Tampilkan postingan dengan label Catatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Catatan. Tampilkan semua postingan

22 Jun 2024

Rapat Persiapan Pelaksanaan PEU MUI Provinsi Kepri di Karimun

Rapat Persiapan Pelaksanaan PEU MUI Provinsi Kepri di Karimun


RAPAT terbatas pengurus MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kabupaten Karimun dengan agenda persiapan rencana satu kegiatan MUI Provinsi Kepri di Karimun. Kegiatan dimaksud adalah kegiatan Pembinaan Ekonomi Umat (PEU) MUI Provinsi Kepri yang akan dilaksanakan pada hari Kamis (27/06/2024) yang akan datang. Kegiatan ini merupakan salah satu program Komisi Ekonomi Umat, MUI Provinsi Kepri tahun 2024.

Rapat yang diikuti oleh pengurus harian MUI Kabupaten Karimun, antara lain Wakil Ketua Umum, HM. Rasyid Nur (mewakili Ketua Umum yang tidak bisa hadir), Sekretaris Umum, H. Endang Sriwahyu, Bendahara Umum, Mulyadi dan salah seorang Ketua Komisi, H. Samsudin. Dua orang Wakil Ketua juga tidak bisa hadir karena ada kegiatan lain dalam waktu yang sama. "Ini memang rapat terbatas," jelas Sekretaris yang memimpin rapat ini.

Sesuai surat pemberitahuan dari MUI Provinsi Kepri bahwa kegiatan PEU akan diikuti oleh 40 orang peserta. Mereka terdiri dari utusan beberapa Ormas Islam antara lain dari Baznas Kabupaten Karimun, PMKK Kabupaten Karimun, BWI Kabupaten Karimun, BKMT Kabupaten dan Kecamatan di Pulau Karimun serta dari Penyuluh Agama Islam di empat kecamatan Pulau Karimun. Termasuk di dalamnya wakil dari MUI Kabupaten Karimun sendiri.

Kegiatan satu hari penuh itu akan dilaksanakan di Gedung PLHUT Kemenag Kabupaten Karimun. Narasumbernya dua orang dari MUI Provinsi Kepri dan satu orang dari MUI Kabupaten Karimun sendiri. Panitia pelaksana terdiri dari Pengurus MUI Provinsi dan Pengurus MUI Kabupaten Karimun.***

19 Jun 2024

Catatan Idul Adha di Masjid Al-Ubudiyah

Catatan Idul Adha di Masjid Al-Ubudiyah


IDUL Adha tahun 1445 (2024) ini di kampung saja. Biasanya selalu keluar. Keluar kampung karena selalu mendapat amanah, bertugas di luar kampung, Wonosari. Tahun ini justeru diberi amanah menyampaikan khutbah di Masjid Al-Ubudiyah, masjid yang berhampiran dengan rumah kami.

Meskipun di kampung sendiri, berjamaah bersama orang kampung yang sehari-hari juga berjamaah di tempat yang sama untuk lima waktu salat wajibnya, tentu saja bersama di Idul Adha akan berbeda rasanya. Setidak-tidaknya jumlah jamaah Idul Adha ini jauh lebih banyak. Memenuhkan masjid, ruang depan dan ruang belakang. Berbeda dengan jamaah harian yang umumnya maksimal hanya dua shaf saja. Terkadang tiga shaf jika ramai anak-anak dan para remaja. Itupun salat magrib. Kalau subuh, maksimal hanya dua shaf.

Peserta Kurban

Catatan penting lainnya adalah bahwa salat pagi ini juga karena imamnya yang menyamankan kita sebagai makmum. Suaranya merdu, lagunya enak dan bacaannya fasih. Dia seorang hafizh. Imam ini sengaja didatangkan khusus seorang hafizh meski hanya untuk salah Id ini saja. Kabarnya, pengurus masjid ingin memberikan suasana lain kepada jamaah masjid dengan imam baru ini. Selama ini memang ada imam yang rutin setiap hari raya, Idul Adha maupun Idul Fitri. Selalu dia menjadi imam. Kini, pengurus ingin suasana baru.

Hal lainnya, saya dan isteri serta cucu cukup berjalan kaki saja ke masjid. Jika hari-hari sebelumnya saya naik scutter untuk berjamaah kali ke Masjid Al-Ubudiyah, ini tapi pagi ini kami berjalan kaki saja. Jarak rumah kami memang sangat dekat, tidak membuat kami penat berjalan kaki ke masjid. Kurang dari 6 menit kami sudah sampai. Alhamdulillah, salat kali ini menyenangkan. Amanah yang dipikul sebagai khatib juga berjalan dengan aman dan lancar.

Daging Siap Dibagikan

Catatan terakhir kami beridul-adha di Al-Ubudiyah adalah dapat juga menyaksikan pemotongan hewan kurban. Tahun ini ada empat ekor sapi dan empat ekor kambing yang dipotong oleh panitia pemotongan hewan kurban masjid. Dengan bergotong royong sesama masyarakat kampung, pelaksanaan pemotingan dan pembagian dagingnya berjalan lancar dalam waktu relatif singkat. Begitulah catatan pentingnya di Idul Adha tahun ini.*** (Catatan M. Rasyid Nur)

15 Jun 2024

Semoga Husnul Khotimah, Ibunda

Semoga Husnul Khotimah, Ibunda


TERKEJUT saya, ketika seorang teman, Ustaz Baginda Malim Siregar menelpon sore Sabtu (15/06/2024) ini. "Udah dapat berita?" Dia langsung bertanya di balik telpon. Nada suaranya membuat saya balik bertanya. Bertanya di hati sendiri.

"Ha? Belum. Berita apa?" Saya terkejut dengan nada kalimatnya.

"Orang tua Pak Afrizal meninggal dunia." Dia tidak langsung mematikan HP-nya. Dia mengajak untuk melayat saat itu juga. Saya mengiyakan.

"Iya, ya. Saya akan ke sana, sekarang," kata saya menjawab.

Tercenung sejenak, lalu saya mengingat kalau yang dimaksud Pak Baginda adalah Ibunda H. Afrizal, Ketua Umum MUI Kabupaten Karimun itu. Saya ingat, ibu Pak Afrizal yang sudah umuran memang sudah sakit-sakitan. 

Innalillahi wainna ilaihi rojiun, kata saya dalam hati sesaat setelah telepon saya matikan. Sebagai salah seorang wakilnya di kepengurusan MUI Kabupaten Karimun, saya tentu saja bersedih mendapat berita itu. Teman saya, Pak Afrizal kehilangan ibundanya, kata saya di hati juga.

Sambil mengganti pakaian saya berucap, 'semoga husnul khotimah, semoga Ibunda husnul khotimah.' Dan saya berangkat ke Kampung Harapan, tempat Pak Afrizal bertempat tinggal. Rumahnya memang di sana. Sambil naik scutter, saya terus mengucapkan doa itu, semoga Ibunda husnul khotimah, semoga Ibunda husnul khotimah.

Seingat saya, satu bulan belakangan Pak Afrizal sangat sibuk mengurusi Ibundanya yang kebetulan sedang sakit. Sebentar-sebentar dia memberi tahu saya dan teman-teman lain kalau dia tidak bisa ikut kegiatan karena harus membawa ibunya ke Rumah Sakit. Jika berkurang keluhan ibunya, dia akan membawa kembali ke rumah. Begitulah beberapa kali.

Akhirnya, sore ini, sekitar pukul 16.15 ibundanya meninggalkan dunia yang fana. Pak Afrizal langsung yang melepaskannya ke alam baka. Begitu informasinya. Semoga husnul khotimah, Bunda, amin. Kalimat itu terus ucapkan dalam hati.***

12 Jun 2024

Di HP Saja, Rasa Bangga Tetap di Dada

Di HP Saja, Rasa Bangga Tetap di Dada


TERSEBAB siaran televisi (kabel) di rumah tidak menyiarkan siaran langsung, otomatis saya tidak dapat menyaksikan laga antara Indonesia melawan Philipina malam ini. Laga penentuan bisa-tidaknya 'garuda' maju ke babak berikutnya untuk seleksi Piala Dunia sudah pasti sangat penting bagi kesebelesan Merah-Putih. Untuk itu pula kita sangat ingin menyaksikan siaran langsungnya.

Namun karena tidak ada chanel televisi di rumah yang menyiakan karena diacak, maka perlu cara lain untuk dapat menyaksikan laga penting itu. Jika harus keluar rumah, seumpama ikut nobar di luar sana, tentu saja tidak senyaman menyaksikannya di rumah sendiri.

Sesungguhnya perasaan itu sangat kesal. Siaran televisi yang sehari-hari menyaksikan layarnya dengan berbagai program, Selasa (11/06/2024) malam ini justeru siarannya diacak karena menyiarkan siaran langsung itu. Siaran langsung (live) sepakbola yang mereka siarkan tidak bisa disaksikan di televisi di rumah saya. Kesal? Tentu saja.

Sebenarnya ada beberapa televisi yang menyiarkannya (tak usah saya sebut di sini). Tapi itu tadi, televisi di rumah yang menggunakan sistem kabel tidak menyiarkan. Bukan tidak menyiarkan, tapi karena diacak saja. Kami di rumah tidak bisa menyaksikannya.

Cara satu-satunyan adalah menyaksikannya lewat layar HP saja. Kebetulan ada aplikasi berbayar yang menyiarkannya. Di situlah saya menontonnya. Begitu kecilnya layar itu. Tapi apa boleh buat. Masih lumayan. Tetap ada rasa bangga di dada menyaksikannya. Apalagi setelah Indonesia mampu menjebol gawang Philipina pada menit ke-31 itu. Skorpun menjadi 1-0.

Ternyata kebanggaan di dada bertambah lagi ketika pada menit ke-55 para pemain Indonesia menambah kemenangan, 2-0 untuk pasukan garuda. Meskipun kita menyaksikannya tidak dari Istora Senayan sana, di layar kaca berukuran kecil pun tetap saja membuat kita bangga.*** (Catatan M. Rasyid Nur)

7 Jun 2024

Sabar Membuat Tak Sabar

Sabar Membuat Tak Sabar


INILAH tontonan yang juga menarik. Selain menyaksikan siaran langsung sepakbola, saya juga suka menyaksikan siaran langsung (live) bulutangkis. Jadi, intinya siaran langsung itu. Karena hasil akhirnya belum diketahui. Menarik untuk ditunggu.

Saat ini, para pemain Indonesia tengah berlaga di ajang Indonesia Open Bulutangkis 2024. Sejak awal, di babak 32 saya suka menontonnya. Sedihnya para pemain kita berguguran melawan para pemain asing. Hingga menjelang semifinal Jumat (07/06/2024) ini hampir semua pemain kita tumbang oleh lawan-lawannya.

Alhamdulillah, ada satu pasang pemain ganda putra yang malam ini ternyata masih bertahan. Membuat jantung tetap berdebar. Pasangan ini akan maju ke babak semifinal besok, Sabtu. Hebatnya, mereka bukanlah pemain top yang selama ini sudah terkenal.

Justeru karena bukan pemain top itulah saya begitu haru menyaksikannya. Pasangan Reza Pahlevi Isfahani-Sabar Karyaman Gutama mampu mengatasi permainan ulet pasangan Taiwan, Lee Jhe Huei-Yang Pos Hsuan, 21-17, 14-21 dan 21-16. Tidak mudah mereka mengalahkannya. Tapi sudah fakta, mereka menang. Konon pasangan ini saja yang tersisa di semifinal nanti. Sungguh, pasangan Sabar ini membuat kita tak sabar menjelang ke semifinal.***

6 Jun 2024

Gas Tak 'Kan Langka Lagi, Benarkah?

Gas Tak 'Kan Langka Lagi, Benarkah?


"MAASYARAKAT Karimun, Provinsi Kepri tidak perlu khawatir lagi dengan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (Kg) bersubsidi." Itu kalimat pertama berita dari salah satu media online yang terbit di Karimun hari Kamis (06/06/2024) ini. Kalimat yang menyenangkan hati masyarakat di Negeri Berazam ini, tentunya.

Berita berjudul SPBE Karimun Diresmikan, Warga Tak Perlu Khawatir Kelangkaan Gas LPG 3 Kg, itu adalah tentang resmi beroperasinya dermaga bongkar muat curah kering/cair Stasiun Penimbunan Elpiji Khusus (SPEK) dan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Karimun di hari yang sama. Peresmiannya dilakukan oleh Bupati Karimun, Dr. H. Aunur Rafiq, S Sos, M Si hari ini. Terlambatnya pengoperasian SPEK-SPBE selama ini, kabarnya karena belum adanya listrik. Sudah lama masyarakat menanti. Karena itu pula, berita itu menjadi angin segera bagi masyarakat.

Dari berita yang sama kita baca bahwa dermaga tersebut dikelola oleh PT Pelabuhan Karimun (Perseroda) yang berada di Jalan Pelabuhan Kargo dan Roro Parit Rempak, Kelurahan Parit Benut, Kecamatan Meral. Sementara SPBE dikelola oleh PT Palugada Karimun Sejahtara yang berada di Jalan Sememal RT 003 RW 001 Kelurahan Pasir Panjang Kecamatan Meral Barat. 

Bagi kita masyarakat pengguna gas, tentu saja tidaklah hal utama peresmiannya, siapa yang meresmikannya, siapa yang mengelola dan seterusnya, dan seterusnya, tapi yang utama adalah bagaimana judul berita itu benar-benar menjadi kenyataan nantinya, gas tidak akan langka lagi di negeri kita ini. Itulah hal utamanya. Dan kita bertanya, benarkah gas nantinya tidak akan langka lagi? Itulah yang penting. Selama ini kelanggaan gas di Karimun adalah hal yang biasa terjadi.

Kita berdoa semoga pengelolaannya berjalan dengan baik, lancar dan tidak ada kekeliruan yang akan terjadi, baik disengaja maupun tidak sengaja yang dapat mengganggu 'kehadiran' gas di daerah kita. Itulah harapan kita. Benarkah gas tidak akan langka lagi? Semoga saja.***

4 Jun 2024

Melihat Mereka Belajar Main Bola

Melihat Mereka Belajar Main Bola


SORE Selasa (04/06/2024) ini adalah jadwal latihan sepakbola cucu saya, Akiif Fatahillah. Karena sudah beberapa kali Akiif, cucu itu tiak latihan (pekan kemarin), sore ini saya sempatkan mengantarkannya ke lapangan sepakbola. Jauh, memang. Dari Wonosari (rumah) ke lapangan sepakbola Teluk Air sana. Setidak-tidaknya perlu waktu 10-15 menit berkendaraan dengan kecepatan 40-an km/ jam baru bisa sampai.

Ketika saya kebetulan berada di Batam dalam urusan MTQH ke-10 kemarin (20-27 Mei), cucu Atok, itu beberapa kali tidak ikut latihan karena biasanya memang saya, atoknya yang menjemput antar ke lapangan. Waktu saya di Batam, itu alasannya tidak bisa latihan adalah karena tidak ada yang mengantarkannya. Orang tuanya sibuk. Oomnya juga tidak bisa membantu. Dan cucu Atok ini memang tinggal bersama saya dan nenek (isteri saya) di rumah yang berbeda dengan rumah orang tuanya. 

Jadi, meskipun latihan hari ini sejatinya Akiif boleh istirahat karena masih dalam masa ujian di sekolahnya, saya tawarkan dia ikut latihan sebagai ganti latihan yang kemarin kosong itu. Alasannya sederhana, jika dia tidak latihan ke lapangan, dia hanya akan mengisi waktu untuk bermain HP, bermain dame saja di rumah. Tidak juga belajar membaca atau mengulang pelajaran yang akan diuji besoknya. Mendingan dia menggerakkan badannya di lapangan. Makanya saya mau mengantarkannya ke lapangan sepakbola.

Akhirnya saya ikut menyaksikan cucu latihan main bola. Tidak ramai saya sore ini saya lihat. Mungkin karena memang diizinkan sebagian tidak latihan dengan alasan dalam masa ujian itu tadi. Akiif dan beberapa temannya saja yang bermain bola. Dan saya ikut melihat dia dan teman-temannya belajar bermain bola. Iseng-iseng isi waktu juga melihat mereka.***


2 Jun 2024

Tiga Kegiatan dalam Satu Kunjungan

Tiga Kegiatan dalam Satu Kunjungan


HARI Ahad (02/06/2024) ini Bupati Karimun, Dr. H. Aunur Rafiq, S Sos, M Si melaksanakan kunjungan ke Pulau Kundur setelah sebelumnya singgah di Pulau Parit. Ada tiga kegiatan yang dilakukan Bupati di hari yang sama di dua pulau itu. Itu pun kurang dari satu hari karena bakda zuhur bupati harus segera kembali ke Tanjungbalai Karimun untuk bersiap berangkat keluar Daerah. Info dari orang dekatnya, sore ini dia akan berangkat ke Jakarta lagi.

Ikut mendampingi Bupati dalam kunjungan ini beberapa orang pejabat daerah antara lain, Kepala Dinas PUPR dan beberapa Kepala OPD lainnya. Ada juga beberapa orang tokoh agama dan tokoh masyarakat. Bupati lazimnya memang selalu membawa beberapa orang dalam rombongannya dalam setiap kunjungannya di daerah-daerah.

Berangkat pukul 06.10 WIB melalui pelabuhan Pinang Sebatang, Tanjungbalai Karimun rombongan bupati singgah di Pulau Parit untuk menghadiri undangan walimatussafar keberangkatan haji salah seorang tokoh masyarakat Pulau Parit. Pak Rizal, demikian nama warga itu akan berangkat menunaikan ibadah haji menggunakan paket plus visa furoda. Konon dia harus merogoh koceknya sebesar Rp 400 jt untuk satu orang dirinya. Tentu saja dia tidak perlu antri sebagaimana haji reguler yang perlu 20-an tahun menunggu.

Tepat pukul 06.30 rombongan bupati tiba di rumah sohibul hajat, Pak Rizal. Acara pagi ini sederhana saja karena acara sesungguhnya akan dilaksanakan pada pukul 09.00 nantinya. Namun karena bupati harus melaksanakan dua kegiatan lainnya di Pulau Kundur maka acara di rumah Pak Rizal dilaksanakan pagi-pagi begitu. 

Setelah bupati menyampaikan sambutan dan dibalas sambutan oleh Kepala KUA, H. Mukhlis sebagai mewakili Pak Rizal dilanjutkan doa yang dipandu oleh Kakankemenag Kabupaten Karimun, Drs. H. Jamzuri. Selanjutnya makan kue-kue yang disediakan tuan rumah. Lalu rombongan kembali ke pelabuhan untuk melanjutkan perjalanan ke Pulau Kundur. 

"Ada dua kegiatan menunggu di sana, masing-masing wisuda santri TPQ (di Kundur Utara) dan pelantikan pengurus LAM (di Tanjungbatu)," jelas Bupati kepada tuan rumah tentang keberangkatannya ke Pulau Kundur. Dia menjelaskan harus buru-buru ke sana. 

Sekitar pukul 07.05 kapal yang membawa rombongan bupati sampai di Pelabuhan Tanjungberlian. Perjalanan diteruskan menggunakan mobil. Beberapa pejabat Kundur Utara sudah standbay di pelabuhan menunggu rombongan. Pukul 07.25 rombongan bupati sudah sampai di lokasi acara, di depan Kantor Camat Kundur Utara. Inilah acara Wisuda Santri TPQ se-Kecamatan Kundur Utara. Cukup lama bupati di acara ini. 

Prosesi acaranya sendiri cukup banyak, antara lain diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Mars Karimun dan Solawat Busyro setelah sebelumnya ada penampilan Tari Persembahan. Berturut-turut acara berikutnya adalah laporan Ketua Panitia oleh Candra Wahidin dan Sambutan oleh Bupati Karimun. 


Ketua panitia menyampaikan ucapakan terima kasih keapda bupati dan rombongan yang dapat hadir pada acara tersebut. Dilaporkannya bahwa peserta wisuda santri ini ada sejumlah 211 orang. "Tadinya ada 212 orang, tapi ada yang beralangan hadir," katanya dalam laporannya. Sedangkan TPQ yang ikut dalam wisuda ini sejumlah 18 TPQ. Demikian dikatakan Candra Wahidin.

Bupati dalam sambutannya menyampaikan beberapa pesan antara lain, pentingnya wisuda ini sebagai bukti bahwa anak-anak kita sudah menamatkan satu fase pembelajarannya di TPQ. Untuk itu para guru, ustaz/ ustazah hendaklah bersungguh-sungguh dan bersemangat dalam membimbing dan mengajar anak-anak. Katanya, semoga anak-anak kita ini kelak menjadi Insan Qurani. 

"Atas nama Pemerintah Daerah saya mengucapkan terima kasih dan selamat atas wisuda ini. Terima kasih kepada Ustaz zah yang mengajarkan Al-Qur'an kepada para santri," katanya. Lebih jauh bupati mengatakan, meski mendapat insentif dari Pemerintah Daerah tapi yang utama adalah pahala dari amal jariah dari para guru itu sendiri. Demikian dia mengakhiri sambutannya.

Dari Kundur Utara rombongan akan menersukan perjalanan ke Tanjungbatu untuk mengikuti acara pelantikan pengurus LAM (Lembaga Adat Melayu) lima kecamatan sekaligus. Masing-masing pengurus LAM Kecamatan Kundur, Kundur Utara, Kundur Barat, Belat dan Kecamatan Ungar. Ketua Umum LAM Provinsi Kepri Kabupaten Karimun, Dr. H. Muhammad Firmansyah, M Si melantik dan mengukuhkan sekaligus para pengurus LAM lima kecamatan di Pulau Kundur dan sekitarnya.***

30 Mei 2024

Karimun-Pinang dalam Tiga Jam

Karimun-Pinang dalam Tiga Jam


Catatan M. Rasyid Nur

BERANGKAT pukul 13.40 dari Pelabuhan Tanjungbalai Karimun, kapal kami merapat di Pelabuhan Tanjungpinang sekitar pukul 16.45. Artinya kami mengharungi laut selama 3 jam lebih sejak berangkat dari Tanjungbalai Karimun hingga ke Tanjungpinang. Artinya juga, selama itulah waktu yang kami perlukan dalam perjalanan kami ini.

Kami? Ya, saya dan dua orang teman, Guruh dan Ono, Kamis (30/05/2024) ini berangkat ke Ibu Kota Provinsi untuk mengikuti Rakerda (Rapat Kerja Daerah) Kwarda (Kwartir Daerah) Pramuka Provinsi Kepri. Oleh Kakwarcab Karimun kami bertiga (Pengurus Kwarcab) bersama dua orang anggota DKC (Dewan Kerja Cabang) ditugaskan mengikuti Raekrda. Ketua Umum sendiri, Pak H. Anwar Hasyim juga berangkat ke Pinang (Tanjungpinang) melalui Batam sejak paginya. 

Rakerda adalah mekanisme organiasi yang tercantum dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga yang dituangkan dalam Program Kerja. Setiap tahun diadakan Rakerda dengan tujuan untuk menyusun program kegiatan untuk setahun di depannya. Rakerda Pramuka Kwarda tahun 2024 ini adalah kegiatan untuk menyusun program kerja Kwarda tahun 2025 nanti sekaligus evaluasi kegiata n tahun berjalan ini.

Setelah sampai di Pelabuhan Tanjungpinang kami meneruskan perjalanan ke Kantor dan asrama Kwarda Kepri di Dompak. Menggunakan mobil avanza yang disopiri oleh salah seorang panitia Rakerda kami sampai di asrama Kwarda dalam 25 menit. Kami mendaftar dan resmilah kami sebagai peserta Rakerda bersama perwakilan Kwarcab se-Provinsi Kepri. Waktu tiga jam merenangi larutan rasanya cukup lama. Tapi sudah selamat sampai, alhamdulilah.***

29 Mei 2024

27 Mei 2024

Ketika Bupati Berpesan ke Santri, Jadilah Panutan

Ketika Bupati Berpesan ke Santri, Jadilah Panutan

Foto ANP

MEMBACA beberapoa media online hari Senin (27/05/2024) ini, salah satu topik yang cukup menarik adalah ketika bupati berpesan kepada santri. Jadilah panutan, kata orang nomor satu kabupaten itu. Pak Aunur Rafiq, bupati itu menyampaikan pesan tersebut saat mewisuda 280 santri TPQ se-Kecamatan Kundur, Ahad (26/05/2024) kemarin di Gedung Forza, Kelurahan Tanjungbatu Barat, Kecamatan Kundur.

Seperti disampaikan seorang teman, menyaksikan wisuda di gedung futsal, itu sungguh mengharukan sekaligus menggembirakan. Haru karena begitu banyak generasi muda Islam yang mampu menyelesaikan pendidikannya di beberapa TPQ di Kecamatan Kundur. Mereka, para santri, itu tampak begitu khdimat mengikuti prosesi wisuda. Itu pula yang membuat gembira karena mereka sudah mampu menunjukkan sikap baiknya sedari kecil begitu.

Dalam sambutan pengarahannya Pak Bupati yang bernama lengkap Dr. H. Aunur rfiq, S Sos M Si, itu dia menyampaikan beberapa pesan, antara lain, hendaklah para santri kelak menjadi orang berguna di tengah-tengah masyarakat. "Kelak hendaklah menjadi putra-putri yang berguna bagi Daerah, Negara serta menjadi anak yang berbakti kepada kedua orang tuanya selain taat kepada Allah." 

Pesan lainnya, agar ilmu yang sudah didapat selama belajar di TPQ kelak dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mengutip sebuah hadits Pak Bupati menjelaskan bahwa sebaik-baik orang adalah orang yang belajar Alqur'an dan yang mengajarkannya kepada orang lain. Begitu dia menyampaikan dalam pidato pengarahannya. 

Pesan penting lainnya, dia berharap agar para siantri yang sudah diwisuda ini dapat menjadi panutan, ya panutan bagi orang lain sehingga ilmu yang didapat ada manfaatnya bagi semua orang. Tentu tidak  mudah menjadi panutan. Berharap orang mencontoh tindak-tanduk kita, tentu saja tindak-tanduk itulah tindak-tanduk yang baik dan mulia. Perbuatan yang baik di sisi agama, etika dan sosial bersama. Pasti tidak mudah. Tapi Bupati Karimun, itu sangat berharap agar itu bisa menjadi kenyataan kelak di kemudian hari. Semoga!***

22 Mei 2024

Dimulainya Lomba MTQH Provinsi Kepri

Dimulainya Lomba MTQH Provinsi Kepri


SETELAH dibuka secara resmi oleh Gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad, SE MM,  Selasa (21/05/2024) malam maka pagi ini MTQH ke-10 Provinsi Kepri 2024 memulai berbagai cabang lomba sesuai cabang dan golongan serta lokasi lombanya. Ada cabang tilawah (anak-anak, remaja, dewasa dan canet), ada cabang tartil, tahfizh, fahmil quran dan beberapa cabang lainnya.

Setiap cabang berlangsung di venew (lokasi lomba) masing-masing. Di astaka utama, misalnya berlangsung cabang tilawah dan murottal mujawwad, cabang tahfizh golongan 1-5 juz di Masjid Sulthon sementara untuk golongan 10, 20 dan 30 juz di lokasi lainnya pula. Setiap cabang atau golongan juga dengan Majelis Hakim berbeda-beda. Saya sendiri bersama 11 orang lainnya kebetulan berada di cabang tahfizh golongan 1-5 juz tilawah. 

"Sungguh menyenangkan bertugas di masjid yang bernuansa Masjid Nabawi ini." Begitu komentar teman saya sesama Dewan Hakim di masjid kebanggaan masyarakat Batam ini. Saya mengaminkan pernyataan sahabat saya itu. Masjidnya sangat besar.

Sebanyak tujuh orang hafizh-hafizhoh sudah tampil di hari pertama ini. Lombanya berlangsung dari pagi hingga siang hari. Menjelang zuhur. Sementara bakda zuhur dilaksanakan cabang tahfizh 20-30 juz dengan Majelis Hakim yang berbeda. Majelis Hakim 1-5 yang diketuai oleh Ustaz Mansur, SQ dapat kembali ke hotel jika tidak ingin mendengar dan menyaksikan tampilan golongan 20-30 juz.

Begitulah info lomba pada MTQH ke-10 Provinsi Kepri di Batam pada hari pertama ini. Dan hari inilah hari pertama bermulanya aneka lomba di ajang MTQH ke-10 Provinsi Kepri tahun 2024. Besok akan dilanjutkan yang belum tampil hari ***

16 Mei 2024

Fun Walk Hari Marwah Kepri di Coastal Area, Ramainya Peserta

Fun Walk Hari Marwah Kepri di Coastal Area, Ramainya Peserta


Catatan M. Rasyid Nur
PERINGATAN Hari Marwah Kepri ke-22 Tahun 2024 dilaksanakan di Kabupaten Karimun. Ada beberapa kegiatan dilakukan berkaitan peringatan terebut, antara lain, gerak jalan sehat (funwalk) oleh masyarakat, kunjungan ke lokasi bencana puting beliung dan doa syukur. 

Sejak kebijakan peringatan Hari Marwah digilir-gilirkan di setiap kabupaten di Provinsi Kepri tahun ini sampai giliran Kabupaten Berazam menjadi tuan rumah. Gubernur bersama pengurus pejuang provinsi (BP3KR) hadir di Karimun selama kegiatan dilaksanakan. Salah satu kegiatan yang sangat menarik dan diikuti masyarakat ramai adalah Gerak Jalan Sehat atau istilah modernnya Funwalk Hari Marwah yang dilaksanakan di Caostal Area, Kota Karimun.

Bagi yang berkesempatan ikut hari Rabu (15/05/2024), itu dapat menyaksikan betapa ribuan masyarakat Kabupaten Karimun memadati jalan di depan Panggung Putri Kemuning, Coastal Area. Mereka begitu antusiasnya mengikuti kegiatan tersebut. Inilah Fun Walk dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Marwah Provinsi Kepulauan Riau ke 22 tahun 2024 yang menyediakan banyak hadiah. Ada tiga unit motor, televisi, kulkas dan banyak hadiah hiburan lainnya.

Hadir, selain pejabat utama provinsi seperti gubernur dan beberapa pimpinan OPD juga beberapa tokoh pejuang Provinsi Kepulauan Riau seperti tokoh sentral pejuang berdirinya provinsi, Huzrin Hood. Beberapa orang pengurus BP3KR ikut bersama Huzrin selaku Ketua Umum. Ribuan masyarakat Karimun memenuhi bagian depan panggung Kemuning, Coastal Area. Bupati Karimun, Aunur Rafiq menyatakan rasa bangga dan puasnya atas kehadiran yang begitu ramai.

Mengutip pernytaannya di salah satu media online, Bupati Karimun, itu menyatakan rasa terima kasihnya, khusus kepada Pak Gubernur Kepri yang telah hadir langsung dan memberikan sumbangan 1 unit sepeda motor. Juga kepada Pak Yan Fitri atas nama Kapolda Kepri memberikan sumbangaa 2 unit sepeda motor, Bupati Lingga, Pak Nizar membantu 1 unit motor dan dari Pemda Karimun selaku tuan rumah juga memberikan sumbangan 1 unit sepeda motor. 

Demikian bupati menjelaskan. Termasuk menjelaskan banyak hadiah hiburan yang akan didapatkan peserta gerak jalan ini. Hadiah-hadiah itu disumbangkan oleh Dinas, Instansi vertikal maupun OPD di lingkungan Kabupaten Karimun. Lebih jauh Pak Rafiq menjelaskan bahwa Hari Marwah Provinsi Kepri, ini merupakan tonggak sejarah perjuangan masyarakat Kepri untuk menjadi Provinsi sendiri, lepas dari provinsi indauk, Provinsi Riau.

Gubernur Kepri juga memberikan sambutan sebelum gerak jalan dilepaskan secara resmi. Gubernur berharap agar peringatan Hari Marwah Kepri ini dapat memberikan iktibar sekaligus dapat membangkitkan semangat cinta kepada Daerah kita Provinsi Kepri sekaligus cinta kepada Negara sendiri. Ramainya peserta funwalk ini juga menjadi perhatian gubernur. Dia meminta agar masyarakat terus menjaga kebersamaan dan kekompakan sebagai warga Kepri.
Satu yang layak dicatat pada kegiatan tahunan provinsi itu adalah betapa ramainya masyarakat yang mengikuti. Tentu saja tidak semata karena banyaknya hadiah yang disediakan. Saya percaya juga karena cintanya masyarakat keapda daerahnya, Provinsi Kepri. Mengenang betapa beratnya perjuangan untuk mendirikan provinsi ini terpisah dari Riau adalah dengan senantiasa memperingati hari itu. Sebutan Hari Marwah Kepri adalah sebutan paling pas untuk mengenang perjuangan itu.***

9 Mei 2024

Nobar Berharap Sebaik-baik Kabar

Nobar Berharap Sebaik-baik Kabar


Catatan M. Rasyid Nur
TERNYATA tidak. Tidak sesuai dengan harapan. Kabar laga antara Garuda Muda Indonesia (Wakil Asia) melawan kesebelasan U23 Guinea (Wakil Afrika) dalam memperebutkan tiket olimpeade Paris 2023 yang tadinya diharapkan berita gembira karena kemenangan yang didaptkan ternyata itu tidak terjadi. Penguasaan bola yang persentasenya lebih tinggi --51%:49%-- tidak cukup memberi kabar gembira. Indonesia tetap kalah 0-1 malam ini.

Saya bersama ratusan penggemar sepakbola yang nobar (nonton bareng) di salah satu kafe di Jalan Raja Usman, Batulipai, Karimun tentu saja berharap kemenangan U23 Tanah Air. Pasti begitu juga harapan kelompok nobar lainnya. Setelah kalah di semifinal dan kalah juga di final memperebutkan juara ketiga di ajang Piala Asia U23 beberapa hari lalu, laga Kamis (09/05/2024) malam inilah harapan terakhirnya untuk dapat ikut bermain di olimpiade Paris tahun ini. Tapi apa boleh buat. Kabar beritanya tidak membuat gembira. Berharap sebaik-baik kabar, ternyata belum cukup ikhtiar.

Ribuan bahkan jutaan pasang mata anak bangsa pasti menyaksikan laga krusial ini, malam ini. Baik nonton sendiri di rumah maupun melalui nobar itu tadi. Tentu saja disertai harapan dan doa untuk kemenangan kesebelasan Indonesia. Ada ratusan kelompok nobar malam ini, tentunya. Di warung-warung kopi, di rumah-rumah penduduk dan yang paling spaktakuler nobar di GBK sana itu. Tentu saja sangat ramai penggemarnya di sana.

Sekali lagi, apa boleh buat, jutaan pasang mata disertai doa untuk kemenangan Garuda Muda tidak cukup mengubah keadaan setelah pada menit ke-29 Indonesia dibobol oleh Guinea melalui sepakan pinalti. Gol semata wayang itu tidak berubah hingga laga usai. Nobar berharap sebaik-baik kabar, ternyata itu tidak kesampaian. Dada tetap geram berdebar karena garuda akhirnya terkapar. Bagaimanapun kita tetap bangga karena mereka telah memberikan semua ikhtiar.***

6 Mei 2024

Karimun Pecung Moro Perjalanan Seharian

Karimun Pecung Moro Perjalanan Seharian


SATU hari Ahad (05/05/2024) ini tiga lokasi kami jejaki untuk dua titik yang dikunjungi, Karimun, Pecung dan Moro. Dari Karimun menuju ke Pecung, salah satu kelurahan di Kecamatan Belakang Padang, Batam. Dari sini bergerak ke Moro, Kecamatan Moro.

Hari ini, bupati Karimun, H. Aunur Rafiq mengajak beberapa orang mendampinginya ke Pecung. Katanya memenuhi undangan walimatul 'ursy warga di sini yang merupakan tokoh masyarakat Pecung yang sejak lama sudah menjalin hubungan saliturrahim dengannya. "Ada undangan sejak dua minggu kemarin di Pecung. Kita pergi memenuhi undangan itu," katanya kepada kami yang diajak ikut. 



Selain lima orang tokoh agama/ tokoh masyarakat bupati menyertakan dalam rombongannya ajudan dan fotograper. Ada 15 orang kami berangkat dari Karimun menggunakan kapal motor ukuran sedang. Duduk di bagian dalam (berkursi) sebanyak 8 orang sementara sisanya ada yang berdiri dan pula yang duduk di ruang lainnya.

Menjelang siang kami sudah sampai di Pulau Pecung. Kami berkunjung ke rumah 'sohibul hajat' yang sudah menunggu rombongan kami di rumah. Penganten masih di pelaminan saat kami tiba di lokasi. Setelah makan siang dan berfoto-foto kami pamit untuk kembali ke kapal. Namun sebelum meninggalkan Pecung kami menuju masjid untuk salat.



Perjalanan Pecung ke Moro adalah tujuan perjalanan kami selanjutnya. Kata bupati, malam ini kami akan menghadiri acara Halal Bilhalal warga Kampung Benteng, Moro. Masih di bulan Syawal, Idul Fitri 1445 acara Halal Bilhalal ini ditaja oleh warga Kampung Benteng dengan koordinasi Camat Moro.
Tepat pukul 15.10 kapal kami sudah merapat di Pelabuhan Moro. Kami meneruskan ke Home Stay MJ yang berlokasi di Kampung Benteng. Home stay ini terbilang baru. Dalam satu tahun terakhir ini. Kami tidak menginap di hotel. Jika harus bermalam di Moro, rombongan kami akan menginap di Home Stay ini.

Tapi ternyata karena cuaca bagus dan teduh, kami tidak jadi bermalam di Moro. "Kita balik ke Balai malam nanti. Kelihatannya cuaca bagus," kata Bupati memberi penjelasan kepada kami sore menjelang magrib. Maka sehabis acara halal bilhalal kami menuju ke Pelabuhan Moro untuk melanjutkan perjalan ke Karimun. Jadi, satu hari ini tiga lokasi kami jejaki, Karimun, Pecung dan Moro.*** (M. Rasyid Nir)
 

5 Mei 2024

Prof Abdul Somad: Jangan Mati Sebelum Membangun Masjid

Prof Abdul Somad: Jangan Mati Sebelum Membangun Masjid


MASJID Hijir Ismail di Kompleks Islamic Centre Tanjungbatu, Kundur Jumat (03/05/2024) subuh, itu terasa sempit. Masjid terbesar di Pulau Kundur dan masjid ketiga dibangun oleh Pemda Kabupaten Karimun sekaligus dikelola oleh Pemda Karimun pagi itu betul-betul penuh oleh jamaah subuh. Dari berbagai penjuru Tanjungbatu dan sekitarnya hadir di pagi hari mulia itu. 

Masjid Hijir Ismail adalah salah satu dari tiga masjid Pemda. Dibangun oleh Pemda dengan dana APBD dan dikelola juga oleh Pemda dengan menunjuk imam dan pengurusnya. Imamnya adalah hafiz yang secara bulan dibantu honornya. Dua Masjid Pemda lainnya adalah Masjid Agung Kabupaten Karimun (di Poros Kecamatan Meral) dan Masjid Baiturrahman di Kecamatan Karimun (keduanya ada di Pulau Karimun).

Sekadar ingatan, kalau Masjid Agung dibangun di era Muhammad Sani menjadi Bupati, Masjid Baiturrahman dibangun di era Nurdin Bsirun menjadi bupati sementara Masjid Hijir Ismail, Kundur dibangun di saat Uunur Rafiq menjadi bupati. Masyarakat Kabupaten Karimun beruntung memiliki Pemerintahan yang menjadikan masjid sebagai salah satu perioritas pembangunan selain pembangunan  infrastruktur lainnya.

Kehadiran UAS (Ustaz Abdul Somad) selama dua hari di Kabupaten Karimun membuat masyarakat berkesempatan mendengar langsung ceramah UAS. Selama ini masyarakat banyak menyimak tausiahnya melalui You Tobe atau apliaksi TikTok saja. Kini dia mengisi di beberapa tempat seperti di Kecamatan Kundur Barat, Kamis malam. UAS mengisi tausiah pada acara halal bihalal yang dilaksanakan Pemda Kabupaten Karimun di Kuba.

Subuh besoknya (Sabtu) itulah UAS mengisi tausiah subuh di Masjid Hijir Ismail. Karena itulah maka jamaah subuh itu sungguh membludak. Terasa kecil masjid ini pada pagi ini, kata salah seorang jamaah subuh kepada saya. Sesungguhnya bukan sempit tapi jumlah jamaah yang begitu ramai.

Isi tausiah UAS pagi ini cukuplah banyak bervariasi. Dia menjelaskan beberapa tokoh yang membangun masjid. Untuk orang membangun masjid? Adalah untuk mendapatkan perlindungan kelak di hari akhirat. Untuk itu UAS memberi motivasi kepada jamaah untuk bergairah membangun masjid. "Jangan mati sebelum membangun masjid," katanya mengiktibarkan pentingnya umat Islam membangun masjid. 

"Sekurang-kurangnya ikut membangun atau melanjutkan pembangunan masjid yang sudah ada," pintanya kepada hadirin. Adalah penting bagi umat agar bersemangat membangun masjid sekaligus bersemangat beribadah di masjid. Demikian UAS menutup tausiahnya.***

1 Mei 2024

Jonatan Mempertebal Harapan Menang

Jonatan Mempertebal Harapan Menang


SETELAH tunggal pertama Indonesia, AS Ginting tumbang di tangan Parannoy H (India), harapan Indonesia serasa mendebarkan. Belum mematikan, tapi mengkhawatirkan kita sebagai anak bangsa. India mendahului Indonesia, 1-0. Di ganda pertama, Fikri-Bagas membuka harapan kembali. Tim Thomas Cup Indonesia meneruskan semangat setelah Bagas-Fikri menumbangkan Rankireddy-Shetty, skor menjadi 1-1.

Berlanjut ke partai tunggal kedua, Jonatan Christie melawan Lakshya Sen, tunggal kedua India itu dengan rubber set. Tidak mudah laga ini, memang. Menyaksikan lewat layar kaca kita (setidak-tidaknya saya) dibuat berdebar jantung menyimaknya. Tidak cukup dua set. Perlu tiga gim laga tunggal kedua ini. Itulah yang membuat debaran jantung begitu kencang selama laga berlangsung.

Alhamdulillah Jonatan memperkuat harapan yang sebelumnya sudah dibuka Fikri Bagas, 2-1 untuk kemenangan Indonesia. Masih ada dua partai lagi. Sekali lagi, harapan yang diperkuat Jonatan benar-beanr dituntaskan oleh pasangan Leo-Danil. Indonesia mengunci kemenangan 3-1 atas India. Meskipun satu pertai tunggal ketiga sedang bermain saat catatan ini saya tulis, pastinya kemenangan Indonesia sudah tidak bisa digugat lagi. Semoga saja partai terakhir itu tetap dimenangkan pemain kita.***

28 Apr 2024

Menanti Laga Timnas Indonesia vs Uzbekistan

Menanti Laga Timnas Indonesia vs Uzbekistan


SETELAH menumbangkan kesebelasan Korea Selatan di perempat final Piala Asia U23 kini Timnas Indonesia U23, itu akan menghadapi Uzbekistan pada laga semifinal. Di beberapa media nasional dan daerah, baik cetak maupun online dijelaskan jadwal pertandingan dan siaran langsung semifinal Piala Asia U-23 2024 antara Timnas Indonesia U-23 vs Uzbekistan, itu akan berlangsung pada Senin (29/04/2024) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Laga sendiri dkan dihelat di Stadion Abdullah bin Khalifa seperti laga sebelumnya.

Akankah stadion yang telah memberikan kemenangan bebera kali di ajang Piala Asia tahun ini kembali memberi kemenangan bagi Timnas Indonesia? Itulah yang kita tunggu. Rasanya tidak sabar menunggu waktu itu. Kalau ada yang saat ini dinanti-nanti oleh seluruh penggila sepakbola Tanah Air salah satunya adalah pertandingan antara Indonesia melawan Uzbekistan itu.

Sebagaimana kita juga sudah mengetahuinya, Indonesia dan Uzbekistan akan saling berhadapan pada babak semifinal Piala Asia U-23 2024, ini setelah di babak sebelumnya masing-masig memenangkan pertandingan. Indonesia berhasil menekuk lawannya, Korea Selatan sementara Uzbekistan pula berhasil melumpuhkan juara bertahan Arab Saudi. Bagi Indonesia yang pertama kali dalam sejarahnya melangkah di babak semifinal tentu saja melawan Uzbekistan bukanlah pertandingan yang mudah.

Kita tahu bahwa lolos ke babak semifinal, ini merupakan target yang dipasang pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-Yong namun tidak berarti Indonesia akan menyerah begitu saja kepada Uzbekistan. Konon, Shin Tae Yong mengakan bahwa setelah target semifinal tercapai kini targetnya dinaikkan ke final. Jika sudah masuk final akan secara otomatis pula Timnas ini akan berlaga di ajang olimpiade Paris nanti. Semoga saja.

26 Apr 2024

Adu Pinalti Mengantarkan 'Garuda Muda' Terbang ke Semifinal

Adu Pinalti Mengantarkan 'Garuda Muda' Terbang ke Semifinal


MENYAKSIKAN pertandingan sepakbola melalui layar kaca tentu saja tidak sepuas menyaksikan langsung di lapangan hijau. Tapi menyaksikan anak-anak garuda berlaga di Doha, Qatar sana tidak akan mudah bahkan nyaris mustahil bagi orang macam kita, eh macam saya. Maka menontonnya di televisi baik langsung maupun siaran ulangan cukup memuaskan juga. 

Seperti sudah kita ketahui melalui media, Timnas U23 Indonesia lolos ke babak semifinal atau empat besar Piala Asia U23 2024 yang berlangsung di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha hari Kamis (25/04/2024) atau Jumat dinihari di sini setelah mengalahkan anak-anak muda Korea Selatan. Itu saya saksikan hanya di layar kaca dan berita-berita selanjutnya sejak malam tadi. Indonesia menang atas Korea Selatan yang diunggulkan melalui tandangan adu pinalti, 11-10 setelah dalam laga normal angkanya bertahan 2-2.

Kemenangan ini memberi kesempatan garuda muda untuk terbang lebih tinggi hingga ke semifinal alias babak empat besar Piala Asia U23 2024 itu. Jika mampu mengalahkan lawannya satu tingkat lagi, maka babak final sudah menunggunya. Kesebelasan anak-anak muda itu otomatis mendapat tiket berlaga di Olimpiade Paris tahun ini.

Menyaksikan laga Korea Selatan vs Indonesia dalam babak 8 besar, itu benar-benar membuat dada kita berdebar. Berdebar kencang. Tidak kita sangka anak-anak garuda lebih mendominasi lapangan di stadion Abdullah itu mengingat statusnya yang tidak diunggulkan. Bahkan Indonesia lebih dahulu menjebol gawang Korea Selatan. Saling serang dengan kendali lebih banyak di anak-anak garuda berlangsung hingga ke akhir laga. Angka 2-2 hingga berakhirnya waktu tambahan tetap bertahan. Itulah sebabnya tendangan pinalti dilaksanakan. 

Partai Taegeuk Warriors versus Garuda Muda benar-benar memuaskan kita sekaligus mengkhawatirkan kita di awal-awalnya. Tidak semata karena penguasaan bola lebih banyak saja, tapi karena akhirnya dalam tendangan pinalti itu anak-anak Indonesia memenangkannya. Tendangan pinalti hingga penendang ke-10 juga membuat dada kita berdebar kencang. Sekali lagi, alhamdulillah, garuda menang. Garuda akan terbang lebih tinggi lagi. Semoga nanti mampu hingga ke final dan memenangkan laga final itu, amin.*** (M. Rasyid Nur)

25 Apr 2024

Musrenbang RPJDP Karimun 2025-2045 Dibuka Bupati

Musrenbang RPJDP Karimun 2025-2045 Dibuka Bupati


KEBETULAN saya ikut Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) Kabupaten Karimun tahun 2024, Kamis (25/04/2024) di Ruang Rapat Cempaka Putih Kantor Bupati Karimun. Saya ikut sebagai perwakilan dari Ormas (Organisasi Masyarakat). Saya mewakili FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Kabupaten Karimun. Saya lihat di ruangan ini selain Bupati, Dr. H. Aunur Rafiq dan Sekda, Dr. H. Muhammad Firmansyah juga para pimpinan Forkopimda sebagai undangan. 

Sebagai peserta adalah para pimpinan OPD Kabupaten Karimun selain beberapa pimpinan Ormas yang ikut diundang. Di layar monitor hadir secara daring para Kades se-Kabupaten Karimun, para Camat dan para narasumber dari Provinsi Kepri dan Provinsi Riau. Mereka yang menjadi peserta menyimak melalui layar sementara sebagai narasumber menyampaikan materinya via zoom itu.

Setelah prosesi acara pembukaan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Karimun dan Solawat Busyro serta doa dilanjutkan laporan Ketua Panitia Pelaksana yang adalah Kepala Baperlitbang Kabupaten Karimun, Fajar Horison. Selanjutnya penyampaian materi oleh Bupati Karimun. Saya catat setidak-tidaknya ada sembilan isu strategis disampaikan sebagai dasar penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Karimun tahun 2025-2045 ini.

Dikatakannya, isu-isu strategis seperti infrastruktur publik yang mantap dan merata, ekosistem berkelanjutan, tata kelola pemerintahan yang baik, peningkatan SDM, pengembangan pariwisata ekonomi kreatif, pembangunan dan pemerataan ekonomi, pengelolaan persampahan disampaikan bupati sebagai hal penting yang dipakai menjadi dasar penyusunan RPJDP ini. Masih ada tambahan seperti  peningkatan iman dan taqwa, optimalisasi pengelolaan kualitas lingkungan hidup dan pengurangan resiko bencana.

Bupati Karimun, Dr. Aunur Rafiq, itu menekankan bahwa RPJPD 2025-2045 yang akan disusun ini akan menjadi tolok ukur bagi proses penyusunan rancangan teknokratik RPJMD 2025-2029 bagi para kontestan pemilihan kepala daerah 2024 dalam menyusun formulasi visi dan misinya. Dari situ pula akan disusun Rencana Kerja setiap komponen di lingkungan Pemda Kabupaten ini. 

Sebagai peserta mewakili Ormas saya lebih banyak mendengar dan berusaha memahami saja apa yang disampaikan, baik oleh Narasumber di ruangan maupun narasumber di layar (daring) itu. Harapan kita, semoga rencana jangka panjang ini akan mengantarkan Karimun ke kemajuan yang lebih hebat lagi.*** (M. Rasyid Nur)