Tampilkan postingan dengan label Karimun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Karimun. Tampilkan semua postingan

25 Jan 2023

Rakor Pakem Kabupaten Karimun

Rakor Pakem Kabupaten Karimun


BERTEMPAT di aula Kejaksaan Negeri Karimun, Rabu (25/01/2023) pagi menjelang siang dilaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pakem (Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan Masyarakat) Kabupaten Karimun. Tim Pakem kabupaten diketuai oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) dan beberapa orang pejabat utama Kejaksaan Negeri. Beranggotakan Kapolres, Kakankemeag, Ketua MUI, Ketua FKUB dan unsur intel di beberapa instansi Tim Pakem bertugas untuk menampung dan menyampaikan informasi perihal aliran-aliran keagamaan yang ada di tengah-tengah masyarakat.

Rapat ini merupakan kegiatan rutin yang dijadwalkan oleh Kasi Intel Kejaksaan Negeri selaku pelaksana Tim Pakem Kabupaten. Jadwal Rakor ini sudah diatur secara rutin dengan tujuan untuk mendapatkan informasi terbaru tentang aliran kepercayaan dan keagamaan yang ada di Kabupaten Karimun. Kondusivitas daerah salah satu indikatornya adalah terkelolanya berbagai perbedaan keyakinan di tengah-tengah masyarakat dengan baik. Itulah sebabnya pertemuan rutin seperti ini diperlukan. Begitu antara lain disampaikan Kajari Karimun, Pak Firdaus.

Hadir pada Rakor kali ini, selain Kajari Karimun, juga hadir Kapolres Karimun. Tentu saja dari kedua instansi ini hadir pula beberapa orang pejabat, khususnya bagian intelnya. Selain itu hadir juga pejabat intel dari Lanal Karimun, intel dari Kodim, Kakankemenag, Ketua MUI, Ketua FKUB, Kesbangpol dan pejabat dari BINDA Provinsi Kepri perwakilan Kabupaten Karimun. 

Diskusi dalam rapat ini lebih kepada penyampaian informasi aliran dan faham keagamaan yang ada di Karimun. Dari Kemenag, misalnya Pak Samsudin yang mewakili Kakankemenag menjelaskan bahwa di Karimun ada faham Syiah, Ahmadiyah dan Wahabi. Ini aliran atau paham di dalam Islam. Dalam agama lain sebenarnya juga ada perbedaan paham itu. Namun tidak menonjol seperti Syiah dalam Islam. Begitu perwakilan Kemenag itu memberikan penjelasan.

Setiap perwakilan memnerikan laporan. Intinya, masing-masing instansi memberikan informasi tentang aliran yang ada di Karimun sesuai yang diketahui. Dan semuanya sepakat untuk mengelola dan mewaspadai itu semua untuk terjaganya keamanan dalam kehidupan masyarakat. Ketenangan dalam bermasayarakat diperlukan oleh masyarakat sekaligus oleh daerah untuk memudahkan melaksanakan pembangunan suatu daerah.***

20 Jan 2023

LPTQ Kabupaten Ditunjuk Sebagai Pelaksana STQ Kabupaten 2023

LPTQ Kabupaten Ditunjuk Sebagai Pelaksana STQ Kabupaten 2023


KEPALA Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Karimun, Baginda Malim Siregar dalam rapat khusus di ruang kerjanya, Rabu (18/01/2023) menyampaikan kembali tentang pelaksanaan STQ (Seleksi Tilawatil Quran) Tingkat Kabupaten Karimun  tahun 2023 kepada peserta rapat. Hadir Ketua Harian LPTQ, Samsul Arif dan Wakilnya, Kepala Dewan Kemakmuran Masjid Agung Karimun, Zulfan Batubara. Kabag Kesra sendiri didampingi Kasubag Keagamaan, Aprizal dan seorang staf Kesra yang juga Sekretaris LPTQ Kabupaten, Fahrul Rozi.

Agenda utama rapat terbatas ini adalah menyusun draf susunan Panitia Pelaksana STQ dan menyusun draf Surat Keputusan Bupati tentang Penunjukan LPTQ Kabupaten Karimun sebagai pelaksana STQ ke-15 Tingkat Kabupaten Karimun tahun 2023. Draf surat ini akan diserahkan ke Bagian Hukum Setda Kabupaten Karimun sesuai prosedur untuk disempurnakan menjadi surat penunjukan oleh Bupati kepada LPTQ Kabupaten Karimun sebagai pelaksana STQ ke-15 Tingkat Kabupaten Karimun tahun 2023.

STQ tahun ini merupakan STQ kedua kali setelah tahun 2022 lalu menggantikan MTQ yang sejak 2014 dilaksanakan secara terus-menerus. Kabupaten Karinu sejak tahun 2014 lalu sudah menetapkan bahwa setiap tahun dilaksanakan MTQ. Tidak ada lagi STQ di Kabupaten Karimun, baik tingkat kecamatan atau kelurahan sampai ke tingkat kabupaten. Sementara di tingkat provinsi dan nasional pelaksanaan MTQ dan STQ masih tetap digilirkan setiap tahun. Pada tahun genap dilaksanakan MTQ sementara pada tahun ganjil dilaksanakan STQ.

Perbedaan MTQ dan STQ terletak pada jumlah cabang dan golongan musabaqah yang dilaksanakan. Pada MTQ semua cabang dan golongan dilaksanakan sementara pada STQ hanya beberapa cabang saja. Sejak covid muncul pelaksanaan MTQ disederhanakan kembali menjadi STQ. Namun, boleh jadi untuk sementara. Kemungkinan ke depannya akan kembali ke MTQ setiap tahunnya.

Lazimnya kegiatan MTQ atau STQ tingkat kabupaten dilaksanakan oleh Pemda Karimun bersama LPTQ jika LPTQ tidak mendapatkan dana hibah. Namun jika mendapatkan dana hibah maka pelaksanaan MTQ atau STQ dilaksanakan oleh LPTQ atas penunjukan oleh Bupati. Untuk keperluan itu maka bupati mengeluarkan surat resmi penunjukan LPTQ sebagai pelaksana STQ. Dengan begitu semua OPD dapat dan wajib ikut bersama LPTQ untuk melaksanakan STQ. Untuk persiapan teknis itulah rapat di ruang kerja Kabag Kesra dilaksanakan.***

18 Jan 2023

Rapat Terbatas Persiapan STQ Kabupaten

Rapat Terbatas Persiapan STQ Kabupaten


HARI Kamis (12/01/2023) lalu, di ruang kerja Wakil Bupati Karimun dilaksanakan rapat khusus membahas persiapan STQ (Seleksi Tilawatil Quran) Tingkat Kabupaten Karimun tahun 2023. Rapat ini bersifat terbatas karena hanya diikuti oleh beberapa pejabat terkait STQ saja. Rapat diikuti oleh Asisten I, Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Sularno, Kabag Kesra, Baginda Malim Siregar dan Kasubag Keagamaan, Aprizal. Hadir juga Ketua Harian LPTQ, Samsul Arif dan Wakilnya, M. Rasyid Nur serta Sekretaris dan Bendahara (Fahrul Razi dan Evayani). Setengah jalan hadir juga Asisten, Junaidi dan Kabag Umum Setda Kabupaten Karimun.

Rapat langsung dipimpin oleh Wakil Bupati Karimun selaku Ketua Umum LPTQ, Anwar Hasyim. Masalah pertama yang disampaikannya adalah segera mengonsep kepanitiaan STQ Tingkat Kabupaten yang jadwal pelaksanaannya direncanakan pada tanggal 25 Februari s.d. 2 Maret 2023. Diperkirakan waktu itu adalah saat sebelum puasa. Tentang jadwal ini oleh Wakil Bupati juga dikaitkan dengan rencana pelaksanaan STQ Tingkat Provinsi Kepri yang tuan rumahnya adalah Kabupaten Karimun.

Tentang tempat pelaksanaan STQ direncanakan di Masjid Agung Kabupaten Karimun. Tempat lain yang disiapkan juga adalah Aula Kemenag Kabupaten Karimun. "Hal penting adalah bahwa pelaksanaan nanti diusahakan hemat dan efektif tanpa mengabaikan kualitas hasilnya." Begitu pesan Wakil Bupati. "Untuk astaka tidak usah terlalu mewah karena akan menyedot dana yang besar. Sesederhana mungkin tapi hasil pesertanya tetap berkualitas," pesan Pak Anwar.

Untuk hadiah peserta yang menang diminta Wakil Bupati supaya ditingkatkan berbanding MTQ atau STQ tahun sebelumnya. Lagi pula jumlah peserta dalam STQ tidak terlalu banyak sebagaimana pelaksanaan MTQ." Begitu Wakil Bupati mengarahkan, khusus bendahara LPTQ yang bertugas mengelola uang LPTQ. 

Hal lain yang juga penting adalah SK (Surat Keputusan) panitia pelaksana STQ. Karena akan melibatkan instansi lain seperti Dinas Kesehatan, Kabag Umum, Diskominfo dan beberapa OPD Kabupaten yang lain artinya SK itu harus dari Bupati selaku Kepala Daerah. Sementara anggaran yang akan dipakai adalah dana hibah Pemda Karimun kepada LPTQ Kabupaten Karimun. Untuuk itu perlu SK Bupati perihal penyelenggaraan STQ oleh LPTQ Kabupaten Karimun. SK Bupatu itulah yang akan menjadi rujukan Ketum LPTQ untuk mengeluarkan SK Panitia Pelaksana. Atau langsung bupati yang mengeluarkan SK-nya. Dan masih beberapa hal lain yang juga dibahas, termasuk persiapan STQ Provinsi Kepri nanti.*** 

16 Jan 2023

Gerak Jalan Kerukunan HAB Kemenag

Gerak Jalan Kerukunan HAB Kemenag


HARI Sabtu (14/01/2023) pagi itu cuaca sangat baik. Teduh tanpa angin seperti biasanya. Juga terasa sejuk berembun pertanda cuaca akan terang hingga siang. Tidak akan ada hujan seperti beberapa hari dalam bulan-bulan belakangan. Ratusan bahkan ribuan manusia sudah mulai memenuhi halaman depan Kankemenag (Kantor Kementerian Agama) Kabupaten Karimun. Pada umumnya mereka adalah keluarga besar Kemenag Kabupaten Karimun dan pegawai Kemenag Kabupaten/ Kota di luar Karimun serta undangan lain.

Hari itu Kankemenag ada acara. Hari itu adalah puncak peringatan HAB (Hari Amal Bakti) Kemenag RI ke-77 Tahun 2023. HAB sendiri sesungguhnya diperingati berkaitan peringatan lahirnya Kementerian (Departemen) Agama yang jatuh pada tanggal 3 Januari. Tanggal ini berkaitan dengan ditetapkannya Menteri Agama untuk pertama kali pada tahun 1946. Setiap tahun di awal tahun selalu diperingati dengan sebutan Hari Amal Bakti Kementerian Agama Republik Indonesia. 

Pada kegiatan peringatan HAB Kemenag Kabupaten Karimun tahun ini sekaligus merupakan peringatan HAB tingkat Provinsi Kepri yang dipusatkan di Kemenag Karimun. Pada peringatan HAB tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan sebagaimana dilaporkan oleh Kakankemenag Kabupaten Karimun pada puncak acara bersamaan peresmian pemakaian Gedung PLHUT (Pelayanan Haji dan Umroh Terpadu) Kemenag Kabupaten Karimun. 

Salah satu kegiatan HAB ini adalah gerak jalan sehat yang diberi titel Gerak Jalan Kerukunan untuk Indonesia Hebat selain beberapa kegiatan lainnya seperti sudah diberitakan sebelumnya di halaman ini.  Oleh panitia HAB Karimun, gerak jalan ini disebuat Gerak Jalan Sehat Kerukunan karena diikuti juga oleh berbagai penganut agama. Sekaligus itu menjadi tema peringatan HAB tahun ini. Dan Gerak Jalan Sehat Kerukunan ini hanyalah satu kegiatan dari banyak kegiatan yang dihelat Kemenag Karimun tahun ini.

Menurut salah seorang panitia, Drs. H. Samsudin, HAB ini merupakan HAB Tingkat Kemenag Provinsi Kepri yang dipusatkan di Kemenag Karimun. Jadi, para pegawai Kemenag se-Provinsi Kepri hadir di Karimun saat ini. "Menurut Pak Kakanwil, ada 200-an pegawai Kemenag se-Provinsi Kepri yang berasal dari Kemenag Kabupaten/ Kota luar Karimun yang hadir dalam memeriahkan acara ini." Demikian Pak Sam menjelaskan. 

Gerak jalan kerukunan sendiri akan diikuti oleh ribuan masyarakat yang sudah memenuhi halaman kantor sejak pukul 06.30 pagi. “Ini adalah Gerak Jalan Sehat Kerukunan untuk Indonesia Hebat,” kata Pak Samsudin menjelaskan berkaitan tema peringatat HAB pada tahun ini. Menurut sumber lain ada 4000-an lembar kupon disediakan panitia untuk cabutan doorprize dalam gerak jalan ini. Hadiah-hadiah pun cukup banyak disedikan oleh sponsor. Ada telvisi 42 inch, mesin cuci, sepeda dan banyak hadiah lainnya.

Setelah dilepas oleh Kakanwil Kemenag Kepri bersama Gubernur Kepri dan didampingi juga oleh Bupati dan Wakil Bupati Karimun peserta pun bergerak berjalan sesuai rute yang sudah ditentukan.  Menurut panitia peserta gerak jalan diperkirakan berjumlah 4000-an orang yang mengikuti gerak jalan sehat ini. Kakankemenag sendiri secara tidak langsung menyebut angka itu karena semua kupon habis. "Saya mudah saja menghitung jumlah peserta, berdasarkan jumlah kupon yang habis," jelasnya. 

Rute jalannya di sepanjang jalan di lingkungan Kompleks Bupati Karimun menuju jalan Poros dan kembali ke halaman Kankemenag. Diperkirakan 4-5 km jarak yang akan ditempuh peserta. Kupon dibagi-bagikan kepada peserta gerak jalan setelah akan memasuki garis finish. Secara keseluruhan gerak jalan ini berlangsung aman dan lancar hingga ke pencabutan hadiah doorprize.***


7 Jan 2023

Peluncuran Buku Syairan Kerinduan dan Ketuhanan Karya Iwan Kurniawan

Peluncuran Buku Syairan Kerinduan dan Ketuhanan Karya Iwan Kurniawan


BUKU puisi berjudul Syairan Kerinduan dan Ketuhanan, Renungan Iwan Kurniawan karya H. Iwan Kurniawan, SPd hari Jumat (06/01/2022) kemarin diluncurkan. Bertempat di halaman SMA Negeri 4 Karimun, Bati, acara peluncuran buku Seri ke-2, dihadiri oleh Sekda Kabupaten Karimun, Dr. H. Muhammad Firmansyah, MSi yang hadir sekaligus selaku Ketua LAM (Lembaga Adat Melayu) Provinsi Kepri, Kabupaten Karimun. Iwan Kurniawan sendiri adalah selah seorang pengurus di LAM Kecamatan Tebing.

Tampak juga hadir salah seorang anggota DPRD Kabupaten Karimun, Sumardi yang sehari-hari menjadi Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPRD Kabupaten Karimun. Ada juga pejabat dari Danlanal Kabupaten Karimun, dari Dandim, KSOP, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun mewakili Kepala Dinas dan beberapa pejabat lainnya. Sebagai tuan rumah, acara peluncuran dihadiri para guru dan beberapa siswa SMA Negeri 4 Karimun.

Prosesi acara peluncuran diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan puisi dengan gaya (lagu) syair oleh salah seorang siswa. Acara berikutnya sambutan oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Kepri yang diwakili oleh Zulfriadi. Sambutan berikutnya dari Sekda yang sekaligus menyatakan secara resmi peluncuran buku puisi berukuran 21x29,7 cm dengan tebal 159 halaman.


Dalam sambutannya, Sekda Karimun menyatakan apresiasi Pemerintah Kabupaten Karimun atas diluncurkannya buku karya Iwan Kurniawan. "Teruslah berkarya karena akan menjadi catatan sejarah," katanya. Firmansyah juga menghimbau para guru dan siapa saja yang suka literasi untuk menulis buku. Dengan menulis dan menerbitkan buku berarti kita sudah mengembangkan literasi di daerah ini. Kurang lebih begitu dia memberi motivasi agar menulis buku.

Iwan Kurniawan sendiri menyatakan rasa gembiranya karena dapat menulis buku dan menerbitkannya. "Saya pertama menulis pada saat saya sakit. Pakai kursi roda, tapi saya tetap bersemangat. Kini untuk buku saya ini, alhamdulillah saya sudah sehat. Saya akan terus menulis, terutama sastra dan budaya Melayu." Demikian Iwan mengatakan dalam sambutannya saat peluncuran.

Di bagian akhir acara, Sekda berkenan membagi-bagikan buku Iwan kepada beberapa orang yang hadir termasuk kepada pengelola Perpustakaan SMA Negeri 4 Karimun. Semoga buku ini beredar luas dan akan menjadi salah satu bahan bacaan oleh guru dan siswa serta masyarakat pada umumnya.*** (Catatan M. Rasyid Nur)