Bagi Muslim, Zikir Juga dapat Meningkatkan Imunitas Tubuh


DI TENGAH pandemi covid yang belum juga menunjukkan berkurang, daya tahan tubuh (imunitas tubuh) sangatlah penting. Virus corona ternyata tidak akan terlalu membuat bahaya bagi tubuh yang memiliki antibodi yang hebat.

Semua kita sepakat, sebagaimana saran dan peringatan dokter dan ahli kesehatan, daya tahan tubuh yang baik sangatlah diperlukan. Hidup berdampingan dengan corona maka untuk menghadapi kondisi corona yang semakin menggila dan kini muncul pula virus corona varian delta seperti banyak ditulis di media, maka ketahanan tubuh sangatlah utama.

Dalam satu catatan yang dishare hejinews.id dalam judul Subhanallah, Dzikir dan Baca Al-Fatihah Bisa Tingkatkan Imun Tubuh, misalnya diuraikan ada banyak strategi dan cara yang dilakukan orang dalam usaha meningkatkan dan mempertahankan daya tahan tubuh. Dari beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan dan menjaga daya tahan tubuh, itu milsanya dengan menjaga asupan makanan untuk tubuh kita.

Selain itu imun tubuh juga bisa ditingkatkan dan dijaga melalui aktivitas berolahraga secara rutin. Di tengah kebijakan work from home (WFH) pada penerapan PPKMD (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat) yang diterapkan pemerintah ada beberapa olahraga ringan yang dapat diaplikasikan di rumah. Olahraga seperti joging, senam ringan dan lainnya dapat dilaksanakan di rumah atau sekitarnya.

Selain pisik kondisi psikis juga sangat berpengaruh pada imunitas tubuh kita. Kondisi psikis yang tidak baik seperti stres dan depresi ternyata rentan akan menurunkan imun tubuh. Untuk itu, menjaga kesehatan mental juga penting dilakukan selama pandemi covid-19. Lalu bagaimana?

Bagi seorang muslim, ada cara yang bisa digunakan untuk meningkatkan imunitsa tubuh, yakni rutin membaca dzikir . Selain sangat bermanfaat untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada-Nya, rutin membaca dzikir pagi dan petang juga bisa meningkatkan imunitas tubuh. Kita tahu, secara harfiah, dzikir dapat diartikan sebagai perbuatan mengingat Allah Swt melalui berbagai macam bacaan dan kalimat-kalimat thayyibah. Zikir merupakan aktivitas ibadah yang dilakukan umat muslim yang bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun.

Hasil pengalaman muslim lainnya terbukti dzikir juga membawa manfaat dalam meningkatkan imunitas seorang manusia. Seperti ditulis hajinews.id, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kuningan, Jawa Barat, dr. Asep Hermanan mengatakan dengan berdzikir, hati dan pikiran seseorang menjadi lebih tenang. Ini pulalah yang menjadi dasar pemikiran psikoneuroimunologi atau konsep mengenai fungsi regulasi-imun untuk mempertahankan hemeostasis.

Hemeostasis adalah proses dan mekanisme otomatis yang dilakukan makhluk hidup untuk mempertahankan kondisi konstan. Sehingga tubuh berfungsi dengan normal, meski terjadi perubahan lingkungan di dalam atau di luar tubuh.

Menurut para ahlinya setidaknya ada tujuh cara meningkatkan imunitas tubuh. Selalu bersyukur, berbaik sangka, infaq atau sedekah, selalu tersenyum, meyakini selalu ada jalan kemudahan, berpuasa, dan dzikir. Nah lho, dokter saja menyimpulkan begitu. Artinya kita tinggal mencoba dan mempraktikkannnya saja. Berdasarkan penelitian-penelitian yang ada, diketahui ketika seseorang kondisi hatinya tenang dan bisa mengelola stres, maka imun yang dimiliki akan meningkat lebih kuat.

Sebuah penelitian dilakukan kepada seorang pasien yang akan melakukan operasi. Dengan mengucapkan ‘Subhanallah Walhamdulillah Walailahaillallah Wallahuakbar’ selama 30 menit sebelum operasi, diketahui respons stres pasien tersebut menurun dua kali lipat lebih rendah.

Di Indonesia pernah juga dilakukan penelitian membaca Al-Fatihah dan hubungannya dengan ketenangan jiwa, relaksasi, serta kualitas tidur. Jika bacaan ini dilakukan sesering mungkin dan dimaknai, hasilnya menunjukkan perubahan ke arah yang lebih baik. Karena itu diyakini zikir dapat meningkatkan imunitas tubuh baik secara langsung  maupun tidak langsung. 

Sungguh satu keberuntungan bagi umat yang aktif berzikir karena ketakwaannya karena terbukti zikir itu sekaligus dapat menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh kita.***

SHARE THIS

Author:

M. Rasyid Nur Pensiunan Guru PNS (2017) dan Tetap, Mengabdi di Pendidikan

Facebook Comment

0 Comments: