Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tiga Tips Sederhana untuk Cegah Kanker Prostat

Tiga Tips Sederhana untuk Cegah Kanker Prostat


MUNCULNYA berita mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dikabarkan menderita penyakit kanker prostat memicu pula munculnya berita dan info-info kesehatan, khususnya perihal penyakit kaker prostat. Di beberapa laman berita online para dokter dan ahli kesehatan memberikan tip bagaimana menghindari penyakit ini. 

Kata dokter, kanker prostat merupakan penyakit yang banyak diderita pria di Indonesia. Dikatakan, penyakit ini akan sangat berbahaya bahkan bisa menyebabkan kematian apabila terlambat  menanganinya.

Website hajinews.id, misalnya menurunkan artikel singkat berjudul Ingin Terhindar dari Penyakit Kanker Prostat Seperti yang Diderita SBY, Lakukan 3 Cara Sederhana Ini yang memberikan tiga tips sederhana agar seseorang dapat terhindar dari penyakit kanker prostat. 

Ketiga tips sederahan itu adalah, 

1. Konsumsi Makanan yang Bernutrisi;

Mengonsumsi makanan yang bernutrisi bisa jadi cara untuk melindungi tubuh dari berbagai jenis kanker termasuk kanker prostat. Ini berarti makan itu tidak semata kenyang atau memakan makanan yang mengenyangkan saja. Tapi harus bernutrisi. Kata ahlinya, makanan bernutrisi yang dimaksud adalah buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian. Buah dan sayur memang mengandung banyak vitamin, nutrisi, serta serat yang memang baik untuk kesehatan tubuh.

2. Olahraga Rutin;

Dengan olahraga rutin dan teratur maka itu bisa menjaga berat badan tetap ideal. Berat badan ideal dan tidak berlebih juga bisa mencegah terjadinya kanker prostat. Berolahraga secara rutin, minimal 30 menit per hari atau 150 menit per minggu disebutkan dapat mengurangi risiko berbagai penyakit seperti kardiovaskular, jantung, obesitas, dan lain sebagainya. Termasuk kanker porstat.

3. Jaga Berat Badan;

Sebagai informasi, obesitas atau kelebihan berat badan merupakan salah satu dari faktor risiko orang mengidap kanker prostat selain dapat menimbulkan penyakit lainnya. Untuk itu mempetahankan dengan memilih diet sehat dan berolahraga hampir setiap hari, bisa menjadi pilihan dalam mencegah kanker prostat ini. Bagi kita yang terlanjur gemuk terkadang memang tidak mudah untuk mengurangi berat badan. Tapi ini penting agar berat badan tidak berlebihan.

Itulah tiga cara sederhana untuk mencegah kanker prostat dan atau berbagai penyakit lainnya. Sesungguhnya pola hidup sehat, itulah yang akan mengantarkan seseorang hidup sehat. Jauh dari penyakit. Semoga kita senantiasa sehat.***
Bukan Menakut-nakutkan tapi Mengingatkan

Bukan Menakut-nakutkan tapi Mengingatkan


KESEHATAN adalah hal penting bagi semua orang. Tidak pandang usia, muda atau tua. Tapi kesehatan sering juga terlalaikan bagaimana mengelolanya. Para dokter dan ahli kesehatan akan senantiasa mengingatkan agar setiap orang menjaga kesehatannya. Terutama bagi usia tua yang rentan terkena penyakit. Hendaklah lebih berjaga-jaga dan waspada. 

Dalam satu tulisan berjudul "Hati-Hati! Orang Berusia Di Atas 65 Tahun Berisiko Tinggi Terkena Penyakit dari Makanan" yang dimuat oleh Mas Ruhi di situs hajinews.id pada hari Selasa (05/10/2021) lalu mengingatkan kita yang berusia 65 tahun ke atas agar lebih ekstra hati dalam menjaga kesehatan. Pola makan dan jenis makanan juga mesti menjadi perhatian. 

Menurut artikel itu, jika kita seperti kebanyakan orang Amerika, rutinitas harian kita mungkin termasuk meraih secangkir kopi pagi. Jika kita berusia di atas 65 tahun, katanya ada alasan bagus untuk melakukan itu. Kabarnya penelitian telah menunjukkan bahwa meminum satu sampai dua cangkir kopi per hari dapat membantu manula dalam hal menjaga memori dan fungsi kognitif lainnya. 

Sementara itu penelitian lain menyimpulkan bahwa kebiasaan mengkonsumsi kopi dapat pula menurunkan kemungkinan kita terkena beberapa jenis kanker, termasuk kanker prostat, hati, mulut dan tenggorokan. 

Sayangnya untuk manula, ada satu kebiasaan minum kopi yang dapat dengan cepat mengubah minuman yang sarat manfaat menjadi bahaya kesehatan. Ini peringatan yang disampaikan lewat artikel singkat itu. Saya pikir kita memang harus sangat waspada. 

Lebih jauh dijelaskan bahwa para ahli memperingatkan bahwa jika kita berusia di atas 65 tahun, maka kita boleh jadi lebih rentan terhadap infeksi bakteri jika kita terlalu sering mengandalkan microwave untuk menghidupkan kembali secangkir kopi yang sudah dingin. Argumennya, karena gelombang mikro dapat memanaskan makanan dan minuman secara tidak merata, meninggalkan kantong dingin di tengahnya yang pada akhirnya akan menimbulkan bahaya karena ada bakteri di sana.

Tanpa bermaksud menakut-nakutkan, saya setuju peringatan tulisan singkat ini menjadi panduan sederha kita untuk tetap berjaga-jaga dan mengelola kesehatan kita sesuai anjuran para dokter atau ahli kesehatan yang kita yakini nasihatnya.***

Suguhan Ubi Jalar dari Isteri: Enak Tenan

Suguhan Ubi Jalar dari Isteri: Enak Tenan


SORE Ahad (29/08/2021) ini dapat suguhan rebus ubi jalar. Ternyata isteri saya membeli ubi berwarna ungu itu kemarin. Hari ini direbusnya. Sayapun menyantapnya. Saya ingat saat kecil-kecil dulu, di kampung selalu mendapatkan suguhan ubi seperti ini. Juga ubi kayu yang warnanya putih. Di kampung, tahun 70-an, itu ubi kayu dan ubi jalar menjadi makanan pokok mendampingi nasi.

Karena tidak selalu dapat nasi, tapi justeru selalu mendapatkan suguhan makanan empuk ini maka rasa ubi menjadi terbiasa di lidah. Tentu saja waktu itu saya belum tahu khasiat dan kesehatan yang diperoleh dari memakan ubi jalar. Pastinya, ubi kayu, ubi jalar, jagung selalu menjadi makanan tambahan yang diperlakukan sama dengan makanan pokok seperti beras. Bahkan untuk sarapan pagi hanya ada ubi dan jagung. Tidak ada nasi.

Ternyata manfaat ubi jalar bagi kesehatan tidak hanya sebatas membuat kenyang.  Ubi jalar ternyata memiliki kandungan nutrisi yang dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi kita. Tak hanya itu, ubi jalar juga memiliki gula alami yang lebih banyak dari kentang. Mengutip situ https://hellosehat.com/ pada ubi jalar terkandung antara lain, Air 61.9 gram, Energi: 151 kalori, Protein: 1.6 gram, Lemak: 0.3 gram, Karbohidrat: 35.4 gram, Serat: 0.7 gram, Kalsium: 29 gram, Fosfor: 74 gram, Zat besi: 0.7 gram, Natrium: 92 miligram (mg), Kalium: 565.6 mg, Tembaga: 0.30 mg, Seng: 0.5 mg, Karoten total: 1.208 mikrogram (mcg), Thiamin (Vitamin B1): 0.13 mg, Riboflavin (Vitamin B2): 0.08 mg, Niasin: 0.7 mg dan Asam askorbat (Vitamin C): 11 mg. Luar biasa, ternyata kandungannya.

Kita tahu bahwa ubi jalar merupakan salah satu makanan kesukaan masyarakat Indonesia.  Selain rasanya yang manis, ubi jalar termasuk makanan yang mudah cara pengolahannya.  Bagi saya, sore ini memang bukanlah suguhan pertama dengan menu ubi jalar. Sudah sering. Tapi khusus soe ini terasa lebih nikmat karena dimakan saat perut memang lagi kosong. Disantap berdua, menambah lezat rasanya. Meskipun ada kue lain, ternyata godaan ubi jalar lebih kuat. Enak tenan. Terima kasih, isteriku.***

:



Tip Buat Lansia Agar Terhindar dari Covid

Tip Buat Lansia Agar Terhindar dari Covid


KITA sepakat kalau orang lanjut usia (lansia) lebih mungkin untuk sakit lebih parah ketika terinfeksi covid-19 berbanding orang-orang berusia muda. Penjelasan begini sudah berulang-ulang disampaikan dokter dan banyak dapat kita temukan keterangannya di media. Selain lansia, orang yang kebetulan berpenyakit tertentu (bawaan) juga akan lebih parah dan cenderung lebih mengkhawatirkan. 

Sejak berusia 50 tahun disarankan untuk mulai waspada. Dan jika usia sudah 60 atau 70 tahun kewaspadaan wajib lebih diperketat. Seperti ditulis di website hajinews.id bahwa orang yang berusia 85 tahun ke atas adalah yang paling mungkin untuk sakit parah ketika terpapar covid-91. Dan jika lansia berumur seperti ini, misalnya juga memiliki faktor penyakit lain maka kemungkinan akan dapat membuatnya sakit parah dengan covid-19, itu sudah banyak ditegaskan. Banyak pula yang sudah terbukti yang akhirnya harus menghembuskan nafas terakhirnya.


Maka penting bagi para lansia untuk mencegah penularan covid-19 ini terjadi dalam usia begitu. Para dokter dan ahli kesehatan lainnya tidak berhenti mengingatkan pentingnya kewaspadaan ini. Sebagaimana diketahui, Kementerian Kesehatan RI sendiri telah mensosialisasikan beberapa tips atau cara supaya lansia tidak terpapar covid-19. Ada beberapa langkah yang disarankan dan perlu untuk dilaksanakan untuk tidak terpapar covid-19.

Seperti diposting pada situs hajinews.id, berikut beberapa tips yang dapat dilaksanakan,

1. Untuk sementara tidak melakukan perjalanan keluar rumah, tetaplah berada di rumah/ panti wreda dengan melakukan kegiatan rutin.
2. Jauhi keramaian, perkumpulan, kegiatan sosial seperti arisan, reuni, rekreasi, pergi berbelanja, dll
3. Tidak menerima kunjungan cucu. Ini cukup berat tapi masuk di akal karena cucu bisa sebagai carrier tanpa tanda apapun, mereka sangat imun.
4. Jaga jarak (1 meter atau lebih) dengan orang lain. Hindari bersentuhan, bersalaman, atau bercium pipi.
5. Tunda pemeriksaan rutin ke Dokter. Ini juga berat, kecuali sangat mendesak, hubungi dulu melalui telepon. Keluarga/ pengasuh memastikan lansia minum obat secara teratur dan pastikan persediaan obat yang cukup bagi lansia yang memiliki penyakit kronis;
6. Lakukan kegiatan yang menyenangkan seperti dapat membantu menghubungkan dengan rekannya melalui sambungan skype, video call, zoom, membaca atau merawat tanaman di sekitar rumah.
7. Ajarkan kebersihan diri, juga kepada pengasuh untuk sering mencuci tangan dengan sabun. Jaga kebersihan barang yang digunakan.
8. Larang kunjungan ke rumah jompo. Rumah jompo tempat kumpulan orang sangat rentan virus. Hanya orang-orang sehat dan tidak ada riwayat terpapar dengan lingkungan yang berisiko penularan yang dapat menemui/ mendampingi lansia.
9. Jangan berkompromi dengan rutinitas harian mereka seperti ibadah tepat waktu, tidur tepat waktu, olahraga, makan, sosial (komunikasi dengan HP) juga tepat waktu. Jangan ubah, supaya nyaman.
10. Cukup tidur, malam 6-8 jam dan siang 2 jam. Boleh meningkatkan imunitas dengan makan makanan dengan gizi seimbang (cukup karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral).
Mungkin bisa ditambah dengan anjuran lainnya yang sejalan dengan anjuran ini. Dan itu hendaklah dipatuhi oleh para lansia agar terhindar dari covid-19.***
Oh Covid, Ternyata Sudah 80-an Ribu Nyawa Direnggutnya

Oh Covid, Ternyata Sudah 80-an Ribu Nyawa Direnggutnya


PELAN tapi pasti, jumlah nyawa yang melayang oleh covid-19 dan ikutannya sudah begitu banyak. Data hari Ahad kemarin menyebutkan 83.279 orang sudah meninggal dunia. Ini laporan resmi dari pihak yang berwewenang untuk mengumumkannya sebagaimana kita baca di banyak media. Sudah begitu banyaknya nyawa melayang selain yang sedang menderita sakit dan tidak mustahil akan terenggut juga nyawanya.

Seperti dirilis oleh hajinews.id hari Ahad (25/07/2021) kemarin dalam tulisan berjudul Update Corona 25 Juli 2021: Bertambah 3.166.505 Kasus, 2.509.318 Sembuh dan 83.279 Meninggal dijelaskan data yang terpapar covid dan yang sembuh selain yang meninggal dunia. Hati kita begitu terenyuh membaca berita yang ditulis Nenden di portal haji itu. Dan informasi ini dapat terbaca juga di beberapa media lainnya karena memang bersumber dari data resmi yang berwewenang.

Menurut berita hajinews.id, itu, misalnya jumlah kasus positif covid-19 pada hari Ahad kemarin itu menurut berita itu bertambah menjadi 3.166.505. Artinya, jumlah pasien covid-19 pada hari kemarin itu bertambah 38.679 kasus. Hajinews.id dengan mengutip data Kemenkes menjelaskan secara detail informasi covid per hari Ahad kemarin itu. Dikatakan bahwa jumlah kasus yang sembuh bertambah 37.640 pada hari itu. Alhasil, total kasus sembuh sampai dengan hari ini berjumlah 2.509.318. Begitu dijelaskan oleh portal berita itu. Tentu saja pada saat catatan ini dibuat data-data itu akan bertambah terus.

Selain kasus positif dan kasus yang sembuh hejinews.id juga menjelaskan jumlah kasus yang meninggal dunia, yakni sebanyak 1.266 pada hari keamrin itu. Dengan demikian, jumlah pasien covid-19 yang meninggal dunia hingga penghujung pekan semalam menjadi 83.279. Sungguh bukan jumlah yang sedikit. Apalagi kita juga terus mendapat berita duka di media sosial tentang kepergian teman-teman kita setiap hari. Di setiap Rumah Sakit terus diumumkan jumlah pasien yang meninggal dunia sebagaimana terus dapat kita baca di medsos yang kita ikuti..

Bukan juga kematian itu yang akan kita persoalkan. Bahwa kematian akan pasti datang entah bila masanya, tapi kewaspadaan kita terhadap kemungkinan terpapar virus itu adalah satu hal yang perlu menjadi perhatian kita. Di sisi lain, sebagai umat beragama, kita yakinkan diri kita bahwa itu semua adalah ujian dan musibah dari Allah dan di sisi lain kita benar-beanr menyiapkan diri kita untuk menghadap Allah. Itulah pesan penting dari begitu banyaknya nyawa dijemput bersamaan hadirnya covid.***


Menjaga Kondisi Tubuh Tetap Sehat dengan Minyak Zaitun

Menjaga Kondisi Tubuh Tetap Sehat dengan Minyak Zaitun


MIMYAK zaitun bukanlah nama asing di telinga kita. Minyak zaitun berasal dari buah zaitun. Di kamus Wikipedia dikatakan, zaitun adalah pohon kecil tahunan dan hijau abadi, yang buah mudanya dapat dimakan mentah ataupun sesudah diawetkan sebagai penyegar. Buahnya yang tua diperas dan minyaknya diekstrak menjadi minyak zaitun yang dapat dipergunakan untuk berbagai macam keperluan. 
Zaitun adalah anggota suku oleaceae dengan nama ilmiahnya olea europaea. Anak-anak biologi pasti sangat familiar dengan nama ini. Tapi bagi kita orang awam, sebutan minyak zaitun sudah cukup untuk mengingatkan kepada kita bahwa zat cair ini sangatlah berguna dalam kehidupan sehari-hari kita. Bukan hanya untuk bahan masakan, diminum begitu saja juga bisa dan pastinya berkhasiat untuk kesehatan.

Dalam satu tulisan berjudul Khasiat Minyak Zaitun Yang Sering Dikonsumsi Rasulullah SAW untuk Tingkatkan Imunitas yang ditulis Mas Ruhi dan diposting di hajinews.id edisi Ahad (18/07/2021) kemarin dijelaskan betapa minyak zaitun juga banyak dicari dan dimanfaatkan di era pandemi covid ini. Selain mengonsumsi buah-buahan agar tetap sehat, ternyata mengonsumsi minyak zaitun sebagai salah satu herbal kesehatan juga menjadi kelaziman saat ini.


Kita tentu akur dengan banyak pesan kesehatan di saat pandemi covid merajalela ini. Jika kita kesulitan menentukan bahan herbal atau cara alami apa yang sepatutnya dilakukan untuk menjaga kondisi tubuh tetap sehat, maka mencoba menerapkan apa yang dilakukan Nabi Muhammad Saw kaitannya dengan minyak zaitun dapat pula dipertimbangkan.

Menurut catatan sejarah semasa hidupnya, Rasulullah Saw kerap mengonsumsi minyak zaitun. Meskipun di zaman Nabi Muhammad penelitian khasiat minyak zaitun belum dilakukan sebagaimana di era modern saat ini namun Nabi mengonsumsinya dan terbukti khasiatnya. Jenis minyak ini memang kaya akan manfaat dan bahkan menjadi favorit Rasulullah Saw semasa hidupnya. Dan ternyata dalam sunnah dan alquran jenis minyak ini menjadi salah satu makanan peningkat imunitas.

Seperti ditulis pada artikel di atas bahwa sejak masa Rasulullah Saw makanan ini menjadi obat penyembuh beragam jenis penyakit. Minyak zaitun atau kita kenal pula dengan sebutan olive oil kini disebut sebagai minyak paling menyehatkan karena kandungan lemak terbaiknya.

Minyak dari buah zaitun ini khasiatnya memang sudah tertulis dalam Kitab Suci, Alquran yang salah satunya dalam Surah An-Nur. Kononnya, minyak ini rutin dikonsumsi Rasulullah Saw karena mempunyai banyak khasiat di bidang kesehatan itu tadi. Selain populer sebagai minyak sehat untuk jantung, juga anti peradangan dan bisa membuat suasana hati menjadi lebih baik. Para pakar dan ahli kesehatan menganjurkan untuk mengonsumsi extra virgin olive oil, perahan pertama buah zaitun secara rutin.

Dengan pandemi covid-19 yang masih terus berlangsung kita memang wajib menjaga kesehatan tubuh kita. Jika minyak zaitun dapat mempertahankan dan meningkatkan imunitas tubuh, mengapa kita tidak rutin mengonsumsi minyak yang sudah dikonsumsi sejak berabad-abad lampau ini? Ayo, kita jaga kesehatan kita dengan rutin mengonsumsi minyak zaitun.***
Penetapan Masjid Tangguh untuk Menuju Hidup Normal Baru

Penetapan Masjid Tangguh untuk Menuju Hidup Normal Baru


HARI ini, setahun yang lalu Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq menetapkan 9 (sembilan) Masjid Tangguh Covid-9. Penetapan itu dalam rangka persiapan menuju hidup normal baru. Setelah covid memasuki dua tahun dan sepertinya masih akan berlanjut, pertanyaan kita, apakah jamaah masjid tersebut sudah mampu menyesuaikan dengan keberadaan virus ini?

Sebagaimana diberitakan oleh situs radioazam.id waktu itu bahwa Pemerintah Kabupaten Karimun mencanagkan dan menetapkan sembilan Masjid sebagai Masjid Tangguh Kabupaten Karimun. Waktu itu pencananganannya ditandai dengan penyerahan Alat Pelindung Diri (APD) kepada pengurus masjid di Aula Darunnadwah Masjid Agung Kabupaten Karimun. Ke-9 masjid yang ditetapkan sebagai Masjid Tangguh itu adalah Masjid Agung Kabupaten Karimun, Masjid Baiturrahman Teluk Air Kecamatan Karimun, Masjid Nurul Iman Kampung Tengah Lubuk Semut Kecamatan Karimun, Masjid Al-Mukarromah Tanjung Batu Kota Kecamatan Kundur, Masjid Baiturrahman Moro Kota Kecamatan Moro, Masjid Nurul Islam Kampung Baru Meral Kecamatan Meral, Masjid Nurul Iman Taman Mutiara Karimun Kecamatan Meral, Masjid Al-Mujahidin Kampung Harapan Kecamatan Tebing dan Masjid Al-Furqan Tebing Kecamatan Tebing.

Dalam pengarahannya Bupati mengatakan, “Kita berharap, dengan dicanangkan dan ditetapkan sembilan Masjid tangguh ini dapat menerapkan sebuah kehidupan baru menuju normal baru, dengan kata lain mereka harus menerapkan protokol kesehatan untuk menuju kesana.” Setahun berlalu dan dua tahun kita bersama covid, harapannya covid bisa hilang dan masyarakat terbiasa hidup sehat agar tidak lagi terpapar oleh covid-19. Ternyata itu tidak mudah dan rencana itu boleh dikatakan belum berhasil. 

Nyata dan tegas mengatakan dalam arahannya, “Pencanangan Masjid Tangguh ini adalah untuk mempersipakan diri menuju tatanan baru kita, yakni normal baru yang produktif, dengan mempersiapkan diri kita bersama masyarakat untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan." Sungguh harapan dan arahan yang bagus. Tapi covid memang tidak mudah mengatasi penyebarannya. Terbukti saat ini di Negara kita yang terpapar covid tetap saja tinggi. Termasuk di Kepri dan Karimun sendiri. Saat ini bahkan, 4 dari 7 kabupaten/ kota yang ada di Provinsi Kepri terkena ketentuan penerapan PPKM Darurat oleh Pemerintah Pusat disebabkan masih tingginya masyarakat yang terkonfirmasi covid-19.

Dimulainya dari rumah ibadah (masjid) sebagai pusat tatanan hidup baru adalah untuk memastikan bahwa rumah-rumah ibadah yang setiap saat masyarakat berada di sana, kiranya masyarakat dapat menerapkan cara hidup baru. Hidup bersama covid yang dulu tidak ada seperti saat ini. Kewaspadaan akan penularan virus covid yang disebabkan oleh adanya kerumunan, sementara di rumah ibadah seperti masjid masyarakat akan selalu bersama, maka cara bersama hidup baru inilah yang perlu diterapkan. Tidak terlalu rapat, selalu memakai masker dan selalu pula mencuci tangan dengan baik dan benar. Itulah tatanan hidup baru ala covid itu.***
Pesan-pesan Pencegahan Covid Bagi Kita

Pesan-pesan Pencegahan Covid Bagi Kita


MOHON izin, Pak Dwiyono pesan yang Bapak share di medsos, atau setidak-tidaknya dishare ulang oleh pembaca lainnya di medsos tentang pencegahan covid-19, berikut saya posting lagi di sini. Saya mendapatkan informasi ini melalui postingan di WA Grup pada salah satu grup yang saya menjadi anggotanya. Persisnya di WAGrup SMANSA Moeslim Alumni yang saya baca pada postingan hari Sabtu (03/07/2021). Postingan itu diteruskan oleh akun dengan email snabila710@gmail.com  bernomor HP 081357433858. Semoga ini bukan pesan hoax.

Secara utuh pesan itu saya ulang posting seperti di bawah ini. Selengkapnya pesan itu berbunyi,

 Share dari Ketua Satgas Covid Pak Dwiyono, Informasi tentang pencegahan Covid19 :

1. Air panas yang Anda minum baik untuk tenggorokan Anda.

2. Namun virus corona ini tersembunyi di balik sinus paranasal hidung Anda selama 3 hingga 4 hari.

3. Air panas yang kami minum tidak sampai di sana.

4. Setelah 4 hingga 5 hari, virus yang tersembunyi di balik sinus paranasal ini mencapai paru-paru Anda.

5. Kemudian Anda kesulitan bernapas.

6. Itulah mengapa sangat penting untuk menghirup uap air panas, yang mencapai bagian belakang sinus paranasal Anda.

7. Anda harus membunuh virus di hidung dengan uap.

8. Pada suhu 50 ° C, virus ini menjadi lumpuh, lumpuh.

9. Pada suhu 60 ° C virus ini menjadi sangat lemah sehingga sistem kekebalan manusia mana pun dapat melawannya.

10.  Pada suhu 70 ° C virus ini mati total.

11. Inilah yang dilakukan steam.

12. Seluruh departemen kesehatan masyarakat mengetahui hal ini tetapi banyak yang ingin memanfaatkan pandemi ini sehingga mereka tidak membagikan informasi ini secara terbuka.

13. Orang yang tinggal di rumah harus melakukan menghirup uap panas sekali sehari.

14. Jika Anda pergi ke pasar atau keluar rumah untuk berbelanja, menghirup uap panas dua kali sehari.

15. Siapapun yang bertemu dengan beberapa orang atau pergi ke kantor harus menghirup uap panas uap 3 kali sehari.

16. Seminggu ber-uap:

17. Menurut dokter, Covid -19 dapat dibunuh dengan menghirup uap dari hidung dan mulut, menghilangkan virus Corona.

18. Jika semua orang memulai Kampanye Drive Uap selama seminggu, pandemi akan segera berakhir.

19. Jadi inilah sarannya:

20. Mulai prosesnya selama seminggu dari pagi dan sore, selama 5 menit saja, untuk menghirup uap.

21. Jika semua mengadopsi praktik ini selama seminggu, Covid-19 yang mematikan akan terhapus.

22. Praktik ini juga tidak memiliki efek samping.

23. Jadi tolong kirimkan pesan ini ke semua kerabat, teman dan tetangga kalian, agar kita semua bisa bersama-sama membunuh virus corona ini dan hidup serta berjalan dengan bebas di dunia indah ciptaan Tuhan ini.

24. Uap menggunakan Eucalyptus Oil, minyak Kayu Putih atau Vicks lebih bagus lagi.

Berkah bagi semua yang akan menggunakan terapi ini dan membagikannya dengan orang lain.

Jika pesan-pesan itu benar adanya, betapa baiknya bapak yang memberikan pesan kepada kita. Kita dapat mengamalkannya untuk kesehatan diri dan keluarga kita. Jika kita semua sehat, tentu saja bangsa kita adalah bangsa yang sehat pula.***

Menyiapkan Segala-galanya untuk Covid yang Berbahaya

Menyiapkan Segala-galanya untuk Covid yang Berbahaya


SEPERTINYA serangan virus corona (covid-19) yang melanda dunia, termasuk Negara kita tidak semakin kendur. Virus ini terbukti membuat masyarakat di dunia merasa terancam. Menakutkan juga. Bisa kita ikuti beritanya di media betapa semua Negara bekerja keras untuk memutus mata rantai penularan yang menyebar ke merata dunia. Arahan agar masyarakat selalu mengikuti prokes (protokoler kesehatan) seumpama menjaga jarak satu sama lain, bermasker, mencuci tangan dan lainnya terus dikumandangkan untuk dilaksanakan.

Menurut seorang tokoh terkenal, Agus Martowardojo (bankir senior) dalam artikelanya berjudul Strategi Menghadapi Pandemi Covid-19 yang dimuat situs infobanknews.com pada hari Selasa (06/07/2021), ini menjelaskan perlunya tiga strategi utama dan lima strategi pendukung untuk menghadapi pandemic covid-19, yang harus dikomunikasikan secara efektif dan adanya enforcement secara disiplin kepada masyarakat. Lebih tepatnya menyiapkan segala-galanya untuk menerima dan melawan covid ini.

Kata Agus,  ketiga strategi utama tersebut adalah, melakukan preventif ketat guna mencegah masyarakat yang sehat tidak menjadi orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP) dan suspect; lalu melakukan pengawasan intensif agar ODP, PDP, dan suspect dapat dicegah agar tidak jatuh menjadi orang yang terkonfirmasi terinfeksi covid-19; dan terakhir, melakukan tindakan pengobatan (kuratif) agar populasi yang terkonfirmasi terinfeksi covid-19 dapat disembuhkan dan tidak sampai meninggal dunia.

Lebih detail dijelaskan bahwa untuk meyakinkan tiga strategi utama tersebut dapat dilaksanakan secara efektif maka dibutuhkan lima strategi pendukung. Adapun kelima strategi pendukung tersebut adalah; membentuk crisis center yang didukung adanya leadership, regulasi, organisasi, dan komunikasi yang efektif. Dalam hal ini pemerintah sudah membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang anggotanya adalah gabungan pemerintah pusat dan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan institusi multilateral.

Selanjutnya, mempersiapkan tenaga medis utama, pendukung tenaga medis, serta relawan tenaga medis yang semuanya harus didukung oleh perlengkapan dan infrastrukturnya secara memadai. Selanjutnya, membuat sistem pengendalian yang canggih didukung oleh teknologi informasi yang tersentralisasi dan beroperasi sangat efektif.

Pendukung keempat adalah dengan membuat kebijakan fiskal yang proaktif antara lain untuk tersedianya Jaringan Pengaman Sosial Nasional untuk masyarakat yang terdampak dan menyiapkan semua pendukungnya yang dibantu oleh Lembaga swadaya Masyarakat yang kredibel. Dan terakhir, memastikan logistik dikelola secara profesional baik oleh pemerintah pusat maupun daerah.

Ide hebat ini tentu saja sudah dipahami dan dilaksanakan pemerintah. Kita tahu Pemerintah sudah membuat sejumlah kebijakan stimulus untuk menghadapi virus penebar ketakutan ini. Kita selalu mendengar dan membaca pernyataan Pemerintah bahwa kesehatan akan tetap menjadi prioritas utama dan menyiapkan social safety net melalui kebijakan fiskal untuk membantu masyarakat yang ekonominya terkena dampak kondisi abnormal akibat pandemi.
Bagaimana dengan kesipan dan persiapan kita sebagai masyarakat? Inilah bagian kita. Utamanya adalah tetap mengikuti arahan dan penjelasan dari Pemerintah selain kita secara pribadi menjaga dan memelihara kesehatan kita. langkah-langkah untuk menjaga dan mempertahankan kesehatan bagi diri kita adalah menjadi kewajiban kita. Itulah persiapan utama kita. Jika prokes adalah salah satu cara, maka kita akan mematuhinya. Jika olahraga dan mengonsumsi makanan sehat adalah cara lainnya, kita pun akan melakukannya. Itulah yang kita maksudkan dengan menyiapkan segala-galanya untuk menghadapi dan melawan covid ini.

Semoga segala usaha kita akan mendapat ridho dari Yang Maha Kuasa.***
Berkipas Jangan Bablas

Berkipas Jangan Bablas

KALAU ada kebiasaan kita tidur berkipas, jangan saja sampai bablas. Berkipas maksudnya berkipas angin. Ternyata lebih baik menghindari tidur menggunakan kipas angin dalam waktu yang lama. Intinya tidak baik.

Bahwa tidur menggunakan kipas angin itu terasa enak dan bisa bikin nyenyak, ternyata oh ternyata kebiasaan ini dapat menjadi sebab kita menderita penyakit. Jadi, ya harus dihindari agar penyakit tidak menyerang kesehatan tubuh.

Sekali lagi, saran menghindari kipas angin saat tidur adalah jika tidur itu dalam waktu yang relative lama seumpama tidur malam. Bisa dihitung berapa jam seseorang tidur sejak malam hingga terbangun di pagi hari. Boleh ini tidak kita sadari tersebab lebih nyamannya kita tidur berkipas dari pada gerah kepanasan.

Mengutip beberapa media yang memuat tentang masalah ini, mari kembali kita simak apa saja bahaya yang mungkin akan timbul jika kita menggunakan kipas angin yang relative lama dalam tidur kita.

1. Kekurangan Air;

Ketika kita berada di ruangan yang dingin dengan waktu yang cukup lama, maka tubuh kita akan kekurangan air, sebab udara dingin yang dihasilkan dapat menyerap air.

Sudah sama kita pahami bahwa tubuh kita sangat membutuhkan air untuk berfungsi dengan baik. Jika kekurangan air otomastis membuat organ tubuh tidak sehat dan lemah, sehingga kita mudah terkena penyakit.

2. Asupan Oksigen Berkurang;

Ketika kipas angin dihadapkan langsung pada wajah, maka asupan oksigen akan berkurang. Bahkan hal ini akan semakin buruk ketika kipas angin tersebut mengenai hidung dan mulut di dalam ruangan yang tidak mempunyai ventilasi. Angin dari kipas angin tentu saja berbahaya di ruangan seperti itu.

Hal ini dikarenakan, udara akan berputar-putar di dalam ruangan terus menerus sehingga udara atau oksigen dalam ruangan tersebut tidak dapat diperbaharui. Artinya oksigen yang dibutuhkan sebenarnya sudah tidak ada dalam ruangan seperti itu.

3. Penyakit Bell Palsy;

Penyakit Bell Palsy merupakan penyakit kelumpuhan yang menyerang bagian wajah. Penyakit ini bisa terjadi karena syaraf wajah yang menegang yang disebabkan karena wajah terkena suhu dingin terus menerus seperti kipas angin dalam waktu lama. Itulah sebabnya diingatkan untuk tidak bablas alias berlebihan.

4. Berbagai Penyakit Hidung;

Terkena angin dari kipas angin ke hidung, akan membuat selaput lendir dalam rongga hidung kering, Apabila hal ini semakin kering maka selaput tersebut akan memproduksi lendir yang semakin banyak. Hal tersebut dapat menyumbat saluran pernapasan yang pada akhirnya akan menyebabkan iritasi sinus.

Tidak hanya itu, jika ruangan anda tidak bersih, kipas angin justru berbahaya untuk digunakan. Kipas angin dapat menyebarkan bakteri, kuman, bahkan virus ke ruangan itu.

5. Asma;

Jika kita memiliki penyakit asma, penggunaan kipas angin saat tidur sangatlah tidak disarankan. Hal ini karena kipas angin menyala dapat menyedot debu di ruangan. Jika kipas angin yang sering gunakan kotor, kemudian kipas angin akan menghembuskan angin ke arah kita yang akan mengakibatkan tenggorokan kita menjadi sakit (batuk).

Oleh karena itu peringatan menggunakan kipas angin berlebihan bukanlah larangan sama-sekali. Larangannya terletak pada duarsi yang berlebihan dan kipas angin yang tidak bersih. Ditambah ruangan yang tidak berpeventilasi yang baik, maka sempurnalah kesalahan yang kita lakukan dalam menggunakan kipas angin.
Waspada Hipertensi, Makanlah Makanan Ini

Waspada Hipertensi, Makanlah Makanan Ini


HIPERTENSI kita kenal pula dengan sebutan tekanan darah tinggi. Kata dokter, hipertensi adalah suatu keadaan tekadan darah pada pembuluh darah yang tidak normal. Keadaan itu dapat menyebabkan penderitanya terkena penyakit jantung. Maka para dokter dan ahli kesehatan selalu mengingatkan kepada kita agar waspada dengan hipertensi.
 
Dalam tulisan berjudul 6 Makanan yang Dipercaya Mampu Mengatasi Hipertensi, Selain Wortel No. 5 Paling Murah yang dimuat berita online hijenews.id pada hari Senin (28/06/2021) ini dijelaskan ada beberapa makanan yang dapat dikonsumsi sebagai usaha mewaspadai hipertensi. Menjaga tekanan darah agar senantiasa stabil adalah satu hal. Sementara mengonsumsi makanan, apapun makanan itu adalah hal lain yang secara langsung atau tidak langsung akan berpengaruh keapda tekanan darah seseorang.
Meneruskan tulisan itu di halaman ini menjadi penting bagi kita sebagai pengetahuan bagaimana menjaga tekanan darah agar terus stabil. Maka menjadi penting sekali bagi kita untuk menjaga tekanan darah yang ada dalam tubuh kita agar itu tidak menyebabkan hipertensi bagi kita.

Tentang perlunya menggunakan obat-obatan tertentu untuk membantu mengatasi permasalahan hipertensi, itu benar adanya. Tapi jika dengan cara alami kita nilai cukup ampuh menyembuhkan hipertensi yakni dengan senantiasa memakan makanan tertentu yang dikatakan dapat mengatasi hipertensi, misalnya, maka itu tentu lebih baik dari pada mengonsumsi obat-obatan.

Mengutip hajinews.id dengan sumber healtline.com dan beberapa sumber lainnya, dari sekian banyak makanan yang sering kita konsumsi ada beberapa makanan yang dipercaya mampu membantu kondisi hipertensi. Adapun makanan tersebut adalah,

1. Jeruk;

Jeruk dikatakan memiliki kandungan seperti vitamin, mineral, dan senyawa yang membuat buah jeruk dapat digunakan untuk penurunan tekanan darah. Tidak hanya itu, buah jeruk juga dipercaya mampu membantu menjaga kesehatan organ jantung. Hal tersebut juga sudah terbukti dari beberapa penelitian yang telah dilakukan.

2. Ikan Salmon dan Ikan Berlemak lainnya;

Hasil penelitian, ikan salmon maupun ikan berlemak lainnya memiliki kandungan omega-3. Kandungan tersebut dipercaya mampu membantu kesehatan jantung. Selain itu kandungan lemak pada ikan akan mempermudah menurunkan tekanan darah hingga permasalahan peradangan.

3. Lobak Swiss;

Lobak swiss (chard, vulgaris: dari wikipedia.org) merupakan salah satu sayuran hijau yang banyak mengandung nutrisi. Kandungan tersebut dipercaya mampu mengatur tekanan darah di dalam tubuh manusia. Selain itu lobak swiss juga memiliki kandungan lain seperti kalium dan magnesium.

4. Buah Berry;

Buah berry merupakan salah satu buah yang memiliki potensi tinggi dalam menjaga kesehatan tubuh seperti pengurangan resiko terkena penyakit jantung. Selain itu buah berry juga dipercaya mampu membantu penurunan kondisi tekanan darah tinggi. Sedangkan kandungan yang ada di dalam buah berry adalah seperti antioksidan hingga anthocyanin.

5. Bayam;

Bayam merupakan salah satu sayuran yang mampu mengurangi tekanan darah tinggi atau hipertensi.  Ada sebuah studi yang menyatakan jika diet dengan menggunakan makanan bayam akan lebih mudah mengurangi resiko terkena tekanan darah tinggi.

6. Wortel;

Wortel adalah salah satu jenis sayuran yang banyak digunakan untuk campuran bahan baku makanan. 
Wortel juga memiliki beberapa kandungan penting di dalamnya seperti asam klorogenat, p-coumaric, dan caffeic. Kandungan tersebut dipercaya mampu mengendurkan pembuluh darah termasuk mengurangi peradangan.

Untuk membuktikan keenam makanan/ sayuran itu benar-benar berkhasiat bagi kita, tentu saja harus kita sendiri yang membuktikannya. Jika kita bukanlah orang yang pernah atau mencoba membuktikannya, silakan bertanya ke teman-teman kita yang boleh jadi sudah membuktikannya. Selamat mencoba untuk mengonsumsinya. ***
Pesan Imam Al-Ghazali: Ini Bahaya Tersebab Kekenyangan

Pesan Imam Al-Ghazali: Ini Bahaya Tersebab Kekenyangan


Catatan M. Rasyid Nur

MENURUT Imam L-Ghazali, sebagaimana dimuat di web hajinews.id (05/04/2021) ada 10 penyakit yang disebabkan oleh perut yang terlalu kenyang. Dijelaskan, penyakit itu tetap akan menimpa orang tersebut meskipun perutnya diisi oleh makanan halal. Intinya, makan yang berlebihan akan menjadi penyakit bagi ahli ibadah dan akan menjadi bencana bagi ahli ijtihad. 
Tentu saja kita tidak menginginkan itu menimpa kita. Nauzubillah. Penyakit-penyakit apa saja yang dicatat Imam Al-Ghazali yang tidak mustahil akan menimpa kita?

1. Hati Keras dan Padamnya Cahaya Hati; Kebanyakan makan, menurut Imam Al-Ghazali menyebabkan hati menjadi keras dan memadamkan cahayanya. Mengutip sabda Nabi Muhammad, “Janganlah kalian membunuh hati dengan banyak makan dan minum, sebab sesungguhnya hati itu seperti tanaman, ia akan mati kalau kebanyakan air."

2. Bimbang dan Gejolak Tubuh; Jika kebanyakan makan dan minum akan menimbulkan kebimbangan dan gejolak pada anggota tubuh. Lebih jelek lagi akan menuntun orang tersebut kepada pekerjaan jahil (iseng) dan berlebihan serta kerusakan. Seorang yang kenyang perutnya suka lupa daratan, pandangannya ingin melihat hal-hal yang tak perlu dari yang haram atau akan berlebihan dengan pendengarannya, lisannya, farjinya dan langkah kakinya. Sungguh tidak kita inginkan.

Satu pernyataan, “Tapi di kala lapar, semua anggota tubuhnya akan tentram, tidak berkeinginan untuk mengerjakan perbuatan jahil dengan barang haram dan berlebihan.” Begitu kata Imam Al-Ghazali seperti dikutip dalam buku “Hamba-hamba yang Selamat dari Tipu Daya Musuhnya” karangan Ibnu Hasan Bisry At-Turjani

Sementara itu Abu Jafar Rahimahullah berkata bahwa perut itu suatu anggota bila ia tidak lapar, akan menjadi kenyang (tenteram) anggota lainnya tidak akan banyak tuntutan, tidak juga ingin ini itu dan lain sebagainya. Demikian sebaliknya, jika perut kenyang, maka anggota-anggota lain yang menjadi lapar, banyak permintaan dan rongrongan.

2. Sempit Akal dan Pengetahuan; Banyak makan akan menyempitkan akal dan pengetahuan serta menghalangi kecerdikan. Hal itu seperti dikemukakan oleh Ad-Daruquthani, ” Bila engkau menginginkan sesuatu dari kebutuhan dunia dan akhirat janganlah engkau makan dahulu sehingga tercapai maksud itu, karena makan itu mengubah fikiran menjadi lesu. Hal ini telah nyata dan dirasakan oleh yang telah mengalaminya.”

4. Kurang Ibadah; Banyak makan akan menjadi orang kurang beribadah, karena dengan banyak makan tubuh akan menjadi berat, mata mengantuk, seluruh anggota tubuh lesu walaupun dipaksa tidak dapat berbuat apa-apa lagi, kecuali tidur nyenyak. Nauzubillah, kita tidak ingin tidak mampu berbuat apa-apa tersebab kelebihan makan.

5. Menghilangkan Manisnya Ibadah; Banyak makan akan menghilangkan manisnya ibadah. Berkata Abu Bakar Ash Siddiq Ra. “Sejak aku memeluk Islam, belum pernah aku mengenyangkan perutku, karena ingin dapat merasakan manisnya beribadah; belum pernah aku kenyang minum, karena amat sangat rindu kepada Rabbku.”

6. Terjerumus ke Syubhat dan Haram; Terlalu banyak makan akan menimbulkan bahaya terjerumus kedalam syubhat atau haram, karena barang yang halal itu datangnya kepadamu hanya sekedar menjadi bekal. Nabi SAW bersabda. “Sesungguhnya yang halal itu tidak datang kepadamu melainkan menjadi bekal, dan yang haram itu datangnya kepadamu menjadi bertimbun.”

7. Hati Lelah; Terlalu banyak makan akan menyebabkan hati menjadi lelah dan badan seperti harus mencari-cari barang untuk dibelanja. Perasaan akan tergoda oleh berbagai hal karena hati yang lelah.

Sering berobat dari penderitaan sakit disebabkan penyakit yang kadang-kadang timbul karena perut terlalu penuh. Dampak lainnya kerugian dalam agama seperti menjadi malas beribadah atau jadi berkurang amalan ibadah disebabkan kurang mampu untuk selalu suci (mempunyai wudhu) karena sering buang angin dan buang air dan sebagainya kurang kuat itikaf.

“Karena untuk keperluan tersebut terpaksa sering keluar masjid. Mengalami kesulitan untuk berpuasa karena tidak biasa lapar,” katanya.

8. Menimbulkan Banyak Masalah di Akhirat; Banyak makan, sudah dipastikan akan banyak urusan terhadap dirinya di akhirat dan akan mengalami kepayahan di saat sakaratul maut. Dalam hadis. “Sakitnya sakaratul maut itu ditentukan menurut banyak dan sedikitnya kenikmatan dunia, sebab banyak mengambil kesenangan dunia kelak akan banyak menerima kebahagiaan di akhirat.”

9. Berkurangnya Ganjaran Kebaikan dari Allah; Terlalu banyak makan menyebabkan kurangnya ganjaran. Allah SWT berfirman. “Kamu telah menghabiskan kesenanganmu di dunia, berarti engkau telah bersenang-senang dengan kesenangan dunia, maka sekarang engkau disiksa dengan siksaan yang hina sekali karena engkau takabur di muka bumi tanpa hak dan sebab, yang berarti engkau keluar dari batasan yang ditetapkan oleh Allah. ”

10. Banyak Masalah di Hari Akhir; Bahaya yang terakhir ialah meskipun makan makanan halal, namun akan ditanya nanti oleh Allah, dari mana kamu dapatkan barang halal itu pasti akan dihisab kelak. Artinya yang halal dihisab yang haram diazab.

Sesungguhnya makan itu perlu. Selain untuk kekuatan juga untuk kesehatan. Namun ketika makan sudah berlebihan itulah saatnya akan timbul bahaya.***
Juga di www.mrasyidnur.gurusiana.id
Jahe dan Bawang Putih Ternyata Dapat Kurangi Risiko Kanker

Jahe dan Bawang Putih Ternyata Dapat Kurangi Risiko Kanker


DIKUTIP dari https://hajinews.id (01/03/2021) yang bersumber dari pangandaran diketahui hasil penelitian menyebutkan jahe dan bawang putih mengandung efek antioksidan dan anti-inflamasi sehingga dapat menurangi risiko kanker. Penting bagi kita untuk ikut memahami dan mengetahuinya.

Seperti ditulis situs itu, studi menunjukkan bahwa bawang putih menurunkan tekanan darah, kolesterol, trigliserida, dan homosistein, meningkatkan kekebalan, serta mengurangi stres oksidatif dan peradangan yang berhubungan dengan mekanisme anti-penuaan. Ternyata sungguh besar manfaatnya bagi manusia. Menurut situs hajinews tulisan itu dikutip dari PMJ News, Minggu, 28 Februari 2021 yang lalu.

Jahe dan bawang putih sama-sama memberikan efek perlindungan terhadap stres oksidatif dengan mengurangi peradangan. Jahe merupakan bahan alami yang paling umum digunakan untuk pengobatan rumahan seperti sakit kepala, mual, pilek, serta emesis. dan jahe sendiri memiliki berbagai aktivitas kehidupan, seperti aktivitas antioksidan, antimikroba, antiradang, antikanker.

Beberapa bukti menunjukkan bahwa jahe juga dapat menghambat dan mengatur beberapa penyakit, seperti penyakit neurodegeneratif, penyakit jantung dan gangguan metabolisme seperti diabetes melitus dan obesitas, serta gangguan pernapasan.

Sebuah penelitian yang diterbitkan di National Library of Medicine National Institutes of Health AS, tingkat lipid pada efek jahe diteliti. Begitu diuraikan artikel kesehatan yang menurut saya sangat penting untuk kita ketahui. Meskipun kita tidak mempelajari secara ilmiah kedokteran perihal manfaat jahe dan bawang putih, namun sebagai negara yang terkenal dengan aneka rempah, termasuk produk jahe dan bawang putih, akan sangat penting bagi kita mengetahui dan membuktikannya juga dalam kehidupan sehari-hari.

Dijelaskan, ada penurunan yang signifikan dalam trigliserida, kolesterol, lipoprotein densitas rendah (LDL), lipoprotein densitas sangat rendah, level sebelum dan sesudah studi secara terpisah di setiap kelompok penelitian, ungkap studi tersebut sebagaimana dijelaskan artikel itu.

Katanya, studi itu menemukan rata-rata penurunan kadar LDL dan peningkatan kadar lipoprotein densitas tinggi pada kelompok jahe lebih tinggi dibandingkan kelompok plasebo, tetapi kadar plasebo pada VLDL lebih tinggi dari pada jahe. Sedangkan, bawang putih telah terbukti dapat mencegah penyakit kronis seperti penuaan, penyakit kardiovaskular, kanker, dan penyakit alzheimer. Bawang putih disebut dapat menurunkan tekanan darah, meningkatkan kekebalan tubuh, meningkatkan antioksidan internal seperti glutathione, dan mengurangi kelelahan.

Semoga sharing catatan ini ada manfaatnya bagi kita yang mungkin belum sempat membacanya pada halaman lain. Saling berbagi dan saling mengingatkan adalah kewajiban yang melekat pada jalinan pertemanan kita.***
Tips Perawatan Sederhana

Tips Perawatan Sederhana

Ilustrasi: editing dari google.com

BEBERAPA kali saya –mungkin teman-teman juga—membaca tulisan singkat ini. Isinya beberapa nasihat, berupa tips untuk merawat organ tertentu di badan kita. Lebih kepada kesehatan pisik, sepertinya. Pesan-pesan singkat seperti ini saya kira bagus-bagus saja. Dari manapun datangnya.

Kali ini saya kembali membacanya. Dishare oleh seorang teman, Ibu Mursyidah Abd. Muthalib, teman saya di grup WA ‘PGAN 6 TH PEKANBARU 77’ yang anggotanya baru 29 orang saja saat ini. Termasuk saya. Tentu saja kami yang tamatan tahun itu lebih banyak dari pada jumlah itu. Hanya, admin baru berhasil memasukkan (mengumpulkan) sebanyak itu.

Setelah saya ulang baca lagi, ulang baca lagi, rasanya akan ada manfaatnya juga jika saya share lagi. Itulah sebabnya ada di hadapan teman-teman yang membaca tulisan ini, saat ini. Tentu saja saya harus minta maaf, jika beberapa pesan ini ternyata tidak sesuai dengan kenyataannya. Saya sejujuranya tidak meneliti secara ilmiah pesan-pesan ini sebelum saya posting kembali. Kapasitas ilmu saya juga bukan di bidang ini. Bahkan saya tidak bertanya kepada sumber yang memposting pesan-pesan ini. Saya membaca dan menurut pikiran dan yang saya tahu, ada benarnya pesan ini.

Semoga ada manfaatnya dan semoga juga tidak ada yang salah dengan pesan-pesan berupa Tips Sederhana ini. Bunyi pesannya begini,

1. J͟i͟k͟a͟ An͟d͟a͟ m͟e͟r͟a͟w͟a͟t͟ j͟a͟n͟t͟u͟n͟g͟, h͟i͟n͟d͟a͟r͟i͟ k͟e͟l͟e͟b͟i͟h͟a͟n͟ g͟a͟r͟a͟m͟.

2. J͟i͟k͟a͟ An͟d͟a͟ m͟e͟r͟a͟w͟a͟t͟ h͟a͟t͟i͟, h͟i͟n͟d͟a͟r͟i͟ m͟a͟k͟a͟n͟a͟n͟ b͟e͟r͟l͟e͟m͟a͟k͟.

3. J͟i͟k͟a͟ An͟d͟a͟ m͟e͟r͟a͟w͟a͟t͟ p͟e͟r͟u͟t͟, h͟i͟n͟d͟a͟r͟i͟ m͟a͟k͟a͟n͟a͟n͟ d͟i͟n͟g͟i͟n͟.

4. J͟i͟k͟a͟ A͟n͟d͟a͟ m͟e͟r͟a͟w͟a͟t͟ u͟s͟u͟s͟, g͟a͟n͟t͟i͟ j͟u͟n͟k͟ f͟o͟o͟d͟ d͟e͟n͟g͟a͟n͟ s͟a͟y͟u͟r͟a͟n͟

5. J͟i͟k͟a͟ a͟n͟d͟a͟ m͟e͟r͟a͟w͟a͟t͟ p͟a͟n͟k͟r͟e͟a͟s͟, h͟i͟n͟d͟a͟r͟i͟ m͟a͟k͟a͟n͟ k͟e͟n͟y͟a͟n͟g͟.

6. J͟i͟k͟a͟ a͟n͟d͟a͟ m͟e͟r͟a͟w͟a͟t͟ G͟i͟n͟j͟a͟l͟, m͟i͟n͟u͟m͟l͟a͟h͟ b͟a͟n͟y͟a͟k͟ a͟i͟r͟ d͟i͟ s͟i͟a͟n͟g͟ h͟a͟r͟i͟, m͟i͟n͟u͟m͟ l͟e͟b͟i͟h͟ s͟e͟d͟i͟k͟i͟t͟ a͟i͟r͟ d͟i͟ m͟a͟l͟a͟m͟ h͟a͟r͟i͟, k͟o͟s͟o͟n͟g͟k͟a͟n͟ k͟a͟n͟d͟u͟n͟g͟ k͟e͟m͟i͟h͟ a͟n͟d͟a͟ s͟e͟b͟e͟l͟u͟m͟ t͟i͟d͟u͟r͟.

7. J͟i͟k͟a͟ a͟n͟d͟a͟ m͟e͟r͟a͟w͟a͟t͟ O͟t͟a͟k͟, t͟i͟d͟u͟r͟l͟a͟h͟ s͟e͟l͟a͟m͟a͟ d͟e͟l͟a͟p͟a͟n͟ j͟a͟m͟.

8. J͟i͟k͟a͟ a͟n͟d͟a͟ m͟e͟r͟a͟w͟a͟t͟ j͟i͟w͟a͟, m͟i͟l͟i͟k͟i͟ h͟u͟b͟u͟n͟g͟a͟n͟ y͟a͟n͟g͟ in͟t͟i͟m͟ d͟e͟n͟g͟a͟n͟ S͟a͟n͟g͟ P͟e͟n͟c͟i͟p͟t͟a͟, A͟l͟l͟a͟h͟ Y͟a͟n͟g͟ M͟a͟h͟a͟ K͟u͟a͟s͟a͟.

Ini pesan tambhannya,

1. H͟i͟d͟u͟p͟ i͟t͟u͟ s͟e͟d͟e͟r͟h͟a͟n͟a͟, ya͟n͟g͟ r͟u͟m͟i͟t͟ i͟t͟u͟ p͟i͟k͟i͟r͟a͟n͟ k͟i͟t͟a͟.

2. H͟i͟d͟u͟p͟ i͟t͟u͟ m͟u͟r͟a͟h͟, y͟a͟n͟g͟ m͟a͟h͟a͟l͟ i͟t͟u͟ g͟e͟n͟g͟s͟i͟ k͟i͟t͟a͟.

3. M͟a͟r͟i͟l͟a͟h͟ k͟i͟t͟a͟ m͟e͟n͟j͟a͟d͟i͟ o͟r͟a͟n͟g͟ y͟a͟n͟g͟ p͟a͟n͟d͟a͟i͟ b͟e͟r͟s͟y͟u͟k͟u͟r͟.

Demikianlah saya ulangsampaikan postingan teman saya ini. Jika ada manfaatnya, semoga yang memposting pertama (penulis aslinya) akan mendapatkan pahala dan berkah darinya. Dan saya pun yakin siapapun yang akhirnya ikut menyampaikan pesan-pesan ini juga akan mendapatkan pahalanya. Semoga.***

Vaksinasi Ala Alquran (Dari Tulisan A. Hamid Husain)

Vaksinasi Ala Alquran (Dari Tulisan A. Hamid Husain)


DIMULAINYA vaksinasi covid-19 sejak 14 Januari lalu dilaksanakan dalam hingar-bingar pro dan kontra di tengah-tengah masyrakat. Di satu sisi masyarakat perlu obat virus dan usaha memperkuat imunitas diri terhadap covid-19 dan di sisi lain usaha Pemerintah dan tokoh agama meyakinkan masyrakat akan vaksin yang hari-hari ini sudah mulai dilaksanakan juga tidak lancar-lancar betul. Intinya, di tengah gencarnya Pemerintah untuk melaksanakan vaksinasi plus usaha sosialisasi ahli agama kepada umat, ternyata respon masyarakat belum seperti yang diharapkan. Itulah keadaan di tengah-tengah masayarakat.

Di luar program vaksinasi yang saat ini tengah dilaksanakan Pemerintah untuk tujuan mengatasi virus corona, sesungguhnya di dalam agama (Islam) juga diajarkan vaksinasi ala alquran. Maksudnya vaksinasi untuk imunisasi tubuh dari sisi agama. Tentu saja perlu pula dipertimbangkan, sebaiknya, selain mengikuti program vaksinasi Pemerintah kita (muslim) juga sangat perlu mengamalkan vaksinasi ala alquran, yakni dengan membaca alquran. Dengan membaca dan memahami alquran, terbukti menurut para ahlinya tubuh kita juga berpengaruh positif ke arah imunitas tubuh itu sendiri.

Seperti ditulis oleh A. Hamid Hsain dalam tulisannya berjudul Vaksin Dosis Tinggi Sudah Ada Dalam Alquran yang diposting di https://muslimobsession.com, menguraikan bahwa salah satu ikhtiar rohani kita memerangi covid-19 bahkan beberapa penyakit lainnya adalah dengan terapi alquran. Menjadikan alquran sebagai sumber dan cara mengatasi covid-19 ini.

Semua kita meyakini bahwa vaksin anti virus sangatlah dibutuhkan di saat seperti sekarang ini. Tapi kita juga meyakini dan berusaha, selain vaksin buatan manusia yang datang dari berbagai negara, itu kita perlu pula menambahkan atau melngkapkan dengan vaksin yang datangnya dari Tuhan. Itulah yang diuraikan dalam firman-Nya dalam banyak surah dan ayat-ayat-Nya. Orang-orang yang membaca alquran adalah orang-orang yang akan merasakan tenang dan damainya hatinya. Damai dan tenangnya hati oleh alquran itulah yang terbukti menjadi sebab kuatnya imunitas tubuh manusia. Ini hasil penelitian manusia saat ini.

Allah dalam firman-Nya di surah Al-Isra (17) ayat 82 yang berarti, "Dan Kami turunkan dari Alquran suatu penawar atau obat berupa penyembuh dan rahkat bagi orang-orang beriman," menjelaskan kepada kita bahwa alquran bagi orang-orang yang percaya (beriman) akan menjadi obat selain sebagai rahmat-Nya. Penegasan lainnya ada juga di surah Yunus (10) ayat 57 yang maknanya begini, "Wahai manusia, sungguh telah datang kepadamu pelajaran berupa Al-Quran dari Tuhanmu, sebagai penyembuh penyakit yang ada dalam dada, dan petunjuk serta Rahmat bagi orang orang yang beriman." Masalahnya, bisakah kita meyakinkan diri kita bahwa ayat-ayat itu memang benar dan tidak ada keraguan kepadanya.

Saya ingin mengulang kutip secara lengkap tulisan A. Hamid Husain yang membahas khusus imunitas tubuh yang dapat dibuktikan dengan mengamalkan secara rutin bacaan-bacaan alquran. Sebagai muslim yang meyakini kebenaran alquran, terapi alquran sebagai bentuk vaksinasi ala alquran hendaklah kita amalkan. 

Menurut A. Hamid Husain, kecemasan dapat menimbulkan perubahan drastis fisikis dan psikologis. Kecemasan akan mengaktifkan sistem saraf otonom yang membuat detak jantung meningkat, tekanan darah naik, frekuensi nafas bertambah, dan mengurangi energi. Tentu saja Ini berbahaya bagi kesehatan. Menurut banyak pakar bahwa perasaan cemas, galau dan stress sangatlah merugikan segalanya, khususnya akan menjadi awal datangnya penyakit karena melemahnya daya tahan tubuh.

Al-Quran jelas mengingatkan bahwa isi dan kandungan alquran memberikan kekuatan baik secara psikis maupun secara pisik. Dan Al-Quran juga memberi solusi agar bisa sehat, sembuh dari penyakit dan bisa hidup tenang dan damai maka rutinlah membaca alquran. Rutinlah membaca Al-Quran dengan sedikit bersuara dan memahmi maknanya. ternyata cara ini mempuunyai efek yang positif bagi tubuh, yaitu sebagai imunostimulan. Tentu saja ini penting bagi kita.

A. Hamid Husain merincikan beberapa surah dan ayat-ayat yang dapat menjadi alternatif untuk terapi penyakit terutama yang saat ini tengah mewabah, pandemi covid yaitu dengan cara membacanya.

1. Surah As-Syu’ara 26, ayat 80:

"Dan apabila aku sakit, Dia yang menyembuhkan." (Sebagai obat untuk menyembuhkan.

2. Surah At- Taubah 9, ayat 124:

"Dan apabila diturunkjan suatu surat, maka di antara mereka (munafik) ada yang berkata, 'Siapakah diantara kamu yang bertambah imannya dengan surat ini?' Adapun orang yang beriman, maka surat ini menambah imannya dan mereka merasa gembira." (Al-Quran memberi kabar gembira dan senang).

3. Surah At- Taubah 9, Ayat 14: 
".........serta melegakan hati orang-orang yang beriman."(Al-Quran adalah memberikan kelegaan dan penyembuhan),

4. Surah Yunus 10, ayat 57;

"Hai menusia, sungguh pelajaran (alquran) telah datang kepadamu dari Tuhanmu, penyembuh bagi penyakit yang ada dalam dada, dan petunjuk serta rahmat bagi orang yang beriman." (Al-Quran adalah rahmat dan penyembuh),

5.Surah Al-Israa 17, Ayat 82 :

"Dan kami turunkan dari alquran (sesuatu) yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang yang beriman..." (Al-Quran adalah Penyembuh),

6. Surah Fusshilat 41, Ayat 44;

    "... katakanlah, "alquran adalah petunjuk dan penyembuh bagi orang-orang yang beriman...(Al-Quran adalah Penyembuh). 
 
Sesungguhnya masih ada beberapa ayat lainnya yang juga mengandung makna dan pemahaman tentang kesehatan dan ketenangan. Di sisi lain telah banyak penelitian, dan terbukti bahwa membaca Al-Quran bersuara dengan teratur, sangat bermanfaat bagi fisik dan jiwa yang membacanya.

Kata A. Hamid Husian dalam tulisannya, salah satu peneliti itu, Mr. Enrick William Duve, seorang peneliti dunia di Amerika mengatakan bahwa gelombang suara mempengaruhi otak secara positif atau negatif. Gelombang suara yang seimbang dan berirama, akan memberikan efek positif pada seluruh sistem tubuh.

Itulah sebabnya kini, getaran gelombang suara sudah digunakan untuk mengobati berbagai penyakit, salah satunya adalah menyembuhkan kecemasan. Membaca Al-Quran dengan bersuara, juga memberikan efek positif karena gelombang suara dari tilawah. Al-Quran berada pada resonansi yang sama, sehingga mampu meningkatkan dan melejitkan potensi seluruh sistem sel-sel tubuh.

Rasulullah SAW, menggunakan Al-Quran sebagai penyembuh. Ketika beliau sakit, beliau membaca Al-Quran. Hal ini ditegaskan oleh Sayyidatinaa Aisyah RA Isteri Rasulullah sendiri. Metode penyembuhan ini disebut dengan istilah "ruqyah", yaitu pengobatan dengan membaca ayat-ayat pilihan dari Al-Quran.

Dalam kondisi Covid-19 yang luas mewabah dan membuat kita stress dan was was, maka seringlah membaca Al-Quran dengan sedikit bersuara, rajinlah tadaarus bersama keluarga di rumah, dengarkan Murattal Al-Quran di mobil, di kapal, di pesawat, di toko saat menunggu pembeli dll. Dan afdol lagi membaca Al-Quran setelah sholat Subuh, setelah sholat Maghrib dan sebelum tidur.

Jadikanlah Al-Quran sebagai solusi hidup. Dan harus kita, sebesar keyakinan kepada Al-Quran, maka sebesar itu pulalah keampuhan daya penyembuhan pada pembacanya. Keyakinan yang kuat pada kekuatan Al-Quran, akan menimbulkan respon emosional, kejiwaan yang sangat positif dan berperan sangat penting dalam menjaga stabilitas daya tahan tubuh.

Imuno stimulan berbasis Al-Quran dapat berhasil dengan ketentuan harus dilakukan berdasarkan pada keyakinan yang kuat, didampingi dengan rutinitas membaca, mendengarkan, dan memahami makna Al-Quran setiap hari dan sesering mungkin. ***

Kebiasaan Buruk Sehari-hari yang Dapat Menyebabkan Stroke

Kebiasaan Buruk Sehari-hari yang Dapat Menyebabkan Stroke


Catatan M. Rasyid Nur
PESAN ini sangat penting. Pesan tentang penyebab orang terkena stroke. Kita, apalagi yang sudah berumur kepala lima ke atas, sangat rentan. Tapi yang umurnya di bawah itu juga sama potensinya. Tetap bisa terkena, jika kebiasaan-kebiasaan buruk ini diamalkan.

Kata pakarnya, jika kebiasaan ini dilaksanakan rutin, sehari-hari, kita berpotensi mendapat serangan stroke. Sungguh menakutkan. Ini memang pesan dari orang yang mengerti penyakit ini dan sebab-musabab terjadinya. Saya hanya meneruskan saja pesan ini kepada kita. Kepada siapa saja yang mau membaca dan akan berguna.

Tulisan ini saya baca dan saya kutip dari sebuah situs. Situs haji, beralamat di https://hajinews.id dan diposting pada hari Senin (04/01/2021) kemarin. Saya baca berulang-ulang dan terasa menakuktkan. Maka saya share ulang dengan sedikit mengedit, menambah-kurang asal tidak membuat inti pesannya hilang. Jadilah artikel ini seperti yang Anda hadapi ini.

Kata pakarnya, stroke merupakan salah satu penyakit yang bisa menyebabkan penderitanya mengalami kelumpuhan, kesulitan berbicara, penglihatan mata terganggu, kesulitan berjalan hingga kehilangan keseimbangan. Jika penyakit stroke tidak segera diobati atau mendapatkan perawatan yang tepat, bisa menjadi penyebab terjadinya kerusakan otak permanen yang bisa menyebabkan disabilitas, bahkan bisa mengakibatkan kematian.

Oleh karena itu, sebaiknya kita melakukan pencegahan dini agar tidak terkena penyakit stroke. Salah satu caranya dengan menghindari kebiasaan sehari-hari yang bisa menjadi penyebab penyakit stroke seperti berikut ini.

1. Mengonsumsi Makanan yang Tidak Sehat

Makanan tidak sehat yang menjadi penyebab stroke yaitu jenis makanan yang mengandung garam, lemak jenuh, lemak trans, dan kolesterol yang cukup tinggi. Zat-zat ini, dalam kadar yang berlebih akan menyebabkan kita terkena penyakit stroke. Oleh karena itu harus segera hindari kebiasaan sehari-hari dalam mengonsumsi makanan yang tidak sehat tersebut. Sekali lagi dalam kadar yang berlebihan.

2. Kurang Bergerak

Tubuh yang kurang bergerak terkadang juga merupakan kebiasaan sehari-hari yang bisa menjadi penyebab penyakit stroke . Selain itu, kebiasaan ini juga bisa meningkatkan risiko terkena obesitas, kolesterol dan diabetes, yang menjadi pemicu stroke . Jika kita tidak ingin terkena stroke , maka sebaiknya melakukan olahraga 3-5 kali seminggu dengan durasi minimal 30 menit. Olahraga apa saja. Yang penting bergerak untuk berkeringat.

3. Merokok

Pada rokok yang dihisap ada zat nikotin. Zat nikotin yang berada pada rokok akan menyebabkan pembuluh darah menyempit dan mengeras sehingga dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan denyut jantung menjadi cepat. Pembuluh darah yang menyempit merupakan faktor terjadinya serangan penyakit stroke.Selain itu, kebiasaan merokok juga dapat mengurangi asupan oksigen dalam darah dan menyebabkan tersumbatnya arteri, sehingga bisa menimbulkan pembuluh darah pecah yang merupakan penyebab stroke .

4. Sering Minum Alkohol

Kebiasaan minum alkohol ternyata juga dapat meningkatkan kadar trigliserida dalam bentuk lemak dalam darah yang dapat mengeraskan arteri dan memicu timbulnya penyakit stroke. Sesungguhnya alkohol tidak saja berdosa karena akan memabukkan, tapi juga dapat menimbulkan penyakit strok. Mari dijauhi.

5. Stres Berkepanjangan

Stres dapat memicu peningkatan produksi sel darah putih dalam tubuh sehingga menyebabkan arteri menyempit dan terjadinya peradangan yang mengarah pada penyakit jantung dan stroke . Sehingga, jika kita tidak ingin terkena stroke , disarankan untuk segera menghindari segala kebiasaan sehari-hari yang bisa membuat stres. Banyak bukti bahwa stres berkepanjangan itu akan menjadi sebab datangnya penyakit stroke.  

Mari kita jalankan hidup dan kehidupan kita ini dengan pola sehat. Jauhi lima hal di atas dan beberapa kegiatan lain yang akan mengarah kepada lima hal di atas. Semoga kita senantiasa dalam keadaan sehat selalu.***

Selingkuh Bisa Menjadi Awal Datangnya Lima Penyakit Menakuktkan

Selingkuh Bisa Menjadi Awal Datangnya Lima Penyakit Menakuktkan


PERCAYA atau tidak, inilah sebuah informasi tentang orang-orang yang suka berselingkuh. Tentang orang-orang yang mengabaikan suami atau isterinya karena suka menyeleweng dengan orang lain yang bukan suami atau isterinya. Orang-orang ini rentan akan mendapatkan penyakit tertentu.

 

Menurut sebuah tulisan yang dimuat oleh website Hajinews.id orang yang hobi berselingkuh maka dia akan mendapatkan penyakit berbahaya penyakit HIV/ AIDS, Kangker Prostat dan beberapa lagi.

 

Hajinews.id memuat tulisan yang bersumber dari Lingkaranmadiun.com pada hari ini, Ahad (03/01/2021). Katanya ada lima penyakit yang disebabkan oleh perilaku suka berselingkuh.

 

Berikut lima penyakit yang dijelaskan oleh tulisan yang aslinya dimuat di The Healthy, Healthline dengan editor Khoirul Ma’ruf, itu sebagai berikut,

 

1. HIV/AIDS Penyakit; Pasti saja penyakit ini akan terus mengintai tukang selingkuh. Apalagi jika para pria tersebut berselingkuh dengan PSK. Parahnya, AIDS belum ada obatnya. Inilah penyakit azab bagi orang yang suka bergonta-ganti pasangan.

 

2. Kanker Prostat; Penyakit kanker prostat ditimbulkan karena penyakit seksual yang menular, sehingga wajar jika orang yang suka gonta-ganti pasangan terkena penyakit ini. Logis, kan?

 

3. Stres dan Depresi; Berselingkuh bisa membuat para pria bergairah dan gembira tapi hanya sementara saja. Lama-lama kecemasan akan meningkat hingga menimbulkan stres hingga depresi dikarenakan rasa bersalah yang terus menghantuinya.

 

4. Serangan Jantung; Jika sudah stres akut, bisa membuat pacu jantungnya semakin cepat, yang akan meningkatkan risiko seseorang terkena serangan jantung.

 

5. Sakit Kepala; Seseorang yang berselingkuh akan mengalami tekanan dan stres yang menyebabkan otot-otot saraf menjadi tegang dan mudah sakit kepala. Jelasnya, karena berselingkuh pasti dilakoni dengan sembunyi-sembunyi maka pasti tekanan batin akan semakin kuat.

 

Pasti masih ada penyakit lain yang rentan akan datang kepada orang-orang yang berselingkuh. Sesungguhnya tidak ada tempatnya bagi kita yang sudah berumah tangga untuk melakukan perbuatan selingkuh. Agama dan adat-istiadat tidak mengizinkan berselingkuh untuk sekadar pemuas nafsu. Nauzubillah.***

Abidinsyah: Mengatasi Covid-19 Perlu Strategi Total Football

Abidinsyah: Mengatasi Covid-19 Perlu Strategi Total Football


Abidinsyah: Mengatasi Covid-19 Perlu Strategi Total Football

ARTIKEL ini dimuat di portal hajinews.id pada 24 Desember 2020 kemarin dengan judul yang hampir sama, Sambut Tahun 2021, Tuntaskan Vaksinasi Covid-19. Wujudkan Kepastian. Ditulis oleh Dr.Abidinsyah Siregar, DHSM,MBA,MKes. Saya –izin-- share seutuhnya untuk tamabahan informasi kita. Saya percaya, sebagai guru kita juga sangat perlu informasi ini.

Tulisan belyau selengkapnya, diawali dengan penjelasan bahwa wabah penyakit bukan sekali dua kali pernah menjadi pandemi di dunia. Setiap peristiwa berbeda penyebab dan pola sebarannya. Begitu pula dengan virus covid-19 yang mudah menyebar diantara orang-orang sebelum gejalanya muncul, sehingga banyak orang terkecoh padahal sedang berada di sekitar orang-orang yang sudah terinfeksi.

Pak Doktor Abidinsyah mengulang keterangan teoritis, sang virus yang membutuhkan tempat untuk bertahan hidup. Kehadirannya, perkembangan dan pengulangannya sangat terkait dengan perilaku dan kebiasaan “buruk” manusia. Katanya, “Sekalipun manusia dianugrahi kesempurnaan oleh Sang Pencipta, diberi akal dan indrawi yang lengkap, dan dengan kelengkapan itu terbukti manusia mampu mengelola dunia, tetapi tetap saja lebih banyak yang tidak mampu mengelola dirinya atau kebiasaannya.”

Dalam masa Pandemi Covid-19, tiap Negara bagaikan membuka “Kotak Pandora” yang antara lain membuka status dan perilaku buruk kesehatan masyarakatnya. Juga status ekonomi, status pendidikan, status kewaspadaannya dan kedisiplinannya. 

Bangsa China tempat awal kejadian coronavirus sejak pertengahan Desember 2019, menyadari adanya karakter yang sama pada ribuan penderita gangguan pernafasaan, langsung melakukan Surveilans Epidemiologi, Uji Mikrobiologi, dan berbagai konfirmasi lintas keilmuan, yang akhirnya menemukan adanya “virus” baru.

Sekalipun belum dikenal. mereka langsung “pasang sikap bahwa ini virus” dan perlu melakukan Protokol Penanganan Virus. Pisahkan yang terinfeksi, lindungan komunitas yang belum terpapar. Tutup aktivitas social. Tutup perbatasan Kota. Tutup bandara dan transportasi antar luar kota serta banyak lagi. Dan pulangkan semua Bangsa asing apapun misinya, apakah diplomatic, pendidikan, bisnis atau wisata Semua wajib kembali ke Negara asal.

Dalam tempo 5 bulan sejak Desember 2019, virus yang kemudian berhasil diindentifikasi dan diberi nama COVID-19 naik menjulang cepat sampai puluhan ribu sejalan dengan mobilitas manusia. Namun segera melambat karena mobilitas manusia sebagai jalan transportasi virus Covid-19 antar manusia dihentikan.

Sejak bulan Mei 2020 praktis angka kasus terkonfirmasi virus “berhenti” pada angka 80.000an kasus dengan 4.600 kematian, dan kini pertambahan perhari naik/turun sekitar 10 kasus dan tidak ada lagi kematian. Channel News Asia melaporkan bahwa masyarakat kota Wuhan kembali hidup normal. Sejak April jalanan kembali padat dan macet, antrian panjang ditempat penjualan makanan tanpa rasa takut, kegiatan Olahraga dan music ditempat terbuka.

Apa yang dilakukan China?. Perpaduan lockdown, 3M dan 3T secara massif. Kota terbesar ke-7 di China dan ke-42 di dunia itu, menutup tiga stasiun kereta api utamanya, 13 stasiun bus, seluruh penerbangan, seluruh jaringan kereta bawah tanah, serta hampir semua jalur bus kota dan 251 pelayaran feri di Sungai Yangtze.

Dengan tracing luas, test berulang hingga mencapai 160.000.000 test. Dalam 5 bulan virus covid-19 terkendali, dan kehidupan sudah normal kembali, dengan menjalankan Protokol Kesehatan dan tanpa vaksin. Semua dicapai 76 hari.

Membaca informasi di negeri kita, Indonesia per 16 Desember pukul 12.00 WIB, tercatat 636.154 kasus terkonfirmasi (bertambah 6.725 kasus baru), kematian 19.248 orang (bertambah 137 orang), sembuh 521.984 orang (82%). 94.000an orang yang sedang dirawat di Rumah Sakit-Rumah Sakit Rujukan Covid-19. Ada sejumlah alasan yang bisa diperdebatkan mengapa Indonesia HARUS vaksinasi.

Upaya Penanggulangan Virus Covid-19 sudah dilakukan. Pengorganisasian sudah mengalami beberapa perubahan dan perluasan. Penerapan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) bagi Daerah yang mematuhi arahan Kebijakan Pusat maupun yang tidak menerapkan PSBB (sekalipun Daerahnya sudah “Red zone”), hingga penerapan fase transisi dan kembali PSBB sudah dilakukan.

Problem paling kritis saat menurut Pak Abdinsyah adalah semakin sedikit ketersediaan fasilitas kesehatan dan ratio Tenaga Kesehatan. Sekalipun Jurubicara Satgas Covid-19 Prof Wiku Adisasmito pernah mengatakan yang tergunakan saat ini 57,97%. Beberapa kota besar di Jawa Barat menurut Gubernur Ridwan Kamil sudah mencapai hunian 80%. Jakarta dari 98 RS Rujukan Covid-19 sudah hampir 5.000 tempat tidur terpakai dari 6.306 TT (79%), sedangkan ICU sudah terpenuhi 70%. Itu data sebelum pelaksanaan Pilkada 9 Desember. Sementara itu diberbagai kota sudah terkhabar laporan pasien termasuk Dokter terinfeksi menemukan RSRC-19 sudah penuh.

Cepat atau lambat batas toleransi akan terlampaui, karena dengan rata-rata pertambahan kasus perhari diatas 6.000 orang dan angka kesembuhan 82%, maka rata-rata pertambahan kasus aktif sebanyak 700 orang perhari, artinya RSRC-19 butuh lebih 700 TT perhari, dalam seminggu butuh hampir 5.000 TT baru, sudah overload atau melampaui ketersediaan.

Tidak hanya TT, tetapi juga perbekalan kesehatan lainnya seperti peralatan medis, farmasi, oksigen, ventilator, dan berbagai life support medical equipment lainnya, disamping logistic seperti APD, ICU, dan tenaga kesehatan multi disiplin dan aneka kompetensi, yang semuanya tentu ada batasnya. Tidak hanya masalah kesehatan tetapi juga non-kesehatan. Seperti tingginya penyangkalan dari masyarakat.

Seperti temuan survey BPS pada 7-14 September yl, dimana dari 20.000 responden diketahui ada 17% TIDAK PERCAYA ADANYA COVID-19. Mereka yakin atau sangat yakin dirinya tidak akan tertular Covid-19. Fakta lain, 22-25 % tidak mematuhi Protokol Kesehatan. Terbukti maraknya Kluster Kantoran, Hingga saat ini Kantor atau unit kantor silih berganti melakukan Lockdown.

Beritasatu 26 November mengutip paparan Prof.Dadan Umar (Tenaga Profesional Lemhannas RI) yang mencatat kondisi bulan Juni 2020 terjadi penurunan Indeks Ketahanan Nasional (IKN). Jika ditahun 2019 (sebelum terjadi Pandemi Covid-19) berada pada indeks 2,82 dari skala 1 – 5, maka pada tahun 2020 akibat Pandemi Covid-19 menurun menjadi 2,70. Itu sama dengan kondisi di tahun 2015. Sedangkan indeks ketahanan Demografi, ketahahan Ekonomi mengalami penurunan yang cukup tajam. Dadan menegaskan “Capaian IKN selama 5 tahun SIRNA tersapu Covid-19 dalam waktu Enam bulan”.

Dua beban besar kini membayangi. Di bidang kesehatan dibayangi oleh ancaman gelombang kedua dari Penyebaran Virus Covid-19, yang kini sudah mulai terjadi dibanyak Negara Eropah. Dan di bidang Ekonomi, resesi yang terjadi di banyak Negara kini sudah terjadi di Indonesia dimana Produk Domestik Bruto (PDB) sudah dibawah minus-3. Jika tidak segera ditemukan “exit strategy” dalam waktu cepat dan tepat bukan mustahil terjadi bencana sosial kesehatan. Serta banyak hal lain yang dijelaskan Pak Doktor, bagaimana sebaiknya Indonesia mengatasi virus ini.

Beberapa saran penting yang disampaikannya antara lain, sejumlah penguatan seperti pengorganisasian yang harus ditarik ke puncak tertinggi untuk diambil oleh Presiden atau Wakil Presiden, sebagaimana pernah disampaikan Profesor Siti Zuhro, selain akan memperkuat relasi Pusat dan Daerah, juga akan menyebabkan semua kekuatan Nasional bekerja dalam gerakan yang sama, prioritas yang sama dan meredam “konflik interes” sektoral atau kedaerahan.

Saatnya pula Menteri yang mempunyai tanggungjawab dalam urusan kesehatan ditempatkan sebagai penjuru operasional, dan menjadi Komandan Lapangan dengan mengajak dan melibatkan seluruh stake holders kesehatan menjadi satu kekuatan besar menggalang potensi masyarakat untuk bergerak bersama.

Tanpa rencana aksi yang komprehensif, kerawanan yang mulai muncul di sana-sini, termasuk keraguan akan vaksin covid-19, bukan mustahil akan menggoyahkan Ketahanan Nasional. Mengatasi covid-19 ini memang perlu strategi “TOTAL FOOTBALL.” Begitu diuraikan oleh Pak Abidinsyah.***

*Lengkapnya di https://hajinews.id/2020/12/24/sambut-2021-tuntaskan-vaksinasi-covid-19-wujudkan-kepastian-1/