiring berjalannya waktu, Maya mulai memperhatikan sikap teman-temannya. Satu hal yang menonjol baginya adalah bahwa mereka melakukan apapun dengan cara yang sangat terhormat. Mereka sangat menjaga kehormatan diri mereka sendiri. Begitulah penilaiannya pada waktu itu.

Saat Ramadhan, teman Maya pun berpuasa. Kala itu mereka buka puasa bersama dan ada hal yang membuat Maya penasaran dengan Islam. Maya terkesan ketika temannya menawarkan lumpia kepada dirinya yang tidak berpuasa. “Salah satu sahabatku, Sam Shayma, menyodorkan sekotak lumpia dan menawarkannya padaku. Itu merupakan momen yang berkesan bagiku,” jelas Maya seperti dijelaskan artikel itu.

Kata Maya lagi, “Aku yang makan sepanjang hari, bahkan mungkin tak sadar telah minum air atau yang lainnya di hadapan mereka, malah ditawari makanan dan diajak berbuka berbuka puasa bersama mereka.”Maka Maya semakin penasaran karena kebaikan temannya. Ia mulai bertanya tentang Islam dan mengapa teman-temannya begitu baik padanya. Hal ini terus membuatnya penasaran.

Sahabat Maya kemudian menjawab pertanyaan tersebut bukan berdasarkan opini mereka melainkan merujuk pada Al Quran, hadis, sunnah Nabi, dan dalil. Jika mereka tidak tahu jawabannya, mereka akan jujur kepada Maya dan berusaha mencari tahu. Dan selama Maya mempelajari Islam, ia tersadar bahwa mempercayai saja tidak cukup. Bagi Maya Islam merupakan jalan hidup.

Dia kini tahu kalau Islam mempunyai aturan tersendiri dalam bidang ekonomi, politik, sosial dan hukum. Katanya, jika aku berniat untuk menjadi seorang muslimah, berniat menjadikan Islam sebagai jati diriku, segalanya yang kutahui selama ini harus berubah. Ini tentu saja tidak akan mudah. Tapi itu sudah menjadi tekadnya.

Singkat kisah, Maya secara perlahan mulai menjauhi makanan dan minuman haram seperti alkohol. Selain itu Maya juga menghentikan kebiasaan pergi ke klab malam. Pakaian yang Maya kenakan juga mulai sopan. Namun Maya masih bimbang karena masuk Islam adalah komitmen seumur hidup.

Salah satu ketakutannya adalah respon keluarganya yang tidak mengenal agama. Butuh waktu lama bagi Maya untuk bisa menyampaikan niat masuk Islam kepada keluarga, terutama sang ibu. Berkali-kali Maya mengumpulkan keberanian untuk memberi tahu sang ibu, tapi ia selalu gagal karena ketakutannya. Tapi akhirnya, dia masuk Islam setelah meyakini bahwa inilah agama yang benar yang dia tahu. Lumpia ternyata membawanya dan menjadi sebab dia akhirnya memeluk Islam.***
Juga di mrasyidnur.gurusiana.id
Sudah Boleh Umroh tapi Masih Berat Syaratnya

Sudah Boleh Umroh tapi Masih Berat Syaratnya

ADA rasa gembira di hati, terutama jamaah Indonesia yang sudah lama ingin ke Tanah Suci untuk umroh atau berhaji. Pemerintah Arab Saudi segera membuka pintu umrah untuk jemaah asal Indonesia. Dan rasa gembira itu akan menjadi nyata ketika nanti jamaah Indonesia benar-benar sudah berangkat ke sana.

Hanya saja, syaratnya masih lumayan berat. Sebagaimana dimuat situs hajinews.id hari Ahad (31/10/2021) kemarin bahwa jemaah umrah Indonesia sudah bisa berangkat tapi harus mendapatkan vaksin covid-19 dosis lengkap. Kata berita itu vaksin sinovac diizinkan untuk menjalankan umrah namun harus menjalani karantina selama 5 hari terlebih dahulu. Ini syarat lanjutannya sebagaimana diungkapkan Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin Kamis (21/10/2021) lalu.

Seperti juga sudah diberitakan bahwa Arab Saudi menerima jamaah dengan vaksin yang sama dengan yang dipakai oleh Arab Saudi sendiri. Hanya saja, seperti dikatakan Menkes, jemaah umrah Indonesia bisa menjalankan umrah meski menerima vaksin sinovac dengan persyaratan karantina lima hari itu.  

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kementerian Agama dan asosiasi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) kabarnya sudah pula mengadakan Focus Group Discussion (FGD) pada 19 Oktober 2021 dengan hasil beberapa ketentuan yang disepakati.

Berdasarkan hasil kesepakatan FGD antara Ditjen PHU Kemenag dan Asosiasi PPIU, pemberangkatan gelombang awal ibadah umrah dilaksanakan dengan memberangkatkan para petugas PPIU terlebih dahulu. Begitu dijelaskan berita berjudul Syarat Umrah untuk Indonesia, Vaksin Sinovac Diizinkan Tapi Karantina 5 Hari di hajinews.id kemarin itu. Sekali lagi tentu saja ini berita gembira juga.

Masih menurut berita yang sama, jemaah umrah harus melakukan screening kesehatan yang meliputi pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan vaksinasi Covid-19, meningitis, dan tes swab PCR pada 1×24 jam sebelum berangkat dengan pengawasan dari Kemenkes. Sementara itu, pemberangkatan sekaligus pemulangan dilakukan satu pintu, yakni melalui asrama haji. Asrama haji yang digunakan adalah Asrama Haji Pondok Gede atau Bekasi.

Akomodasi, konsumsi, transportasi, boarding, pemeriksaan imigrasi, dan pemeriksaan ICV disediakan dan dilaksanakan di asrama haji.Skema kepulangan jemaah umrah Jemaah akan melakukan pemeriksaan PCR di Arab Saudi maksimal 3×24 jam sebelum kepulangan. 


Apapun yang menjadi syarat oleh Pemerintah Indonesia tentulah disesuaikan dengan syarat yang ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi. Selain biaya yang tentu tidak juga akan murah, sebenarnya regulasi lainnya itu yang akan membuat para calon jamaah juga akan merasa berat. Namun demikian, jika Allah sudah berkehendak untuk memberi izin hamba-Nya berangkat ke  Tanah Suci, tentu saja persyaratan yang kelihatan berat itu tetap dapat dilalui. Semoga pintu umroh yang sudah terbuka akan memberikan jalan mudah juga bagi jamaah kita.***

Bersumpah kepada Diri Sendiri

Bersumpah kepada Diri Sendiri


HARI Sumpah Pemuda yang diperingati setiap tanggal 28 Oktober, seperti hari, ini merupakan hari yang penting bagi bangsa Indonesia. Tepat 93 tahun yang lalu, 28 Oktober 1928 para pemuda Indonesia bersumpah mengakui tumpah darah yang satu, bangsa yang satu, dan bahasa yang satu yaitu Indonesia. Tidak terbayangkan sebelumnya para pemuda yang terdiri dari banyak suku, bahasa (daerah) dan berasal dari banyak daerah pula, tapi hari itu menyatakan tekad bersatu yang dikenal dengan Sumpah Pemuda.

Dari kesepakatan itulah terbangunnya kebersamaan. Memperkuat persatuan di tengah jajahan oleh bangsa asing. Sebegitu lama bangsa Indonesia berhasil diadu-domba, dibuat saling benci dan saling serang tapi para pemuda berusaha mengubah itu. Dengan tekad untuk bersatu memperjuangkan kemerdekaan para pemuda mempelopori persatuan yang sebelumnya nyaris mustahil.

Kini memasuki tahun ke-93 catatan emas itu dilewati. Kemerdekaan yang sukses dikumandangkan pada 17 Agustus 1945 tidak terlepas dari suksesnya bangsa Indonesia merasa bersatu melalui tekad sumpah pemuda. Perjuangan bersama untuk meraih kemerdekaan dilakukan bersama tanpa lagi merasa berbeda antara satu suku dengan suku lainnya. Tidak lagi merasa berbeda meskipun menggunakan bahasa yang berbeda-beda sebelumnya. Rasa bersama itu benar-benar tumbuh dan berkembang sejak sumpah pemuda itu. 

Kita akan terus tentunya rasa bersatu yang terbukti mengantarkan bangsa kita ke pintu gerbang kemerdekaan. Dan telah pula kita isi kemerdekaan itu dengan segala alangan dan rintangan hingga tahun ini. Peringatan Sumpah Pemuda tahun ini pun kita tetap berkomimen untuk tetap merasa bersama dalam kesatuan Republik Indonesia. Kita baca dan kita dengar, dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-93 tahun ini, presiden menekankan pentingnya keberagaman dalam membangun Indonesia yang bersatu dan maju bersama dalam menghadapi era digital. 

Tekanan presiden tetap pada fakta keberagaman bangsa kita yang harus tetap bersama membangun bangsa. Kita memang tidak akan menghilangkan fakta keberagaman yang ada. Karena itu pula konsep bhinneka tunggal ika akan terus kita jaga dan pertahankan. Dan memasuki serta membersamai era digital saat ini, presiden mengingatkan agar bangsa kita tidak tertinggal oleh teknologi yang sudah ada sat ini.

Adalah penting bagi kita, anak bangsa yang begini besar dan begini beraneka ragam untuk bersumpah kepada diri sendiri untuk tetap menjaga dan memelihara persatuan dan kesatuan bangsa. Segala perbedaan yang ada, entah suku, agama, daerah, selera dan apa saja yang terlihat berbeda, janganlah itu menjadi penggoyah kebersamaan kita. Kita bersumpah kepada diri sendiri, aku adalah anak Indonesia yang akan mempertahankan Indonesia bersama semua anak bangsa yang berbeda-beda tapi akan tetap bersama dan bersatu. Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-93.***

Ustaz Adi Hidayat : Aktif Membaca Alquran, tapi Tak Dapat Ridho Allah

Ustaz Adi Hidayat : Aktif Membaca Alquran, tapi Tak Dapat Ridho Allah


USTAZ Adi Hidayat sudah sama-sama kita kenal. Seorang muballigh kondang yang memberikan pencerahan (ceramah) di banyak tempat. Seperti para ustaz lainnya, Ustaz Adi Hidayat banyak dikutip pengajiannya baik di youtobe maupun di media cetak atau media online. 

Sebuah situs, hajinews.id mengutip salah satu pengajian Adi Hidayat yang membahas perihal orang-orang yang rajin dan aktif membaca alquran tapi tidak mendapatkan ridho dari Allah Swt. Dalam tulisan berjudul Hikmah Pagi : 3 Golongan Ini Rajin Baca Al-Qur’an Tapi Tidak Diridhoi Allah yang dimuat hajinews.id pada hari Selasa (26/10/2021) menjelaskan terdapat tiga golongan orang yang tidak mendapatkan ridho dari Allah meskipun dia adalah pembaca alquran yang rajin.

"Ternyata tidak semua orang yang rajin membaca Al-Qur’an akan diridhoi oleh Allah Swt. Hanya orang-orang terpilih saja yang Allah ridhoi," katanya dalam satu ceramah. Memperkuat alasannya dikutip firman Allah dalam surah Fathir ayat 32 yang artinya, "Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri dan di antara mereka ada yang pertengahan dan diantara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang amat besar."

Kata Ustaz Adi Hidayat, seperti dijelaskan tulisan itu, antara lain,

1) Suka Zholim;

Meskipun kita rajin membaca Al-Qur’an tapi suka atau selalu berbuat zholim atau menzholimi orang maka orang seperti ini tidak akan mendapatkan ridho Allah. Ustaz Adi Hidayat menyentil dengan mengatakan, “Ada orang yang senang baca Al-Qur’an tapi zholim orangnya, tidak mampu menempatkan ayat qur’an sesuai dengan tempatnya maka dia tidak akan mendapat ridho dari Allah Swt,” jelas Ustadz Adi Hidayat sebagaimana dilansir dari chanel Youtube Ceramah Pendek belyau.

2) Hanya untuk Dirinya;

Golongan kedua yang dijelaskan Ustadz Adi Hidayat adalah orang yang hafalan Al-Qur’annya banyak dan bagus tapi tidak bermanfaat untuk orang lain. Hanya dirinya sendiri saja. Katanya, “Ada golongan yang kedua, perilakunya nampak sehari-hari sering mojok di mesjid misalnya baca ulang-ulang hafalan, tapi kalau diminta, Mas bisa ngimamin? ‘Ah, yang lain saja’. Dia hanya hebat untuk dirinya saja.” Yang begini juga tidak akan mendapatkan ridho dari Allah. 

3) Perilaku Tidak Berubah Baik;

Golongan ketiga yang dijelaskan Ustadz Adi Hidayat adalah orang yang senang membaca Al-Qur’an bahkan hafal 30 juz namun perilakunya tidak berubah semakin baik, bahkan paling berbahaya jika perilakunya semakin buruk. Katanya, “Jangan bangga anak Anda hafal 30 juz tapi tidak merubah perilakunya. Yang paling bahaya itu hafalan banyak tapi perilaku semakin buruk, ada yang salah itu dalam hafalannya, ada yang keliru.” Kata ustaz, orang seperti ini tidak akan mendapatkan ridho dari Allah.

Bagi kita bukan ingin mempersoalkan hafalan alquran atau aktivitas membaca alquran seseorang. Bahwa membaca alquran itu sesungguhnya akan mendapat pahala dan ridho dari Allah, itu adalah janji Allah sendiri. Hanya saja jika dalam kenyataannya rajinnya membaca alquran tidak diikuti dengan etika dan akhlak alquran itu sendiri, maka itu akan sia-sia di mata Allah. Semoga kita tidak termasuk ke dalam golongan yang disebutkan Ustaz Adi Hidayat itu.***
Praktik Pantun dan Belajar Ekonomi-Akuntansi

Praktik Pantun dan Belajar Ekonomi-Akuntansi


Sebagai guru Pelajaran Ekonomi di SMA Negeri 2 Karimun saya ingin sekali mengajar Ekonomi sebaik yang mampu saya lakukan. Itulah yang selama ini saya coba lakukan. Selain memahami kurikulum, silabus dan bahan-bahan ajar saya juga berusaha memahami dan mempelajari berbagai cara untuk mengajarkan pelajaran itu. Pengelolaan pembelajaran adalah satu hal penting bagi seorang guru. Saya pun berusaha dan belajar bagaimana mengelola kelas dengan baik.

Dulu, awal-awal saya mengajar sebagai tenaga honorer (1998-2005 ) saya bahkan tidak hanya mengajar Pelajaran Ekonomi sesuai ilmu saya di Perguruan Tinggi, STIEKER Yogjakarta. Saya memang bukan Sarjana Ekonomi spesial guru dengan sebutan Sarjana Pendidikan. Saya adalah sarjana ekonomi yang oleh peraturannya boleh memakai gelar SE (Sarjana Ekonomi). Bukan sarjana keguruan. Artinya memang bukan dasar guru awal pendidikan saya di Perguruan Tinggi. Tapi karena saya menyukai menjadi guru akhirnya saya menjadi guru setelah harus mendapatkan Akta-IV sebagai syarat menjadi guru. Itulah SIM (Sertifikat Izin Mengajar) saya sebagai guru. Seingat saya, kecintaan menjadi guru juga saya buktikan dengan ikut mengajar di lembaga bimbel (bimbingan belajar) seperti Primagama.

Setelah resmi menjadi guru di sekolah negeri dengan status PNS sejak puluhan tahun lalu (tepatnya mulai tahun 2006 ) saya semakin serius menjadi guru. Saya tidak ingin dikatakan guru setengah hati. Intinya saya ingin memahami dan mendalami seluk-beluk sebagai seorang guru. Guru tingkat SMA pula, tentu saya tidak mau setengah-setengah hati. Saya serius menjadi guru.

Belakangan saya juga belajar menulis karena seorang guru ternyata wajib mampu menulis. Sejak saya mencoba ikut belajar menulis dan prakatik menulis di berbagai kesempatan saya mencoba belajar membuat puisi dan pantun selain tulisan-tulisan prosa lainnya. Saya belajar membuat artikel opini. Saya mencoba menuliskan pengalaman hidup saya sebagai sebuah memori dalam bentuk buku. Alhamdulillah, sudah ada buku saya tentang memoar berjudul MENJADI GURU BUKAN (TAK) MUDAH yang isinya adalah pengalaman saya menjadi guru dan saat sebelum menjadi guru. Buku ini diterbitkan oleh Penerbit Media Guru. Tentang artikel opini serta puisi juga sudah saya bukukan.

Kini saya membuat pula sebuah buku yang berisi pantun. Yaitu pantun yang berisi tentang pelajaran yang saya ajar, yaitu Ekonomi dan Akuntansi. Sebagai salah satu budaya Indonesia yang saat ini sudah ditetapkan menjadi warisan dunia tak benda oleh Unesco maka saya juga ingin memiliki karya pantun tapi dengan isinya materi ekonomi yang saya ajarkan di sekolah. Kini, jadilah buku saya itu dan sudah terbit dengan judul MENGENAL BANK INDONESIA DAN BELAJAR AKUNTASI DENGAN PANTUN yang alhamdulillah sudah bisa saya pakai untuk belajar bersama ana-anak saya. Buku saya ini diterbitkan oleh Penerbit YPTD tahun 2021 ini. 
 
Ingin juga saya jelaskan bahwa dalam buku pantun ini juga ada sedikit panduan materi ekonomi dan akuntasi. Tidak pantun saja. Pembaca, khsusunya anak-anak sekolah sebaiknya membaca materi itu beriringan dengan pantun yang ada di dalamnya. Dan berikut saya kutipkan dua bait pantun yang terdapat dalam buku saya.  

Ini adalah Pantun Belajar Akuntansi:
Anak dara duduk bersembang
Mencuci daster serta kemeja
Akuntannsi bukan ilmu sembarang
Tunjuk ajar mengelola harta

Pantun Materi Sejarah Akuntansi:
Anngur kering disebut kismis
Enak dimakan buat patri
Sejarah akuntansi bermula di Inggeris
Dengan adanya Revolusi Industri

Bagaimanapun, inilah cara saya untuk berpraktik menulis pantun. Orang Indonesia tentu saja harus mengerti sedikit-banyak tentang pantun walaupun kita bukan guru Bahasa Indonesia atau Guru Sastra. Mengapa? Karena pantun adalah puisi lama yang nota bene berasal dari budaya nenek-moyang kita, orang Indonesia. Dan sebagai guru Ekonomi saya menulis pantun yang berisi pelajaran ekonomi dan akuntansi. Silakan, jika Anda berkenan membaca atau memiliki buku saya ini, saya siap untuk memngirimkannya. Tentu, alakadarnya sebagai biaya cetak mohon dibantu. Boleh, kan saya begitu?Silakan kontak saya di 081364749085. (AZ)
Nauzubillah, Semoga Kita Dipelihara-Nya

Nauzubillah, Semoga Kita Dipelihara-Nya


KITA memang perlu dan harus saling mengingatkan. Tentang dosa, misalnya. Walaupun ada kesempatan bertobat sebagai permohonan pengampun dosa, alangkah lebih baik kita tidak dengan sadar melakukan dosa. Artinya mengingat dan saling mengingatlan tentang akan terjadinya dosa perlu bagi kita. Dan dosa-dosa tertentu malah bisa berbuah malapetaka semasa kita masih di dunia ini. 

Kita selalu diingatkan oleh para dai dan guru-guru kita bahwa ada dosa yang ganjarannya tidak hanya diterima di akhirat nanti, tapi juga di dunia ini. Akhirat sebagai hari pembalasan --dosa dan pahala-- sudah pasti akan kita terima ganjaran dosa atau pahala yang kita buat. Tapi ternyata ada dosa yang balasannya dapat menimpa kita pada saat ini. Saat kita masih berada di dunia fana ini.

Menyitir tulisan yang diposting di hajinews.id hari Senin (25/10/2021) berjudul Hikmah Pagi : 2 Dosa yang Disegerakan Balasannya di Dunia membuat kita harus waspada dan terus berjaga-jaga agar dosa ini tidak terlanjur kita lakukan. Nauzubillah, kita berharap Allah melindungi kita dari dosa-dosa ini.

Dosa apa saja yang perlu ekstra hati-hati kita menjaga diri kita dan juga keluarga kita, itulah dosa durhaka kepada orang tua dan dosa berzina. Ternyata dosa durhaka kepada orangtua dan dosa zina akan disegerakan hukumannya di dunia ini oleh Allah. Sudah banyak kita lihat atau kita dengar orang-orang durhaka kepada orang tuanya mendapatkan azab dari Allah. Kisah legenda Malin Kundang adalah cerita yang menggambarkan azab yang diterima oleh anak yang durhaka kepada orang tua (ibunya).

Durhaka kepada orangtua sungguh sangat memprihatinkan sekaligus sangat menakutkan. Keprihatinan kita adalah karena ternyata ada yang salah kaprah. Sebagian orang menyangka bahwa durhaka itu sebatas bila si anak memukuli orang tua, atau mengusir orangtua, atau menghinakannya di depan umum. Itu contoh yang dijelaskan artikel di atas. Bisa kita tambahkan misalnya, tidak membantu belanja ketika orang tua kesulitan sementara anaknya berkecukupan. Atau contoh lainnya yang pada hakikatnya adalah durhaka kepada orang tua.

Beberapa sikap seumpama dengan sesuka hati mencampuri urusan pribadi orangtuanya, mengendalikan orang tuanya semata untuk kepentingannya, membentak orangtuan bahkan sekadar mengatak 'cis' atau 'ah' saja, memarahi orangtua, dan tentu masih banyak lagi. Itu semua dapat dikategorikan sebagai durhaka kepada orang tua. Nauzubillah, kita terus bermohon agar Allah memelihara kita dari sikap-sikap itu.

Sikap-sikap seperti itu sesungguhnya tidak ditetapkan Allah semata karena Allah tahu itu tidak baik, namun yang harus kita camkan adalah bagaimana perasaan orang tua yang jasanya tidak akan tergantikan oleh anak-anaknya dengan apa jua, justeru disakiti. Bagaimana rasanya perasaan mereka? Itulah yang sesungguhnya harus kita perhatikan sebagai anak-anaknya.

Dosa kedua yang Allah akan berikan balasannya selagi kita masih berada di duni adalah dosa berzina. Ada banyak kejadian perihal orang berzina yang tiba-tiba mendapatkan azab dari Allah. Sudah banyak terjadi, dosa zina selain mendapat cercaan, hinaan dan bahkan penganiayaan dari manusia tapi azab yang didatangkan Allah terkadang lebih dahsyat. Bagiaman kehidupan penzina yang tidak nyaman, banyak kesulitan hidup, dibenci masyarakat dan tidak mustahil tiba-tiba mendapatkan penyakit yang tidak dapat disembuhkan. Bisa membawa ke ajalnya, nauzubillah.

Kita ingat ada hadits yang diriwayatkan oleh Al-Hikam Nabi mengatakan, “Ada dua pintu (dosa) yang hukumannya disegerakan di dunia yakni zina dan durhaka.” Zina yang berarti melakukan perbuatan terlarang antara laki-laki dan perempuan hendaknyalah kita jauhi. Begitu pula durhaka yang berarti melawan atau tidak mengikuti apa yang disuruh orang tua, akan sangat nyata azab dari Allah pada saat kita masih berada di dunia ini. Nsuzubillah, kita berharap Allah melindungi kita dri dosa-dosa itu.***
Nilai-nilai Santri adalah Nilai-nilai untuk Diri

Nilai-nilai Santri adalah Nilai-nilai untuk Diri


BESOK kembali bangsa kita, khsusnya umat Islam akan memperingati Hari Santri Nasional. Satu hari menjelang peringatan itu mari kembali pula kita ulang-ulang ingat nilai-nilai yang ditanamkan kepada para santri. Pada dasarnya nilai-nilai itu adalah nilai yang sejatinya menjadi bagian dari kita semua.

Nilai-nilai itu dapat dirangkum ke dalam nilai moral. Itulah nilai baik dan buruk yang diakui secara umum. Maka jika berbicara nilai moral akan terkait dengan agama, cinta tanah air, kasih-sayang dan lain sebagainya. Para santri akan bersinggungan langsung dengan nilai-nilai itu.

Tentang nilai agama atau religius adalah nilai utama dalam keberadaan santri. Santri yang diartikan sebagai orang yang mempelajari dan mendalami agama, artinya nilai dan ajaran agama itulah yang menjadi landasan utama bagi seorang santri.

Dari nilai-nilai agama tumbuh dan lahirlah nilai cinta tanah air, nilai kasih-sayang, cinta damai, toleransi dan lain sebagainya. Agama mewajibkan umatnya untuk mematuhi pemerintah selain mematuhi Allah dan Rasul-Nya. Artinya cinta Tanah Air itu akan menjadi ikutan dari nilai-nilai agama yang dianut, dipelajari dan diamalkan.

Begitu pula dengan nilai-nilai lainnya seperti nilai kasih-sayang dan cinta damai. Kasih-sayang adalah bagian penting dari setiap ajaran agama. Dalam Islam bahkan dikatakan menyayangi orang lain itu adalah satu syarat dari keimanan seseorang. Dikatakan, tidak beriman seseorang itu sebelum dia mencintai orang lain sebagaimana dia mencintai dirinya sendiri.

Sesungguhnya begitu banyak nilai-nilai moral yang diajarkan kepada para santri. Para santri wajib memahami perihal kesetaraan, musyawarah, kerjasama, peduli lingkungan, tanggung jawab, saling menghargai, mandiri, bersungguh-sungguh dan banyak lagi nilai-nilai moral lainnya. Mari, menyambut Hari Santari Nasional, besok kembali kita renungkan nilai-nilai moral yang pada dasarnya menjadi nilai utama dalam keberadaan seorang santri. Selamat menyambut hari santri bangsa kita.***

Raja Sofyan: Mengapa Harus Memperingati Maulid Nabi?

Raja Sofyan: Mengapa Harus Memperingati Maulid Nabi?


SELASA (19/10/2021) malam di Rumah Dinas (Rudin) Bupati Karimun dilaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw 1443 (2021). Peringatan hari besar agama Islam, ini disejalankan dengan tasyakkur HUT (Hari Ulang Tahun) Kabupaten Karimun ke-22 yang jatuh pada 12 Oktober 2021. Artinya, sekali mendayung dua pulau terlampau.

Memberikan tausiah pada acara ini adalah Al-Ustaz Drs. H. Raja Sofyan, MPd dari Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjuungpinang. Buya Raja Sofyan datang sedikit terlembat malam ini karena ternyata dia harus menempuh perjalanan cukup panjang untuk sampai ke Karimun. "Penceramah kita pagi tadi berangkat dari Natuna. Terbang ke Batam dan dari Batam baru menyeberang ke tempat kita," kata Bupati Karimun dalam sambutannya pada acara yang dimulai selepas magrib. Seketika Buya Raja Sofyan sampai, bupati pun berhenti berpidato.

Peringatan Maulid dan Tasyakuran yang dihadiri oleh Wakil Bupati Karimun, H. Anwar Hasyim, Sekda, Firmansyah, Pimpinan Forkopimda, Kepala OPD, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta undangan lainnya dilaksanakan di ruang tengah Rudin. Tamu-undangan yang tidak dapat masuk ke ruang tengah karena penuh mengisi ruangan depan rumah. Acaranya hanya dua saja, sambutan bupati dan tausiah agama.

Selepas pidato sambutan bupati, Buya Raja Sofyan langsung tampil menyampaikan ceramah. Dengan gayanya yang khas, Raja Sofyan memberikan ceramah cukup lama. "Kita tunda sedikit waktu solat isya kita, ya?" katanya minta izin menyelesaikan ceramah, meskipun waktu solat isya sudah masuk. "Ini sunat juga karena kita melaksanakan majelis ilmu seperti ini," tambahnya.

"Mengapa kita harus memperingati hari lahir Nabi?" Buya menyampaikan sebuah pertnayaan di awal tausiahnya. Lalu dia memberikan beberapa alasannya. Pertama, karena iman dan akidah kita tidak akan sempurna jika kita hanya bersyahadat kepada Allah saja. Kalau kita hanya mengucapkan, asyhadu anlaa ilaha illallah saja, maka syahadat kita akan ditolak. Allah dan rasulnya, Muhammad wajib disejalankan. Makanya perlu kita mengenang kelahirannya.

Kedua, Nabi Muhammad adalah teladan terbaik diantara teladan-teladan yang ada di muka bumi ini. Selain Allah menegaskannya di alquran, tapi Nabi sudah terbukti di mata semua orang bahwa selama hidupnya tidak ada cacat-cela yang dilakukan Nabi Muhammad. Kawan dan lawan mengakui keteladanan Muhammad. Begitu Buya menjelaskan dengan berbagai contoh kehidupan Nabi. Lalu, ketiga adalah karena kata Allah jika kita cinta kepada Allah maka wajib juga cinta ke Nabi Muhammad. Kurang lebih sama dengan penjelasan alasan pertama tadi. 

Alasan lain yang disampaikan ustaz berbadan tegap, ini adalah karena semua pekerjaan jika ikut Nabi maka pekerjaan itu akan menjadi ibadah. Sebaliknya jika tidak ikut cara Nabi boleh jadi akan menjadi terikut syetan. Maka begitu pentingnya keberadaan Nabi Muhammad bagi kita umat Islam. Bahkan juga sangat penting bagi seluruh umat manusia karena pada hakikatnya agama dan rahmat yang dibawa oleh Nabi Muhammad adalah akan menjadi rahmat bagi seluruh alam.

Di bagian penutup kembali buya mengingatkan, jika kita ingin mengenang nabi, lalu menjadikannya sebagai idola maka ikutilah seluruh atau sebagian besar apa yang dilakukannya. Sebaliknya tinggalkan pula apa yang dilarangnya. Begitulah pertanda kita taat kepada Nabi sebagaimana kita taat kepada Allah.***
Sederhana, Jelek tapi Banyak Dilakukan

Sederhana, Jelek tapi Banyak Dilakukan


BUKAN tak disadari sebenarnya, ada beberapa tindakan dan perbuatan yang sepintas sepele tapi sebenarnya tidak baik. Sayangnya perbuatan itu sering dilakukan padahal itu disukai syeitan. Sebagaimana dijelaskan dalam satu tulisan berjudul "Hikmah Malam : 7 Hal Sepele yang Disukai Setan dan Sering Dilakukan Manusia" yang dimuat situs hajinews.id baru-baru ini.


Kita tahu karena dijelaskan dalam nas alquran dan sunnah bahwa setan adalah makhluk yang oleh Allah Swt diizinkan untuk menyesatkan manusia. Karena itu, apapun paling disukai setan sejatinya wajib kita hindari. Karena tujuannya untuk mengajak manusia kepada kesesatan.

Mengutip dan mengulang share artikel itu berikut ada tujuh perbuatan yang sebaiknya dihindari, namun sering dilakukan. Perbutan itu adalah,

1. Menguap tanpa Menutup Mulut;
Menguap harus ditahan, khususnya ketika salat. Melalui menguap, setan masuk ke dalam diri kita. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apabila seseorang menguap dalam salatnya, hendaknya ia berusaha menahan kuapannya sebisa mungkin karena setan bisa masuk.” (H.R Muslim).

Ada hadis lain yang mengatakan, “Menguap adalah dari setan, maka jika salah seorang di antara kalian menguap, maka hendaklah ia menahannya sedapat mungkin.” (H.R Muslim).

2. Makan dan Minum tanpa Mengucapkan Basmallah;

Ketika hendak makan & minum, diperintahkan mengucap, “Bismillah” agar makanan yang masuk ke dalam tubuh kita mendapatkan berkah.

Membaca basmallah ketika hendak makan dan minum agar mendapat keberkahan dalam setiap santapan yang masuk ke dalam tubuh kita.

Jika kita tak membacanya, tentulah setan sangat senang karena setan akan ikut menikmati makanan kita.

Dari ‘Umar bin Abi Salamah, ia mengatakan, “Waktu aku masih kecil dan berada di bawah asuhan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, tanganku bersileweran di nampan saat makan. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Wahai Ghulam, sebutlah nama Allah (bacalah “Bismillah”), makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah makanan yang ada di hadapanmu.” Maka seperti itulah gaya makanku setelah itu. (H.R. Bukhari no. 5376 dan Muslim no. 2022).

3. Makan dan Minum dengan Tangan Kiri;

Di antara adab diajarkan Islam saat makan atau minum adalah makan dan minum menggunakan tangan kanan. Sebab islam melarang makan atau minum menggunakan tangan kiri

Rasulullah bersabda, “Jika seseorang dari kalian makan maka makanlah dengan tangan kanannya dan jika minum maka minumlah dengan tangan kanannya. Karena Setan makan dan minum dengan tangan kirinya.” (H.R Muslim no.2020).

4. Memakai Segala Sesuatu dari Bagian Kiri Tubuh;

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kepada umatnya untuk menggunakan segala sesuatu dari kanan. Untuk setiap perkara yang baik-baik, dahulukanlah tangan kanan. Berbeda saat melepas atau memulai sesuatu yang jelek, maka hendaknya memulainya dari yang kiri.

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata, 

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat menyukai mendahulukan yang kanan ketika memakai sendal, ketika menyisir rambut dan ketika bersuci, juga dalam setiap perkara (yang baik-baik).” (H.R. Bukhari no. 186 dan Muslim no. 268).

5. Masuk ke Dalam Kamar Mandi tak Membaca Doa;

Kamar mandi merupakan salah satu tempat yang disenangi setan. Olehnya itu umat Muslim sangat dianjurkan membaca doa ketika hendak masuk kamar mandi agar tidak diganggu oleh setan.

Dari Anas bin Malik, beliau mengatakan,

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika memasuki jamban, beliau mengucapkan Allahumma inni a’udzu bika minal khubutsi wal khobaits (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari setan laki-laki dan setan perempuan) (H.R. Bukhari Muslim).

6. Tidak Mengibas Tempat Tidur Sebelum Tidur;

Di antara tuntunan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bagi seseorang yang hendak tidur adalah membersihkan dengan cara mengibas tempat tidur sambil membaca Basmalah, hal ini agar ketika tidur tidak diganggu oleh setan.

Rasulullah dalam hadisnya menjelaskan “Apabila salah seorang dari kalian hendak berbaring di tempat tidurnya, hendaklah ia kibas-kibas tempat tidurnya itu dengan kain. Sebab dia tidak tahu apa yang terjadi pada tempat tidurnya setelah ia tinggalkan sebelumnya.” (H.R Bukhari Muslim).

7. Buang Air Sembarangan;

Perlu anda ketahui bahwa Islam melarang kita buang air sembarangan karena termasuk dosa besar dan disenangi setan. Olehnya itu kita wajib menjaga diri kita dari siksa api neraka.

Dalam hadis rasulullah dijelaskan, “Jangan buang air di lubang binatang, di jalan tempat orang lewat, di tempat berteduh, di sumber air, di tempat pemandian, di bawah pohon yang sedang berbuah atau di air yang mengalir ke arah orang-orang yang sedang mandi atau mencuci.” (H.R Muslim, Tirmidzi).

Itulah beberapa tindakan dan perbuatan manusia yang sepertinya sepele atau sederhana namun itu adalah perbuatan yang dilarang agama, meskipun disukai syetan.***
Juga di mrasyidnur.gurusiana.id
Literasi, Strategi Memperkaya Inspirasi

Literasi, Strategi Memperkaya Inspirasi


INSPIRASI tidak melulu sebagai satu ilham yang datang tiba-tiba untuk membantu manusia berbuat dan melakukan tindakan tertentu. Benar, kalau KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) mengartikan inspirasi sebagai sebuah ilham. Ilham yang datang pada pikiran manusia dan akhirnya melekat pada jiwa atau hati manusia itu. Namun inspirasi biasanya justru datang ketika ada rangsangan dari luar diri manusia itu sendiri. 

Kalau begitu inspirasi kepada kita tidak muncul sebagaimana munculnya wahyu kepada para Nabi. Wahyu bisa datang tiba-tiba kepada Rasul Tuhan, itu baik melalui perantara Malaikat maupun langsung dari Tuhan. Tidak perlu ada rangsangan dari luar diri. Sementara inspirasi memerlukan tindakan lain yang datang dari luar untuk memberikan rangsangan kepada manusia untuk berbuat dan atau melakukan satu tindakan. Intinya selalu ada rangsangan. 

Jadi, inspirasi diartikan sebagai satu hal yang muncul dari pikiran manusia atau berupa rangsangan dari luar manusia untuk merangsang manusia melakukan perbuatan tertentu. Adanya inspirasi memberi manfaat bagi manusia sehingga membuka pikiran dalam bentuk ide atau gagasan yang baru. Maka inspirasi dikatakan sebagai suatu proses yang mendorong manusia atau merangsang pikiran manusia untuk melakukan suatu tindakan, terutama untuk melakukan tindakan yang berhubungan dengan proses dan tindakan kreatif.


Bagi seorang penulis ada istilah yang dikenal dengan proses kreatif sebagai jalan lahirnya sebuah tulisan. Proses kreatif seorang penulis, itulah yang salah satu fasenya adalah melewati adanya inspirasi. Dengan munculnya inspirasi akan terjdilah proses kreatif untuk berjalannya kreativits tulis-menulis. Ketika inspirasi muncul biasanya kita akan langsung menuliskannya, di kertas atau dengan menggunakan HP atau laptop/ komputer pribadi kita. Pastinya saat itu juga kita akan tuliskan karena khawatir lupa.

Seringkali saat kita sedang kesulitan dalam menemukan ide, tiba-tiba muncul inspirasi sehingga kita mendapat ide atau gagasan yang baru kembali. Inspirasi bisa muncul secara tiba-tiba atau dengan cara berpikir dengan lebih dalam dan lebih serius. Bisa juga membaca atau menyaksikan satu lukisan yang akhirnya pikiran kita akan bekerja. Berpikir ini juga dipengaruhi oleh keadaan yang ada. Keadaan inilah yang kita sebut sebagai pengaruh dari luar diri kita. Misalnya, saat melihat suami-isteri bertengkar di depan umum, tiba-tiba muncul inspirasi untuk menulis perihal rumah tangga atau hal-hal yang berkaitan dengan rumah tangga. Itulah inspirasi.

Inspirasi berbeda dengan motivasi. Motivasi merupakan proses yang mendorong dan mempengaruhi seseorang untuk mencapai apa yang diinginkannya. Sedangkan inspirasi merupakan ide-de kreatif yang muncul dari dalam diri setelah ada rangsangan dari luar. Inspirasi dapat dijadikan motivasi bagi seseorang untuk mencapai tujuannya. Inspirasi datang, motivasipun hadir untuk menyemangati kita melakukan proses kreatif kita. Proses kreatif di ranah tulis-menulis.

Oleh karena itu tidak keliru jika dikatakan kalau literasi akan menambah daya inspirasi seseorang.  Maksud saya akan memperkaya inspirasi kita. Literasi yang pasti akan melibatkan pikiran dan perasaan ketika membaca atau menyaksikan sesuatu agar diperoleh pemahaman dari apa yang dilihat atau dibaca bermakna literasi akan memperkaya inspirasi kita. Ayo, mari terus berdampingan dan bersama dengan litaerasi.***