Arab Saudi Rilis Tiga Paket Biaya Haji, Kita Tetap Tidak Bisa Pergi Haji


PORTAL hajinews.id dalam tulisan berjudul Catat, Arab Saudi Rilis 3 Paket Biaya Haji yang diposting pada hari Senin (14/06/2021) lalu menyatakan bahwa Arab Saudi telah memutuskan calon jemaah yang bisa melaksanakan ibadah haji pada tahun 2021 atau musim haji1442 H hanyalah warga lokal dan WNA yang sudah menetap di Arab Saudi. Berarti sama dengan ketentuan tahun lalu yang tidak mengundang muslim dari negara lain yang memang tidak bertempat tinggal di Arab Saudi.

Hanya saja tidak persis sama dengan ketentuan tahun lalu. Jika pada pelaksanaan haji tahun lalu digelar secara gratis, maka pada tahun ini Kementerian Haji dan Umrah menetapkan harga paket layanan yang dibagi dalam 3 kategori. Masih menurut hajinews.id, mengutip Twitter Haramain Minggu (13/06/2021), media informasi dua masjid suci (Masjidil Haram dan Masjid Nabawi), itu menjelaskan ada 3 jenis paket yang disediakan untuk biaya pelaksanaan haji tahun ini.

Ketiga paket itu adalah, 1) Kategori Pertama: 13.931,04 Riyal (sekitar Rp 52,8 juta); 2) Kategori Kedua: 16.539,24 Riyal (sekitar Rp 62,7 juta); dan 3) Kategori Ketiga: 19.044,57 Riyal (sekitar Rp 72,2 juta). Harga paket itu disebabkan oleh adanya serangkaian penerapan protokol pencegahan covid-19. Informasi lainnya, pada tahun lalu hanya 1.000 orang yang boleh melaksanakan haji, namun tahun ini ada 60.000 yang boleh melaksanakan rukun Islam ke-5 itu. Jumlah itu yang mempengaruhi peningkatan perlunya pengawasan pada jemaah selama melaksanakan haji.

Bersamaan dengan rilis biaya haji, Kementerian Haji Arab Saudi membuka pendaftaran secara online bagi warga yang ingin haji melalui localhajj.haj.gov.sa. Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, mengatakan batas usia jemaah haji 2021 lebih longgar yakni antara 18 sampai 65 tahun.

Tak hanya itu, ada pula syarat bagi jemaah harus sudah divaksin covid-19. Syarat itu belum diterapkan pada 2020 karena vaksin masih dalam tahap pengembangan ketika itu. Namun pada tahun ini akan diterapkan bagi setiap jamaah haji yang mendaftar. Konon, pendaftaran haji tahun ini akan diprioritaskan bagi mereka yang belum menunaikan haji selama 5 tahun terakhir ini.

Apapun keputusan pemerintah Arab Saudi, tentu saja tidak bisa lain yang kita lakukan kecuali menyesuaikan dengan ketentuan itu. Pemerintah kita sendiri sudah memutuskan untuk tidak mengirimkan jamaah ke Tanah Suci. Dan itu sudah sejalan dengan keputusan pemerintah di sana yang hanya membolehkan warga lokal dan atau warga Asing yang memang sudah berada di sana.***

SHARE THIS

Author:

M. Rasyid Nur Pensiunan Guru PNS (2017) dan Tetap, Mengabdi di Pendidikan

Facebook Comment

0 Comments: