Suka-duka Menyelesaikan Proposal Skripsi untuk Menembus Seminar proposal

Sidang seminar proposal skripsi

Catatan: Hariyanto, S Ap
PADA saat saya sudah menyelesaikan teori dan pratik (magang/PKL dan KKN) tentu terap berikutnya yaitu skripsi. Inilah tugas akhir yang sangat berat bagi mahasiswa semester akhir terutama saya pribadi. Waktu itu saya masih bingung karena masih belum menemukan masalah untuk penelitian skripsi butuh waktu 2 minggu bahkan hampir menangis,  bagaimana cara untuk mendapatkan masalah untuk penelitian. Pada akhirnya saya mendapatkan masalah untuk penelitian skripsi yaitu masalah pada pelayanan khususnya wilayah tingkat IV. 
Seiring waktu berjalan dalam penyusunan skripsi ini saya dibimbing oleh dua orang dosen hebat. Saya tentu sangat gembira mendapatkan dua orang dosen pembimbing yang sangat mumpuni dan berpengalaman. Namun ini sangatlah tidak mudah karena saya pada saat itu ada beberapa kali revisi terutama pada bagian bab I dan III.  Bahkan di setiap bimbingan pun masalahnya sama padahal harusnya diperbaiki tapi itulah masalahnya tetap sama. 

Saya pun sampai hampir menangis putus harapan karena revisi lagi pada bagian bab I dan bab III. Namun saya tidak putus asa dengan doa saya pada akhirnya mendapatkan ide untuk berubah total bab I sesuai dengan keinginan pembimbingan hingga bab III sehingga saya pun meminta tolong dengan teman teman saya memahami bab III ini. 

Pada saat seminggu sebelum sidang proposal skripsi pada saat itu bulan ramadhan saya terus merevisi penulisan agar terlihat rapi dan bagus dipandang. Namun saya hampir sangat berputus asa merasa tidak sanggup menjalaninya saya merasa takut sekali sidang proposal nanti. Tapi dengan sabar dan tulus saya harus siap menghadapinya walau itu sulit. 

Pada saat itu  sebelum sidang proposal skripsi saya mendaftar untuk sidang proposal hingga harus menlengkapi syrat-syarat harus dipenuhi bahkan saya bolak balik ke rumah, ke kampus bahkan terik matahari semakin panas dan merasakan haus dan lapar dimana saat itu bulan ramadhan dan perlu sabar. Namun saya alhamdulilah karena rajin bolak balik dalam mengurus persyaratan sidang proposal skripsi saya akhirnya bisa mengikuti sidang proposal skripsi.

Keesokan harinya, tepat setelah sholat dzuhur saya mulai sidang proposal skripsi saya awalnya takut dan ragu bagaimana cara menjawab yang pas dalam persidang itu saya hanya menjawab dengan sebisa saya bahkan saya dalam sidang itu saya tidak terfokus dalam sidang tersebut dan alhamdulilah pada akhirnya selesai juga sidang pertama hingga saya perlu merevisi untuk tahap selanjutnya. (bersambung)


SHARE THIS

Facebook Comment

0 Comments: