Kebersihan Pasar Maimun, Harapan dan Kenyataan

KALAU disimpulkan, pasar rakyat, Pasar Maimun Karimun, itu sangat bagus dengan bangunan tiga lantainya. Kesimpulan itu, kita setuju. Walaupun disebut pasar tradisional tapi bangunannya modern. Beratap spandek merah hati, lantai bertekel (kreamik) krem menjadikan pasar ini sangat bagus untuk ukuran pasar rakyat di Ibu Kota Kabupaten Bersih Berazam.

Tidaklah berlebihan masyarakat sebagai pengguna pasar berharap agar pasar ini senantiasa dalam keadaan bersih, indah dan menyenangkan. Itu juga yang selalu diulang-ulang dan disampaikan oleh Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq di berbagai kesempatan. Berbagai fasilitas yang sudah disiapkan Pemerintah hendaklah dijaga dan dipelihara kebersiahannya. Kurang lebih begitu bupati menghimbau masayrakat agar aktif memelihara fasilitas umum yang sudah dibangun.

Tentu saja harapan itu tidak akan bisa menjadi nyata jika tidak semua  orang berpikiran sama. Sudah seharusnya, dari level pejabat (Pemerintah), masyarakat pengguna pasar hingga ke pedagang dan pengelola pasar itu sendiri wajib berpikiran sama dalam menciptakan pasar yang indah. Maka menjaga dan memelihara kebersihan pasar hendaklah dipatok wajib hukumnya bagi setiap diri pribadi.

Harus diakui, kenyataan yang ditemukan di Pasar Maimun belumlah sebagaimana harapan. Harapan dan kenyataan masih terpisah jauh. Di banyak tempat selalu ada tumpukan sampah di dalam dan di luar pasar. Dari lokasi bagian dalam pasar hingga ke bagian luar pasar senantiasa ditemukan sampah-sampah berserakan yang seharusnya tidak perlu begitu. Belum lagi lantai bagian penjualan ikan yang senantiasa becek dikarenakan ceceran air yang tidak terkelola dengan baik.

Kepada siapa kita berharap agar harapan dan kenyataan ini tidak terus-menerus menjauh? Ya, kepada kita semua: pengguna dan pengelola serta pedagangnya. Jika pengguna tidak terlalu besar potensi untuk membuat sampah berserakan, berbeda dengan pedagangnya. Maka kepada pedagang, kiranya menyadari betul pentingnya pasar yang bersih dan indah. Jangan diletakkan atau dibuang sampah di sembarang tempat. 

Lalu kepada pengeloa, buatlah apa saja agar pasar tradisional satu-satunya yang berlantai tiga di Karimun ini dapat menjadi pasar yang bersih, cantik dan indah. Siapa saja menjadi nyaman untuk berbelanja di sini. Itulah target yang wajib dicapai. Semoga harapan dan kenyataan itu benar-benar menyatu.***

SHARE THIS

Author:

M. Rasyid Nur Pensiunan Guru PNS (2017) dan Tetap, Mengabdi di Pendidikan

Facebook Comment

0 Comments: